Inspektorat Bombana Cetak Quattrick Kantor Terbersih, Tegaskan Komitmen Dukung Gerakan Bombana Bersih Wonuaku

Bombana, sultranet.com – Inspektorat Kabupaten Bombana kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan mencatatkan quattrick atau empat kali juara berturut-turut sebagai kantor terbersih di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana. Capaian ini diraih dari berbagai ajang lomba kebersihan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sepanjang 2024 hingga 2025, sekaligus menegaskan komitmen kuat Inspektorat dalam mendukung Gerakan Bombana Bersih Wonuaku yang dicanangkan Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana, Bombana, Sulawesi Tenggara.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti konsistensi Inspektorat Bombana dalam membangun budaya kerja yang bersih, tertata, dan berkelanjutan. Empat prestasi bergengsi itu meliputi Juara I Lomba Kebersihan Kantor Tingkat OPD Kabupaten Bombana dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-79 Tahun 2024, Juara I Lomba Kebersihan Kantor Antar OPD pada peringatan HUT RI ke-80 Tahun 2025 tingkat Kabupaten Bombana, Juara I Kategori Terbersih dan Terkelola Holistik pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025 tingkat Kabupaten Bombana, serta Juara I Lomba Kebersihan Kantor Antar OPD pada Peringatan HUT ke-22 Kabupaten Bombana Tahun 2025.

Inspektur Inspektorat Kabupaten Bombana, Ridwan, S.Sos., M.P.W., mengatakan bahwa capaian prestasi tersebut bukan semata-mata mengejar penghargaan, melainkan bagian dari komitmen institusi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berintegritas, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

“Capaian prestasi yang kami dapatkan ini adalah salah satu wujud komitmen kami dalam mendukung Gerakan Bombana Bersih Wonuaku yang sedang dicanangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana. Kami meyakini bahwa lingkungan kerja yang bersih dan tertata akan melahirkan kinerja yang profesional serta pelayanan publik yang lebih baik,” kata Ridwan dalam keterangannya. Jum’at (19/12/2025)

Menurut Ridwan, keberhasilan Inspektorat Bombana tidak terlepas dari peran seluruh pegawai yang secara konsisten menjaga kebersihan, kerapian, dan pengelolaan lingkungan kantor secara menyeluruh. Ia menegaskan bahwa kebersihan kantor bukan hanya dilihat dari aspek fisik, tetapi juga dari sistem pengelolaan yang berkelanjutan dan melibatkan seluruh unsur internal.

“Kami membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan adalah tanggung jawab kolektif. Mulai dari pimpinan hingga staf, semua memiliki peran yang sama. Inilah yang kami maksud dengan pengelolaan holistik, tidak parsial, tetapi menyeluruh,” ujarnya.

Ia juga menilai, keberhasilan meraih juara di berbagai momentum penting, mulai dari peringatan HUT RI, Hari Lingkungan Hidup Sedunia, hingga HUT Kabupaten Bombana, menjadi indikator bahwa upaya yang dilakukan Inspektorat berjalan konsisten dan terukur. Prestasi tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk terus mempertahankan standar kebersihan dan tata kelola lingkungan kantor ke depan.

Lebih lanjut, Ridwan menyampaikan bahwa Inspektorat Bombana akan terus berupaya menjadi contoh bagi OPD lain dalam mendukung kebijakan daerah, khususnya yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan pembangunan budaya kerja yang positif. Menurutnya, Gerakan Bombana Bersih Wonuaku bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata di setiap instansi pemerintah.

“Kami berharap apa yang dilakukan Inspektorat Bombana ini bisa menjadi inspirasi bagi OPD lain. Jika lingkungan kerja kita bersih, nyaman, dan tertata, maka semangat kerja juga akan meningkat, dan pada akhirnya berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Gerakan Bombana Bersih Wonuaku sendiri merupakan program strategis Pemerintah Kabupaten Bombana yang bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya kebersihan lingkungan, baik di ruang publik maupun di lingkungan perkantoran. Program ini diharapkan menjadi fondasi dalam menciptakan daerah yang sehat, asri, dan berkelanjutan.

