Bombana Gelar Apel Siaga Kebangsaan, Wabup Tekankan Persatuan dan Ketertiban

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Apel Siaga Kebangsaan di halaman Kantor Bupati Bombana, Senin (8/9/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri terkait kondisi bangsa yang tengah menghadapi berbagai tantangan dan membutuhkan perhatian bersama.

Apel dipimpin Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., yang bertindak sebagai pembina apel mewakili Bupati Bombana. Hadir dalam apel tersebut Pj. Sekda Bombana, para asisten Setda, staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, Ketua TP PKK Bombana bersama pengurus, camat Rumbia dan Rumbia Tengah, serta seluruh ASN lingkup Pemkab Bombana.

Dalam amanatnya, Ahmad Yani menegaskan pentingnya menjaga ketenangan dan kebersamaan dalam menghadapi dinamika bangsa. “Kondisi bangsa tengah menghadapi tantangan yang tidak ringan. Karena itu, mari kita menghadapinya dengan sikap tenang, bijak, dan penuh kebersamaan. Bombana adalah rumah kita bersama. Menjaga ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh komponen masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelayanan publik harus dilandasi panggilan nurani, bukan sekadar kewajiban. “Mari kita layani masyarakat dengan sepenuh hati. Dengan semangat gotong royong, saya yakin kita dapat melewati berbagai krisis dengan damai, tenteram, dan aman. Semoga Bombana senantiasa menjadi daerah yang rukun dan sejahtera bagi seluruh rakyatnya,” kata Wakil Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Yani juga menyampaikan lima pesan utama dari Menteri Dalam Negeri. Pertama, menunda kegiatan seremonial yang dapat menimbulkan kesan berlebihan dalam penggunaan anggaran. Kedua, menghindari aktivitas pribadi maupun pernyataan publik yang berpotensi menimbulkan persepsi negatif atau provokatif, serta mengedepankan bahasa yang santun dan menenangkan.

Ketiga, memprioritaskan program yang berpihak pada kepentingan rakyat dengan memperkuat komunikasi sosial dan membuka ruang dialog agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan. Keempat, membatasi perjalanan ke luar negeri sebagai wujud kepedulian dan memastikan kepala daerah tetap fokus menjaga keamanan wilayah. Kelima, mengintensifkan kegiatan yang menumbuhkan kebersamaan, termasuk doa bersama untuk mempererat persatuan.

Apel kebangsaan ini juga dirangkaikan dengan pembacaan ikrar kebangsaan dan doa bersama. Menurut panitia, kegiatan tersebut bertujuan memperkokoh persatuan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, sekaligus menjadi momentum menindaklanjuti arahan pemerintah pusat dalam merespons situasi bangsa saat ini.

Mengakhiri amanatnya, Ahmad Yani menyampaikan pesan penuh semangat yang disambut tepuk tangan peserta apel. “Bombana Siaga, Bombana Damai. Jangan lupa bahagia. Saya bangga menjadi orang Bombana, dan saya bahagia menjadi bagian dari Indonesia,” ucapnya dengan lantang.

Kegiatan apel berlangsung khidmat dengan nuansa kebersamaan yang kental. Para peserta apel, mulai dari pejabat hingga staf ASN, terlihat antusias mengikuti rangkaian acara hingga tuntas.

Apel Siaga Kebangsaan di Bombana menjadi penegas komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas, memperkuat persatuan, serta memastikan pelayanan publik berjalan optimal di tengah berbagai tantangan kebangsaan.




Pemkab Bombana Perkuat Sinergi Tekan Angka Stunting

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) mengikuti Zoom Meeting Konsolidasi dan Penguatan Tim Pengendali Genting (TPG) yang digelar serentak di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Pertemuan virtual itu diikuti lintas sektor, mulai dari DPPKB, Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), RSUD, hingga Inspektorat. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Measa Laro, Kantor Bupati Bombana, Kamis (28/8/2025).

Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam menurunkan prevalensi stunting secara terukur. “Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya menurunkan prevalensi stunting di Bombana. Semua pihak harus terlibat aktif dan memiliki semangat yang sama dalam penanganan masalah ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, peran masyarakat juga menjadi faktor penentu. “Kontribusi terbesar adalah partisipasi orang tua asuh dalam intervensi keluarga berisiko stunting serta pemberian bantuan nutrisi dan edukasi dalam percepatan penurunan stunting,” tambah Ahmad Yani.

Kepala DPPKB Bombana, Drs. H. Abdul Azis, M.Si menyebut konsolidasi ini langkah strategis dalam mengoptimalkan koordinasi. “Dengan adanya forum ini, kita harapkan pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di lapangan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” jelasnya.

Abdul Azis juga mendorong agar setiap perangkat daerah memaksimalkan program yang relevan dengan penanganan stunting. “Masing-masing stakeholder menyampaikan inovasi dan kontribusi programnya, seperti DPPKB melalui Bina Keluarga Balita (BKB) dan Rencana Aksi Keluarga yang menekankan pentingnya peran keluarga dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Sementara Dinas Kesehatan memperkuat intervensi gizi spesifik seperti pemberian makanan tambahan (PMT) dan layanan posyandu,” katanya.

Senada, Kepala Dinas Kesehatan Bombana, Darwin, SE menekankan pentingnya data akurat. “Untuk mempersempit sasaran stunting, Pemkab Bombana harus menggunakan data hasil Posyandu sebagai sumber utama. Data tersebut lebih aktual dan berbasis lapangan, sehingga intervensi benar-benar menyasar anak-anak yang berisiko atau sudah mengalami stunting,” pungkasnya.

Dalam forum tersebut, tim juga membahas strategi teknis percepatan penurunan stunting melalui penguatan data, intervensi spesifik dan sensitif, hingga evaluasi berkelanjutan sesuai Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI).

Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi lintas sektor. Langkah ini dinilai sebagai upaya nyata dalam menciptakan generasi Bombana yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.




Bupati Bombana Hadiri Pembukaan Gerakan Pangan Murah Sultra

Kendari, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si menghadiri pembukaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Sulawesi Tenggara yang diresmikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Kegiatan yang digelar di Halaman Parkir Barat Eks MTQ Kota Kendari ini berlangsung pada Selasa (26/8/2025) sebagai langkah strategis menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.

Gerakan Pangan Murah merupakan kolaborasi antara Badan Pangan Nasional, Kementerian Dalam Negeri, Kamar Dagang dan Industri (KADIN), dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Program ini digagas sebagai bagian dari upaya nasional untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan dengan harga terjangkau di tengah dinamika ekonomi yang memengaruhi harga kebutuhan pokok.

Pembukaan GPM Sultra dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Gubernur Sulawesi Tenggara, Kepala Badan Pangan Nasional RI, Ketua Umum KADIN Indonesia, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, jajaran Forkopimda Provinsi Sultra, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tenggara, hingga perangkat daerah urusan ketahanan pangan kabupaten/kota.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa kegiatan GPM menjadi intervensi penting untuk menekan gejolak harga pangan. “Gerakan Pangan Murah ini adalah upaya nyata pemerintah memastikan masyarakat tetap mendapat akses pangan dengan harga terjangkau. Pemerintah daerah harus terus memperkuat sinergi agar stabilitas pasokan tetap terjaga,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Bupati Bombana menyambut baik penyelenggaraan GPM Sultra dan menilai kehadiran program ini penting untuk membantu masyarakat di daerah. Ia menekankan bahwa stabilitas harga kebutuhan pokok menjadi prioritas pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan daya beli dan kesejahteraan warga. “Kami mendukung penuh langkah pemerintah pusat dan provinsi. Upaya seperti ini sangat membantu menjaga keseimbangan harga di lapangan,” kata Burhanuddin.

Pelaksanaan GPM Sultra menghadirkan berbagai komoditas pangan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar, seperti beras, minyak goreng, gula, telur, cabai, dan kebutuhan pokok lainnya. Intervensi harga dilakukan melalui kerja sama dengan pelaku usaha, distributor, BUMN sektor pangan, serta pemerintah daerah.

