Safari Ramadan di Bombana, Wagub Sultra dan Wabup Ahmad Yani Buka Puasa Bersama

Bombana, sultranet.com – Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani menyambut kunjungan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua dalam rangka Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama di Pendopo Rumah Jabatan Wakil Bupati Bombana. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Kabupaten Bombana di bulan suci Ramadan, Rabu (04/03/2026).

Kegiatan ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, serta tokoh masyarakat Kabupaten Bombana. Suasana kebersamaan tampak terasa ketika para undangan berkumpul untuk memperkuat silaturahmi sekaligus berbagi keberkahan di bulan Ramadan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi kemanusiaan yang tengah dihadapi rakyat Palestina. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penggalangan donasi yang dihadiri langsung oleh seorang syekh dari Palestina.

Menurut Ahmad Yani, kehadiran perwakilan dari Palestina tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyalurkan bantuan secara langsung kepada pihak yang dipercaya dalam menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kalau biasanya kita menyumbang melalui media sosial atau di jalan, hari ini orangnya langsung hadir bersama kita. Mari kita berbagi untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Ahmad Yani.

Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak harus dalam jumlah besar. Menurutnya, kepedulian kecil yang dilakukan secara bersama-sama dapat memberikan dampak besar bagi mereka yang membutuhkan.

“Kalau ada lima ribu atau sepuluh ribu rupiah saja, jika dikumpulkan dari banyak orang tentu akan menjadi bantuan yang besar. Yang penting niat kita untuk membantu,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan Kabupaten Bombana yang dinilai menunjukkan kemajuan positif dalam berbagai sektor pembangunan.

Ia juga menilai kondisi sosial masyarakat di daerah tersebut terlihat harmonis dan penuh semangat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Saya melihat Bombana ini luar biasa perkembangannya. Situasi masyarakatnya juga terlihat ceria dan aktivitas berjalan dengan aman serta lancar,” ujar Hugua.

Menurutnya, stabilitas sosial dan kebersamaan masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan demi kemajuan Kabupaten Bombana ke depan.

Kegiatan buka puasa bersama berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Para tamu undangan tampak menikmati momen berbagi di bulan Ramadan sambil memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Usai berbuka puasa, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara bersama Wakil Bupati Bombana, jajaran Forkopimda, serta para tamu undangan melaksanakan salat Maghrib berjamaah.

Safari Ramadan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kepedulian sosial serta solidaritas kemanusiaan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat berbagi dan kebersamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, terutama dalam momentum bulan suci Ramadan yang penuh berkah.




Safari Ramadan Pemprov Sultra, Wagub Hugua dan Wabup Bombana Salat Tarawih Bersama Warga

Bombana, sultranet.com – Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua melaksanakan salat Isya dan tarawih berjamaah bersama masyarakat di Masjid Nurul Iman, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, Rabu (04/03/2026).

Kehadiran Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara disambut hangat oleh masyarakat yang memenuhi masjid untuk melaksanakan ibadah bersama. Safari Ramadan ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai spiritual serta kebersamaan di bulan suci.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Isya berjamaah yang diikuti oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat setempat. Suasana khidmat terlihat ketika para jamaah melaksanakan ibadah bersama sebagai wujud syukur dan penguatan iman di bulan Ramadan.

Usai salat Isya, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua menyampaikan sambutan kepada para jamaah yang hadir. Dalam pesannya, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Dalam bulan Ramadan ini kita diingatkan untuk tidak bersikap sombong terhadap harta maupun jabatan yang kita miliki. Mari kita bersama-sama menjaga negeri ini agar tetap aman dan damai serta saling mendoakan agar para pemimpin diberikan kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Hugua.

Menurutnya, bulan suci Ramadan bukan hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga kesempatan mempererat hubungan antara sesama manusia serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan semangat kebersamaan, masyarakat diharapkan dapat terus mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas sosial yang kondusif.

Sementara itu, Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani menyambut baik kehadiran rombongan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Bombana. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat komunikasi dan silaturahmi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta masyarakat.

Melalui kegiatan Safari Ramadan, pemerintah daerah juga dapat mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan emosional antara pemimpin dan warga.

Setelah penyampaian sambutan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat tarawih berjamaah yang berlangsung khidmat. Para jamaah mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan hingga akhir kegiatan.

Safari Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara ini menjadi salah satu agenda rutin yang bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Selain sebagai kegiatan ibadah bersama, safari ini juga menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin harmonis, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah menuju kesejahteraan yang lebih baik.




