Bupati Bombana Buka Puasa Bersama Warga Bajo di Poleang

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa bersama masyarakat Bajo di Kecamatan Poleang, Senin (10/3/2025). Acara ini turut dihadiri oleh Plh. Sekretaris Daerah Bombana, Camat, Lurah, Kepala Desa, tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Burhanuddin menyampaikan pentingnya kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam momentum Ramadan yang penuh berkah. Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki kewajiban untuk melayani dan mendengarkan aspirasi masyarakat, bukan sebaliknya.

“Kita sekarang harus berubah. Jangan masyarakat yang takut sama pemerintah, harusnya pemerintah yang takut sama masyarakat. Para camat, lurah, kepala desa, dan staf, sudah saatnya kita berubah. Kita harus memberikan yang terbaik bagi masyarakat kita. Mudah-mudahan Allah SWT bisa melindungi kita,” ujar Bupati Burhanuddin.

Selain itu, ia juga menekankan komitmennya untuk menepati janji politik, termasuk menjadikan Kelurahan Boepinang sebagai kota baru di Bombana. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat agar dapat berjalan optimal.

“Mari kita jaga kebersamaan dan bekerja sama untuk membangun daerah kita. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan Bombana yang lebih baik,” tambahnya.

Suasana kebersamaan semakin terasa dengan kehadiran Ketua TP PKK Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, yang turut berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Buka puasa bersama ini menjadi momen untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Para tamu undangan dan warga berbuka puasa dengan hidangan sederhana yang disiapkan oleh panitia. Suasana penuh keakraban terlihat saat Bupati, jajaran pemerintah daerah, dan masyarakat berbincang santai membahas berbagai persoalan dan harapan untuk kemajuan daerah.

Selain sebagai ajang silaturahmi, acara ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada pemerintah. Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama di Kecamatan Poleang.

“Setiap masukan dan harapan dari masyarakat akan menjadi perhatian kami dalam menyusun kebijakan pembangunan. Semua yang kami lakukan bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat Bombana,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Bombana berharap dapat mempererat hubungan dengan masyarakat serta meningkatkan partisipasi aktif warga dalam pembangunan daerah. Silaturahmi seperti ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Bombana yang lebih maju dan sejahtera.




Sultra Dorong Penguatan Satu Data Lewat Pembinaan Statistik Sektoral

Kendari, SultraNet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus mendorong penguatan implementasi program Satu Data Indonesia (SDI) melalui kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral Tahun 2025 yang digelar di Aula Utama Lantai 4 Kantor BPS Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini dibuka secara virtual oleh Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, M. Ling, melalui Zoom Meeting, Rabu, 20 Maret 2025.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Hugua menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sultra yang selama ini telah bekerja keras mengintegrasikan data dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke dalam satu sistem yang lebih terukur dan akurat.

“Saya berharap dengan sinergi ini, data sektoral kita semakin berkualitas. Dalam 100 hari pertama Quick Win ASR-Hugua, kita harus mulai membangun dasar-dasar penting untuk sistem satu data ini. Paling tidak, pada akhir 2025 nanti, peringkat Sulawesi Tenggara yang saat ini berada di posisi keenam bisa meningkat ke level yang lebih baik,” ujar Hugua.

Ia menekankan pentingnya penyediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan. Wakil Gubernur juga menyoroti pentingnya peningkatan indeks pembangunan strategis daerah yang salah satunya ditentukan oleh kualitas data sektoral.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendukung Evaluasi Penyelenggaraan Sistem Statistik (EPSS) di tingkat daerah, serta menegaskan komitmen Pemprov Sultra terhadap keterbukaan data publik sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden tentang Satu Data Indonesia dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Kepala Dinas Kominfo Sultra, Dr. M. Ridwan Badallah, S.Pd., M.M., turut memberikan pernyataan penting dalam kegiatan tersebut. Ia mengatakan, pelaksanaan pembinaan statistik sektoral merupakan bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan nilai evaluasi statistik Sultra, yang tahun lalu berada pada angka 2,9.

“Implementasi Perpres Satu Data Indonesia di Sultra hingga saat ini masih belum maksimal. Oleh karena itu, saya berharap OPD, walidata, dan sekretariat forum dapat bekerja sama dalam membangun data sektoral yang lebih baik. Satu Data menjadi salah satu program 100 hari Gubernur dan Wakil Gubernur, yang harus menjadi penguat bagi kita semua untuk bekerja lebih optimal,” ujar Ridwan.

