Dilantik jadi Ketua Dekranasda, Hj. Andi Nurhayani Nur Rahman Jadi Harapan Baru Pengrajin Kolaka Utara

Kendari, sultranet.com – Dra. Hj. Andi Nurhayani Nur Rahman resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kolaka Utara periode 2025-2030 setelah dilantik oleh Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Arinta Nila Hapsari. Pelantikan ini berlangsung di Aula Merah Putih, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, bersamaan dengan pelantikan Ketua Dekranasda dari 16 kabupaten/kota lainnya se-Sulawesi Tenggara. Pada kesempatan tersebut, Hj. Andi Nurhayani didampingi oleh istri Wakil Bupati Kolaka Utara, Hj. Hatija Jumardin. Rabu (12/3/2025)

Dalam sambutannya, Arinta Nila Hapsari menegaskan pentingnya peran Dekranasda dalam membangun industri kerajinan daerah yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi pengrajin dan ekonomi masyarakat. Ia berharap para Ketua Dekranasda yang baru dilantik dapat menghadirkan program inovatif yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.

“Dekranasda harus menjadi wadah pemberdayaan bagi para pengrajin daerah. Tidak cukup hanya mempromosikan produk, tetapi juga mendampingi mereka agar mampu bersaing di pasar nasional dan internasional,” ujar Arinta Nila Hapsari.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kolaka Utara, Hj. Andi Nurhayani Nur Rahman menegaskan komitmennya untuk mengembangkan industri kerajinan khas Kolaka Utara dan meningkatkan kesejahteraan para pengrajin. Ia menyadari bahwa sektor kerajinan memiliki potensi besar dalam mendukung ekonomi masyarakat, sehingga perlu inovasi dan sinergi yang kuat dengan berbagai pihak.

“Saya siap mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Dekranasda Kolaka Utara akan berupaya menggali dan mengembangkan potensi kerajinan lokal agar lebih inovatif dan memiliki daya saing tinggi. Kami ingin produk kerajinan Kolaka Utara tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga hingga di tingkat nasional,” kata Istri Orang Nomor 1 di Kolaka Utara itu.

Pelantikan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se Sulawesi Tenggara
Pelantikan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se Sulawesi Tenggara

Istri Bupati Kolaka Utara Drs. H. Nurrahman Umar, MH itu mengajak seluruh pengrajin dan pelaku UMKM di Kolaka Utara untuk terus berinovasi dalam menghasilkan produk berkualitas tinggi yang memiliki nilai tambah di pasaran. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Dekranasda, dan para pelaku usaha sangat diperlukan untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis kerajinan.

“Kami akan memberikan pendampingan dan pelatihan bagi para pengrajin, termasuk memperluas akses pemasaran melalui teknologi digital. Harapannya, kerajinan khas Kolaka Utara dapat menjadi produk unggulan yang diminati di berbagai daerah dan mampu bersaing di pasar global,” tegasnya.

Acara pelantikan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Dengan kepemimpinan baru, Dekranasda Kolaka Utara diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan industri kerajinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kreatif.




Dilantik Ketua Dekranasda Bombana, Hj. Fatmawati Burhanuddin Dorong Inovasi Kerajinan Lokal

Kendari, sultranet.com – Hj. Fatmawati Kasim Marewa Burhanuddin, S.Sos, resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bombana periode 2025-2030 setelah dilantik oleh Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Arinta Nila Hapsari. Rabu (12/3/2025)

Pelantikan ini berlangsung di Aula Merah Putih, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, bersamaan dengan pelantikan Ketua Dekranasda dari 16 kabupaten/kota lainnya se-Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya, Arinta Nila Hapsari menekankan pentingnya peran Dekranasda dalam memajukan industri kerajinan di daerah masing-masing.

Ia menegaskan bahwa program Dekranasda tidak boleh hanya bersifat seremonial, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi pengrajin dan ekonomi masyarakat.

“Saya berharap para Ketua Dekranasda kabupaten/kota dapat menghadirkan program inovatif yang mampu mengangkat potensi kerajinan daerah. Jangan hanya seremonial, tapi harus nyata berdampak bagi pengrajin dan ekonomi masyarakat,” ujar Arinta.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Bombana yang baru dilantik, Fatmawati Burhanuddin menegaskan komitmennya untuk mendorong inovasi dalam produk kerajinan lokal agar lebih bernilai tinggi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Menurutnya, peran Dekranasda harus menjadi motor penggerak industri kreatif di Bombana.

“Saya siap mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Dekranasda Bombana akan berupaya mendorong produk kerajinan lokal agar lebih inovatif, memiliki daya saing tinggi, dan mampu menjadi kebanggaan daerah. Kita akan menggali potensi yang ada dan mengangkat produk unggulan Bombana ke tingkat yang lebih luas,” kata Fatmawati.

Fatmawati juga mengajak seluruh pengrajin dan pelaku UMKM di Bombana untuk terus berkarya dan berinovasi dalam menghasilkan produk berkualitas yang memiliki daya saing tinggi.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan para pelaku industri kreatif dapat semakin ditingkatkan guna memperkuat ekonomi berbasis kerajinan.

Acara pelantikan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Dengan kepemimpinan baru, Dekranasda Bombana diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri kerajinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kreatif.