Kesbangpol Bombana Meriahkan HUT ke-80 RI dengan Aneka Lomba Rakyat

Bombana, sultranet.com— Suasana penuh keceriaan mewarnai halaman Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana pada Senin, 25 Agustus 2025. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, instansi tersebut menggelar beragam perlombaan tradisional yang diikuti pegawai dan masyarakat sekitar.

Kepala Badan Kesbangpol Bombana, dr. Sunandar, MM.Kes secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perayaan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan juga momentum untuk memperkuat ikatan kebersamaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun semangat kebersamaan dan mempererat silaturahmi dalam suasana yang penuh kegembiraan dan kebanggaan sebagai anak bangsa,” ujar Sunandar.

Perlombaan yang digelar pun mengusung semangat rakyat dengan nuansa tradisional. Lomba pecahkan balon, rebut kursi, tarik tambang, lari karung, bola dangdut, hingga pasangan balon menjadi magnet bagi peserta dan penonton. Tawa riang terdengar di sepanjang acara, menandai antusiasme masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang larut dalam keseruan lomba.

Tak hanya sekadar hiburan, lomba-lomba ini juga mencerminkan semangat sportivitas dan gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. Anak-anak, orang tua, hingga pegawai instansi pemerintah tampak saling mendukung dalam suasana penuh keakraban.

Bagi panitia, keberhasilan kegiatan ini terletak pada terciptanya interaksi hangat antara ASN dan masyarakat. “Semua peserta terlihat antusias, dan itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. Kami ingin agar momen ini terus dikenang sebagai wujud syukur atas kemerdekaan,” kata salah seorang panitia yang turut mendampingi jalannya perlombaan.

Kemeriahan makin terasa ketika sejumlah masyarakat dari sekitar kantor Kesbangpol ikut serta memeriahkan lomba. Mereka tidak sekadar menjadi penonton, melainkan juga berpartisipasi aktif dalam beberapa cabang lomba. Interaksi lintas generasi pun terlihat alami, menghadirkan suasana yang hangat sekaligus membangkitkan rasa persaudaraan.

Bagi ASN Kesbangpol, momentum ini menjadi kesempatan melepas penat dari rutinitas kerja. “Lomba ini bukan hanya hiburan, tapi juga jadi sarana memperkuat kekompakan kami sebagai tim kerja. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap tahunnya,” ucap salah seorang pegawai sambil tersenyum.

Semarak peringatan HUT RI ke-80 ini juga diharapkan mampu menanamkan nilai kebhinekaan di tengah masyarakat Bombana. Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna, Kesbangpol berupaya meneguhkan bahwa kemerdekaan harus dirayakan dengan semangat persatuan.

“Perayaan kemerdekaan adalah momentum refleksi. Kami ingin menegaskan bahwa rasa nasionalisme tidak boleh luntur, justru harus semakin kuat seiring bertambahnya usia bangsa,” kata Sunandar menutup sambutannya.

Gelaran perlombaan ini berakhir dengan suasana meriah. Wajah-wajah penuh tawa dari peserta dan penonton menjadi bukti bahwa kegiatan sederhana bisa melahirkan energi positif. Dengan nuansa kebersamaan, Kesbangpol Bombana berhasil menghadirkan semangat kemerdekaan yang membumi, dekat dengan masyarakat, dan sarat makna.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kesbangpol berharap semangat perjuangan para pendiri bangsa terus hidup dalam jiwa generasi sekarang. Kebersamaan yang terjalin dalam lomba rakyat diharapkan mampu memperkuat gotong royong, mempererat persaudaraan, dan meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila.




Pusdiklat Paskibraka Bombana Masuki Hari Ketujuh, Semangat Peserta Tetap Berkobar

Bombana, sultranet.com – Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bombana memasuki hari ketujuh. Sebanyak 76 siswa SMA/SMK/MA dari berbagai wilayah di Bombana mengikuti pelatihan intensif di Lapangan Eks MTQ Kabupaten Bombana sebagai persiapan untuk pengibaran bendera pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025 mendatang, Kamis (31/7/2025).

Pusdiklat ini untuk tahun kedua dikelola oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana. Kepala Badan Kesbangpol, dr. Sunandar, MM.Kes, mengatakan pihaknya menargetkan pelaksanaan tahun ini berjalan lebih baik dari sebelumnya.