Selain sebagai bentuk stabilisasi, GPM juga menjadi bagian edukasi agar masyarakat memahami mekanisme pasar dan pentingnya menjaga pola konsumsi yang bijak. Pemerintah berharap program serupa dapat terus diperluas ke kabupaten/kota lain, termasuk Bombana, guna menjangkau lebih banyak masyarakat.

Pembukaan Gerakan Pangan Murah Sultra ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor usaha dalam memastikan ketahanan pangan tetap terjaga di seluruh wilayah Indonesia.




Gala Dinner Rakornas Perkuat Komunikasi Antar Kepala Daerah

Kendari, sultranet.com – Rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Produk Hukum Daerah Tahun 2025 resmi dimulai dengan penyelenggaraan Gala Dinner yang berlangsung di Pelataran Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara. Acara yang digelar pada Selasa (26/8/2025) ini dihadiri Menteri Dalam Negeri, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para gubernur se-Sulawesi, bupati/wali kota, ketua DPRD, serta pejabat kementerian lainnya.

Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si turut hadir sebagai bagian dari forum nasional tersebut. Kehadirannya tidak hanya sebagai agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat relasi antarpemimpin daerah. Melalui kesempatan ini, para kepala daerah dapat membangun komunikasi informal mengenai tantangan dalam penyusunan produk hukum daerah yang sering kali memerlukan koordinasi lintas wilayah dan lintas sektor.

Acara pembuka Rakornas ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Para tamu disambut dengan suguhan kuliner khas Sulawesi Tenggara serta penampilan tarian tradisional yang menggambarkan kekayaan budaya lokal. Nuansa kehangatan semakin terasa ketika perbincangan antarpeserta mencair di berbagai sudut area jamuan.

Di sela kegiatan, Bupati Bombana menegaskan pentingnya forum seperti ini dalam memperkuat sinergi pemerintahan daerah. “Pertemuan informal seperti ini sangat berarti karena membuka ruang diskusi yang lebih cair tentang berbagai persoalan di daerah. Kita bisa saling berbagi perspektif dan mencari solusi bersama,” ujarnya.

Tak hanya menjadi ajang silaturahmi, Gala Dinner juga menjadi momentum awal untuk memetakan isu-isu strategis yang akan dibahas dalam Rakornas, terutama terkait penyusunan regulasi daerah yang efektif, adaptif, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antardaerah disebut menjadi kunci untuk menghasilkan kebijakan yang lebih responsif terhadap dinamika pembangunan.

Acara ditutup dengan penampilan artis asal kawasan timur Indonesia yang menambah semarak malam pembuka Rakornas. Para tamu terlihat menikmati rangkaian hiburan sembari melanjutkan percakapan ringan, menjadikan malam tersebut bukan hanya sebagai pembuka agenda nasional, tetapi juga sebagai wadah membangun kedekatan antarpemangku kepentingan.

Seluruh rangkaian pembukaan ini menjadi penanda dimulainya agenda Rakornas Produk Hukum Daerah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan fokus penguatan kualitas regulasi daerah sebagai fondasi penyelenggaraan pemerintahan yang efektif.




Malam Ramah Tamah HUT RI ke-80 di Bombana Meriah, Pemerintah dan Warga Menyatu dalam Pesta Rakyat

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Malam Ramah Tamah & Pesta Rakyat Berani Merdeka sebagai puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kasipute, Minggu malam (17/8).

Acara berlangsung meriah dengan suasana hangat dan penuh kegembiraan. Ratusan warga memadati area alun-alun untuk menikmati rangkaian hiburan sekaligus merayakan momen kebangsaan bersama jajaran pemerintah daerah. Hadir Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si, Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, Wakil Ketua TP PKK, Ketua DPRD Iskandar, S.P, Forkopimda Bombana, Pj Sekda Ir. Syahrun, ST., M.P.W.K, para asisten, staf ahli, kepala OPD, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menekankan bahwa peringatan HUT RI ke-80 bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat tekad pembangunan daerah. “Tema HUT RI tahun ini sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Bombana, yaitu ‘Bombana Berdaya Saing Agrominapolitan’. Melalui pembangunan yang efektif dan pengelolaan potensi daerah secara berkelanjutan, kita optimis Bombana akan semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya. Ia juga memberi apresiasi kepada Paskibraka 2025 atas keberhasilan menjalankan tugas dengan disiplin dan semangat tinggi.

Pesta rakyat semakin hidup dengan beragam penampilan, mulai dari tari kreasi daerah hingga musik dari Vanilla Stage. Suara merdu Amira Julan dan petikan gitar khas Indra, gitaris Rain, menambah semarak malam kebersamaan tersebut. Suasana menjadi semakin cair ketika Bupati, Wakil Bupati, dan unsur Forkopimda ikut bernyanyi dan berjoget bersama masyarakat.

Selain hiburan, pemerintah daerah juga menyerahkan hadiah bagi para pemenang lomba yang digelar untuk memeriahkan HUT RI. Lomba tersebut meliputi Defile, Kebersihan Kantor, Kuliner, Mini Soccer antar OPD, serta lomba gerak jalan tingkat SD, SMP, dan SMA. Sorak-sorai penonton mengiringi setiap penganugerahan hadiah yang menandai antusiasme warga mengikuti rangkaian peringatan kemerdekaan tahun ini.

Puncak acara ditutup secara simbolis dengan penekanan lima jari pada layar LED oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, serta jajaran Forkopimda. Penutupan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian peringatan HUT RI ke-80 di Bombana, meninggalkan kesan mendalam dan semangat baru untuk memperkuat komitmen pembangunan daerah menuju Bombana Berdaya Saing Agrominapolitan.




Upacara HUT ke-80 RI di Bombana Berlangsung Khidmat

Bombana, sultranet.com – Upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Kabupaten Bombana berlangsung khidmat di Lapangan RTH/Ex MTQ Bombana, Sabtu (17/8/2025). Sejak pagi, ratusan peserta telah memadati area upacara untuk mengikuti prosesi resmi yang dipimpin langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si.

Sebagai inspektur upacara, Bupati Burhanuddin memimpin jalannya peringatan secara tegas dan tertib. Pasukan Paskibraka yang beranggotakan 74 putra-putri terbaik dari seluruh kecamatan di Bombana berhasil mengibarkan Sang Merah Putih dengan sempurna. Pengibaran bendera berlangsung diiringi korsik Pemerintah Daerah Bombana, sementara Paduan Suara Wonuaku Bombana memperkuat suasana dengan lagu kebangsaan dan hymne perjuangan. Ketua DPRD Bombana Iskandar, SP membacakan naskah proklamasi dengan lantang di hadapan seluruh peserta upacara.

Sejumlah pejabat turut hadir, termasuk Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si bersama Wakil Ketua TP PKK Bombana, jajaran Forkopimda, Pj. Sekda Bombana, Asisten dan Staf Ahli Bupati, para kepala OPD, camat, lurah dan kepala desa. Hadir pula personel TNI/Polri, pelajar, organisasi kepemudaan, serta masyarakat umum yang didominasi orang tua anggota Paskibraka 2025.

Usai upacara, pemerintah daerah menyerahkan sejumlah penghargaan dan bantuan. Agenda tersebut meliputi penyerahan piagam inovasi OPD, bantuan sosial dari Baznas Bombana, santunan JKM Non ASN Non Kategori dari Dinas Kesehatan Bombana, serta penyerahan Jaminan Hari Tua oleh PT Tonia Mitra Sejahtera. Momen kebersamaan kemudian ditutup dengan sesi foto antara Bupati dan Wakil Bupati Bombana bersama seluruh peserta upacara.

Upacara HUT RI ke-80 ini menjadi refleksi nilai-nilai kebangsaan dan solidaritas masyarakat Bombana dalam merayakan kemerdekaan, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong partisipasi dan inovasi di berbagai sektor.




Upacara Penurunan Bendera Tutup Rangkaian HUT ke-80 RI di Bombana

Bombana, sultranet.com – Upacara Penurunan Bendera Merah Putih menandai berakhirnya rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bombana. Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Eks MTQ/RTH Rumbia Tengah, dipimpin langsung oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si sebagai Inspektur Upacara, Minggu sore (17/8/2025).