Ia menambahkan, keberhasilan pengelolaan data sektoral tidak hanya berdampak pada kinerja pemerintah, tetapi juga pada kepercayaan publik terhadap informasi yang disampaikan pemerintah daerah. Menurutnya, data yang terbuka dan dapat diakses masyarakat menjadi syarat mutlak dalam menciptakan transparansi dan akuntabilitas.

“Undang-Undang Keterbukaan Informasi mewajibkan setiap badan publik untuk menyediakan data yang dapat diakses masyarakat. Ini bukan hanya soal regulasi, tetapi juga soal tanggung jawab moral kita kepada publik,” ujarnya.

Pembinaan Statistik Sektoral ini diikuti oleh perwakilan dari 18 OPD yang menjadi sasaran pembinaan, di antaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, hingga Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara. Seluruh peserta diharapkan dapat mengimplementasikan prinsip-prinsip SDI di unit kerja masing-masing secara berkelanjutan.

Kolaborasi antara BPS, Diskominfo, dan Bappeda dianggap sebagai tulang punggung penguatan tata kelola data sektoral daerah. Dengan adanya dukungan lintas lembaga ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menargetkan peningkatan kualitas dan keterpaduan data guna mewujudkan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Pembukaan resmi kegiatan dilakukan oleh Wakil Gubernur Hugua melalui sambungan Zoom Meeting. Ia mengungkapkan harapannya agar sinergi antara lembaga yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan dan memberi manfaat besar bagi pembangunan daerah serta pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.

Dengan semangat membangun data yang kredibel dan terintegrasi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen menjadikan SDI sebagai pilar utama dalam menciptakan kebijakan yang berbasis data dan mampu menjawab tantangan pembangunan secara tepat dan cepat.




Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Utara Paparkan Visi-Misi di Rapat Paripurna DPRD

Kolaka Utara, sultranet.com – Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH., dan Wakil Bupati H. Jumarding, SE., menyampaikan visi-misi pembangunan daerah dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kolaka Utara yang digelar di Gedung DPRD, Selasa (4/3/2025).

Agenda ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kolaka Utara, Fitra Yudi, dan dihadiri unsur Forkopimda, OPD, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam pidatonya, Bupati Kolaka Utara menegaskan bahwa visi pemerintahan periode 2025-2030 adalah Kolaka Utara sebagai Daerah yang Madani, Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan.

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia merinci tujuh misi strategis yang menjadi pijakan utama pembangunan lima tahun ke depan.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membangun tata kelola pemerintahan yang baik, serta menghadirkan infrastruktur yang merata dan berkualitas,” ujar Nur Rahman Umar

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan nilai tambah produk berbasis sumber daya alam, penguatan sektor pertanian dalam arti luas, pembangunan berwawasan lingkungan, serta penguatan semangat keberagaman dalam pembangunan.

Selain memaparkan arah pembangunan jangka panjang, Bupati juga menguraikan program prioritas dalam 100 hari pertama kepemimpinannya.

Beberapa program yang akan segera dijalankan antara lain Safari Ramadan dan buka puasa bersama di 15 kecamatan sebagai bentuk rekonsiliasi dan silaturahmi dengan masyarakat.

Selanjutnya Penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kolaka Utara 2025-2030.

Penataan dan pembinaan birokrasi guna meningkatkan kinerja pemerintahan.

Program pembersihan Kota Lasusua dalam rangka persiapan penilaian Adipura.

Pendataan dan distribusi makanan bergizi gratis untuk masyarakat.

Optimalisasi penerangan lampu jalan dalam kota untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga.

Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, menambahkan bahwa seluruh program yang dirancang tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan ini memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Kolaka Utara,” katanya.

Dukungan terhadap visi-misi yang disampaikan juga datang dari berbagai pihak.

Kepala Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara, Syahlan Launu, SH., menilai program yang dipaparkan menunjukkan keberpihakan pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat.

“Bupati dan Wakil Bupati telah menyusun program yang realistis dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ini adalah langkah positif untuk mewujudkan Kolaka Utara yang lebih maju,” ujarnya.

Foto bersama usai Paripurna DPRD
Foto bersama usai Paripurna DPRD

Syahlan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat agar program yang telah dirancang dapat berjalan dengan maksimal.