“Kami berharap tahun ini Pusdiklat bisa lebih baik, lebih terarah, dan hasilnya semakin membanggakan. Tujuan utamanya tentu agar pengibaran Bendera Merah Putih pada HUT RI ke-80 nanti berlangsung sukses, khidmat, dan penuh makna,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dari TNI Kodim 1431/Bombana dan Polres Bombana yang berperan penting membentuk karakter peserta, mulai dari penguasaan baris-berbaris, disiplin, hingga ketahanan mental. Menurutnya, sinergi lintas instansi ini menjadi faktor kunci keberhasilan pembinaan Paskibraka.

“Kami juga sangat menghargai dukungan dari tim medis PSC 119 Kabupaten Bombana yang senantiasa sigap siang dan malam memberikan layanan kesehatan. Latihan yang padat memang membuat peserta kerap kelelahan, pegal, atau kram. Kehadiran tenaga medis sangat membantu kelancaran kegiatan,” tambahnya.

Tak hanya pelatih dan tim medis, peran pamong dari Purna Paskibraka juga mendapat sorotan. Mereka mendampingi peserta sejak pagi hingga malam, memastikan setiap kegiatan berjalan positif.

“Setiap pagi dan malam, para pamong memastikan anak-anak ini melaksanakan ibadah, menjaga kebersihan lingkungan, dan mengikuti rutinitas sebelum serta sesudah latihan,” kata Sunandar.

Pusdiklat akan terus berlangsung hingga menjelang hari pelaksanaan upacara kemerdekaan. Panitia berharap semangat dan antusiasme peserta tetap terjaga hingga momen puncak 17 Agustus nanti. Bagi mereka, menjadi pengibar Sang Saka Merah Putih bukan sekadar tugas, tetapi sebuah kehormatan dan pengabdian bagi bangsa.




Kesbangpol Bombana Ikuti Rakor Pengawasan Orang Asing se-Indonesia

Bombana, Sultranet.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Pemantauan dan Pengawasan Keberadaan serta Aktivitas Orang Asing di Daerah yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Senin (23/6/2025).

Kegiatan yang digelar secara daring melalui platform Zoom ini diikuti oleh 239 Kesbangpol dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Dari Bombana, rapat dihadiri oleh tiga staf dari Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik, yaitu Ahmad, S.Sos., Sitti Amarwangi, S.Sos., dan Muh. Kamil.

Rakor ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memantau serta mengawasi keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah masing-masing. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban umum.

Dalam arahannya, perwakilan Ditjen Politik dan PUM menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk mendukung efektivitas pengawasan. “Pelaporan yang rutin dan komunikasi yang intensif dengan pihak Imigrasi, Kepolisian, dan TNI menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah,” ujar narasumber dari Ditjen Politik dan PUM Kemendagri.

Partisipasi aktif Kesbangpol Bombana dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen daerah dalam menjaga kewaspadaan terhadap dinamika sosial yang dapat timbul dari kehadiran orang asing.

Melalui rapat ini, pemerintah daerah diharapkan dapat lebih sigap dan responsif dalam menghadapi potensi ancaman, serta memperkuat fungsi pengawasan secara terstruktur dan terintegrasi.




Seleksi Paskibraka Bombana 2025 Dimulai, 136 Siswa Lolos Administrasi

Bombana, sultranet.com – Seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bombana Tahun 2025 resmi dimulai. Kegiatan pembukaan seleksi dilaksanakan di Aula SMA Negeri 3 Bombana dan dibuka langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, dr. Sunandar, MM.Kes. (14/4)

Kegiatan ini dihadiri oleh para peserta seleksi, kepala sekolah dan guru pendamping SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bombana. Selain itu, tim penilai terdiri dari perwakilan Badan Kesbangpol, TNI, Polri, dan tenaga kesehatan juga turut hadir untuk memastikan seluruh proses berjalan objektif dan profesional.

Dalam sambutannya, dr. Sunandar menegaskan pentingnya transparansi dan integritas dalam proses seleksi. Menurutnya, tahapan seleksi Paskibraka tahun ini telah mengikuti seluruh ketentuan dan regulasi yang berlaku, dengan harapan melahirkan generasi muda terbaik yang akan menjadi bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

“Seleksi ini dimulai dari tahapan administrasi sejak 10 hingga 24 Maret 2025. Dari 235 siswa yang membuat akun Paskibraka, sebanyak 187 siswa mengunggah berkas lengkap. Setelah diverifikasi, 136 siswa dinyatakan lulus seleksi administrasi, sedangkan 51 lainnya tidak memenuhi syarat,” jelas Sunandar.

