Skuadron Lapangan Terbang Bakal Dibangun di Konut, Bupati Ruksamin Temui Kasad Jenderal Dudung
Jakarta, SultraNET. | Bupati Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, menghadiri undangan langsung Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, di Markas Besar TNI Angkatan Darat di Jakarta, Selasa, 3 Oktober 2023.
Kedatangan orang nomor satu di Bumi Ohoe itu turut didampingi Kadis Pendidikan, Kabag Kerja Sama, Kabag Ekonomi, dan Kabag Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Utara.
Bupat Konut H. Ruksamin menyebut kedatangannya di Markas TNI AD dalam rangka audiensi dengan Kasad Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman terkait pembangunan Skuadron Lapangan Terbang yang akan dibangun di Konawe Utara.
“Rencananya, Kasad Dudung akan berkunjung langsung ke Kabupaten Konawe Utara, untuk meninjau wilayah pembangunan Skuadron Lapangan Terbang tersebut,” ujar Ruksamin.
Bupati Konut, Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng dan rombongan saat bertemu Kasad, Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman
Pembangunan Skuadron ini akan meningkatkan efektivitas Pasukan Penanggulangan Reaksi Cepat (PPRC) dalam operasi latihan perang dan membantu dalam percepatan penanganan bencana alam, pergeseran pasukan, serta tugas-tugas sosial lainnya.
“Mengingat Kabupaten Konawe Utara sebagai wilayah rawan terjadi banjir pada musim penghujan, pembangunan Skuadron ini akan membantu percepatan penanganan bencana alam,” beber Ruksamin.
Ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kasad TNI AD, Jenderal TNI Dr. Dudung Abdulrachman, atas undangan dan sambutan hangatnya.
“Ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan kami tersendiri,” tandasnya. (S)
.
Pemkab Konut Matangkan Persiapan “My Trip Labengki” Agenda Bulan PRB Nasional 2023
Konawe Utara, SultraNET. | Untuk mensukseskan pelaksanaan Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Nasional tahun 2023 yang dipusatkan di Provinsi Sulawesi Tenggara, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) mematangkan persiapan sebagai tuan rumah untuk menyambut kedatangan para tamu yang akan melakukan kunjungan wisata “My Trip PRB” di Pulau Labengki sebagai salah satu rangkaian Peringatan Hari PRB Nasional 2023.
Sebagaimana diketahui, Bulan PRB bakal berlangsung mulai tanggal 10 Oktober sampai dengan 15 Oktober 2023 bertempat di area Ex MTQ Kota Kendari, dimana sesuai jadwal pada tanggal 14 Oktober sampai 15 Oktober 2023 rombongan Pemerintah Pusat dari Kementerian, BNPB dan Pemerintah Provinsi akan melakukan My Trip PRB di Pulau Labengki.
Untuk memastikan seluruh agenda My Trip PRB di Pulau Labengki berjalan sesuai rencana, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menggelar rapat terpadu yang dipimpin Wakil Bupati Konut, Abu Haera, Sekda Konut, Kasim Pagala, bersama jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Polres Konut, Kodim 1430 Konut, Basarnas Konut dan pimpinan serta anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB) Konut, bertempat di Aula Lantai 2 Kantor Bupati Konut. Selasa (3/10/2023)
Wakil Bupati Konut, Abu Haera menjelaskan dengan ditunjuknya Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi tuan rumah Bulan PRB Nasional 2023 yang akan di hadiri seluruh pejabat Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah se-Indonesia dan salah satu agendanya adalah mengunjungi Pulau Labengki di Kabupaten Konawe Utara menjadi tantangan tersendiri sehingga perlu dilakukan berbagai persiapan.
“Kita selaraskan langkah dan gerakan kita untuk sukseskan Bulan PRB ini, termasuk di Pulau Labengki sebagaimana yang diamanahkan Bapak Bupati,” ujar Wakil Bupati Konut, Abu Haera
Ia berharap agar seluruh perangkat daerah dapat berperan aktif sesuai tupoksinya untuk bekerja sama mendukug penuh pelaksanaan bulan PRB. Ia menyebut kegiatan pada Bulan PRB yaitu dilakukan kampanye, edukasi, dan penyadaran pentingnya meminimalkan jumlah korban dan kerusakan dampak bencana.