Dalam suasana sore yang teduh, prosesi penurunan bendera berjalan tertib. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) kembali menjalankan tugas mulia setelah pada pagi hari sukses mengibarkan Sang Merah Putih. Langkah tegap dan disiplin para anggota Paskibraka mengiringi turunnya bendera negara, disaksikan ratusan masyarakat yang masih antusias memadati area upacara.

Hadir pula Wakil Bupati Bombana, jajaran Forkopimda, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, pejabat pemerintah daerah, TNI-Polri, organisasi masyarakat, hingga para undangan resmi. Keikutsertaan berbagai unsur ini memperkuat makna kebersamaan dalam peringatan kemerdekaan tahun ini.

Bupati Burhanuddin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan rangkaian peringatan HUT RI, mulai dari apel kehormatan, upacara detik-detik proklamasi, hingga prosesi penurunan bendera.

“Momentum kemerdekaan ini harus menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi kita semua untuk terus bekerja, berkarya, dan berkontribusi dalam pembangunan Bombana. Semangat persatuan dan gotong royong adalah kunci menuju kemajuan daerah kita tercinta,” ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap momen peringatan kemerdekaan menunjukkan kuatnya semangat kebangsaan di Bombana. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mendorong partisipasi publik dalam pembangunan dan kegiatan sosial yang memperkuat solidaritas warga.

Upacara penurunan bendera menjadi penutup bermakna dari seluruh rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Kabupaten Bombana. Prosesi yang berlangsung sederhana namun penuh nasionalisme ini menegaskan komitmen daerah untuk menjaga semangat kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari.




Bupati Bombana Pimpin Renungan Suci HUT ke-80 Kemerdekaan RI

Bombana, sultranet.com – Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia digelar khidmat di Tugu Brimob, Kelurahan Kasipute. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si memimpin langsung prosesi tersebut pada Sabtu malam (16/8/2025).

Upacara ini diikuti oleh Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten dan Staf Ahli Setda Bombana, para kepala perangkat daerah, serta Kwarcab Gerakan Pramuka Bombana. Mereka hadir sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan bangsa.

Dalam amanatnya, Bupati Burhanuddin menyampaikan rasa hormat mendalam kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia. Ia mengajak seluruh peserta untuk kembali merenungkan nilai perjuangan yang diwariskan generasi terdahulu. “Malam ini kita berkumpul untuk menundukkan kepala, mengheningkan cipta, dan menyatukan doa bagi arwah para pahlawan. Mereka telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan, dan kita sebagai generasi penerus wajib menjaga, mengisi, dan melanjutkan perjuangan dengan kerja nyata membangun bangsa,” ujar Bupati Burhanuddin.

Suasana hening menyelimuti kawasan Tugu Brimob ketika obor dinyalakan serentak oleh peserta upacara. Cahaya obor tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus pengingat abadi atas pengorbanan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Prosesi ini juga mempertegas nilai spiritual dan nasionalisme sebagai landasan moral peringatan kemerdekaan.

Apel Kehormatan dan Renungan Suci merupakan bagian penting dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Bombana. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sebelum pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi pada 17 Agustus 2025. Melalui momen ini, pemerintah daerah berharap masyarakat semakin meneguhkan komitmen dalam menjaga persatuan, melanjutkan pembangunan, serta menghidupkan semangat gotong royong yang menjadi warisan bangsa.

Tradisi renungan suci yang digelar setiap tahun ini juga menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat Bombana untuk memperkuat rasa kebangsaan. Dengan menggali kembali nilai-nilai kepahlawanan, pemerintah daerah menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga penguatan karakter dan semangat kolektif.




Bombana Hadiri Rakor Nasional Penguatan Fungsi Gubernur dalam Pengawasan Produk Hukum Daerah

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat nasional yang membahas penguatan fungsi gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dalam pembinaan dan pengawasan produk hukum daerah. Kegiatan yang berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting ini diikuti Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si bersama Asisten/Staf Ahli Setda dan pimpinan OPD terkait. Rakor dipusatkan di Ruang Rapat Measa Laro Lantai 2 Setda Bombana, Kamis (14/8/2025).