Dari 136 siswa yang lolos administrasi, terdiri dari 79 peserta putra dan 57 peserta putri. Mereka akan mengikuti serangkaian tahapan seleksi lanjutan, termasuk tes Pancasila dan wawasan kebangsaan yang dimulai langsung usai pembukaan. Proses seleksi lanjutan ini akan berlangsung hingga 18 April 2025.

Seluruh rangkaian seleksi bertujuan untuk menyaring 76 peserta terbaik yang nantinya akan ditetapkan sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Bombana Tahun 2025. Selain itu, panitia juga akan memilih empat peserta terbaik, yakni dua putra dan dua putri, untuk mewakili Bombana ke tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Kami ingin peserta yang tidak hanya kuat secara fisik, tapi juga memiliki jiwa nasionalisme, kepemimpinan, serta mental disiplin yang baik. Mereka harus siap bersaing dengan wakil dari 16 kabupaten dan kota lainnya di tingkat provinsi,” ujar Sunandar yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bombana.

Ia juga berharap pelaksanaan seleksi tahun ini berjalan lebih baik dari sebelumnya. “Ini adalah tahun kedua Badan Kesbangpol menjadi penanggung jawab kegiatan Paskibraka. Semoga dengan pengalaman yang ada, proses tahun ini bisa berjalan lebih baik dan semakin profesional,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Badan Kesbangpol terus mendorong keterlibatan aktif para pemuda dalam kegiatan kebangsaan. Seleksi Paskibraka bukan hanya soal fisik dan baris-berbaris, tapi juga membentuk karakter kepemimpinan dan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda.

Dengan semangat nasionalisme dan sportivitas, diharapkan seluruh peserta mengikuti setiap tahapan seleksi dengan maksimal. Proses ini tidak hanya menjadi ajang seleksi, tetapi juga pengalaman berharga dalam membentuk kepribadian dan wawasan kebangsaan.




Pendaftaran Paskibraka Bombana 2025 Resmi Dibuka, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya

Bombana, sultranet.com – Pendaftaran calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bombana tahun 2025 resmi dibuka mulai Senin, 10 Maret 2025, dan akan berlangsung hingga 24 Maret 2025 mendatang. Kesempatan ini terbuka bagi siswa-siswi terbaik yang ingin menjadi bagian dari tim kehormatan yang bertugas dalam peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat kabupaten maupun nasional.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana, selaku penyelenggara, mengajak seluruh pelajar yang memenuhi syarat untuk segera mendaftar. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Paskibraka di https://paskibraka.bpip.go.id. Para peserta diwajibkan untuk memahami dengan saksama setiap ketentuan dan petunjuk yang tersedia di laman tersebut.

Kepala Badan Kesbangpol Bombana menjelaskan bahwa seleksi tahun ini tetap mengacu pada standar nasional yang ditetapkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Para calon peserta akan melalui berbagai tahapan seleksi ketat, mulai dari administrasi, tes kesehatan, wawancara, hingga uji keterampilan baris-berbaris.

“Kami berharap para peserta mempersiapkan diri dengan baik, baik dari segi fisik maupun mental. Ini adalah kesempatan emas bagi putra-putri terbaik Bombana untuk menunjukkan dedikasi dan nasionalisme melalui Paskibraka,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Paskibraka bukan sekadar tentang baris-berbaris, tetapi juga tentang membentuk karakter kepemimpinan dan disiplin yang tinggi. Para peserta yang lolos seleksi nantinya akan mendapatkan pembinaan khusus dan pelatihan intensif sebelum menjalankan tugas pada upacara peringatan 17 Agustus 2025.

Tahun 2025 merupakan tahun kedua di mana Badan Kesbangpol Kabupaten Bombana mengelola pelaksanaan seleksi Paskibraka. Dengan sistem seleksi yang semakin ketat dan transparan, diharapkan para peserta yang terpilih benar-benar memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Bagi yang ingin mendaftar, beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain:

  • Berstatus sebagai pelajar SMA/sederajat di Kabupaten Bombana
  • Berusia maksimal 18 tahun pada saat seleksi
  • Memiliki tinggi badan minimal 165 cm untuk putra dan 160 cm untuk putri
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Tidak memiliki riwayat penyakit kronis
  • Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi dan pelatihan

Pendaftaran dan pengunggahan berkas dapat dilakukan secara mandiri melalui laman resmi BPIP. Jika terdapat kendala atau pertanyaan lebih lanjut, peserta dapat menghubungi panitia seleksi yang informasinya tersedia di situs resmi Kesbangpol atau melalui sekolah masing-masing.