“Ini tanggung jawab kita bersama. Saya minta bangun koordinasi dan kerjasama dengan baik. Koordinasikan semua. Atur program karena ini program nasional. Ini salah satu tanggung jawab untuk kita sukseskan,” tegasnya
Dikesempatan itu Sekda Konut, Kasim Pagala, yang juga berperan sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konut menginstruksikan kepada peserta agar persiapan pelaksanaan kegiatan My Trip Bulan PRB di Pulau Labengki dapat dituntaskan sebelum acara berlangsung.
Kesiapan yang dimaksudkan Kasim Pagala adalah mulai persiapan armada pemberangkatan para tamu di Pulau Labengki, Pelabuhan, kegiatan air bersih, tempat penginapan, pelayanan kesehatan, penyambutan para tamu, pengadaan souvenir, juru bicara tamu dan lainnya yang menjadi fasilitas pendukung acara.
Dari data yang diterima sebanyak 848 orang tamu dari Pemerintah Pusat dan Provinsi akan berkunjung di Pulau Labengki. Sehingga, diharapkan kesiapan tempat dan sarana prasarana pendukung dapat dimaksimalkan.
“Saya ingatkan, tidak ada alasan OPD keluar kota, perjalanan dinas dan lainnya. Kita harus stay maksimalkan dan sukseskan acara Bulan PRB Nasional ini. Semua speed boat yang ada agar di kumpulkan di satu titik, termasuk kapal jolor. Juga siagakan genset untuk penanggulangan listrik. Kebanggaan untuk kita di Konawe Utara, menjadi promosi daerah dan wisata,” bebernya.
Untuk diketahui Pengurangan risiko bencana (PRB) adalah bagian dari penyelenggaraan penanggulangan bencana dalam keadaan tidak terjadi bencana. PRB dilakukan untuk mengurangi dampak buruk yang mungkin timbul, terutama dilakukan dalam situasi sedang tidak terjadi bencana. (Adv)
Bupati Ruksamin Sambut 150 Mahasiswa Poltekes Kemenkes PKK II di Konut
Konawe Utara, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) menerima Mahasiswa Prodi D-III Kebidanan Poltekes Kemenkes Kendari dalam rangka pelaksanaan Praktek Klinik Kebidanan (PKK) II, bertempat di Aula Anawai Ngguluri Kantor Bupati Konawe Utara Senin. (02/10/2023)
Bupati Konut, Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, saat menyampaikan sambutan mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa yang akan melaksanakan PKK II di Bumi Oheo. Bupati dua periode itu berpesan kepada para Mahasiswa untuk melaksanakan PKK dengan baik dan penuh dedikasi tinggi dan agar terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara siap berkolaborasi dengan adik-adik sekalian,” tegas H.Ruksamin
Ia menyebut data Ibu Hamil yang ada wilayah itu, dari yang usia kandungan 0 bulan sampai yang akan melahirkan besok sudah dimiliki Pemerintah Kabupaten, begitu pula data bayi dan balita semua tersedia sehingga data itu dapat menjadi rujukan bagi Mahasiswa PKK dalam memberikan pelayanan.
“Untuk itu, diakhir pelaksanaan PKK II ini, saya minta laporan dari adik-adik sekalian tentang capaian selama turun langsung ke Masyarakat.” jelasnya
Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng,
Selaku Bupati ia juga menyadari sepenuhnya tentang peran penting Bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan, yang mana peran Bidan tidak akan tergerus oleh perkembangangan zaman. Dalam era digitalisasi seperti saat ini, peran bidan dalam meberikan pelayanan kesehatan tidak akan pernah tergantikan.
Tidak mungkin bayi yang akan lahir bisa di download. Untuk itu, adik-adik yang hari ini memilih untuk menjadi bidan, lakukan tugas mulia anda semua dengan penuh ketulusan dan keikhlasan, bekali diri anda dengan ilmu agama, karena sesayang apapun orang tua kepada bayinya, adik-adik sekalian lah yang akan menyentuh untuk pertama kali saat bayi tersebut lahir ke dunia.” tandasnya
Sebagai bentuk dukungan kepada para Mahasiswa Kebidanan Poltekes Kemenkes kendari, H. Ruksamin selaku Bupati Konawe Utara juga menyiapkan bantuan konsumsi di Rumah Sakit dan tiap-tiap Puskesmas yang akan menjadi lokasi Praktek Kerja Kebidanan (PKK).
