Paskibraka Bombana Tetap Tegap Turunkan Merah Putih di Tengah Hujan Deras

Bombana, sultranet.com — Hujan deras yang mengguyur halaman eks MTQ Kabupaten Bombana sore tadi tidak menyurutkan semangat Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam melaksanakan upacara penurunan bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dengan langkah tegap dan formasi yang terjaga rapi, Pasukan 8 tampil penuh dedikasi dalam menjalankan tugasnya. Meski seragam basah kuyup dan Sang Merah Putih terasa berat karena air hujan, mereka tetap disiplin hingga prosesi berakhir khidmat.

Komandan Pleton 8, Anas, siswa dari SMAN 10 Bombana, memimpin jalannya upacara dengan ketenangan dan ketegasan. Penampilannya mencerminkan hasil pembinaan intensif selama satu bulan penuh dalam pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka.

Pada barisan inti, Bayu Adha Pratama dari SMAN 03 Bombana dipercaya sebagai pembentang bendera. Ia bekerja sama dengan Muhammad Dewa dari SMKN 05 Bombana yang bertugas menurunkan Sang Merah Putih. Sementara itu, Ajeng Dwi Musti Kusmadi dari SMAN 03 Bombana didaulat sebagai pembawa baki. Ketiganya berhasil menuntaskan tugas meski cuaca menjadi tantangan besar.

Proses penurunan bendera berlangsung dengan penuh presisi. Tepuk tangan dari para tamu undangan dan peserta upacara yang bertahan di tengah guyuran hujan menjadi bentuk apresiasi nyata. Momentum itu sekaligus menegaskan makna pengabdian generasi muda terhadap simbol negara.

“Kami diajarkan bahwa disiplin dan tanggung jawab adalah harga mati. Hujan bukan alasan untuk mundur dari tugas negara,” ungkap salah seorang anggota Paskibraka usai prosesi.

Bagi masyarakat yang menyaksikan, keberanian dan keteguhan para pelajar Bombana ini menjadi cermin semangat kebangsaan yang tak lekang oleh cuaca. Mereka memperlihatkan bahwa mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih bukan sekadar seremonial, melainkan kehormatan yang dijunjung tinggi.

Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si, bersama jajaran Forkopimda, turut menyaksikan prosesi tersebut. Kehadiran para pemimpin daerah di tengah hujan deras menambah khidmat suasana dan memperlihatkan dukungan penuh kepada generasi penerus bangsa.

Rangkaian upacara penurunan bendera ini menjadi penutup peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bombana. Momen itu meninggalkan kesan mendalam sekaligus menumbuhkan rasa bangga atas dedikasi Paskibraka.

Di tengah derasnya hujan, semangat para pelajar yang tergabung dalam pasukan pengibar bendera seakan menjadi simbol bahwa estafet perjuangan bangsa tetap terjaga. Generasi muda Bombana menunjukkan bahwa tanggung jawab terhadap Merah Putih akan selalu dipegang teguh, apapun tantangannya.

Dengan semangat patriotisme yang menyala, upacara penurunan bendera di Bombana bukan hanya menutup rangkaian peringatan kemerdekaan, tetapi juga meneguhkan keyakinan bahwa nilai kebangsaan tetap hidup di hati generasi muda.




Bupati Burhanuddin Kukuhkan 74 Anggota Paskibraka Bombana

Bombana, sultranet.com | Sebanyak 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bombana resmi dikukuhkan oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Upacara pengukuhan berlangsung khidmat di Auditorium Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Jumat malam, 15 Agustus 2025.

Dalam kesempatan itu, Bupati hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos yang sekaligus didaulat sebagai ibu asuh Paskibraka. Turut hadir Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si bersama Wakil Ketua TP PKK Henny Setiawati Rachman, SP., MM, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekda Bombana, para kepala OPD, serta para undangan lainnya.

Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan ikrar Paskibraka, kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda pengukuhan oleh Bupati Bombana. Acara juga ditandai dengan penyerahan cinderamata oleh Ketua TP PKK Bombana kepada para anggota Paskibraka. Seluruh rangkaian berjalan tertib, khidmat, dan penuh semangat kebangsaan.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menekankan bahwa momen pengukuhan Paskibraka bukanlah sekadar acara seremonial, tetapi tonggak sejarah bagi generasi muda.

“Kalian tidak hanya akan mengibarkan Merah Putih pada puncak perayaan kemerdekaan, tetapi juga membawa simbol semangat persatuan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan cinta tanah air. Pengukuhan ini adalah titik awal, bukan titik akhir. Jadilah teladan di sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta agen perubahan yang membawa semangat kebangsaan dan integritas,” ujar Burhanuddin.

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pelatih, pembina, serta orang tua yang telah mendukung dan membimbing anggota Paskibraka dengan penuh ketulusan hingga mereka siap menjalankan tugas mulia.

Pengukuhan ini menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Bombana. Seluruh anggota Paskibraka yang dikukuhkan akan bertugas pada upacara detik-detik Proklamasi di Lapangan Ex MTQ Bombana pada 17 Agustus 2025.

Dengan pengukuhan ini, diharapkan lahir generasi muda Bombana yang memiliki disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan yang kuat. Paskibraka bukan hanya tentang baris-berbaris, melainkan juga tentang menanamkan nilai pengabdian bagi bangsa.




Bupati Kukuhkan 74 Anggota Paskibraka Bombana untuk Upacara HUT RI ke-80

Bombana, sultranet.com – Sebanyak 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bombana resmi dikukuhkan oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si dalam upacara khidmat di Auditorium Tanduale, Kantor Bupati Bombana. Pengukuhan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (15/8/2025).

Upacara dihadiri Ketua TP PKK Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si beserta Wakil Ketua TP PKK Henny Setiawati Rachman, SP., MM, Forkopimda Bombana, Pj Sekda, para kepala OPD, dan para undangan. Kehadiran jajaran pemerintah daerah menambah kekhidmatan acara yang digelar sebagai penghormatan bagi para pemuda-pemudi terpilih yang akan bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada 17 Agustus mendatang.

Prosesi pengukuhan dimulai dengan pembacaan ikrar Paskibraka. Para anggota berdiri tegap, menyuarakan janji mereka sebagai pengibar bendera dengan penuh keyakinan. Setelah itu, Bupati Burhanuddin melakukan penyematan tanda pengukuhan kepada perwakilan anggota Paskibraka. Acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata oleh Ketua TP PKK Bombana selaku ibu asuh Paskibraka Kabupaten Bombana tahun 2025. Seluruh rangkaian berjalan tertib dan ditutup dengan sesi penghormatan kepada bendera Merah Putih.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa menjadi bagian dari Paskibraka merupakan kehormatan besar sekaligus amanah penting bagi generasi muda Bombana. “Kalian tidak hanya akan mengibarkan Merah Putih pada puncak perayaan kemerdekaan, tetapi juga membawa simbol semangat persatuan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan cinta tanah air,” ujarnya. Ia menekankan bahwa pengukuhan tersebut adalah awal dari perjalanan panjang. “Jadilah teladan di sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta agen perubahan yang membawa semangat kebangsaan dan integritas,” tambahnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua, pelatih, dan pembina yang telah membimbing anggota Paskibraka dengan dedikasi tinggi. Menurutnya, keberhasilan para pemuda ini tidak terlepas dari dukungan, kerja keras, dan kesabaran banyak pihak.

Anggota Paskibraka yang telah dikukuhkan selanjutnya akan menjalankan tugas utama mereka pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 tingkat Kabupaten Bombana di Lapangan Ex MTQ Bombana, pada 17 Agustus 2025. Pengukuhan ini diharapkan menambah motivasi mereka dalam mempersiapkan diri menjalankan tugas negara dengan penuh tanggung jawab.