“Kami berharap semua pihak dapat bersinergi untuk mendukung kebijakan pembangunan yang telah dirancang,” tambahnya.

Dengan penyampaian visi-misi ini, Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam membangun daerah.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaka Utara hanya bisa maju jika kita semua bergandengan tangan untuk mewujudkan cita-cita bersama,” tutup Nur Rahman Umar.




Kolaka Utara Gelar Rapat Paripurna Visi-Misi 2025-2030

Kolaka Utara, sultranet.com – Selasa (4/3/2025) – DPRD Kabupaten Kolaka Utara menggelar rapat paripurna untuk menyampaikan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Utara periode 2025-2030. Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kolaka Utara, Fitra Yudi, dan dihadiri oleh Wakil Ketua Muhammad Syair dan Agusdin, serta pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan unsur Forkopimda ini menjadi momentum penting pasca pemilu untuk menyatukan seluruh elemen masyarakat. Hadir pula Bupati Drs. H. Nurrahman Umar, MH dan Wakil Bupati H. Jumarding, SE yang langsung menggarisbawahi prioritas pembangunan daerah.

Rapat tersebut membahas berbagai agenda strategis guna mewujudkan Kolaka Utara yang madani, berdaya saing, dan berkelanjutan. Dalam pidatonya, Bupati Nurrahman Umar mengemukakan bahwa visi pembangunan daerah berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan layanan pendidikan dan kesehatan, peningkatan kualitas tenaga pendidik dan medis, serta dorongan peningkatan keterampilan tenaga kerja. Selain itu, pembangunan infrastruktur merata dan berkualitas, seperti pembangunan bandara, optimalisasi penerangan jalan, serta peningkatan fasilitas umum, juga menjadi sorotan utama.

Lebih jauh, Bupati menekankan pentingnya revitalisasi dan penguatan sektor pertanian serta ekonomi lokal. “Kami akan mendorong penyediaan pupuk bersubsidi dan penerapan teknologi pertanian presisi, didukung oleh digitalisasi sektor pertanian untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan industri berbasis sumber daya lokal,” paparnya. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan sinergi antara sektor hulu dan hilir, sehingga tercipta stabilitas ekonomi dan daya saing yang lebih tinggi.

Dalam rapat paripurna tersebut, Bupati juga memperkenalkan program kerja 100 hari pertama, yang mencakup rangkaian kegiatan seperti safari Ramadan sebagai wujud rekonsiliasi sosial, penyusunan dokumen Rancangan Peraturan Daerah (RPD) 2025-2030, serta peningkatan kebersihan dan penerangan kota. Program-program tersebut dirancang untuk memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat sekaligus memacu kemajuan pembangunan daerah.

Rapat paripurna ini tidak hanya menjadi forum penyampaian visi dan misi, tetapi juga sebagai wadah dialog antar elemen masyarakat dan aparat pemerintahan untuk menentukan arah kebijakan strategis. Berbagai pihak menilai, transparansi dan keterbukaan dalam rapat tersebut sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat dan mendorong partisipasi aktif dalam program pembangunan.

“Kita tidak lagi melihat perbedaan status atau nomor urut. Kini saatnya kita bersatu untuk membangun daerah ini,” tegas Bupati Nurrahman Umar dalam sambutannya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam setiap program yang telah dirancang. Kolaka Utara adalah rumah kita bersama, dan kerja sama inilah yang akan membawa kemajuan yang lebih baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati H. Jumarding, SE juga menyampaikan dukungan penuh terhadap visi-misi yang telah dirumuskan. Ia menyatakan, “Kami akan memastikan setiap program dilaksanakan secara optimal dan menyentuh semua lapisan masyarakat, sehingga setiap inisiatif membawa manfaat langsung kepada warga Kolaka Utara.”

Rapat paripurna tersebut diakhiri dengan komitmen bersama antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mewujudkan visi pembangunan jangka menengah yang ambisius. Agenda dan program yang telah disepakati diharapkan dapat dijalankan secara konsisten dengan dukungan sinergis dari semua pihak, sehingga Kolaka Utara dapat berkembang menjadi daerah yang tidak hanya madani tetapi juga kompetitif di era globalisasi.

Dengan semangat persatuan dan gotong royong, rapat paripurna visi-misi 2025-2030 ini menjadi landasan awal yang kokoh dalam merencanakan program-program strategis demi kesejahteraan bersama. Langkah awal ini diyakini akan membuka jalan bagi terwujudnya pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kolaka Utara.