Wabup Bombana dan Wagub Sultra Tinjau PPI Tapuahi, Dorong Penguatan Ekonomi Nelayan

Bombana, sultranet.com – Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani mendampingi Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua meninjau Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) milik Dinas Kelautan dan Perikanan di Desa Tapuahi, Kecamatan Rumbia Tengah. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi fasilitas yang menjadi pusat aktivitas nelayan sekaligus bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Bombana, Rabu (4/3/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan provinsi untuk memastikan fasilitas perikanan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat pesisir. Rombongan meninjau sejumlah sarana yang digunakan nelayan, mulai dari area pendaratan ikan hingga fasilitas penunjang aktivitas perikanan di kawasan tersebut.

Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani mengatakan keberadaan Pangkalan Pendaratan Ikan di Desa Tapuahi memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, khususnya bagi para nelayan yang menggantungkan hidup dari hasil laut.

“PPI ini menjadi salah satu titik penting bagi aktivitas nelayan di Bombana. Kami berharap fasilitas yang ada dapat terus ditingkatkan sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat pesisir,” ujar Ahmad Yani.

Menurutnya, peningkatan fasilitas perikanan akan berdampak langsung pada produktivitas nelayan, sekaligus memperkuat sektor ekonomi lokal. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan yang menjadi salah satu potensi unggulan Kabupaten Bombana.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan di daerah. Ia menilai potensi sumber daya laut di Sulawesi Tenggara sangat besar dan dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Sektor perikanan memiliki potensi yang sangat besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu pemerintah provinsi akan terus mendorong penguatan fasilitas, pengelolaan, serta dukungan terhadap aktivitas nelayan di daerah,” kata Hugua.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam mengembangkan infrastruktur perikanan. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, menurutnya nelayan dapat meningkatkan kualitas dan nilai jual hasil tangkapan.

Selain melakukan peninjauan fasilitas PPI, rombongan pemerintah provinsi dan daerah juga memanfaatkan momentum Safari Ramadan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat setempat. Dalam suasana penuh kehangatan, pemerintah berdialog dengan warga serta mendengarkan berbagai aspirasi terkait pembangunan daerah, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama di bulan Ramadan, diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan warga sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam mendorong pembangunan daerah.

Melalui kunjungan ini, pemerintah berharap pengembangan fasilitas perikanan di Bombana dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.




Wagub Sultra Ajak SKPD Jaga Kebersihan MTQ Kendari Lewat Senam dan Kerja Bakti

Kendari, Sultranet.com – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling., mengajak seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan MTQ Kota Kendari melalui kegiatan senam pagi dan kerja bakti bersama, Jumat, 16 Mei 2025.

Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan senam bersama yang diikuti oleh para pegawai dari berbagai instansi pemerintah. Suasana penuh semangat tampak mewarnai lapangan MTQ Kendari saat para peserta bergerak serempak mengikuti instruktur senam.

Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, dalam arahannya seusai senam, mengajak seluruh peserta untuk melanjutkan kegiatan dengan kerja bakti di lokasi masing-masing yang telah dibagi sebelumnya. Ia menekankan pentingnya kebersihan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah plastik yang sering menjadi masalah di area publik seperti kawasan MTQ.

“Setelah senam ini, kita akan melanjutkan kerja bakti di titik-titik lokasi yang telah dibagi. Fokuskan pada pembersihan lingkungan, terutama sampah plastik. Teman-teman dari OPD yang berwenang agar dapat memberikan edukasi kepada masyarakat yang datang berolahraga di sini untuk senantiasa membuang sampah pada tempatnya,” kata Hugua.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah provinsi menaruh perhatian serius terhadap pengelolaan sampah, dan berupaya mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Dalam waktu dekat, katanya, Pemprov Sultra akan menyiapkan sarana pemilahan sampah agar pengelolaan limbah plastik dan organik bisa berjalan lebih optimal.

“Mudah-mudahan tahun ini sudah dapat disiapkan tempat sampah terpisah, antara sampah plastik dan sampah basah, agar pengelolaannya lebih optimal,” ujarnya.

