Bupati Bombana Tutup Bombana Berani Fishing Festival 2025, Dorong Wisata Bahari dan Ekonomi Pesisir

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. Burhanuddin, M.Si., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., secara resmi menutup rangkaian Bombana Berani Fishing Festival 2025 yang berlangsung selama dua hari di kawasan Eks MTQ Kelurahan Lauru, Kabupaten Bombana, Minggu sore (7/12/2025).

Penutupan festival ditandai dengan penyerahan langsung hadiah kepada para pemenang dari berbagai kategori lomba memancing. Kegiatan ini menjadi puncak dari ajang promosi potensi bahari Bombana yang dirancang untuk memperkuat sektor pariwisata serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Sejak hari pertama pelaksanaan, festival ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, komunitas pemancing, serta pelaku wisata lokal. Ratusan peserta dari berbagai daerah turut ambil bagian dan menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang perlombaan. Panitia mencatat seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Dalam prosesi penutupan, Bupati Bombana bersama Ketua TP PKK menyerahkan hadiah kepada para juara untuk sejumlah kategori utama yang dipertandingkan. Kategori tersebut meliputi ikan terberat, kategori spesies, pemenang jackpot, kapten terbaik, serta berbagai hadiah doorprize yang disiapkan panitia.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Bombana Berani Fishing Festival bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari strategi promosi daerah berbasis potensi kelautan.

“Festival ini kita laksanakan bukan hanya untuk menyalurkan hobi memancing, tetapi juga untuk memperkenalkan potensi bahari Bombana kepada masyarakat luas. Ini adalah bagian dari upaya kita mendorong pariwisata dan menggerakkan ekonomi pesisir,” ujar Burhanuddin.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan dijadikan agenda tahunan yang lebih besar, sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan serta memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar.

“Ke depan, kegiatan seperti ini harus kita kemas lebih baik dan lebih luas lagi. Dengan sinergi semua pihak, saya yakin Bombana bisa menjadi salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Sulawesi Tenggara,” katanya.

Panitia pelaksana dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor, relawan, aparat keamanan, serta masyarakat setempat yang turut menjaga kelancaran dan keamanan selama festival berlangsung. Dukungan berbagai pihak dinilai menjadi kunci sukses penyelenggaraan Bombana Berani Fishing Festival 2025.

Usai penyerahan hadiah, rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara Bupati Bombana, Ketua TP PKK, panitia, para peserta, dan seluruh pemenang lomba. Festival ini diharapkan dapat terus menjadi ruang kreativitas, promosi daerah, serta penguatan identitas Bombana sebagai wilayah dengan potensi bahari yang besar. (adv)




Antam Fishing 002 Juara Bombana Berani Fishing Festival 2025

Bombana, sultranet.com – Bombana Berani Fishing Festival 2025 resmi ditutup dengan kemenangan gemilang Tim Antam Fishing 002 yang mencatatkan hasil tangkapan terberat sepanjang gelaran festival. Tim asal Pomalaa ini tampil dominan dan keluar sebagai juara utama dalam ajang Festival Mancing Bombana yang berlangsung selama tiga hari dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Bombana ke-22, Bombana, Minggu (7/12/2025).

Antam Fishing 002 memastikan posisi puncak setelah berhasil mendaratkan ikan dengan bobot total 30,475 kilogram. Persaingan berlangsung ketat hingga akhir lomba, dengan Bhangkura Fishing asal Bombana menempati posisi kedua dengan tangkapan 29,36 kilogram, disusul Sport Fishing asal Kabaena di peringkat ketiga dengan bobot 26,935 kilogram.

Selain kategori utama, festival ini juga melahirkan para juara pada kategori spesies. Nusantara Fishing utusan Pemerintah Kabupaten Kolaka menjuarai kategori Spesies Tuna dengan berat 11,63 kilogram. HIPMAP Kendari meraih juara Spesies Kakap dengan berat 4,89 kilogram, sementara Iul Fishing Bombana unggul pada Spesies Trevally dengan berat 2,22 kilogram.

Bhangkura Fishing kembali menunjukkan performa kuat dengan menjuarai Spesies Tenggiri atau Wahoo seberat 2,16 kilogram. Anak Empang Fishing keluar sebagai pemenang Spesies Grouper dengan berat 6,15 kilogram. Tim Pelakor asal Kolaka menjuarai Spesies Amberjack dengan berat 2,63 kilogram, Insya Allah Fishing asal Kendari unggul pada Spesies Mata Bongsang dengan berat 5,64 kilogram, dan Wawonii Fishing Club dari Kabupaten Konawe Kepulauan menjuarai Spesies Snapper dengan berat 2,19 kilogram.

Kategori bergengsi lainnya, yakni hadiah Jackpot, diraih Bofix Fishing yang merupakan perwakilan BKPSDM Bombana setelah mendaratkan ikan Giant Trevally seberat 19,95 kilogram. Sementara gelar Kapten Terbaik disematkan kepada kapten kapal Tim Antam Fishing 002.

Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si menegaskan bahwa Bombana Berani Fishing Festival merupakan bagian penting dari rangkaian Hari Jadi Bombana ke-22 sekaligus strategi memperkenalkan potensi wisata bahari daerah.

“Di samping sebagai rangkaian HUT Bombana, festival ini juga menjadi wadah untuk mempromosikan potensi pariwisata daerah,” kata Burhanuddin.

Ia menambahkan, festival ini juga menjadi ruang mempererat jejaring dan persaudaraan antar penghobi sport fishing dari berbagai daerah.

“Kami selaku pemerintah yang juga menggemari kegiatan memancing ini selalu memberikan dukungan sebagai komitmen kami melalui Dinas Pariwisata Bombana,” ujarnya.

Menurut Burhanuddin, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada promosi wisata, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian bahari Bombana.

Dukungan penyelenggaraan festival juga ditegaskan Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si. Ia mengapresiasi antusiasme peserta, panitia, dan seluruh pihak yang terlibat sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan sukses berkat kerja sama semua pihak. Festival ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkenalkan kekayaan laut Bombana kepada daerah lain. Kami bangga karena event ini mampu menarik minat angler dari berbagai daerah,” ujar Anisa.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari DPA Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana sehingga pelaksanaan festival berjalan terukur dan sesuai ketentuan yang berlaku.




Bombana Berani Fishing Festival 2025 Resmi Dibuka, Angkat Wisata Bahari dan Pesan Pelestarian Laut

Bombana, sultranet.com – Bombana Berani Fishing Festival 2025 resmi digelar dan langsung menggebrak perairan Bombana sebagai ajang wisata bahari berskala besar. Festival perdana ini dibuka langsung oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si dengan pelepasan simbolis seluruh peserta yang akan berkompetisi selama tiga hari di laut. Kegiatan ini menjadi magnet baru promosi potensi kelautan Bombana sekaligus ruang silaturahmi para pecinta olahraga memancing dari berbagai daerah, Bombana, jumat (05/12/2025).

Pembukaan festival berlangsung meriah dan disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah Bombana Ir. Syahrun, ST., M.P.W.K., Kasat Polairud Bombana, Danpos AL Bombana, para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah, imam, serta ratusan angler dari sejumlah kabupaten di Sulawesi Tenggara.

Mengusung tema “Menjalin Persaudaraan, Merawat Laut untuk Bombana Berdaya Saing”, festival ini diikuti 46 tim dengan total 232 angler. Sejak pagi hari, kawasan titik keberangkatan telah dipadati peserta yang siap bertarung secara sportif memperebutkan prestasi terbaik. Antusiasme tinggi terlihat dari kesiapan tim, kapal, hingga perlengkapan memancing yang digunakan.

Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin dalam sambutannya menegaskan bahwa Bombana Berani Fishing Festival bukan sekadar lomba memancing, melainkan langkah strategis untuk memperkuat identitas Bombana sebagai destinasi wisata bahari unggulan di Sulawesi Tenggara.

“Fishing Festival ini bukan sekadar lomba mancing, ini adalah ajang untuk memperkenalkan Kabupaten Bombana sebagai surga wisata bahari. Harapan kami, setelah kembali ke daerah masing-masing, teman-teman bisa menyampaikan bahwa Bombana memiliki laut yang luar biasa dan masyarakat yang ramah,” kata Bupati Burhanuddin.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian laut selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, laut bukan hanya ruang kompetisi, tetapi juga aset bersama yang harus dirawat secara bertanggung jawab.

“Saya berharap selama memancing tidak ada sampah yang dibuang ke laut. Jika menemukan sampah di laut, saya minta agar diambil dan dibawa ke darat untuk kita kelola bersama,” tegasnya.

Sebagai bentuk motivasi dan edukasi lingkungan, Bupati Bombana bahkan menyiapkan hadiah khusus bagi tim yang berhasil membawa sampah terbanyak dari laut ke darat.

“Bagi tim yang membawa pulang sampah terbanyak, akan kami beri hadiah,” ucapnya disambut antusias peserta.

Usai pembukaan, puluhan kapal peserta bergerak serentak menuju titik-titik mancing yang telah ditentukan. Riuh suara mesin kapal, komunikasi antaranggota tim, dan semangat para angler menciptakan suasana kompetitif namun tetap hangat dan bersahabat. Festival ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga memperkuat citra Bombana sebagai daerah yang serius mengembangkan wisata bahari berbasis sportivitas dan kepedulian lingkungan.




Bupati Bombana Buka Perdana Bombana Berani Fishing Festival 2025, Dorong Wisata Bahari dan Kepedulian Laut

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi menggelar Bombana Berani Fishing Festival 2025 untuk pertama kalinya sebagai inovasi kegiatan berbasis wisata bahari yang dibuka langsung oleh Bupati Bombana Ir. Burhanuddin, M.Si., bersama Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., di perairan Bombana, Jumat (5/12/2025).

