Dharma Dwipa Utama dan Dishub Bombana Koordinasi Kesiapan Angkutan Mudik Lebaran 2026
Bombana, sultranet.com – PT. Dharma Dwipa Utama melakukan kunjungan koordinasi ke Dinas Perhubungan Kabupaten Bombana untuk mematangkan kesiapan sarana dan prasarana transportasi menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, sebagai bagian dari upaya memastikan pelayanan angkutan bagi masyarakat berjalan aman dan lancar, Selasa (3/3/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat utama Dinas Perhubungan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan PT. Dharma Dwipa Utama bersama pimpinan serta staf teknis Dinas Perhubungan Kabupaten Bombana. Koordinasi ini dilakukan untuk menyatukan langkah dalam mengantisipasi potensi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang dan setelah perayaan Lebaran.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kesiapan layanan transportasi, mulai dari optimalisasi armada angkutan, penyesuaian jadwal operasional, hingga pemenuhan standar keselamatan bagi calon penumpang. Pembahasan tersebut dinilai penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat pada periode mudik dan arus balik Lebaran setiap tahunnya.
Perwakilan PT. Dharma Dwipa Utama menyampaikan komitmen perusahaan untuk mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama pada momentum mudik Lebaran yang biasanya diikuti peningkatan jumlah penumpang. Karena itu, koordinasi dengan Dinas Perhubungan menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh kesiapan dapat berjalan optimal,” ujar perwakilan PT. Dharma Dwipa Utama dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Bombana menegaskan bahwa kesiapan operator angkutan menjadi faktor utama dalam menjamin kelancaran arus transportasi selama periode mudik. Oleh karena itu, operator diharapkan memastikan seluruh aspek teknis dan administratif telah terpenuhi sebelum memasuki puncak arus perjalanan masyarakat.
Menurut pihak Dinas Perhubungan, koordinasi sejak dini menjadi langkah penting untuk mengantisipasi berbagai potensi kendala di lapangan, mulai dari kepadatan penumpang, kesiapan armada, hingga pengaturan jadwal keberangkatan.
Selain membahas kesiapan armada dan jadwal operasional, pertemuan tersebut juga menyinggung rencana pembentukan posko terpadu yang akan berfungsi sebagai pusat koordinasi selama masa angkutan Lebaran. Posko ini nantinya diharapkan dapat mempermudah pemantauan kondisi transportasi serta mempercepat penanganan jika terjadi kendala di lapangan.
Dalam pertemuan itu juga dibahas mekanisme pelaporan secara real-time untuk memantau perkembangan arus penumpang di berbagai titik keberangkatan. Sistem pelaporan ini diharapkan mampu membantu pemerintah daerah dalam mengambil langkah cepat apabila terjadi lonjakan penumpang atau kendala operasional lainnya.
Selain itu, penguatan koordinasi lintas sektor dengan instansi terkait juga menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut. Kolaborasi antara pemerintah daerah, operator transportasi, serta pihak terkait lainnya dinilai penting untuk memastikan manajemen transportasi selama periode mudik dapat berjalan efektif.
Dengan adanya sinergi antara PT. Dharma Dwipa Utama dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bombana, diharapkan pelayanan transportasi bagi masyarakat dapat terus ditingkatkan, terutama pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran yang menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga.
Melalui koordinasi ini pula, kedua pihak menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi, sehingga perjalanan masyarakat selama momentum mudik Idulfitri dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa.