KONI Bombana Gelar Rapat Perdana, Siapkan Pelantikan Pengurus dan Strategi Hadapi Porprov 2026
Bombana, sultranet.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bombana menggelar rapat perdana pengurus setelah terbentuknya kepengurusan baru masa bakti 2025–2029. Pertemuan ini menjadi langkah awal konsolidasi organisasi sekaligus membahas sejumlah agenda strategis, termasuk pembentukan panitia pelantikan pengurus serta persiapan rapat kerja organisasi. Rapat berlangsung di Aula Pertemuan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bombana, Minggu, 8 Februari 2026.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KONI Kabupaten Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan dihadiri jajaran pengurus baru KONI Bombana. Pertemuan ini digelar sebagai tindak lanjut setelah terbitnya Surat Keputusan Kepengurusan KONI Kabupaten Bombana Nomor 13 Tahun 2025 tertanggal 10 Desember 2025 yang ditandatangani oleh Ketua Umum KONI Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Ady Aksar.
Dalam rapat tersebut, pengurus KONI Bombana membahas sejumlah agenda penting organisasi, terutama pembentukan panitia pelantikan pengurus dan persiapan pelaksanaan Rapat Kerja KONI Kabupaten Bombana. Agenda tersebut juga merujuk pada Surat KONI Kabupaten Bombana Nomor 01/KONI-Bombana/II/2026 tentang Undangan Rapat Pengurus KONI Kabupaten Bombana.
Ketua KONI Kabupaten Bombana, Burhanuddin, menegaskan bahwa agenda paling mendesak yang harus segera dituntaskan adalah pelantikan pengurus KONI Bombana masa bakti 2025–2029. Menurutnya, pelantikan harus dipersiapkan secara matang karena waktu yang tersedia cukup terbatas.
“Berdasarkan hasil konsultasi dengan KONI Provinsi Sulawesi Tenggara, pelantikan diharapkan dapat dilaksanakan sebelum bulan Ramadan dan direncanakan pada 15 Februari 2026. Artinya waktu persiapan kita sangat terbatas, sehingga dibutuhkan kesiapan dan kerja maksimal dari panitia pelaksana,” kata Burhanuddin.
Ia menambahkan bahwa KONI bukan sekadar organisasi formal, tetapi wadah profesi yang menuntut dedikasi, komitmen, dan keikhlasan dari setiap pengurusnya. Menurut Burhanuddin, pengembangan olahraga tidak hanya berdampak pada peningkatan prestasi atlet, tetapi juga memberikan pengaruh positif terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Olahraga memiliki dampak luas bagi masyarakat. Selain mencetak prestasi, aktivitas olahraga juga mampu mendorong perputaran ekonomi lokal, terutama ketika kegiatan olahraga digelar secara masif,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Burhanuddin juga menyinggung peluang Kabupaten Bombana menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara tahun 2026. Ia mengakui bahwa sebelumnya sempat muncul harapan dari Gubernur Sulawesi Tenggara agar Bombana dapat menjadi tuan rumah ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.
Namun demikian, menurutnya peluang tersebut belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat karena keterbatasan infrastruktur olahraga serta kesiapan anggaran daerah.
“Meski sempat ada harapan dari Gubernur Sulawesi Tenggara agar Bombana menjadi tuan rumah Porprov 2026, kondisi infrastruktur dan anggaran kita saat ini belum memungkinkan untuk itu,” jelasnya.
Meski demikian, Burhanuddin memastikan bahwa fokus utama KONI Bombana tetap pada peningkatan prestasi atlet daerah. Ia menegaskan bahwa setelah pelantikan pengurus dilaksanakan, seluruh pengurus KONI bersama pengurus cabang olahraga (cabor) akan segera bekerja sesuai bidang masing-masing untuk mempersiapkan atlet menghadapi Porprov Sulawesi Tenggara 2026.
“Kita ingin setelah pelantikan nanti, seluruh pengurus langsung bekerja. Setiap bidang dan cabang olahraga harus memiliki program yang jelas untuk meningkatkan prestasi atlet Bombana,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Kabupaten Bombana, Nasruddin, SH., MH menyampaikan bahwa pelantikan pengurus KONI Bombana akan dirangkaikan dengan pelaksanaan Rapat Kerja KONI Kabupaten Bombana.
Menurut Nasruddin, rapat kerja tersebut akan menjadi forum penting bagi seluruh pengurus dan pemangku kepentingan olahraga di Bombana untuk merumuskan arah pembinaan olahraga daerah dalam beberapa tahun ke depan.
“Raker ini sangat penting karena akan menjadi forum strategis untuk memetakan cabang olahraga unggulan di Bombana, menyusun program pembinaan atlet, serta mematangkan seluruh persiapan menghadapi Porprov Sulawesi Tenggara 2026,” kata Nasruddin.
Ia menambahkan bahwa pembinaan olahraga yang terarah dan berkelanjutan menjadi kunci bagi peningkatan prestasi atlet daerah di tingkat provinsi maupun nasional. Karena itu, rapat kerja KONI Bombana diharapkan dapat menghasilkan program yang realistis sekaligus berdampak langsung terhadap pengembangan olahraga di daerah.
Dengan dimulainya konsolidasi organisasi melalui rapat perdana ini, KONI Bombana optimistis mampu membangun sistem pembinaan olahraga yang lebih terstruktur dan profesional. Dukungan pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, serta masyarakat diharapkan dapat menjadi kekuatan bersama untuk mengangkat prestasi olahraga Bombana di tingkat yang lebih tinggi.