Pembukaan festival tersebut ditandai dengan pelepasan resmi seluruh peserta yang akan mengikuti kompetisi memancing selama tiga hari penuh. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Bombana sekaligus agenda promosi wisata bahari daerah.

Festival perdana ini diikuti oleh 46 tim dengan total 232 peserta yang berasal dari berbagai daerah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bombana, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta komunitas pemancing dari dalam dan luar daerah.

Bombana Berani Fishing Festival 2025 mengusung tema “Menjalin Persaudaraan, Merawat Laut untuk Bombana Berdaya Saing”. Tema ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memperkuat persatuan masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian ekosistem laut.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar perlombaan memancing, melainkan langkah awal menjadikan Bombana sebagai destinasi unggulan wisata bahari nasional.

“Fishing Festival ini bukan sekadar lomba mancing. Ini adalah ajang untuk memperkenalkan Kabupaten Bombana sebagai surga wisata bahari. Saya berharap setelah kembali ke daerah masing-masing, peserta bisa mengajak saudara-saudaranya datang ke Bombana. Lautnya luar biasa, dan masyarakatnya juga luar biasa,” kata Burhanuddin.

Menurutnya, kegiatan ini dirancang sebagai event tahunan yang mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat pesisir serta memperkuat citra Bombana sebagai daerah yang memiliki potensi laut besar dan terjaga.

Selain mendorong promosi wisata, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut selama kegiatan berlangsung. Ia mengingatkan seluruh peserta agar tidak membuang sampah ke laut dan turut berperan aktif menjaga kebersihan perairan.

“Kita patut menjaga laut kita bersama. Saya berharap selama memancing tidak ada yang membuang sampah sembarangan di laut. Jika menemukan sampah di laut, saya minta untuk dibawa ke darat agar kita kelola dan amankan bersama-sama,” tegasnya.

Pada sesi pelepasan peserta, ratusan pemancing tampak antusias mempersiapkan perlengkapan mereka. Suasana penuh semangat dan kebersamaan terlihat jelas saat seluruh peserta bersiap menaklukkan perairan Bombana dalam kompetisi yang menjunjung sportivitas dan kepedulian lingkungan.

Melalui Bombana Berani Fishing Festival 2025, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap dapat memperkuat sektor pariwisata bahari, meningkatkan kunjungan wisata, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga laut sebagai sumber kehidupan dan ekonomi daerah. (adv)




Rakor Event 2026, Dinas Pariwisata Bombana Usulkan Dua Festival dan Tiga Pulau Wisata

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana mengusulkan dua event unggulan dan tiga destinasi pulau wisata dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Event Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2026 yang digelar oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara bersama seluruh kabupaten/kota se-provinsi. (30/7)

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara itu juga dihadiri Kepala Bidang Pemasaran dan Kepala Bidang Destinasi, serta diikuti oleh perwakilan 17 kabupaten/kota. Pertemuan ini fokus membahas sinkronisasi pelaksanaan event daerah tahun 2026, mulai dari nama kegiatan, jumlah event, tanggal pelaksanaan, hingga penyesuaian dengan peringatan Hari Ulang Tahun kabupaten/kota maupun provinsi.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa Bombana mengusulkan dua event pariwisata tahunan yakni Festival Kampung Adat Moronene Hukae Laea yang direncanakan berlangsung pada bulan Maret, serta Festival Tangkeno yang diagendakan di bulan September.

“Festival Kampung Adat Moronene Hukae Laea kami usulkan sebagai bagian dari promosi budaya lokal Bombana. Ini bukan hanya agenda wisata, tetapi bentuk pelestarian warisan leluhur,” ujar Anisa Sri Prihatin saat ditemui usai rapat.

Dalam forum tersebut, Dinas Pariwisata Provinsi juga membuka ruang bagi daerah untuk mengusulkan destinasi pulau yang dinilai berpotensi dikembangkan menjadi kawasan resort eksklusif bagi wisatawan yang menginginkan suasana tenang dan privat.

Menanggapi hal tersebut, Kabupaten Bombana mengajukan tiga nama pulau, yakni Pulau Sagori, Pulau Motaha, dan Pulau Damalawa. Ketiganya dinilai memiliki keunikan alam, ketenangan, dan daya tarik ekowisata yang dapat menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Pulau-pulau ini masih alami dan cocok untuk wisata eksklusif. Kami harap bisa menjadi perhatian dalam rencana pengembangan ke depan,” ucap Anisa.

Semua usulan dari masing-masing daerah akan dikompilasi dan disinkronkan lebih lanjut dalam pertemuan koordinasi lanjutan guna memastikan tidak ada tumpang tindih jadwal dan potensi kolaborasi antar daerah dapat dimaksimalkan.

Rapat ini menjadi langkah awal penting dalam menyatukan visi promosi wisata daerah yang lebih terstruktur dan kolaboratif di Sulawesi Tenggara.