Pemkab Konut Matangkan Persiapan “My Trip Labengki” Agenda Bulan PRB Nasional 2023

Konawe Utara, SultraNET. | Untuk mensukseskan pelaksanaan Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Nasional tahun 2023 yang dipusatkan di Provinsi Sulawesi Tenggara,  Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) mematangkan persiapan sebagai tuan rumah untuk menyambut kedatangan para tamu yang akan melakukan kunjungan wisata “My Trip PRB” di Pulau Labengki sebagai salah satu rangkaian Peringatan Hari PRB Nasional 2023.

Sebagaimana diketahui, Bulan PRB bakal berlangsung mulai tanggal 10 Oktober sampai dengan 15 Oktober 2023 bertempat di area Ex MTQ Kota Kendari, dimana sesuai jadwal pada tanggal 14 Oktober sampai 15 Oktober 2023 rombongan Pemerintah Pusat dari Kementerian, BNPB dan Pemerintah Provinsi akan melakukan My Trip PRB di Pulau Labengki.

Untuk memastikan seluruh agenda My Trip PRB di Pulau Labengki berjalan sesuai rencana, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menggelar rapat terpadu yang dipimpin Wakil Bupati Konut, Abu Haera, Sekda Konut, Kasim Pagala, bersama jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Polres Konut, Kodim 1430 Konut, Basarnas Konut dan pimpinan serta anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB) Konut, bertempat di Aula Lantai 2 Kantor Bupati Konut. Selasa (3/10/2023)

Wakil Bupati Konut, Abu Haera menjelaskan dengan ditunjuknya Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi tuan rumah Bulan PRB Nasional 2023 yang akan di hadiri seluruh pejabat Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah se-Indonesia dan salah satu agendanya adalah mengunjungi Pulau Labengki di Kabupaten Konawe Utara menjadi tantangan tersendiri sehingga perlu dilakukan berbagai persiapan.

“Kita selaraskan langkah dan gerakan kita untuk sukseskan Bulan PRB ini, termasuk di Pulau Labengki sebagaimana yang diamanahkan Bapak Bupati,” ujar Wakil Bupati Konut, Abu Haera

Ia berharap agar seluruh perangkat daerah dapat berperan aktif sesuai tupoksinya untuk bekerja sama mendukug penuh pelaksanaan bulan PRB. Ia menyebut kegiatan pada Bulan PRB yaitu dilakukan kampanye, edukasi, dan penyadaran pentingnya meminimalkan jumlah korban dan kerusakan dampak bencana.

“Ini tanggung jawab kita bersama. Saya minta bangun koordinasi dan kerjasama dengan baik. Koordinasikan semua. Atur program karena ini program nasional. Ini salah satu tanggung jawab untuk kita sukseskan,” tegasnya

Dikesempatan itu Sekda Konut, Kasim Pagala, yang juga berperan sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konut menginstruksikan kepada peserta agar persiapan pelaksanaan kegiatan My Trip Bulan PRB di Pulau Labengki dapat dituntaskan sebelum acara berlangsung.

Kesiapan yang dimaksudkan Kasim Pagala adalah mulai persiapan armada pemberangkatan para tamu di Pulau Labengki, Pelabuhan, kegiatan air bersih, tempat penginapan, pelayanan kesehatan, penyambutan para tamu, pengadaan souvenir, juru bicara tamu dan lainnya yang menjadi fasilitas pendukung acara.

Dari data yang diterima sebanyak 848 orang tamu dari Pemerintah Pusat dan Provinsi akan berkunjung di Pulau Labengki. Sehingga, diharapkan kesiapan tempat dan sarana prasarana pendukung dapat dimaksimalkan.

“Saya ingatkan, tidak ada alasan OPD keluar kota, perjalanan dinas dan lainnya. Kita harus stay maksimalkan dan sukseskan acara Bulan PRB Nasional ini. Semua speed boat yang ada agar di kumpulkan di satu titik, termasuk kapal jolor. Juga siagakan genset untuk penanggulangan listrik. Kebanggaan untuk kita di Konawe Utara, menjadi promosi daerah dan wisata,” bebernya.

Untuk diketahui Pengurangan risiko bencana (PRB) adalah bagian dari penyelenggaraan penanggulangan bencana dalam keadaan tidak terjadi bencana. PRB dilakukan untuk mengurangi dampak buruk yang mungkin timbul, terutama dilakukan dalam situasi sedang tidak terjadi bencana. (Adv)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

https://www.sultranet.com/komitmen-pt-tonia-mitra-sejahtera-layani-warga-pulau-kabaena-siapkan-ambulans-laut-gratis/

 

.




Pj. Bupati Buton La Ode Mustari Ajak Warganya Teladani Sifat Nabi Muhammad SAW

Buton, SultraNET. | Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, M.Si. mengajak jamaah untuk senantiasa meneladani keteladanan Nabi Muhammad SAW.

Penyampaian itu disampaikan orang nomor satu di Kabupaten Buton saat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2023 tingkat Kabupaten Buton yang diselenggarakan di Masjid Nur Muhammad, Desa Wabula, Kecamatan Wabula, Sabtu Malam, 30 September 2023.

“Nabi Muhammad adalah Rasul Allah yang memiliki sifat yang menginsiprasi semua kalangan,” ujar La Ode Mustari

Dalam Surat Al-Ahzab ayat 56 Allah berfirman yang artinya Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

Suasana Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Wabula
Suasana Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Wabula

Sekwan DPRD Provinsi Sultra itu mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi, motivasi dan meneladani kepemimpinan, suri tauladan, termasuk perjuangan beliau baik sebagai Aparatur pemerintahan maupun sebagai Masyarakat.

“Allah saja bershalawat pada Nabi Muhammad, kita sebagai umatnya, peringatan ini harusnya mampu menginspirasi kita, mampun menjadi motivasi kita, pendorong baik sebagai aparatur pemerintah, masyarakat, harus mampu meneladani kepemimpinan beliau,” katanya.

Nabi lanjut mantan Asisten I Sekda Kabupaten Buton itu, dalam menyebarluaskan syiar Islam, mengalami tantangan yang hebat. Bahkan ketika berdakwah, beliau dilempar dan perlakuan yang lain. Namun beliau tetap sabar dalam menghadapi tantyangan itu.

“Untuk itulah mari kita jadikan peringatan Maulid ini untuk menjalani kehidupan yang harmonis, dan berkehidupan sosial yang damai,” tandasnya (KinfoButon)




Cegah Penularan Penyakit Difetri, Pemkab Konut Sosialisasikan Pelaksanaan ORI

Wanggudu, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Difetri sekaligus penyerahan bantuan sosial di Balai Desa Boenaga, Kecamatan Lasolo Kepulauan yang bertujuan untuk Penanggulangan dan Pencegahan penularan penyakit Difteri. Sabtu (30/9/2023)

ORI (Outbreak Response Immunization) Difteri adalah pemberian imunisasi DPT-HB-HIB untuk anak usia 1-5 tahun tanpa memandang status imunisasi sebelumnya yang akan dilaksanakan dalam 3 tahap, yaitu bulan 1, ke 2 dan 6 bulan kemudian.

Kegiatan ini dihadiri Forkopimda Kabupaten Konawe Utara, Perwakilan WHO (World Health Organization), Kementrian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Prov. Sulawesi Tenggara, Kepala OPD se-Kabupaten Konawe Utara,  Camat Lasolo Kepulauan, Lurah se-Kec. Lasolo Kepulauan, serta Tokoh Masyarakat dan seluruh Masyarakat Kec. Lasolo Kepulauan

Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, ST.,MSI., IPU.,ASEAN.,Eng, dalam sambutannya menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya penanggulangan difteri. Imunisasi sebagai upaya pencegahan harus lengkap. penguatan imunisasi rutin di seluruh wilayah Kabupaten Konawe Utara.

Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, ST.,MSI., IPU.,ASEAN.,Eng
Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, ST.,MSI., IPU.,ASEAN.,Eng

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang mempunyai bayi dan anak-anak untuk melakukan imunisasi secara terjadwal ke Puskesmas terdekat. Sebab, hanya imunisasi DPT tersebut, kasus difteri ini dapat dicegah dan tentunya dengan pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan lingkungan dimanapun kita berada.

“Saya berharap Konawe Utara harus bebas dari penyakit Difteri,” tegasnya.