Dengan dibukanya pendaftaran ini, diharapkan akan lahir generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme tinggi serta siap mengemban tugas sebagai simbol kehormatan bangsa. Jangan lewatkan kesempatan ini dan segera daftarkan diri sebelum batas waktu yang ditentukan!




Kesbangpol Bombana Gelar Sosialisasi Pendaftaran Paskibraka di Pulau Kabaena

BOMBANA, sultranet.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana melalui Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa menggelar sosialisasi pendaftaran Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di sejumlah SMA/SMK/MA di Pulau Kabaena. Kegiatan ini berlangsung pada 24 hingga 27 Februari 2025 dengan tujuan menyebarluaskan informasi pendaftaran kepada seluruh siswa kelas 10 di Kabupaten Bombana.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bombana, dr. Sunandar, MM. Kes, menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memastikan kesempatan yang sama bagi seluruh siswa yang memenuhi syarat dan memiliki jiwa nasionalisme tinggi untuk bergabung dengan Paskibraka. “Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa yang memenuhi syarat dan memiliki semangat nasionalisme dapat berkesempatan untuk bergabung dengan Paskibraka dan mengibarkan bendera pada perayaan kemerdekaan RI tahun 2025,” ujarnya. Saat ini, Sunandar juga menjabat sebagai Pelaksana Harian Sekda Kabupaten Bombana.

Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh para pelajar, kepala sekolah, dan staf pengajar. Para peserta diberikan informasi lengkap mengenai persyaratan pendaftaran, tahapan seleksi, serta peran strategis Paskibraka dalam peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Pendaftaran seleksi dapat diakses secara daring melalui laman https://paskibraka.bpip.go.id.

Nursia Sinaga, Admin Transparansi Paskibraka Kabupaten Bombana, menjelaskan mekanisme pendaftaran dan pengunggahan dokumen secara digital. “Adik-adik yang ingin mendaftar Paskibraka silakan mengakses website resmi. Semua dokumen persyaratan tersedia di sana, bisa diunduh dan diisi, kemudian diunggah melalui akun masing-masing siswa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nursia menjelaskan persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon Paskibraka. Beberapa di antaranya adalah:

  • Warga Negara Indonesia,
  • Pelajar kelas X dengan usia minimal 16 tahun dan maksimal 18 tahun pada 17 Agustus 2025,
  • Memiliki izin tertulis dari kepala sekolah serta persetujuan orang tua/wali,
  • Memenuhi standar nilai akademik minimal baik,
  • Sehat jasmani dan rohani,
  • Tinggi badan minimal 170 cm dan maksimal 180 cm untuk putra, serta minimal 165 cm dan maksimal 175 cm untuk putri.

Namun, mengingat kondisi fisik pelajar di Kabupaten Bombana, tinggi badan minimal diturunkan menjadi 165 cm untuk putra dan 160 cm untuk putri, setelah mendapat persetujuan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP-RI).

Sosialisasi ini disambut positif oleh para siswa dan pihak sekolah. Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Kesbangpol Bombana, Hj. Suarni, SP. MP, menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam seleksi Paskibraka. “Kami ingin anak-anak Bombana memiliki semangat patriotisme yang tinggi dan kesempatan yang sama untuk menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka,” katanya.

Seleksi berkas pendaftaran Paskibraka tingkat Kabupaten Bombana dijadwalkan dibuka pada Maret 2025. Informasi lebih lanjut akan disebarluaskan melalui grup Bimbingan Paskibraka Kabupaten Bombana, baliho di sekolah-sekolah, serta media sosial.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak siswa di Pulau Kabaena yang memahami prosedur pendaftaran dan dapat berpartisipasi dalam seleksi. Kesbangpol Bombana optimistis bahwa dengan dedikasi tinggi, generasi muda daerah ini mampu mengharumkan nama Wonua Bombana di tingkat yang lebih tinggi melalui kiprah mereka sebagai Paskibraka.




Kesbangpol Bombana Panen Ubi sebagai Upaya Penguatan Ketahanan Pangan

Bombana, sultranet.com – Keluarga Besar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana menggelar panen ubi kayu di kebun seluas sekitar 50 x 20 meter yang dikelola internal lembaga tersebut, Jumat, 10 Januari 2025.

Panen ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Kesbangpol, Drs. Budiman, MM, dan diikuti seluruh staf dengan penuh antusias. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program ketahanan pangan yang digagas Kesbangpol Bombana, yang bertujuan menunjukkan bahwa lahan berbatu sekalipun dapat diolah dan dimanfaatkan secara optimal jika dipadukan dengan teknik tanam yang tepat.

