Karang Taruna Rakadua Gelar Pawai Obor, Semarakkan Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H

Bombana, sultranet.com — Ratusan warga Desa Rakadua, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana, tumpah ruah mengikuti pawai obor yang digelar Karang Taruna setempat dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Kegiatan ini menjadi simbol suka cita dan kebersamaan masyarakat dalam menyambut hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan selama sebulan penuh, Jum’at malam (20/3/2026).

Pawai obor yang melibatkan sekitar 300 peserta ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para peserta, didominasi anak muda dan remaja, berjalan beriringan sambil membawa obor berbahan bambu yang menyala, menciptakan suasana hangat dan religius di sepanjang rute yang dilalui.

Kegiatan takbiran keliling ini tidak hanya menjadi ajang tradisi tahunan, tetapi juga ruang mempererat kebersamaan antarwarga. Suara takbir yang dikumandangkan sepanjang perjalanan menambah kekhidmatan suasana, sekaligus menghidupkan nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat desa.

Pawai obor tersebut melintasi empat dusun di Desa Rakadua, yakni Dusun Uttange, Dusun Ewolangka, Dusun Gambere, dan Dusun Pusuute. Sepanjang rute, warga yang tidak ikut serta tampak turut menyaksikan dan memberikan dukungan, menambah semarak kegiatan malam itu.

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, jajaran Polsek Poleang Barat turut hadir melakukan pengamanan sekaligus memberikan arahan kepada para peserta. Petugas mengimbau agar seluruh peserta mengutamakan keselamatan selama pawai berlangsung, mengingat penggunaan api terbuka dari obor yang dibawa.

Kebersamaan pemuda Karang Taruna Desa Rakadua usai pawai obor menyambut Idul Fitri 1447 H, mencerminkan semangat solidaritas dan kebahagiaan dalam merayakan malam kemenangan.
Kebersamaan pemuda Karang Taruna Desa Rakadua usai pawai obor menyambut Idul Fitri 1447 H, mencerminkan semangat solidaritas dan kebahagiaan dalam merayakan malam kemenangan.

Salah satu penggagas kegiatan, Wiranto, mengungkapkan apresiasinya terhadap partisipasi aktif para pemuda Desa Rakadua dalam kegiatan tersebut. Ia menilai semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kegiatan positif masih terjaga dengan baik di kalangan generasi muda.

“Saya mewakili rekan-rekan Karang Taruna sangat mengapresiasi para anak-anak muda Desa Rakadua yang masih respect dengan kegiatan-kegiatan positif. Harapan saya terhadap anak-anak muda, termasuk mahasiswa, mari bersama-sama menanamkan pemikiran yang positif,” ujar Wiranto.

Ia juga berharap pawai obor dapat terus menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda di desa.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa tradisi lokal yang sarat nilai religius dan sosial masih hidup dan terus dilestarikan oleh masyarakat. Di tengah perkembangan zaman, semangat gotong royong dan kebersamaan yang ditunjukkan dalam pawai obor ini menjadi cerminan kuatnya identitas sosial masyarakat Desa Rakadua.

Dengan suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan, pawai obor Karang Taruna Desa Rakadua berhasil menghadirkan malam takbiran yang tidak hanya meriah, tetapi juga bermakna bagi seluruh warga yang terlibat.

Pewarta: ZULL




Pawai Obor Ratusan Pemuda Lakomea Dikawal Polisi

Sultranet.com, Bombana – Ratusan pemuda Desa Lakomea, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, menggelar pawai obor dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri, Minggu (30/3/2025) malam. Kegiatan ini berlangsung dengan pengamanan ketat dari personel Polsek Rarowatu guna memastikan keamanan dan kelancaran acara.

Anggota Polsek Rarowatu, Bripka Kasmiadin, mengatakan bahwa pihaknya telah menurunkan sejumlah personel untuk mengawal pawai tersebut. “Kami menerjunkan personel guna memastikan jalannya kegiatan ini tetap aman dan kondusif. Pawai obor merupakan tradisi masyarakat dalam menyambut Idulfitri, sehingga kami hadir untuk menjaga agar kegiatan ini berjalan lancar,” ujarnya.

Pawai obor dimulai dari halaman masjid desa dan bergerak menyusuri jalan utama Lakomea. Para peserta, yang mayoritas adalah pemuda, tampak antusias membawa obor sambil mengumandangkan takbir. Kehadiran aparat kepolisian memberi rasa aman bagi peserta dan masyarakat sekitar yang turut menyaksikan.

Bripka Kasmiadin menambahkan, pihaknya juga mengimbau kepada peserta agar tetap menjaga ketertiban selama pawai berlangsung. “Kami mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, tidak menyalakan petasan, dan tetap mengikuti arahan panitia. Alhamdulillah, hingga akhir kegiatan, semuanya berlangsung dengan aman,” katanya.

Salah satu peserta pawai, mengungkapkan rasa syukurnya atas pengamanan yang diberikan oleh kepolisian. “Kami merasa nyaman dengan adanya pengamanan dari Polsek Rarowatu. Ini menunjukkan bahwa polisi selalu hadir untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kekompakan para pemuda dalam melestarikan tradisi menyambut Lebaran. “Kegiatan ini menghidupkan kembali suasana kampung menjelang Idulfitri. Dengan adanya pengamanan dari kepolisian, kami merasa lebih tenang,” katanya.

Pawai obor ini menjadi bagian dari tradisi di Desa Lakomea. Selain sebagai bentuk suka cita menyambut Idulfitri, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antarpemuda dan masyarakat desa. Kehadiran polisi dalam pengamanan kegiatan menunjukkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan hari besar Islam.

Pewarta : Idris Hayang