Pusdiklat Paskibraka Bombana Masuki Hari Ketujuh, Semangat Peserta Tetap Berkobar

Bombana, sultranet.com – Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bombana memasuki hari ketujuh. Sebanyak 76 siswa SMA/SMK/MA dari berbagai wilayah di Bombana mengikuti pelatihan intensif di Lapangan Eks MTQ Kabupaten Bombana sebagai persiapan untuk pengibaran bendera pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025 mendatang, Kamis (31/7/2025).

Pusdiklat ini untuk tahun kedua dikelola oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana. Kepala Badan Kesbangpol, dr. Sunandar, MM.Kes, mengatakan pihaknya menargetkan pelaksanaan tahun ini berjalan lebih baik dari sebelumnya.

“Kami berharap tahun ini Pusdiklat bisa lebih baik, lebih terarah, dan hasilnya semakin membanggakan. Tujuan utamanya tentu agar pengibaran Bendera Merah Putih pada HUT RI ke-80 nanti berlangsung sukses, khidmat, dan penuh makna,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dari TNI Kodim 1431/Bombana dan Polres Bombana yang berperan penting membentuk karakter peserta, mulai dari penguasaan baris-berbaris, disiplin, hingga ketahanan mental. Menurutnya, sinergi lintas instansi ini menjadi faktor kunci keberhasilan pembinaan Paskibraka.

“Kami juga sangat menghargai dukungan dari tim medis PSC 119 Kabupaten Bombana yang senantiasa sigap siang dan malam memberikan layanan kesehatan. Latihan yang padat memang membuat peserta kerap kelelahan, pegal, atau kram. Kehadiran tenaga medis sangat membantu kelancaran kegiatan,” tambahnya.

Tak hanya pelatih dan tim medis, peran pamong dari Purna Paskibraka juga mendapat sorotan. Mereka mendampingi peserta sejak pagi hingga malam, memastikan setiap kegiatan berjalan positif.

“Setiap pagi dan malam, para pamong memastikan anak-anak ini melaksanakan ibadah, menjaga kebersihan lingkungan, dan mengikuti rutinitas sebelum serta sesudah latihan,” kata Sunandar.

Pusdiklat akan terus berlangsung hingga menjelang hari pelaksanaan upacara kemerdekaan. Panitia berharap semangat dan antusiasme peserta tetap terjaga hingga momen puncak 17 Agustus nanti. Bagi mereka, menjadi pengibar Sang Saka Merah Putih bukan sekadar tugas, tetapi sebuah kehormatan dan pengabdian bagi bangsa.




Empat Pelajar Bombana Lolos Seleksi Paskibraka Provinsi Sultra

Bombana, sultranet.com – Empat siswa terbaik resmi terpilih mewakili Kabupaten Bombana untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara. Pengumuman ini menandai berakhirnya rangkaian seleksi Paskibraka tingkat kabupaten yang digelar sejak 14 April dan ditutup pada Kamis, 17 April 2025.

Keempat pelajar tersebut adalah Rayn Samudera dari SMAN 14 Bombana dengan tinggi badan 177,5 cm, Dilan Ramadan dari SMAN 01 Bombana (174 cm), serta dua siswi dari SMAN 03 Bombana, yakni Marsha Desmarani dan Dwi Novianti Elsa yang masing-masing memiliki tinggi 168 cm.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana, dr. Sunandar, MM.Kes, memimpin langsung penutupan seleksi yang berlangsung ketat dan objektif. Rangkaian tes meliputi wawasan kebangsaan, Pancasila, intelegensia umum, parade, PBB, kesamaptaan hingga kepribadian. Ia menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta yang telah mengikuti seluruh tahapan seleksi.

“Saya berharap adik-adik yang terpilih bisa mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk menghadapi seleksi tingkat provinsi. Masih ada waktu hingga awal Mei, gunakan itu untuk latihan dan belajar. Mari kita bawa nama baik Bombana ke tingkat provinsi bahkan nasional,” kata Sunandar saat memberikan motivasi kepada siswa yang terpilih.

