Pemkab Konut Matangkan Persiapan “My Trip Labengki” Agenda Bulan PRB Nasional 2023

Konawe Utara, SultraNET. | Untuk mensukseskan pelaksanaan Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Nasional tahun 2023 yang dipusatkan di Provinsi Sulawesi Tenggara,  Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) mematangkan persiapan sebagai tuan rumah untuk menyambut kedatangan para tamu yang akan melakukan kunjungan wisata “My Trip PRB” di Pulau Labengki sebagai salah satu rangkaian Peringatan Hari PRB Nasional 2023.

Sebagaimana diketahui, Bulan PRB bakal berlangsung mulai tanggal 10 Oktober sampai dengan 15 Oktober 2023 bertempat di area Ex MTQ Kota Kendari, dimana sesuai jadwal pada tanggal 14 Oktober sampai 15 Oktober 2023 rombongan Pemerintah Pusat dari Kementerian, BNPB dan Pemerintah Provinsi akan melakukan My Trip PRB di Pulau Labengki.

Untuk memastikan seluruh agenda My Trip PRB di Pulau Labengki berjalan sesuai rencana, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menggelar rapat terpadu yang dipimpin Wakil Bupati Konut, Abu Haera, Sekda Konut, Kasim Pagala, bersama jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Polres Konut, Kodim 1430 Konut, Basarnas Konut dan pimpinan serta anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB) Konut, bertempat di Aula Lantai 2 Kantor Bupati Konut. Selasa (3/10/2023)

Wakil Bupati Konut, Abu Haera menjelaskan dengan ditunjuknya Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi tuan rumah Bulan PRB Nasional 2023 yang akan di hadiri seluruh pejabat Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah se-Indonesia dan salah satu agendanya adalah mengunjungi Pulau Labengki di Kabupaten Konawe Utara menjadi tantangan tersendiri sehingga perlu dilakukan berbagai persiapan.

“Kita selaraskan langkah dan gerakan kita untuk sukseskan Bulan PRB ini, termasuk di Pulau Labengki sebagaimana yang diamanahkan Bapak Bupati,” ujar Wakil Bupati Konut, Abu Haera

Ia berharap agar seluruh perangkat daerah dapat berperan aktif sesuai tupoksinya untuk bekerja sama mendukug penuh pelaksanaan bulan PRB. Ia menyebut kegiatan pada Bulan PRB yaitu dilakukan kampanye, edukasi, dan penyadaran pentingnya meminimalkan jumlah korban dan kerusakan dampak bencana.

“Ini tanggung jawab kita bersama. Saya minta bangun koordinasi dan kerjasama dengan baik. Koordinasikan semua. Atur program karena ini program nasional. Ini salah satu tanggung jawab untuk kita sukseskan,” tegasnya

Dikesempatan itu Sekda Konut, Kasim Pagala, yang juga berperan sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konut menginstruksikan kepada peserta agar persiapan pelaksanaan kegiatan My Trip Bulan PRB di Pulau Labengki dapat dituntaskan sebelum acara berlangsung.

Kesiapan yang dimaksudkan Kasim Pagala adalah mulai persiapan armada pemberangkatan para tamu di Pulau Labengki, Pelabuhan, kegiatan air bersih, tempat penginapan, pelayanan kesehatan, penyambutan para tamu, pengadaan souvenir, juru bicara tamu dan lainnya yang menjadi fasilitas pendukung acara.

Dari data yang diterima sebanyak 848 orang tamu dari Pemerintah Pusat dan Provinsi akan berkunjung di Pulau Labengki. Sehingga, diharapkan kesiapan tempat dan sarana prasarana pendukung dapat dimaksimalkan.

“Saya ingatkan, tidak ada alasan OPD keluar kota, perjalanan dinas dan lainnya. Kita harus stay maksimalkan dan sukseskan acara Bulan PRB Nasional ini. Semua speed boat yang ada agar di kumpulkan di satu titik, termasuk kapal jolor. Juga siagakan genset untuk penanggulangan listrik. Kebanggaan untuk kita di Konawe Utara, menjadi promosi daerah dan wisata,” bebernya.