Hasil panen ubi kali ini dinilai memuaskan. Ubi kayu yang dihasilkan berukuran besar dan memiliki tekstur lembut setelah direbus. Kondisi ini dianggap sebagai bukti bahwa pemanfaatan lahan sederhana dapat memberikan hasil signifikan bagi kebutuhan pangan sehari-hari. Program tersebut dirancang sebagai pembelajaran bagi keluarga besar Kesbangpol, sekaligus inspirasi bagi masyarakat sekitar.

Budiman mengatakan bahwa panen ini bukan sekadar kegiatan pertanian biasa, melainkan langkah nyata untuk mengoptimalkan lahan yang tersedia. “Teman-teman, minggu depan kita akan mulai olah kembali ini kebun. Kita akan tanam sayur-sayuran untuk menghadapi puasa Ramadhan. Biasanya di bulan puasa harga sayuran melonjak, jadi mari kita manfaatkan kebun yang ada,” ujarnya sambil memberi arahan kepada seluruh staf.

Suasana panen berlangsung hangat dan penuh canda, mencerminkan kekompakan internal lembaga tersebut. Selain memetik hasil panen, kegiatan ini juga menjadi ruang belajar bersama tentang pentingnya kemandirian pangan di tingkat keluarga dan instansi. Kesbangpol berharap masyarakat bisa tergerak untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah mereka sebagai sumber pangan alternatif.

Program ketahanan pangan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran tentang keberlanjutan pangan lokal, terutama di masa ketika biaya kebutuhan pokok kerap berfluktuasi. Melalui kegiatan panen dan pengolahan lahan, Kesbangpol ingin menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab sektor pertanian, tetapi juga dapat dimulai dari rumah tangga dan instansi pemerintah.

Kegiatan panen ditutup dengan pembagian hasil kepada seluruh staf sebagai bentuk apresiasi atas kerja bersama. Pembagian ini sekaligus menjadi simbol keberhasilan program yang berjalan secara mandiri dan partisipatif.




KPU Bombana Tetapkan Burhanuddin–Ahmad Yani sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Bombana, sultranet.com – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana, dr. Sunandar, MM.Kes, bersama Pejabat Fungsional Bidang Politik Dalam Negeri, Irwan Jamal, menghadiri pleno terbuka penetapan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana Tahun 2024 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana, Kamis, 9 Januari 2025, di Aula Tanduale.

Pleno tersebut secara resmi menetapkan pasangan calon Nomor Urut 1, Ir. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana terpilih periode 2025–2030. Keduanya ditetapkan setelah memperoleh 51.053 suara atau 53,93 persen dari total suara sah. Penetapan ini dilakukan setelah KPU menyelesaikan seluruh tahapan rekapitulasi pascapilkada.

Sejumlah unsur pimpinan daerah turut hadir pada kegiatan tersebut, antara lain Penjabat Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Ketua KPU beserta komisioner, Kajari Bombana, Kabag OPS Polres Bombana, Ketua Bawaslu Bombana, perwakilan Kodim 1431, pasangan calon terpilih, perwakilan partai politik peserta pemilu, serta awak media dari berbagai organisasi pers di Bombana. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama menjaga keterbukaan dan legitimasi hasil pilkada.

Plh. Ketua KPU Bombana, Desy Arisandi, membuka pleno secara resmi dan melanjutkan dengan pembacaan Berita Acara Penetapan Pasangan Calon Terpilih. Dokumen tersebut kemudian diserahkan kepada perwakilan pihak-pihak terkait sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban penyelenggaraan pemilu.

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan menjaga kelancaran pilkada. “Terima kasih atas kerja sama semua pihak dalam mengawal pelaksanaan pilkada sehingga dapat berlangsung kondusif, aman, dan damai,” ujar Edy.

Hal senada disampaikan Kepala Kesbangpol Bombana, dr. Sunandar, yang menegaskan komitmen lembaganya sebagai leading sector pemerintah dalam urusan politik dan pemilu daerah. “Kami tak henti-hentinya berterima kasih kepada semua pihak atas kerja samanya dalam menjaga pelaksanaan pilkada tetap aman dan damai. Semoga Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Bapak Burhanuddin dan Ahmad Yani, dapat meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan di wonua Bombana ini,” ujarnya selepas pleno.

Pleno penetapan ini menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian proses pemilihan kepala daerah di Kabupaten Bombana. Dengan ditetapkannya pasangan terpilih, pemerintah daerah dan masyarakat kini memasuki fase transisi menuju pemerintahan baru yang akan mulai bekerja untuk periode 2025–2030.