Ia juga mengajak seluruh panitia seleksi, khususnya dari unsur TNI dan Polri, untuk turut membimbing para siswa dalam proses pelatihan selanjutnya. Menanggapi hal itu, Sertu Amiruddin Abdul Majdid Way dari Kodim dan Aiptu Prana Dharma dari Polres Bombana menyatakan kesiapannya.

“Insya Allah kami siap melatih adik-adik ini, supaya secara pengetahuan, keterampilan, fisik, dan mental benar-benar siap bersaing dengan peserta dari kabupaten/kota lain,” ujar keduanya.

Dukungan juga datang dari Hj. Suarni, SP., MP selaku Kabid Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa pada Badan Kesbangpol Bombana. Ia menegaskan bahwa keempat siswa tersebut memang layak melaju ke seleksi provinsi karena selama seleksi menunjukkan kemampuan dan semangat luar biasa. Meski begitu, ia mengingatkan pentingnya pembinaan mental.

“Keempat siswa ini punya potensi besar, tapi tetap perlu bimbingan, khususnya dalam kesiapan mental menghadapi seleksi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Selain mengumumkan peserta yang lolos ke tingkat provinsi, Suarni juga menjelaskan bahwa pengumuman resmi untuk kelulusan calon Paskibraka tingkat Kabupaten Bombana masih menunggu hasil penginputan nilai. Total 76 siswa — terdiri dari 47 putra dan 29 putri — akan diumumkan setelah hasil seleksi tingkat provinsi selesai diumumkan.

Kegiatan seleksi tahun ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan cinta tanah air. Melalui Paskibraka, nilai-nilai kedisiplinan, nasionalisme, dan kepemimpinan ditanamkan sejak dini kepada pelajar sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Rangkaian seleksi Paskibraka ini juga menjadi ajang penjaringan talenta muda terbaik daerah, yang nantinya akan tampil di upacara kenegaraan sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara.

Bombana berharap, tahun ini ada wakil yang berhasil lolos hingga tingkat nasional dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.




Seleksi Paskibraka Bombana 2025 Dimulai, 136 Siswa Lolos Administrasi

Bombana, sultranet.com – Seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bombana Tahun 2025 resmi dimulai. Kegiatan pembukaan seleksi dilaksanakan di Aula SMA Negeri 3 Bombana dan dibuka langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, dr. Sunandar, MM.Kes. (14/4)

Kegiatan ini dihadiri oleh para peserta seleksi, kepala sekolah dan guru pendamping SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bombana. Selain itu, tim penilai terdiri dari perwakilan Badan Kesbangpol, TNI, Polri, dan tenaga kesehatan juga turut hadir untuk memastikan seluruh proses berjalan objektif dan profesional.

Dalam sambutannya, dr. Sunandar menegaskan pentingnya transparansi dan integritas dalam proses seleksi. Menurutnya, tahapan seleksi Paskibraka tahun ini telah mengikuti seluruh ketentuan dan regulasi yang berlaku, dengan harapan melahirkan generasi muda terbaik yang akan menjadi bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

“Seleksi ini dimulai dari tahapan administrasi sejak 10 hingga 24 Maret 2025. Dari 235 siswa yang membuat akun Paskibraka, sebanyak 187 siswa mengunggah berkas lengkap. Setelah diverifikasi, 136 siswa dinyatakan lulus seleksi administrasi, sedangkan 51 lainnya tidak memenuhi syarat,” jelas Sunandar.

Dari 136 siswa yang lolos administrasi, terdiri dari 79 peserta putra dan 57 peserta putri. Mereka akan mengikuti serangkaian tahapan seleksi lanjutan, termasuk tes Pancasila dan wawasan kebangsaan yang dimulai langsung usai pembukaan. Proses seleksi lanjutan ini akan berlangsung hingga 18 April 2025.