Dengan torehan quattrick kantor terbersih ini, Inspektorat Bombana menegaskan posisinya sebagai salah satu OPD yang konsisten menerjemahkan kebijakan daerah ke dalam praktik nyata. Ke depan, Inspektorat berkomitmen untuk tidak hanya mempertahankan prestasi, tetapi juga terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan kerja sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan penguatan integritas di Kabupaten Bombana. (IS)




Lomba Kebersihan OPD Bombana Dimulai, Tim Juri Tinjau Kantor Hingga Malam Hari

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi memulai Lomba Kebersihan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia. Ajang ini menjadi salah satu kegiatan pemantik semangat perayaan kemerdekaan dengan melibatkan seluruh OPD, instansi vertikal, dan kecamatan untuk menunjukkan kualitas penataan dan kebersihan lingkungan kerja mereka. Penilaian perdana berlangsung pada Rabu, 13 Agustus 2025.

Lomba ini digagas bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi sebagai upaya membangun kesadaran bahwa kebersihan kantor mencerminkan kualitas pelayanan publik. Tahap awal penilaian dimulai dari Sekretariat Daerah, kemudian berlanjut ke Bappeda, BKD, Disdukcapil, dan Dinas Pertanian. Proses penilaian berlangsung sejak pukul 14.30 WITA, mencakup area luar ruangan, ruang kerja, hingga taman toga.

Penilaian tahun ini melibatkan lima institusi utama yang menjadi tim juri, yaitu TP PKK Kabupaten Bombana, Persit Chandra Kirana, Bhayangkari, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, serta tim jurnalis. Kehadiran beragam organisasi ini diharapkan membuat penilaian lebih objektif dan transparan. Sebelum turun menilai, para juri mengikuti sesi briefing yang dipandu Sitti Arnidar, S.Hut., MM.

Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Ny. Henny Setiawati Ahmad Yani, hadir langsung mendampingi proses penilaian bersama para ketua organisasi perempuan dan perwakilan instansi terkait. Ia mengapresiasi antusiasme seluruh peserta.
“Kami melihat semangat luar biasa dari seluruh OPD. Lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi dorongan bagi kita semua untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja setiap hari,” ujarnya.

Sitti Arnidar menegaskan bahwa setiap aspek penilaian dilakukan dengan disiplin sesuai indikator yang telah ditetapkan.
“Kami ingin memastikan bahwa penilaian dilakukan secara objektif dan tidak dipengaruhi faktor di luar kriteria,” jelasnya.

Panitia menetapkan lima kriteria utama, yaitu penataan kantor, kelengkapan papan profil, ketersediaan foto resmi pemimpin daerah dan nasional, kebersihan serta keindahan ruangan, dan pencahayaan kategori Bombana Terang. Khusus kategori pencahayaan, penilaian dilakukan malam hari mulai pukul 20.00 WITA oleh tim jurnalis Syahrir Lantoni dan Soeherman.
“Kami akan melihat bagaimana pencahayaan kantor mampu mendukung suasana yang nyaman dan aman pada malam hari,” ujar salah satu jurnalis penilai.

Sejumlah OPD tampak melakukan pembenahan serius menjelang penilaian, mulai dari memperbaiki taman, mengecat ulang bangunan, hingga menambahkan ornamen bertema kemerdekaan. Hal ini menambah suasana peringatan HUT RI ke-80 semakin meriah.

Panitia menyebutkan bahwa penilaian dijadwalkan berlangsung pada 13–15 Agustus 2025 dan akan terus berlanjut hingga semua OPD serta instansi terkait selesai dinilai. Penilaian dilakukan hanya jika ada pegawai yang mendampingi tim juri selama proses berlangsung. Hasil akhir lomba akan diumumkan menjelang puncak peringatan HUT RI ke-80 Bombana, dan pemenang akan menjadi contoh bagi OPD lain dalam membangun budaya kerja yang bersih dan tertata.