Gedung Kampus Intens Muhammadiyah di Kolut Mulai Dibangun

Lasusua, SultraNET. | Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) memasuki babak baru dalam dunia pendidikan dengan peletakan batu pertama gedung kampus Institut Teknologi dan Sains Muhammadiyah (Intens Muhammadiyah) di Dusun Toli-toli, Desa Rantelimbong, Lasusua, Kolaka Utara. Sabtu (23/9/2023)

Acara yang mengusung semangat progresif ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Sulawesi Tenggara, Habib Ahmad Aljufri, Wakil Ketua DPRD Kolaka Utara, Hj. Ulfah Haeruddin, ST, Agusdin, S.Kom, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kolaka Utara, Drs. H. Nurrahman Umar, Kapolres Kolaka Utara, AKP Arief Irawan, dan forkopimda lainnya.

Rektor Intens Muhammadiyah, H. Muhammad Idrus, S.Sos, M.Si, memberikan pandangan optimis, ia menyebut Intens Kolaka Utara selain memiliki dosen tetap juga saat ini 20 dosen tidak tetap yang dengan sukarela membimbing mahasiswa demi pencapaian akreditasi tinggi ikut terlibat, mengabdikan diri tanpa menerima gaji.

“Kami percaya hal ini akan menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif bagi mahasiswa.” Ujarnya.

Peletakan batu pertama gedung kampus Institut Teknologi dan Sains Muhammadiyah di Kolut
Peletakan batu pertama gedung kampus Institut Teknologi dan Sains Muhammadiyah di Kolut

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, menegaskan peran strategis Intens Muhammadiyah dalam memajukan sektor pertanian, pihaknya berupaya mempertahankan semangat generasi muda untuk mencintai dunia pertanian dan perkebunan, melibatkan mereka secara aktif di sektor ini.

“Ini akan memberikan keberlanjutan ekonomi yang signifikan dan mendukung pertumbuhan Kolaka Utara sebagai sentra kakao di Indonesia.” Harapnya.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, menyambut baik proyek pembangunan kampus intens,  sebagai tonggak penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membantu pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami yakin, peningkatan kualitas sumber daya manusia akan membawa berkah besar pada masyarakat sekitar dan mendorong perkembangan ekonomi yang berkelanjutan.” Ujarnya.

Dalam konteks perkembangan strategis Indonesia, Intens Muhammadiyah di Kolaka Utara bukan hanya sekadar lembaga pendidikan, melainkan motor penggerak kemajuan sosial dan ekonomi.

“Dengan hadirnya Mahasiswa baru yang akan terus bertambah setiap tahun akan membawa dampak positif pada ekonomi lokal, mendukung pertumbuhan Kabupaten Kolaka Utara secara holistik,” terangnya.

Pemerintah Kolaka Utara memandang pembangunan Intens Muhammadiyah sebagai investasi besar dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, yang diharapkan akan membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar dan memajukan daerah ini ke arah yang lebih baik. Sebuah tonggak bersejarah yang akan membentuk masa depan yang lebih cerah bagi Kolaka Utara. (KolutKab)




Perpustakaan Desa Adaka Jaya Konsel dan Owner Kopi Tolaki Raih Penghargaan Tingkat Nasional

Konsel, SultraNET. | Kabupaten Konawe Selatan kembali meraih penghargaan bergengsi di tingkat Nasional. Kali ini didapatkan melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD). Salah satu perpustakaan di tingkat Desa di Konsel jadi terbaik nasional.

Fasilitator Daerah/PIC penanggung jawab program TPBIS Konsel, Hj.Asni,S.Sos.M.Ap mengatakan Perpustakaan Desa Adaka Jaya Kecamatan Buke dinobatkan jadi terbaik tahun 2023 tingkat nasional.

“Penghargaan itu dalam hal inovasi promosi layanan perpustakaan desa, dan implementasi program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS),” ungkapnya.

Dikatakannya, penghargaan diserahkan langsung Kepala Deputi Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Sumberdaya Manusia Perpusnas RI, Dra.Nani Suryani,M.Si. Pada kegiatan Peer Learning Meeting (PLM) Nasional, di Hotel Alana, Yogyakarta, Rabu (20/9) malam.

“Penghargaan diterima oleh PIC pengelola perpustakaan Desa Adaka Jaya, Muh Fajri didampingi Fasilitator Daerah Kabupaten Konawe Selatan dalam program TPBIS,” ujarnya.

Perpustakaan Desa Adaka Jaya Konsel dan Owner Kopi Tolaki saat menerima Piagam Penghargaan
Perpustakaan Desa Adaka Jaya Konsel dan Owner Kopi Tolaki saat menerima Piagam Penghargaan

Tak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada Owner dari Kopi Tolaki, Asri Sape. Ia dinilai sebagai tokoh Zero to Hero, penerima dampak dari implementasi program TPBIS. Merupakan binaan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Konsel yang mampu memberdayakan masyarakat.

Sebagai informasi Penghargaan tokoh Zero to Hero diterima oleh fasilitator daerah program TPBIS Konsel. Diserahkan Kepala Perpusnas RI yang diwakili Kepala Deputi Bidang Pengembangan dan Peningkatan Sumber Daya Manusia, Dra.Nani Suryani,M.Si. (KominfoKonsel)