Dalam sambutannya, Wakil Direktur Poltekes Kemenkes kendari mengaku bahwa pihaknya sudah dua kali menyambangi Konawe Utara sebagai lokasi praktek bagi Mahasiswanya, yang mana kali ini akan turun langsung di Rumah Sakit dan Puskesmas untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Ia menjelaskan tujuan dilaksanakannya PKK II di Konawe Utara adalah sebagai sarana dalam menginplementasikan interprofesionalisme education agar menjadi interprofesionalisme collaboration, yang mana mahasiswa di tuntut untuk dapat berkolaborasi dalam penyelesaian masalah kesehatan yang ada di lapangan, seperti kesehatan ibu hamil, ibu bersalin, ibu dalam masa nifas, bayi, seta balita.
Kepada mahasiswa yang akan melaksanakan PKK II ia berpesan untuk menjaga dan menghormati adat istiadat dan budaya yang ada di Konawe Utara, serta memegang teguh falsafah lokal dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat.
“Inae Konasara, Iepinesara, Siapa yang menjunjung tinggi adat istiadat dia akan dihargai dan Inae Liasara Iepenekasara yaitu siapa yang melanggar adat dia akan disiksa atau dihukum,” ujarnya.
Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, saat menyambut langsung Mahasiswa PKK II di Konut
Taklupa ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Konawe Utara khususnya kepada Bupati H. Ruksamin yang telah memberikan penyambutan terbaik, yang mana pihaknya belum pernah dapatkan saat melaksanakan PKK maupun KKN di Kabupaten lainnya.
Kegiatan dihadiri langsung Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, jajaran Forkopimda, para asisten atau staf ahli, para Kepala OPD, serta Kepala Puskesmas se Konawe Utara dan dari pihak Poltekes Kemenkes Kendari dihadiri oleh Wakil Direktur, Ketua Jurusan, para Dosen Pembimbing serta 150 Mahasiswa yang akan melaksanakan PKK II di Konawe Utara. (S)
Cegah Penularan Penyakit Difetri, Pemkab Konut Sosialisasikan Pelaksanaan ORI
Wanggudu, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Difetri sekaligus penyerahan bantuan sosial di Balai Desa Boenaga, Kecamatan Lasolo Kepulauan yang bertujuan untuk Penanggulangan dan Pencegahan penularan penyakit Difteri. Sabtu (30/9/2023)
ORI (Outbreak Response Immunization) Difteri adalah pemberian imunisasi DPT-HB-HIB untuk anak usia 1-5 tahun tanpa memandang status imunisasi sebelumnya yang akan dilaksanakan dalam 3 tahap, yaitu bulan 1, ke 2 dan 6 bulan kemudian.
Kegiatan ini dihadiri Forkopimda Kabupaten Konawe Utara, Perwakilan WHO (World Health Organization), Kementrian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Prov. Sulawesi Tenggara, Kepala OPD se-Kabupaten Konawe Utara, Camat Lasolo Kepulauan, Lurah se-Kec. Lasolo Kepulauan, serta Tokoh Masyarakat dan seluruh Masyarakat Kec. Lasolo Kepulauan
Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, ST.,MSI., IPU.,ASEAN.,Eng, dalam sambutannya menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya penanggulangan difteri. Imunisasi sebagai upaya pencegahan harus lengkap. penguatan imunisasi rutin di seluruh wilayah Kabupaten Konawe Utara.
Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, ST.,MSI., IPU.,ASEAN.,Eng
Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang mempunyai bayi dan anak-anak untuk melakukan imunisasi secara terjadwal ke Puskesmas terdekat. Sebab, hanya imunisasi DPT tersebut, kasus difteri ini dapat dicegah dan tentunya dengan pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan lingkungan dimanapun kita berada.
“Saya berharap Konawe Utara harus bebas dari penyakit Difteri,” tegasnya.