Bupati dan Wakil Bupati Bombana Resmi Menjabat, Ajak Seluruh Elemen Bersatu Membangun Daerah

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati Bombana dari Penjabat (Pj.) Bupati Drs. Edy Suharmanto, M.Si kepada Bupati terpilih Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Wakil Bupati terpilih Ahmad Yani, S.Pd., M.Si. Acara berlangsung di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, pada Selasa (4/3/2025), dan dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, termasuk perwakilan Gubernur Sulawesi Tenggara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, camat, serta sejumlah elemen masyarakat.

Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si secara resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana periode 2025-2030 setelah memenangkan Pilkada serentak pada 27 November 2024. Keduanya telah dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara pada 20 Februari 2025. Momen Sertijab ditandai dengan penyerahan memori jabatan dari Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, yang diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh.) Sekda Kabupaten Bombana, Dr. H. Sunandar A. Rahim, M.Kes., kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya dan Ahmad Yani untuk memimpin Kabupaten Bombana selama lima tahun ke depan.

“Hari ini, saya dan Pak Ahmad Yani resmi menerima tugas dan tanggung jawab besar. Ada 150 ribu masyarakat Kabupaten Bombana yang menitipkan harapan kepada kami, untuk membawa Bombana menjadi lebih maju dan sejahtera,” ujar Burhanuddin.

Ia menegaskan bahwa tantangan dalam memimpin daerah ini tidak ringan, sehingga diperlukan kolaborasi dari semua pihak untuk mencapai tujuan bersama.

“Kita semua harus menyadari bahwa Bombana ini seperti kapal besar yang harus didorong bersama oleh seluruh stakeholder. Baik itu unsur ASN, Forkopimda, maupun masyarakat, semuanya harus bersatu. Saya mengajak kita semua untuk bergandengan tangan demi Bombana yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tambahnya.

Burhanuddin juga mengajak masyarakat untuk mengakhiri perbedaan politik pasca-Pilkada dan bersama-sama membangun daerah.

“Mari kita rajut kembali persaudaraan. Kalau kemarin dalam pesta demokrasi ada yang ke kiri atau ke kanan, mendukung si A atau si B, mari kita akhiri di sini. Kini saatnya kita bersatu untuk membangun Bombana,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh aparatur pemerintah daerah, termasuk para kepala dinas dan camat, untuk berfokus pada tugas membangun daerah dan menghindari pola pikir negatif.

“Semua pihak harus menyatukan visi dan energi untuk kemajuan Bombana. Kepala dinas dan camat jangan lagi berpikir negatif. Apa yang kita lakukan hari ini akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah nantinya,” ujarnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Edy Suharmanto, melalui Plh. Sekda Kabupaten Bombana, Dr. H. Sunandar A. Rahim, M.Kes., berharap kepemimpinan baru dapat membawa Bombana ke arah yang lebih baik serta menjaga kondusivitas dan kerjasama antarelemen masyarakat.

“Semoga di bawah kepemimpinan yang baru, Bombana semakin maju. Kerjasama dari semua pihak sangat diperlukan agar pembangunan bisa berjalan dengan baik dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat,” ungkap Sunandar.

Dengan resminya kepemimpinan Ir. H. Burhanuddin dan Ahmad Yani, masyarakat Bombana menaruh harapan besar pada visi dan program kerja yang akan dijalankan selama lima tahun ke depan. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Bombana.




Bupati dan Wakil Bupati Bombana Tiba di Wonua Bombana, Disambut Meriah oleh Masyarakat

Bombana, sultranet.com – Setelah resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025 di Jakarta, serta mengikuti serangkaian agenda penting, termasuk Retret di Magelang, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dan Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, akhirnya tiba di Wonua Bombana. Keduanya lebih dulu tiba di Kendari pada Minggu (2/3/2025) dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bombana. Pada Senin (3/3/2025), mereka tiba di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bombana, disambut dengan prosesi penjemputan yang penuh kehormatan dan kekhidmatan.

Sejak sore hari, suasana di Rujab Bupati Bombana telah dipenuhi oleh para pimpinan daerah, di antaranya Pimpinan dan anggota DPRD Bombana, Kapolres Bombana, Komandan Kodim 1431 Bombana, Kepala Kejaksaan Negeri Bombana, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, pimpinan instansi vertikal, camat, kepala desa, lurah, ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya yang ingin memberikan sambutan hangat kepada pemimpin mereka.