Rakor tersebut diselenggarakan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Toto Karnavian. Seluruh kepala daerah, wakil kepala daerah, serta pejabat terkait dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia turut mengikuti agenda tersebut secara serentak.

Dalam arahannya, Mendagri menegaskan urgensi memperkuat peran gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat untuk memastikan seluruh produk hukum daerah selaras dengan peraturan perundang-undangan. Ia mengingatkan bahwa penyelarasan regulasi merupakan fondasi penting dalam menjaga iklim investasi yang sehat dan memperkuat layanan publik.

“Pengawasan produk hukum daerah harus dilakukan secara konsisten agar tidak muncul regulasi yang dapat menghambat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Mendagri dalam kesempatan tersebut.

Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung langkah penguatan pembinaan dan pengawasan regulasi yang dilakukan pemerintah provinsi. Ia menyampaikan bahwa harmonisasi kebijakan lintas level pemerintahan menjadi kunci penting dalam mewujudkan tata kelola yang efektif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Kebijakan yang harmonis antara pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci terwujudnya pemerintahan yang efektif dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Rakor juga membahas strategi pendampingan daerah, mekanisme evaluasi, serta langkah percepatan penyesuaian produk hukum daerah dengan kebijakan nasional. Melalui forum ini, pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan kualitas regulasi, memastikan kepatuhan, serta memperkuat koordinasi dalam implementasi kebijakan bidang pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.

Pemerintah Kabupaten Bombana menyambut baik arahan tersebut dan menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah siap meningkatkan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk memastikan setiap regulasi yang disusun memenuhi prinsip legalitas, efektivitas, dan keberpihakan kepada masyarakat.




Porseni Bombana 2025 Resmi Dibuka, Pawai Defile Warnai Semarak HUT ke-80 RI

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana membuka Perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui pelaksanaan Defile dan Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antar perangkat daerah di Alun-Alun Kasipute, Kecamatan Rumbia. Kegiatan dengan tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” itu diikuti seluruh ASN, P3K, dan tenaga honorer dari seluruh perangkat daerah, Selasa (12/8/2025).

Rangkaian kegiatan diawali pawai defile yang menampilkan berbagai perangkat daerah serta dua kecamatan, Rumbia dan Rumbia Tengah. Peserta berjalan dengan pakaian adat, kostum tematik, hingga yel-yel kreatif yang memeriahkan jalannya pawai. Suasana semakin meriah saat barisan defile menampilkan atraksi khas masing-masing instansi yang disambut tepuk tangan warga.

Usai pawai, acara dilanjutkan dengan upacara pembukaan yang dipimpin langsung Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong dan penyerahan piala bergilir kepada perwakilan pemenang tahun sebelumnya. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, Wakil Ketua TP PKK Bombana Henny Setiawati Rachman, S.Pi., MM., Ketua DPRD Bombana Iskandar, SP, perwakilan Forkopimda, Pj. Sekda, para asisten dan staf ahli bupati, serta para kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai ruang memperkuat persatuan dan meningkatkan kontribusi positif dalam pembangunan daerah. “Kita wajib mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan dan melanjutkan cita-cita mereka, yaitu tetap bersatu dalam bingkai Negara Republik Indonesia. Walau banyaknya corak perbedaan kita, mari tetap berada dalam satu kesatuan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa semangat persaudaraan dan kreativitas harus menjadi landasan perayaan kemerdekaan tahun ini. “Mari kita rayakan kemerdekaan ini dengan semangat persatuan, kedaulatan, kreativitas, dan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia,” kata Bupati.

Porseni tingkat kabupaten tahun ini sekaligus menjadi wadah mempererat hubungan antarlembaga pemerintahan, masyarakat, dan pelajar. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya talenta baru di bidang olahraga dan seni, serta menjadi ruang pembinaan karakter yang kompetitif dan berdaya saing.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi dan dukungan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bombana menargetkan Porseni dapat menjadi agenda rutin yang semakin berkualitas setiap tahunnya serta mampu memperkuat solidaritas dan kebersamaan pegawai pemerintah daerah.