Untuk diketahui Pengurangan risiko bencana (PRB) adalah bagian dari penyelenggaraan penanggulangan bencana dalam keadaan tidak terjadi bencana. PRB dilakukan untuk mengurangi dampak buruk yang mungkin timbul, terutama dilakukan dalam situasi sedang tidak terjadi bencana. (Adv)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

https://www.sultranet.com/komitmen-pt-tonia-mitra-sejahtera-layani-warga-pulau-kabaena-siapkan-ambulans-laut-gratis/

 

.




Bupati Ruksamin Sambut 150 Mahasiswa Poltekes Kemenkes PKK II di Konut

Konawe Utara, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) menerima Mahasiswa Prodi D-III Kebidanan Poltekes Kemenkes Kendari dalam rangka pelaksanaan Praktek Klinik Kebidanan (PKK) II, bertempat di Aula Anawai Ngguluri Kantor Bupati Konawe Utara Senin. (02/10/2023)

Bupati Konut, Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, saat menyampaikan sambutan mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa yang akan melaksanakan PKK II di Bumi Oheo. Bupati dua periode itu berpesan kepada para Mahasiswa untuk melaksanakan PKK dengan baik dan penuh dedikasi tinggi dan agar terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara siap berkolaborasi dengan adik-adik sekalian,” tegas H.Ruksamin

Ia menyebut data Ibu Hamil yang ada wilayah itu, dari yang usia kandungan 0 bulan sampai yang akan melahirkan besok sudah dimiliki Pemerintah Kabupaten, begitu pula data bayi dan balita semua tersedia sehingga data itu dapat menjadi rujukan bagi Mahasiswa PKK dalam memberikan pelayanan.

“Untuk itu, diakhir pelaksanaan PKK II ini, saya minta laporan dari adik-adik sekalian tentang capaian selama turun langsung ke Masyarakat.” jelasnya

Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng,
Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng,

Selaku Bupati ia juga menyadari sepenuhnya tentang peran penting Bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan, yang mana peran Bidan tidak akan tergerus oleh perkembangangan zaman. Dalam era digitalisasi seperti saat ini, peran bidan dalam meberikan pelayanan kesehatan tidak akan pernah tergantikan.

Tidak mungkin bayi yang akan lahir bisa di download. Untuk itu, adik-adik yang hari ini memilih untuk menjadi bidan, lakukan tugas mulia anda semua dengan penuh ketulusan dan keikhlasan, bekali diri anda dengan ilmu agama, karena sesayang apapun orang tua kepada bayinya, adik-adik sekalian lah yang akan menyentuh untuk pertama kali saat bayi tersebut lahir ke dunia.” tandasnya

Sebagai bentuk dukungan kepada para Mahasiswa Kebidanan Poltekes Kemenkes kendari, H. Ruksamin selaku Bupati Konawe Utara juga menyiapkan bantuan konsumsi di Rumah Sakit dan tiap-tiap Puskesmas yang akan menjadi lokasi Praktek Kerja Kebidanan (PKK).

Dalam sambutannya, Wakil Direktur Poltekes Kemenkes kendari mengaku bahwa pihaknya sudah dua kali menyambangi Konawe Utara sebagai lokasi praktek bagi Mahasiswanya, yang mana kali ini akan turun langsung di Rumah Sakit dan Puskesmas untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan tujuan dilaksanakannya PKK II di Konawe Utara adalah sebagai sarana dalam menginplementasikan interprofesionalisme education agar menjadi interprofesionalisme collaboration, yang mana mahasiswa di tuntut untuk dapat berkolaborasi dalam penyelesaian masalah kesehatan yang ada di lapangan, seperti kesehatan ibu hamil, ibu bersalin, ibu dalam masa nifas, bayi, seta balita.

Kepada mahasiswa yang akan melaksanakan PKK II ia berpesan untuk menjaga dan menghormati adat istiadat dan budaya yang ada di Konawe Utara, serta memegang teguh falsafah lokal dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat.

“Inae Konasara, Iepinesara, Siapa yang menjunjung tinggi adat istiadat dia akan dihargai dan Inae Liasara Iepenekasara yaitu siapa yang melanggar adat dia akan disiksa atau dihukum,” ujarnya.

Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, saat menyambut langsung Mahasiswa PKK II di Konut
Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, saat menyambut langsung Mahasiswa PKK II di Konut

Taklupa ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Konawe Utara khususnya kepada Bupati H. Ruksamin yang telah memberikan penyambutan terbaik, yang mana pihaknya belum pernah dapatkan saat melaksanakan PKK maupun KKN di Kabupaten lainnya.

Kegiatan dihadiri langsung Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, jajaran Forkopimda, para asisten atau staf ahli, para Kepala OPD, serta Kepala Puskesmas se Konawe Utara dan dari pihak Poltekes Kemenkes Kendari dihadiri oleh Wakil Direktur, Ketua Jurusan, para Dosen Pembimbing serta 150 Mahasiswa yang akan melaksanakan PKK II di Konawe Utara. (S)

 

 

 

 

 

 

 

 




DPRD Kolaka Utara Setujui 4 Raperda

Lasusua, SultraNET. | Pada rapat paripurna yang diselenggarakan hari ini Rabu (27/9/2023), anggota DPRD Kabupaten Kolaka Utara membacakan dan memberikan pendapat akhir terkait beberapa aspek yang termuat dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023, Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Tampanama Kabupaten Kolaka Utara; Pengelolaan Keuangan Daerah; Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh.

Pandangan fraksi dibacakan  oleh anggota DPRD Kolaka Utara Oleh H.Baharuddin dari fraksi Partai Demokrat menyatakan bahwa Fraksi Demokrat menekankan pentingnya memastikan setiap rupiah yang digunakan dari APBD perubahan Tahun Anggaran 2023 memberikan manfaat ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kolaka Utara, dan memprioritaskan kebutuhan masyarakat. Demokrat mengingatkan perluasan prioritas program untuk memenuhi aspirasi masyarakat

“Fraksi Demokrat menekankan pentingnya Peraturan Daerah (Perda) PDAM Patampanua di Kabupaten Kolaka Utara untuk mengatur tata kelola perusahaan secara transparan, akuntabel, dan profesional. Selain itu, pemerintah daerah diharapkan menetapkan biaya atau tarif yang terjangkau bagi masyarakat kurang mampu, serta mempersiapkan sumber daya manusia yang mumpuni dalam mengelola perusahaan,”Katanya.

Sementara Fraksi Persatuan Pembangunan  menyoroti prioritas program yang harus mengutamakan kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat, peningkatan PAD, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur. Mereka juga mengingatkan untuk memperhatikan pengelolaan PDAM agar meningkatkan PAD dan kualitas pelayanan air.

Fraksi Bulan Bintang  mengapresiasi Ranperda Perubahan APBD 2023 sebagai pemacu pembangunan dan berharap implementasinya dapat membawa manfaat bagi masyarakat. Mereka menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam membahas Ranperda ini.

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini mendorong penggunaan alokasi anggaran dengan cermat dan memaksimalkan manfaatnya untuk mendukung perekonomian masyarakat. Mereka juga meminta perhatian terhadap anggaran kecamatan dan kelurahan.

Fraksi Karya Indonesia Raya menekankan penanganan isu sosial terkait PKH, peningkatan pelayanan PDAM, dan responsif terhadap permintaan masyarakat yang disampaikan melalui proposal.

Fraksi PDI Perjuanganini berterima kasih kepada OPD atas kerjasamanya dalam pembahasan dan berharap target PAD dapat tercapai. Mereka juga mendorong pelaksanaan kegiatan sesuai dengan batas waktu.

Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD 2023, Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Tampanama Kolaka Utara, Pengelolaan Keuangan Daerah, dan Pencegahan serta Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh telah melalui pembahasan dan harmonisasi. DPRD Kolaka Utara menyepakati untuk menetapkan peraturan daerah ini, dengan harapan dapat membawa manfaat dan kemajuan bagi masyarakat Kolaka Utara. Semoga implementasi peraturan ini berjalan efektif untuk kesejahteraan masyarakat. (BeritaKolutKab)