Sosialisasi Pencegahan penyakit Difetri
Sosialisasi Pencegahan penyakit Difetri

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara, Nurjanah Effendi mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama untuk menekan angka kasus difteri. Dalam Laporan Ketua Panitia diketahui bahwa berdasarkan data terakhir, sebelumnya ada 2 kasus difteri dengan jumlah kontak erat sebanyak 162 orang, 16 orang telah diambil sampel swabnya dengan hasil 1 orang swab tenggorokan positif difentri.

“Sebagai langkah awal telah diberikan antiserum pada 2 kasus tersebut dan pemberian profilaksis pada 353 orang di desa Boenaga untuk mengurangi resiko penularan Difteri. Untuk selanjutnya imunisasi masal ini akan dilaksanakan dalam 3 tahapan,” singkatnya (S)




Bupati Ahmad Safei Silaturahmi dan Temu Rakyat di Kecamatan Kolaka dan Latambaga

Kolaka, SultraNET. |  Bupati Kolaka H. Ahmad Safei, SH.,MH menjelang akhir masa jabatannya sebagai Bupati Kolaka 2 periode menggelar silaturahmi dan temu rakyat serta jajaran Pemerintah Kecamatan Kolaka dan Latambaga . Selasa, (26/09)

Temu rakyat ini dilaksanakan untuk mempererat tali silahturahmi sekaligus berpamitan kepada seluruh elemen masyarakat .

“Saya ingin izin berpamitan, karena tinggal beberapa waktu lagi saya akan meninggalkan jabatan ini selaku Bupati Kolaka .” ucapnya

Silaturahmi dan Temu Rakyat Bupati Kolaka
Silaturahmi dan Temu Rakyat Bupati Kolaka

Bupati Kolaka juga menyampaikan dalam waktu kurang lebih 10 tahun, beliau diberikan amanah untuk memimpin daerah ini yang juga penuh dinamika .

“Seperti yang kita ketahui, masyarakat Kabupaten Kolaka begitu besar ekspetasinya terhadap pemerintahan yang saya pimpin,” ujarnya

Silaturahmi dan Temu Rakyat Bupati Kolaka
Silaturahmi dan Temu Rakyat Bupati Kolaka

Ia menyebut seperti yang dapat amati bersama bahwa hampir seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Kolaka itu, harapan masyarakat terhadap pemerintah, baik dalam hal pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan semua berjalan sebagaimana yang telah di programkan

“Alhamdulillah, semua berjalan sebagaimana yang telah kami programkan.” tandasnya. (Kominfo)




Kadis Kominfo Sultra Buka Workshop Infrastruktur SPBE

Kendari, SultraNET. | Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tenggara (Kadis Kominfo Sultra), Dr. M. Ridwan Badallah, S.Pd.,MM membuka Workshop Infrastruktur SPBE yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, Direktori Layanan Aplikasi Informatika Pemerintah selama 2 (dua) hari mulai tanggal 26-27 September 2023 bertempat di Hotel Claro Kendari, Selasa, (26/9/2023).

Hadir dalam Workshop tersebut Agung Basuki Ketua Tim Pusat Data Nasional Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, Bambang Dwi Anggono Direktur Layanan Aplikasi Pemerintah, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan SPBE, Direktur Keamanan Sumber, Kadis Kominfo Kolaka, Kadis Kominfo Konsel, Kadis Kominfo Muna Barat, Perwakilan Kadis Kominfo Kab/Kota se-Sultra, Kabid Aptika Prov. Sultra, Pranata Komputer Ahli Muda dan Pranata Humas Kominfo Sultra, serta hadir juga secara virtual

Sambutan Ketua Tim Pusat Data Nasional bertugas Direktorat  Pelayanan Aplikasi Informatika Pemerintah, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, Agung Basuki, salah satu tugas yang diamanatkan oleh Presiden melalui Pepres no. 95 2018 tentang sistem pemerintahan berbasis elektronik kepada Kemenkominfo khususnya Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika adalah sebagai peran regulator dan fasilitator dalam mengimplementasikan sistem pemerintah berbasis elektronik

Lanjut, Workshop Infrastruktur SPBE khususnya kita akan mengenalkan infrastruktur SPBE berupa pelayanan berbasis Cloud Computing atau komputasi awan sebagai fasilitas infrastruktur untuk seluruh pemerintah baik pusat, provinsi, kab/kota untuk seluruh satuan kerja

Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) sekarang istilahnya menjadi kebutuhan pokok, sekarang era transformasi digital tanpa ada fasilitas TIK penerapan dan pengembangan TIK maka pengembangan setiap wilayah, Provinsi, Kab/Kota baik pusat akan kalah untuk bersaing semua sudah serba digital.

Peserta Kegiatan Workshop Infrastruktur SPBE
Peserta Kegiatan Workshop Infrastruktur SPBE

Kebutuhan TIK dalam transportasi digital memang tidak hanya menjadi salah satu kunci sukses dalam tranformasi digital kami melihat 3 (tiga) pilar besarnya yaitu: regulasi kebijakan, Infrastruktur dan SDM

Sambutan Kadis Kominfo Sultra,  menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam rangka membangun transformasi digital di Sulawesi Tenggara, sebagai bentuk  komitmen kita bersama guna mewujudkan pemerintahan berbasis elektronik yang terpadu dan menyeluruh untuk mencapai birokrasi dan pelayanan publik dalam kinerja yang baik

Untuk diketahui bersama pusat data nasional merupakan percepatan transformasi digital dalam merujuk pada amanat Pepres no.95 tahun 2018 tentang SPBE. Kemudian Pj. Gubernur Sultra melakukan percepatan SPBE sudah mengimplementasikan salah satu aplikasi Kemenkumham Sisumaker kita akan meloncing dalam waktu dekat akan menghadirkan 17 Kab/Kota se-Sultra

Kadis Kominfo Sultra, Dr. M. Ridwan Badallah, S.Pd.,MM [Kiri]
Kadis Kominfo Sultra, Dr. M. Ridwan Badallah, S.Pd.,MM [Kiri]

Dalam melakukan percepatan transformasi digital tersebut tentu pemanfaatan TIK dan penyelenggaraan pusat data nasional akan memberikan informasi dan mendukung data center bagi Kementerian dan daerah. Maka diperlukan pemahaman layanan pusat data nasional, melalui penyedia pusat data nasional di harapkan konsolinasi layanan dan data pemerintah dapat berlangsung lebih awal kebijakan ini akan mendorong efisiensi belajar pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan terwujudnya satu data Indonesia. Tutupnya (KInfo)




Pemkab Konut Ambil Peran Penting Pengembangan SDM Sultra

Wanggudu, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) terus mengambil peran penting dalam pengembangan Sumber Daya Manausia (SDM) di Provinsi Sulawesi Tenggara, dimana hari ini Selasa (26/09/2023) Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng. menerima lansung kedatangan mahasiswa Universitas Lakidende (Uilaki).

Kedatangan Mahasiswa Unilaki di Konut dalam rangka melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 2 Kecamatan yang terpilih yaitu Kecamatan Asera dan Kecamatan Oheo.

H. Ruksamin sebagai pimpinan tertinggi di Konawe Utara berpesan kepada para mahasiswa untuk mensukseskan program Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar dengan memberikan tugas tambahan kepada para Mahasiswa untuk besama-sama mensukseskan Program Pemanfaatan Kebun dan Pekarangan (PPKP).

Bupati Konut, H. Ruksamin saat menyembut kedatangan Mahasiswa Universitas Lakidende di Konut
Bupati Konut, H. Ruksamin saat menyembut kedatangan Mahasiswa Universitas Lakidende di Konut

Tidak hanya memberikan tugas tambahan, H. Ruksamin juga menyiapkan petugas pendamping dalam menjalakan Program PPKP. Dinas Ketahanan Pangan dipilih menjadi pendamping untuk para mahasiswa.

“Untuk anak-anak saya yang akan melaksanakan KKN, dalam proses melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, program yang dibawa juga harus berdampak kepada masyarakat. Untuk itu saya perkenalkan Program PPKP, yang manfaatnya bisa lansung dirasakan, diantaranya kebutuhan masyarakat akan pangan dan nutrisi yang baik dapat tercukupi. Tidak hanya itu, inflasi yang hari ini juga menjadi fokus program nasional juga kita dapat selesaikan dengan program PPKP.” ungkap H. Ruksamin.