Seluruh rangkaian seleksi bertujuan untuk menyaring 76 peserta terbaik yang nantinya akan ditetapkan sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Bombana Tahun 2025. Selain itu, panitia juga akan memilih empat peserta terbaik, yakni dua putra dan dua putri, untuk mewakili Bombana ke tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Kami ingin peserta yang tidak hanya kuat secara fisik, tapi juga memiliki jiwa nasionalisme, kepemimpinan, serta mental disiplin yang baik. Mereka harus siap bersaing dengan wakil dari 16 kabupaten dan kota lainnya di tingkat provinsi,” ujar Sunandar yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bombana.

Ia juga berharap pelaksanaan seleksi tahun ini berjalan lebih baik dari sebelumnya. “Ini adalah tahun kedua Badan Kesbangpol menjadi penanggung jawab kegiatan Paskibraka. Semoga dengan pengalaman yang ada, proses tahun ini bisa berjalan lebih baik dan semakin profesional,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Badan Kesbangpol terus mendorong keterlibatan aktif para pemuda dalam kegiatan kebangsaan. Seleksi Paskibraka bukan hanya soal fisik dan baris-berbaris, tapi juga membentuk karakter kepemimpinan dan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda.

Dengan semangat nasionalisme dan sportivitas, diharapkan seluruh peserta mengikuti setiap tahapan seleksi dengan maksimal. Proses ini tidak hanya menjadi ajang seleksi, tetapi juga pengalaman berharga dalam membentuk kepribadian dan wawasan kebangsaan.




Pendaftaran Paskibraka Bombana 2025 Resmi Dibuka, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya

Bombana, sultranet.com – Pendaftaran calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bombana tahun 2025 resmi dibuka mulai Senin, 10 Maret 2025, dan akan berlangsung hingga 24 Maret 2025 mendatang. Kesempatan ini terbuka bagi siswa-siswi terbaik yang ingin menjadi bagian dari tim kehormatan yang bertugas dalam peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat kabupaten maupun nasional.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana, selaku penyelenggara, mengajak seluruh pelajar yang memenuhi syarat untuk segera mendaftar. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Paskibraka di https://paskibraka.bpip.go.id. Para peserta diwajibkan untuk memahami dengan saksama setiap ketentuan dan petunjuk yang tersedia di laman tersebut.

Kepala Badan Kesbangpol Bombana menjelaskan bahwa seleksi tahun ini tetap mengacu pada standar nasional yang ditetapkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Para calon peserta akan melalui berbagai tahapan seleksi ketat, mulai dari administrasi, tes kesehatan, wawancara, hingga uji keterampilan baris-berbaris.

“Kami berharap para peserta mempersiapkan diri dengan baik, baik dari segi fisik maupun mental. Ini adalah kesempatan emas bagi putra-putri terbaik Bombana untuk menunjukkan dedikasi dan nasionalisme melalui Paskibraka,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Paskibraka bukan sekadar tentang baris-berbaris, tetapi juga tentang membentuk karakter kepemimpinan dan disiplin yang tinggi. Para peserta yang lolos seleksi nantinya akan mendapatkan pembinaan khusus dan pelatihan intensif sebelum menjalankan tugas pada upacara peringatan 17 Agustus 2025.

Tahun 2025 merupakan tahun kedua di mana Badan Kesbangpol Kabupaten Bombana mengelola pelaksanaan seleksi Paskibraka. Dengan sistem seleksi yang semakin ketat dan transparan, diharapkan para peserta yang terpilih benar-benar memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Bagi yang ingin mendaftar, beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain:

  • Berstatus sebagai pelajar SMA/sederajat di Kabupaten Bombana
  • Berusia maksimal 18 tahun pada saat seleksi
  • Memiliki tinggi badan minimal 165 cm untuk putra dan 160 cm untuk putri
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Tidak memiliki riwayat penyakit kronis
  • Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi dan pelatihan

Pendaftaran dan pengunggahan berkas dapat dilakukan secara mandiri melalui laman resmi BPIP. Jika terdapat kendala atau pertanyaan lebih lanjut, peserta dapat menghubungi panitia seleksi yang informasinya tersedia di situs resmi Kesbangpol atau melalui sekolah masing-masing.