Usai memberikan arahan, Wakil Gubernur turun langsung meninjau titik-titik lokasi kerja bakti. Dengan berjalan kaki menyusuri area MTQ, Hugua menyapa para pegawai yang tengah membersihkan lingkungan. Beberapa tampak memungut sampah plastik, menyapu daun kering, dan merapikan taman-taman kecil di sekitar lokasi.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa pelaksanaan kerja bakti berjalan dengan baik dan memberi dampak langsung terhadap kebersihan kawasan MTQ yang menjadi salah satu ruang publik penting di Kota Kendari. Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen nyata Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Menurut Hugua, kawasan MTQ tidak hanya digunakan untuk kegiatan keagamaan, tapi juga menjadi ruang terbuka hijau yang ramai dikunjungi warga untuk berolahraga dan bersantai. Oleh karena itu, menjaga kebersihan di tempat ini adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat.

“Tempat ini milik kita bersama. Mari kita rawat, jaga kebersihannya, dan tumbuhkan rasa memiliki, karena lingkungan yang bersih akan membawa dampak besar terhadap kesehatan dan kenyamanan kita semua,” tegasnya.

Kegiatan senam dan kerja bakti ini merupakan bagian dari agenda rutin Pemprov Sultra untuk meningkatkan kebugaran jasmani para ASN sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antarsektor dalam menjaga fasilitas publik. Tidak hanya soal fisik, kegiatan ini juga mempererat solidaritas dan kebersamaan antarpersonel SKPD.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap inisiatif semacam ini dapat menjadi pemicu bagi seluruh elemen masyarakat untuk ikut terlibat aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di ruang-ruang publik yang digunakan secara luas.

Dengan langkah-langkah kecil namun konsisten, seperti memungut sampah atau menanam pohon, diharapkan akan tercipta kesadaran kolektif yang dapat membawa perubahan besar bagi wajah kota dan kualitas hidup masyarakat di masa depan.




Wagub Sultra Ajak Umat Islam Amalkan Al-Qur’an dalam Kehidupan Sehari-hari

KENDARI, sultranet.com — Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ir. Hugua, M.Ling., menghadiri Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 1446 H/2025 M di Masjid Raya Al-Kautsar, Kendari, Senin (17/3/2025). Acara ini dirangkaikan dengan penyerahan hibah kepada organisasi dan lembaga keagamaan serta rumah ibadah di Sultra.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur mengajak umat Islam untuk selalu bersyukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan penuh keberkahan. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Al-Qur’an adalah sumber petunjuk bagi umat manusia. Peringatan ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi momentum refleksi agar kita lebih memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ujar Hugua.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra, Kepala Kanwil Kementerian Agama Sultra, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sultra, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sultra, Ketua Pengurus Masjid Raya Al-Kautsar, para ulama, serta tokoh agama dan masyarakat.

Hugua juga menyoroti program unggulan Pemerintah Provinsi Sultra dalam mendukung pembangunan keagamaan. Salah satunya adalah bantuan hibah bagi lembaga keagamaan dan masjid guna memperkuat peran keagamaan dalam membimbing umat.

“Kami juga telah merealisasikan program lain seperti beasiswa pendidikan bagi mahasiswa S1, S2, dan S3, layanan ambulans darat dan laut gratis, bantuan modal usaha untuk ibu-ibu, serta seragam sekolah gratis bagi pelajar. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sultra,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Sultra, H. Muh. Saleh, S.Ag., M.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah sumber inspirasi utama dalam membangun kehidupan berkeadaban dan berkeadilan.

“Kementerian Agama memiliki tanggung jawab besar dalam membina umat agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program yang memperkuat pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen Pemprov Sultra dalam mendukung aktivitas keagamaan, Wakil Gubernur menyerahkan bantuan hibah secara simbolis kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sultra, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sultra, Pengurus Masjid Raya Al-Kautsar Kendari, Masjid Akbar Kelurahan Anduonohu, Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Petoaha Kecamatan Nambo, serta Masjid Babul Khair BTN I Kelurahan Bende Kecamatan Kadia. Dalam penyerahan ini, Hugua didampingi Kepala Kanwil Kementerian Agama Sultra dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Pemprov Sultra.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung operasional masjid dan kegiatan keagamaan, serta meningkatkan pelayanan kepada umat Islam di Sulawesi Tenggara,” ujar Hugua.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah Hikmah Nuzulul Qur’an yang disampaikan oleh K.H. Zainal Mustamin, S.Ag., M.A. Ia menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang penuh dengan nilai keimanan, ketakwaan, dan keadilan.

Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Al-Kautsar ini ditutup dengan shalat tarawih berjamaah, menambah suasana khusyuk di bulan suci Ramadhan.