Karangan bunga dan spanduk ucapan selamat menghiasi suasana, menciptakan atmosfer yang penuh kehangatan. Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati disambut dengan pengalungan bunga dan prosesi adat khas Bombana sebagai bentuk penghormatan. Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiah, dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, sebagai ungkapan syukur atas perjalanan yang lancar dan doa agar kepemimpinan yang baru diberkahi dalam menjalankan amanah.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan luar biasa dari masyarakat.

“Tentu semua yang hadir di tempat ini, yang datang dengan air mata dan senyum, semua atas kehendak Allah SWT. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh saudara saya, keluarga besar di Kabupaten Bombana. Ini adalah momen bersejarah bagi kami. Kontestasi telah selesai, Bupati dan Wakil Bupati Bombana telah dilantik, maka saya mohon mari kita bersama-sama membangun Bombana menjadi lebih maju dan sejahtera,” ujarnya dengan penuh semangat.

Sementara itu, Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si menekankan pentingnya kebersamaan dalam menjalankan pemerintahan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dengan dukungan dari masyarakat dan semua pihak, kami yakin Bombana bisa berkembang lebih maju dan sejahtera,” katanya.

Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Dr. H. Sunandar A. Rahim, M.Kes., menambahkan bahwa masyarakat Bombana menyambut kepemimpinan Burhanuddin dan Ahmad Yani dengan penuh harapan.

“Kami berharap kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bombana dapat membawa perubahan yang lebih baik bagi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadikan Bombana semakin berdaya saing,” ungkapnya.

Karena momen ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan, acara penjemputan juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama. Hidangan khas daerah disajikan untuk seluruh tamu undangan, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat antara pemerintah dan masyarakat.

Setelah berbuka puasa dan menunaikan salat Magrib berjamaah, acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah. Masyarakat diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan Bupati dan Wakil Bupati dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

Prosesi penjemputan ini menjadi simbol awal perjalanan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bombana dalam menjalankan amanah yang diberikan oleh rakyat. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan masyarakat, keduanya berkomitmen untuk membangun Bombana yang lebih maju, adil, dan sejahtera.




Wakil Bupati Kolaka Utara Pimpin Apel Perdana, Ajak ASN Maksimalkan Potensi

Kolaka Utara, sultranet.com – Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, SE, memimpin apel perdana di Lapangan Aspirasi setelah resmi menjabat. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bekerja secara maksimal dalam mewujudkan visi daerah yang lebih baik, berdaya saing, dan berkemajuan. (3/3)

Pada apel tersebut, H. Jumarding menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat, khususnya ASN, dalam mempercepat pembangunan Kolaka Utara.

Menurutnya, peran ASN sangat krusial dalam mewujudkan Kabupaten Kolaka Utara sebagai daerah yang madani, maju, dan sejahtera.

“Saya ingin mengajak kita semua untuk memaksimalkan potensi yang ada. Mari kita bekerja sama, berkolaborasi, dan mengutamakan kepentingan daerah di atas kepentingan pribadi,” ujar H. Jumarding dalam sambutannya.

Tidak hanya itu, beliau juga menekankan pentingnya disiplin dalam bekerja. ASN diminta untuk mematuhi aturan yang berlaku serta menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan penuh tanggung jawab.

“Kita semua harus disiplin dalam mematuhi waktu kerja dan selalu berpegang teguh pada aturan yang ada. Tugas kita adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, karena itu adalah kewajiban kita sebagai pelayan publik,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, H. Jumarding juga menegaskan komitmennya bersama Bupati Kolaka Utara, Drs. Nur Rahman Umar, SH., untuk terus berbuat baik demi kemajuan daerah.

“Kami berdua berkomitmen untuk selalu bekerja keras demi kepentingan Kolaka Utara. Kami ingin membuat perubahan yang signifikan, dan untuk itu, kami butuh dukungan penuh dari ASN dan seluruh masyarakat,” tegasnya.

Di penghujung sambutannya, H. Jumarding mengingatkan para ASN untuk selalu bekerja dengan ikhlas dan memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Sebaik-baik manusia adalah yang lebih banyak memberikan manfaat bagi orang lain. Mari kita bekerja dengan hati, dan pastikan setiap tindakan kita memberi dampak positif bagi Kolaka Utara,” ujarnya.