Sosialisasi Pencegahan penyakit Difetri
Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara, Nurjanah Effendi mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama untuk menekan angka kasus difteri. Dalam Laporan Ketua Panitia diketahui bahwa berdasarkan data terakhir, sebelumnya ada 2 kasus difteri dengan jumlah kontak erat sebanyak 162 orang, 16 orang telah diambil sampel swabnya dengan hasil 1 orang swab tenggorokan positif difentri.
“Sebagai langkah awal telah diberikan antiserum pada 2 kasus tersebut dan pemberian profilaksis pada 353 orang di desa Boenaga untuk mengurangi resiko penularan Difteri. Untuk selanjutnya imunisasi masal ini akan dilaksanakan dalam 3 tahapan,” singkatnya (S)
Pemkab Konut Ambil Peran Penting Pengembangan SDM Sultra
Wanggudu, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) terus mengambil peran penting dalam pengembangan Sumber Daya Manausia (SDM) di Provinsi Sulawesi Tenggara, dimana hari ini Selasa (26/09/2023) Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng. menerima lansung kedatangan mahasiswa Universitas Lakidende (Uilaki).
Kedatangan Mahasiswa Unilaki di Konut dalam rangka melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 2 Kecamatan yang terpilih yaitu Kecamatan Asera dan Kecamatan Oheo.
H. Ruksamin sebagai pimpinan tertinggi di Konawe Utara berpesan kepada para mahasiswa untuk mensukseskan program Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar dengan memberikan tugas tambahan kepada para Mahasiswa untuk besama-sama mensukseskan Program Pemanfaatan Kebun dan Pekarangan (PPKP).
Bupati Konut, H. Ruksamin saat menyembut kedatangan Mahasiswa Universitas Lakidende di Konut
Tidak hanya memberikan tugas tambahan, H. Ruksamin juga menyiapkan petugas pendamping dalam menjalakan Program PPKP. Dinas Ketahanan Pangan dipilih menjadi pendamping untuk para mahasiswa.
“Untuk anak-anak saya yang akan melaksanakan KKN, dalam proses melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, program yang dibawa juga harus berdampak kepada masyarakat. Untuk itu saya perkenalkan Program PPKP, yang manfaatnya bisa lansung dirasakan, diantaranya kebutuhan masyarakat akan pangan dan nutrisi yang baik dapat tercukupi. Tidak hanya itu, inflasi yang hari ini juga menjadi fokus program nasional juga kita dapat selesaikan dengan program PPKP.” ungkap H. Ruksamin.
Tidak sampai disitu, sebagai bentuk support kepada Mahasiswa yang akan melaksanakan KKN di wilyah yang di pimpin nya, H. Ruksamin juga menyiapkan bantuan uang konsumsi sebesar 5 juta rupiah per posko. (S)
Bangun Kemitraan Strategis, Pemkab Konut Teken MoU dengan BRSDM Kementerian Kelautan dan Perikanan RI
Surabaya, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) menghadiri undangan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) Kelautan dan Perikanan dalam rangka melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan antara BRSDM dengan Kabupaten Konawe Utara tentang Sinergi Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan serta Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Konawe Utara. Selasa (19/09/2023)
Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN.Eng didampingi Sekertaris Daerah Drs. H. M. Kasim Pagala, M.Si bersama-sama menghadiri acara yang dilaksanakan di Sheraton Surabaya Hotel and Towers tersebut.
Dalam sambutannya, H. Ruksamin menjelaskan bahwa penandatanganan nota kesepakatan ini sejalan dengan misi 3 Pemerintah Kabupaten Konawe Utara untuk mewujudkan keadilan sosial dan nilai tambah dalam pengelolaan sumberdaya alam guna meningkatkan daya saing ekonomi, dimana yang menjadi sasaran pertama yaitu meningkatnya pertumbuhan sektor – sektor unggulan daerah.
“Strategi yang dilakukan yaitu dengan meningkatkan produktivitas perikanan melalui pembinaan nelayan tangkap dan budidaya, penyediaan sarana prasarana, dan pengembangan pola kemitraan,” ujar H. Ruksamin.
Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN.Eng saat menandatangani MoU dengan BRSDM Kementrian Kelautan dan Perikanan RI
Bupati Konut dua periode itu menyebut, Kabupaten Konawe Utara dengan panjang garis pantai sebesar 175,9 Km, dengan wilayah perairan laut seluas ±11.960 Km² (10,87 persen dari luas perairan Sulawesi Tenggara), menjadikan Kabupaten yang berdiri 26 tahun yang lalu ini sangat berpontensi di bidang kelautan dan perikanan.
Untuk diketahui, pada sektor perikanan di Konawe Utara, hasil tangkap dan budidaya perikanan sangat melimpah. Konawe Utara cukup kaya dengan sumber daya perikanan tangkap, dengan rata-rata capaian perikanan tangkap sebesar 6,01% dari PDRB Kabupaten Konawe Utara.
Sementara itu, Perikanan Budidaya juga merupakan program unggulan Konawe Utara. Jenis perikanan yang dibudidayakan antara lain udang windu, kepiting, ikan mas, ikan lele, ikan mujair serta masih banyak lagi.
“Kabupaten Konawe Utara dianugerahkan kekayaan yang melimpah oleh Allah SWT. Jadi sudah seharusnya sektor-sektor unggulan ini dikelola dengan sumber daya manusia yang mumpuni sehingga dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Konawe Utara,” tegas H. Ruksamin.
Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN.Eng saat menghadiri penandatanganan MoU dengan BRSDM Kementrian Kelautan dan Perikanan RI
Ia memastikan Pemerintah Daerah berkonsentrasi penuh dalam pengelolaan dan peningkatan produksi perikanan yang ada agar peningkatan ekonomi masyarakat dapat tercapai sejalan dengan visi Konawe Utara lebih Sejahtera dan Berdaya Saing.
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara I Nyoman Radiarta selaku Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan sebagai Pihak I, dan H. Ruksamin selaku Bupati Konawe Utara sebagai Pihak II, yang mempunyai komitmen dan kepentingan bersama dilandasi kemampuan untuk bersama-sama melakukan sinergi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dan pengembangan di bidang kelautan dan perikanan dalam rangka peningkatan kapasitas SDM dan perekonomian masyarakat di Konawe Utara. (S)
Sukses Tangani Inflasi, Konawe Utara Terima Insentif Fiskal Rp. 9,7 Milyar
Kendari, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara dinilai sukses mengendalikan inflasi di daerahnya sehingga Pemerintah Pusat melalui Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia mengumumkan bahwa daerah yang dipimpin Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng sebagai bupati itu mendapatkan Insentif Fiskal sebesar Rp 9.769.785.000.
Pemberian insentif fiskal itu termuat dalam Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 336 Tahun 2023 tentang Rincian Alokasi Insentif Fiskal Kinerja Tahun Berjalan Untuk Kelompok Kategori Kinerja Dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah Pada Tahun Anggaran 2023 Periode Kedua Menurut Provinsi/Kabupaten/Kota.
Pengumuman disampaikan oleh Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia saat melaksanakan Rapat Koordinasi yang dilaksanakan melalui zoom meeting bersama Gubernur, Bupati dan Walikota seluruh Indonesia. Senin (18/9/2023)
Dalam rapat koordinasi tersebut, Menteri Dalam Negeri mengumumkan ada beberapa daerah yang dinilai baik dalam penanganan inflasi, salah satu nya Kabupaten Konawe Utara.
Dibawah kepemimpinan Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, Konawe Utara hadir dengan berbagai macam program diantaranya P2KP dan Pasar Murah berhasil mengintervensi harga bahan pangan di Konut sehingga dapat terhindar dari inflasi.
Rincian Penerima Insentif Fiskal seluruh Indonesia
H. Ruksamin selaku pimpinan tertinggi di Konawe Utara mengaku bangga dengan capaian ini dan akan menjadikan pengahargaan ini sebagai pelecut untuk terus berbuat dalam memberikan pelayanan terbaik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Konawe Utara.
“Penghargaan ini sebagai pelecut untuk terus berbuat dalam memberikan pelayanan terbaik dan kesejahteraan bagi masyarakat Konawe Utara,” tegas Bupati Konut dua periode itu.
Untuk diketahui, Konawe Utara merupakan 1 dari 30 Kabupaten Kota dari seluruh Indonesia yang menerima Insentif Fiskal dari Kemetrian Keuangan. (S)