Tidak sampai disitu, sebagai bentuk support kepada Mahasiswa yang akan melaksanakan KKN di wilyah yang di pimpin nya, H. Ruksamin juga menyiapkan bantuan uang konsumsi sebesar 5 juta rupiah per posko. (S)




Bupati Kolaka H. Ahmad Safei Silaturahmi dan Temui Rakyat di Kecamatan Baula

Kolaka, SultraNET. |  Bupati Kolaka H. Ahmad Safei, SH.,MH menjelang akhir masa jabatannya sebagai Bupati Kolaka 2 periode menggelar silaturahmi dan temu rakyat serta jajaran Pemerintah Kecamatan Baula . Senin, (25/09)

Temu rakyat ini dilaksanakan untuk mempererat tali silahturahmi sekaligus berpamitan kepada seluruh elemen masyarakat Baula.

Bupati H. Ahmad Safei saat Silaturahmi dan Temui Rakyat di Baula
Bupati H. Ahmad Safei saat Silaturahmi dan Temui Rakyat di Baula

Bupati Kolaka mengucapkan pula terima kasih kepada segenap masyarakat dan semua elemen Kecamatan Baula yang telah hadir .

“Menjelang masa jabatan saya berakhir, saya mohon pamit dan sekaligus mengucapkan terima kasih serta mohon maaf, semoga tali silahturahmi tetap terjalin, dan sekaligus mohon izin untuk melanjutkan perjuangan menuju Senayan .” Ucapnya




Andi Asniwati Mustari Kunjungi Desa Bajo Bahari Buton, Beri Makanan Tambahan Anak

Buton, SultraNET. | Ibu Pj. Bupati Buton sebagai penasehat DWP Kabupaten Buton, Ny. Dra. Andi Asniwati Mustari bersama Ketua DWP Kabupaten Buton, Ny Kiki Asnawi melakukan kunjungan Lapangan Di Desa Bajo Bahari dalam rangka pemberian makanan tambahan anak di Lokasi Stunting yang dipusatkan di Kantor Desa Bajo Bahari, Kecamatan Wabula, Senin 25 September 2023.

Kunjungan lapangan itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buton sebagai Pembina DWP Kabupaten Buton, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Buton, Camat Wabula bersama Ketua DWP Kecamatan Wabula, Kepala Desa Bajo Bahari.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Asnawi Jamaluddin S.Pd,.M.Si dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada ibu Pj. Bupati Buton sebagai Penasehat DWP Kabupaten Buton Ny. Dra. Andi Asniwati Mustari atas kehadirannya yang merupakan kunjungan perdananya di Desa Bajo Bahari.

Warga Desa Bajo Bahari saat menghadiri kegiatan
Warga Desa Bajo Bahari saat menghadiri kegiatan

Sekda berharap dengan jalannya kegiatan ini dapat berdampak pada pencapaian target pemerintah tentang penurunan stunting menjadi 14% pada tahun 2024 serta dapat terwujudnya Kabupaten Buton bebas stunting.

“Dengan mewujudkan Kabupaten Buton Bebas Stunting olehnya itu harus adanya kerja sama mulai dari pemerintah daerah sampai ke pemerintah desa,” .

Pemerintah Kabupaten Buton lanjut Sekda sangat serius dalam upaya penurunan angka stunting dengan mengeluarkan Surat Keputusan Bupati Buton nomor 359 tahun 2022 tentang perubahan atas keputusan Bupati Buton nomor 117 tahun 2022 tentang tim percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buton.

“Pemerintah Kabupaten Buton menunjukkan keseriusan dalam penanganan stunting, salah satunya melalui Surat Keputusan Bupati Buton, nomor 359 tahun 2022 tentang perubahan atas keputusan Bupati Buton nomor 117 tahun 2022 tentang Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Buton, yang di dalamnya telah termaktub dan melibatkan multi perangkat daerah,” katanya..

Di akhir sambutannya Sekda Buton berharap kegiatan yang dilaksanakan tersebut dapat memberikan dampak positif dalam upaya penanganan stunting di Kabupaten Buton sehingga di masa depan daerah ini dapat memiliki generasi yang sehat dan cerdas.