Apel perdana yang berlangsung dengan khidmat ini menjadi simbol awal dari langkah besar yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dalam rangka mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bagian dari pemerintahan yang baru, H. Jumarding berharap seluruh ASN dapat bersinergi dalam menciptakan perubahan positif, serta membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih baik.

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen terhadap pelayanan publik yang lebih baik.

Dengan penuh semangat, Wakil Bupati Kolaka Utara berharap para ASN tidak hanya berfokus pada tugas administratif, tetapi juga aktif berperan dalam berbagai inisiatif pembangunan di lapangan.

“Kami menginginkan ASN yang tidak hanya bekerja sesuai tupoksi, tetapi juga memiliki rasa kepedulian terhadap kemajuan daerah,” pungkasnya.

Dengan tekad dan semangat baru, diharapkan Kolaka Utara akan semakin maju dan sejahtera. Pemerintah daerah berharap para ASN dapat memberikan kontribusi maksimal dalam setiap aspek pembangunan untuk mencapai tujuan bersama.




Bupati dan Wakil Bupati Bombana Kembali dari Retret, Disambut Hangat di Kendari

Kendari, sultranet.com – Setelah menyelesaikan retret kepemimpinan selama delapan hari di Akademi Militer (Akmil) Magelang dari 21 hingga 28 Februari 2025, Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dan Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, tiba di Kendari pada Minggu pagi (2/3/2025) dan langsung disambut hangat oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta puluhan anggota tim pemenangan. Kendari, 2 Maret 2025.

Setibanya di Bandara Haluoleo, kedua pemimpin daerah langsung diarahkan menuju kediaman Bupati di Kecamatan Mandonga untuk beristirahat sejenak setelah perjalanan panjang dari Magelang. Penyambutan di bandara yang diwarnai dengan pengalungan bunga dan penampilan tarian tradisional mencerminkan harapan masyarakat Bombana terhadap kepemimpinan yang segar dan inovatif. Program retret kepemimpinan tersebut memberikan pemahaman mendalam mengenai tugas pokok dan fungsi kepala daerah, strategi Astacita, serta visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sehingga diharapkan dapat meningkatkan transparansi pengelolaan anggaran dan komunikasi politik yang efektif.

Retret yang berlangsung selama delapan hari tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan mempererat koordinasi antar kepala daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan di era yang semakin dinamis. Melalui berbagai materi strategis, para peserta mendapatkan bekal ilmu dan pengalaman yang komprehensif, mulai dari peningkatan ketahanan nasional hingga penguatan wawasan kebangsaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk selalu memperbarui dan menyempurnakan kinerja demi kesejahteraan masyarakat Bombana yang semakin menuntut inovasi dan pelayanan publik yang lebih baik.

Sebelum menyampaikan kutipan, pihak penyelenggara retret dan jajaran pemerintah menekankan bahwa bekal ilmu dari pelatihan tersebut akan segera diimplementasikan dalam setiap aspek pemerintahan. Hal ini menjadi momentum penting bagi Bupati dan Wakil Bupati untuk menerapkan berbagai strategi pembangunan yang telah dipelajari guna menghadapi permasalahan dan memaksimalkan potensi daerah.

Dalam sambutannya di kediaman Bupati, Ir. H. Burhanuddin, M.Si mengungkapkan rasa syukur atas sambutan hangat yang diterima serta komitmennya untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama retret.

“Kami sangat menghargai dukungan dan sambutan luar biasa ini. Retret kepemimpinan telah memberikan banyak wawasan berharga yang akan segera kami terapkan untuk memajukan Kabupaten Bombana,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Wakil Bupati Ahmad Yani kemudian menambahkan bahwa pengalaman selama retret menjadi modal penting dalam meningkatkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Ilmu dan pengalaman dari retret ini akan menjadi dasar kerja sama yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat demi kemajuan Bombana yang berkelanjutan,” katanya.

Penyambutan antusias di Kendari juga mendapat tanggapan positif dari jajaran pemerintah daerah. Plh Sekda Bombana, Dr. H. Sunandar A. Rahim, M.Kes, menyatakan bahwa kepulangan kedua pemimpin tersebut merupakan langkah awal strategis dalam menyongsong berbagai program pembangunan. Dukungan penuh dari semua elemen masyarakat diharapkan mampu mengakselerasi implementasi strategi pembangunan yang telah dirancang.