Dengan dibukanya pendaftaran ini, diharapkan akan lahir generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme tinggi serta siap mengemban tugas sebagai simbol kehormatan bangsa. Jangan lewatkan kesempatan ini dan segera daftarkan diri sebelum batas waktu yang ditentukan!




Kesbangpol Bombana Gelar Sosialisasi Pendaftaran Paskibraka di Pulau Kabaena

BOMBANA, sultranet.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana melalui Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa menggelar sosialisasi pendaftaran Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di sejumlah SMA/SMK/MA di Pulau Kabaena. Kegiatan ini berlangsung pada 24 hingga 27 Februari 2025 dengan tujuan menyebarluaskan informasi pendaftaran kepada seluruh siswa kelas 10 di Kabupaten Bombana.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bombana, dr. Sunandar, MM. Kes, menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memastikan kesempatan yang sama bagi seluruh siswa yang memenuhi syarat dan memiliki jiwa nasionalisme tinggi untuk bergabung dengan Paskibraka. “Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa yang memenuhi syarat dan memiliki semangat nasionalisme dapat berkesempatan untuk bergabung dengan Paskibraka dan mengibarkan bendera pada perayaan kemerdekaan RI tahun 2025,” ujarnya. Saat ini, Sunandar juga menjabat sebagai Pelaksana Harian Sekda Kabupaten Bombana.

Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh para pelajar, kepala sekolah, dan staf pengajar. Para peserta diberikan informasi lengkap mengenai persyaratan pendaftaran, tahapan seleksi, serta peran strategis Paskibraka dalam peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Pendaftaran seleksi dapat diakses secara daring melalui laman https://paskibraka.bpip.go.id.

Nursia Sinaga, Admin Transparansi Paskibraka Kabupaten Bombana, menjelaskan mekanisme pendaftaran dan pengunggahan dokumen secara digital. “Adik-adik yang ingin mendaftar Paskibraka silakan mengakses website resmi. Semua dokumen persyaratan tersedia di sana, bisa diunduh dan diisi, kemudian diunggah melalui akun masing-masing siswa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nursia menjelaskan persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon Paskibraka. Beberapa di antaranya adalah:

  • Warga Negara Indonesia,
  • Pelajar kelas X dengan usia minimal 16 tahun dan maksimal 18 tahun pada 17 Agustus 2025,
  • Memiliki izin tertulis dari kepala sekolah serta persetujuan orang tua/wali,
  • Memenuhi standar nilai akademik minimal baik,
  • Sehat jasmani dan rohani,
  • Tinggi badan minimal 170 cm dan maksimal 180 cm untuk putra, serta minimal 165 cm dan maksimal 175 cm untuk putri.

Namun, mengingat kondisi fisik pelajar di Kabupaten Bombana, tinggi badan minimal diturunkan menjadi 165 cm untuk putra dan 160 cm untuk putri, setelah mendapat persetujuan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP-RI).

Sosialisasi ini disambut positif oleh para siswa dan pihak sekolah. Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Kesbangpol Bombana, Hj. Suarni, SP. MP, menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam seleksi Paskibraka. “Kami ingin anak-anak Bombana memiliki semangat patriotisme yang tinggi dan kesempatan yang sama untuk menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka,” katanya.

Seleksi berkas pendaftaran Paskibraka tingkat Kabupaten Bombana dijadwalkan dibuka pada Maret 2025. Informasi lebih lanjut akan disebarluaskan melalui grup Bimbingan Paskibraka Kabupaten Bombana, baliho di sekolah-sekolah, serta media sosial.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak siswa di Pulau Kabaena yang memahami prosedur pendaftaran dan dapat berpartisipasi dalam seleksi. Kesbangpol Bombana optimistis bahwa dengan dedikasi tinggi, generasi muda daerah ini mampu mengharumkan nama Wonua Bombana di tingkat yang lebih tinggi melalui kiprah mereka sebagai Paskibraka.