“Saya harap acara penyuluhan stunting yang kita laksanakan pada hari ini, dapat memberikan kontribusi yang positif dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Buton, dan membantu menciptakan generasi yang sehat dan cerdas,” tutupnya.

Selain pemberian makanan tambahan kepada anak, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelayanan posyandu di Kantor Desa Bajo Bahari.

Sementara itu, Ibu Pj. Bupati Buton sebagai penasehat DWP Kabupaten Buton Ny. Dra. Andi Asniwati Mustari menyampaikan pemberian makanan tambahan ini merupakan bentuk upaya dalam percepatan penurunan stunting pemerintah memberikan bantuan kepada anak yang terindikasi stunting.

Pemberian makanan tambahan (PMT) adalah kegiatan pemberian makanan untuk bayi dan balita guna melengkapi kebutuhan gizi anak agar mencapai berat badan sesuai usianya.

Andi Asniwati Mustari menyerahkan paket makanan tambahan Anak
Andi Asniwati Mustari menyerahkan paket makanan tambahan Anak

“Untuk mencegah stunting dimulai dari sanitasi yaitu menjaga kebersihan jamban, air bersih dan membiasakan mencuci tangan sebelum makan dan juga pola asu anak dengan pemberian asi sebagai pendamping makanan Serta pemberian pola makan karbohidrat, protein, buah dan sayuran,” katanya.

Ia menyampaikan kepada para ibu untuk memenuhi kebutuhan gizi anak agar mengonsumsi protein hewani berupa ikan setelah anak berusia 2 tahun sudah bisa melengkapi kebutuhan gizi untuk kualitas kembang tumbuh anak kedepannya.

“Apalagi kita yang hidup di pesisir laut kaya akan beragama macam ikan segar, saya menyampaikan kepada ibu ibu untuk mencukupi kebutuhan anak dengan mengonsumsi ikan agar anak anak kita di Buton semua cerdas”, ungkapnya.

Ia berharap agar kita dapat bersama-sama dalam penanganan pencegahan stunting ini untuk tumbuh kembang anak kita agar anak kita tumbuh menjadi putra-putri Buton yang sehat dan cerdas.

Sumber : (KominfoButon/Widia Ningsih)




Bupati Surunuddin Pantau Langsung Pilkades Serentak Konsel

Konawe Selatan, SultraNET. | Untuk memastikan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) berjalan dengan baik, Bupati Surunuddin bersama jajaran laksanakan pemantauan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Bupati Konsel dua periode ini mengatakan tujuan dari monitoring tersebut guna memastikan kesiapan panitia serta antusias masyarakat dalam pelaksanaan Pilkades.

“Alhamdulillah dari beberapa titik yang kami kunjungi hari ini, kami melihat antusias masyarakat sangat besar dalam melaksanakan demokrasi di desa,” kata Surunuddin saat di wawancarai awak media di salah satu TPS, Minggu, 24 September 2023.

Guna menjangkau seluruh wilayah, mantan ketua DPRD Konsel ini,meminta kepada para camat,Kadis, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan panitia Pilkades untuk untuk stand by memonitoring wilayahnya masing-masing.

“Agar semua wilayah terjangkau kami berbagi wilayah,” jelasnya.

Bupati Konsel, Surunuddin Saat mamantau pelaksanaan Pilkades Serentak
Bupati Konsel, Surunuddin Saat mamantau pelaksanaan Pilkades Serentak

Surunuddin menuturkan, semua tahapan kegiatan pelaksanaan pilkades hari ini akan menjadi tolak ukur keberhasilan semua kegiatan Pemilu di Kabupaten Konsel.

“Tentu kita berharap pelaksanaan Pilkades mulai dari pengamanan, pemungutan suara kemudian penghitungan, mudah-mudahan bisa berjalan dengan aman dan lancar. Mari sama-sama kita kawal kegiatan Pilkades ini dengan sebaik-baiknya dan penuh dengan keseriusan,”pesan Surunuddin.

Kepala DPMD Konsel Anas Mas’ud menyebut Pilkades serentak tahun 2023 di ikuti sebanyak 96 Desa yang tersebar di seluruh Kabupaten Konawe Selatan. Dengan total 272 colon, 92 calon Incamben. Dan perhitungan suara dimulai pukul 14:30 wita.