Acara penyambutan yang meriah, dengan sentuhan budaya melalui tarian tradisional dan pengalungan bunga, bukan hanya menjadi simbol penghormatan, tetapi juga cerminan semangat baru dalam pemerintahan daerah. Kembalinya Bupati dan Wakil Bupati Bombana dari retret memberikan energi positif bagi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan daerah yang lebih maju, adil, dan sejahtera. Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh, diharapkan kepemimpinan transformasional ini akan menjawab tantangan pembangunan secara holistik dan berkelanjutan.




APBD Bombana 2025 Tembus Rp1,167 Triliun, Pendapatan dan Belanja Seimbang

Bombana, sultranet.com | Pemerintah Kabupaten Bombana menetapkan rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 sebesar Rp1,167 triliun. Angka tersebut naik signifikan dibandingkan KUA-PPAS sebelumnya yang hanya Rp1,088 triliun. Kenaikan ini disebabkan tambahan alokasi Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa dari pemerintah pusat. Kamis, 2 Januari 2025.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Bombana, Doddy A Muchlisi, menyampaikan bahwa peningkatan ini adalah peluang untuk mempercepat pembangunan sekaligus tantangan dalam mengelola anggaran dengan lebih efektif. “APBD 2025 Bombana terdiri dari rencana pendapatan, belanja, dan pembiayaan. Kenaikan pendapatan ini bersumber dari bertambahnya alokasi dana transfer dari pemerintah pusat, termasuk dana desa, serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” ujar Doddy.

Ia menjelaskan, dari total pendapatan Rp1,167 triliun, sebesar Rp64 miliar ditargetkan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), sementara Rp1,093 triliun berasal dari Dana Transfer ke Daerah. PAD mencakup empat komponen utama: pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp26,8 miliar, pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp13 miliar, pajak daerah Rp13,3 miliar, dan retribusi daerah sebesar Rp8,8 miliar.

Sedangkan Dana Transfer ke Daerah terdiri atas pendapatan transfer pusat yang tidak ditentukan penggunaannya seperti Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp615 miliar. Dana transfer yang penggunaannya telah ditentukan, seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan non-fisik, DAU tambahan, dan Dana Desa mencapai Rp360 miliar. Kabupaten Bombana juga mendapat transfer dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sebesar Rp39 miliar.

Tak hanya itu, pendapatan sah lainnya seperti dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) juga menyumbang sekitar Rp10 miliar dalam total pendapatan daerah.

Menyesuaikan dengan besarnya pendapatan, Pemkab Bombana menyusun belanja daerah 2025 dengan nilai yang sama, yaitu Rp1,167 triliun. Hal ini bertujuan menjaga keseimbangan fiskal antara penerimaan dan pengeluaran. “Belanja kami rancang setara dengan pendapatan agar tidak menimbulkan defisit. Ini bentuk kehati-hatian fiskal,” jelas Doddy.

Belanja daerah itu terdiri dari empat komponen utama. Pertama, belanja operasional sebesar Rp748 miliar yang meliputi belanja pegawai, pengadaan barang dan jasa, belanja hibah, dan bantuan sosial. Kedua, belanja modal dialokasikan Rp243 miliar yang ditujukan untuk pembangunan infrastruktur dan pengadaan aset daerah.

Selanjutnya, Pemkab menetapkan belanja tak terduga sebesar Rp8 miliar untuk kebutuhan mendesak yang tak bisa diprediksi. Terakhir, belanja transfer senilai Rp169 miliar ditujukan sebagai bantuan keuangan untuk desa, termasuk dana desa dan alokasi dana desa.

Doddy menekankan bahwa anggaran ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan dari rencana kerja pemerintah daerah dalam menyentuh kebutuhan publik. “Kita dorong agar setiap rupiah dari APBD 2025 bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Fokus kita pada pelayanan publik, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan,” katanya.

Ia juga menyebut peran aktif masyarakat sangat diperlukan agar pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran berjalan baik. Transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi prinsip utama dalam pengelolaan APBD tahun ini.

Dengan penambahan dana dari pusat dan optimalisasi PAD, APBD Bombana 2025 diharapkan menjadi instrumen kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menekan angka kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata, terutama di wilayah perdesaan yang masih membutuhkan sentuhan pembangunan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bombana optimistis, dengan perencanaan matang dan dukungan berbagai pihak, target-target pembangunan tahun 2025 bisa dicapai secara maksimal.