“Jadi sebelum magrib hasil perhitungan kita sudah bisa tau,”singkatnya.

Sumber : KominfoKonsel




Kunjungi Siotapina, Pj. Bupati Buton Disambut Tarian Mangaru

Buton, SultraNET.  |  Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Siotapina. Kedatangan Kepala orang nomor satu di Bumi Penghasil Aspal Alam terbesar di dunia bersama rombongan disambut Tari Tradisional dan tarian mangaru oleh Tokoh Masyarakat dan tokoh adat di wilayah tersebut. Pada kesempatan itu, Pj. Bupati Buton, melaunching Bantuan Pangan Beras Pemerintah, bertempat di Halaman Kantor Camat Siotapina, Minggu (24/9/2023).

Turut mendampingi Pj. Bupati Buton, Ny. Dra. Andi Asniwati Mustari, Sekda Buton Asnawi Jamaluddin, S.Pd., M.Si. bersama Ny. Kiki Amalia Asnawi dan para Kepala OPD.

“Kegiatan pembagian beras ini sampai 3 bulan kedepan, Pemerintah sudah memberikan perhatian kepada masyarakat luar biasa. Ini dimaksudkan bahwa melihat dinamika harga pasar yang tidak menentu yang merangkak naik ini bisa menyebabkan inflasi. Sehingga harus menjadi perhatian pemerintah tidak boleh tinggi tidak boleh rendah,” jelas Pj. Bupati Buton saat memberikan sambutan.

Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi saat menyerahkan bantuan kepada warga

Pj. Bupati Buton juga mengajak agar pemanfaatan pekarangan di Kecamatan Siotapina digalakkan kembali agar masyarakat memiliki kemandirian dalam menghasilkan pangan. Sekwan DPRD Sultra ini berharap agar Kabupaten Buton ke depan dapat menjadi sumber pangan di Sulawesi Tenggara.

“Di Kecamatan Siotapina dulu ada pemanfaatan pekarangan. Saya kira ini ditumbuhkembangkan kembali karena rata-rata pemicu inflasi adalah kebutuhan sehari-hari seperti sayur, cabai, tomat, dan yang lain. Kita ini Siotapina, Lasalimu, Kapontori, mestinya menjadi sentra-sentra pertanian. Begitu luasnya lahan kita sehingga perlu dimanfaatkan maksimal pera penyuluh-penyuluh pertanian. Oleh karena itu ini menjadi perhatian kita semua khususnya pak camat, galakkan kembali,” tegasnya.

Mantan kepala BKD Sultra ini menjelaskan pemberian bantuan beras pemerintah ini salah satunya dalam rangka menghadapi musim kering. Ia juga berharap di Kecamatan Siotapina tidak ada lagi petani yang berpinda-pindah lokasi. Jika ada Pj. Bupati berharap diawasi terutama yang membuka lahan baru dengan cara membakar karena dapat membahayakan apalagi jika sudah sampai ke hutan lindung.

“Tatap muka ini semoga bermanfaat, artinya melalui pak camat kalau ada masyarakat punya tuntutan aspirasi tolong disampaikan. Sebab kritikan itu baik bagi saya, apalagi berbeda itu rahmat, kita kadang-kadang berbeda itu sudah jadi musuh, perbedaan itu bahan instrospeksi bagi kita, karena belum tentu kita benar. Oleh karena itu saya mengharapkan kalau ada sumbang saran kritikan untuk kemajuan Siontapina,” harapnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan La Lodi, S.TP., M.Si. dalam laporannya menyampaikan bantuan beras pemerintah tersebut bersumber dari pemerintah pusat melalui Perum Bulog dan untuk Kecamatan Siotapina yang menerima sebanyak 1.649 kepala keluarga.

“Kami laporkan bantuan dari bersumber dari Badan Pangan Nasional melalui Perum Bulog Baubau. Tujuannya untuk menstabilkan harga pangan terutama beras kemudian untuk memastikan ketersediaan pangan. Untuk Kecamatan Siotapina penerima beras bantuan ini sebanyak 1.649 kepala keluarga,” jelasnya.

Sumber : (KominfoButon)