Gala Dinner HUT Bombana Jadi Ruang Silaturahmi dan Refleksi Pembangunan Daerah

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar gala dinner dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bombana sebagai bagian dari rangkaian kegiatan perayaan hari jadi daerah. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi lintas generasi kepemimpinan sekaligus refleksi perjalanan pembangunan Bombana sejak awal pemekaran, yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Bombana, Rabu malam (17/12/2025).

Gala dinner tersebut dihadiri Bupati Bombana Ir. Burhanuddin, M.Si, para mantan bupati dan wakil bupati, tokoh pejuang pemekaran Kabupaten Bombana, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran para pendahulu dan tokoh pemekaran menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan dan penghormatan atas jasa mereka dalam membangun fondasi daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada program dan anggaran, tetapi juga membutuhkan persatuan, komunikasi, serta kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kemajuan daerah akan sulit dicapai tanpa adanya rasa saling percaya dan pengertian.

“Pembangunan tidak akan berjalan cepat dan kuat tanpa persatuan, komunikasi, dan kebersamaan di antara kita semua. Pembangunan bisa maju, tetapi tidak akan kencang jika tidak dibarengi dengan kebersamaan dan saling pengertian,” ujar Burhanuddin.

Ia menyebut gala dinner tersebut memiliki makna khusus, karena menjadi ruang pertemuan yang jarang terjadi di tengah kesibukan masing-masing. Momentum kebersamaan ini, kata Burhanuddin, penting untuk merawat hubungan emosional dan memperkuat komitmen bersama membangun Bombana.

“Momentum ini berharga bagi saya pribadi. Tidak sering kita bisa berkumpul dan bertatap muka secara langsung seperti ini. Karena itu, saya mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada seluruh hadirin yang telah meluangkan waktu untuk hadir,” katanya.

Gala Dinner dalam rangka HUT Bombana ke 22 Tahun
Gala Dinner dalam rangka HUT Bombana ke 22 Tahun

Acara gala dinner dikemas sederhana dengan makan malam bersama dan diskusi santai yang berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan. Para mantan kepala daerah dan tokoh pemekaran tampak berbincang akrab, berbagi cerita dan pandangan tentang perjalanan Bombana sejak berdiri hingga tantangan pembangunan ke depan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi antar generasi, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para tokoh yang telah berkontribusi dalam sejarah Bombana. Pemerintah Kabupaten Bombana menilai silaturahmi semacam ini penting untuk menjaga kesinambungan gagasan dan semangat membangun daerah.

Melalui gala dinner HUT Kabupaten Bombana, pemerintah berharap kebersamaan yang terjalin tidak berhenti pada acara seremonial, tetapi terus berlanjut dalam bentuk dukungan, kolaborasi, dan komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan Bombana yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. (adv)




Bombana Gelar Musrenbang RPJMD 2025–2029, Fokus pada Agrominapolitan

Bombana, sultranet.com | Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana, Sabtu, 2 Agustus 2025. Forum strategis ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, yang hadir mewakili Bupati Bombana.

Musrenbang RPJMD bertujuan menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan sebagai bahan penyempurnaan rancangan awal RPJMD, sekaligus memastikan rencana pembangunan lima tahun mendatang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara J Robert, S.T., M.T., para kepala perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, akademisi, serta tokoh masyarakat.

Penyelenggaraan Musrenbang kali ini menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan RPJMD dan Rencana Strategis Perangkat Daerah Tahun 2025–2029. Dokumen RPJMD ini nantinya menjadi pedoman arah pembangunan Bombana lima tahun ke depan, sejalan dengan kebijakan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Mengusung tema “Bombana Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan”, rancangan pembangunan daerah ini difokuskan pada lima misi utama. Pertama, meningkatkan daya saing sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan industri kreatif. Kedua, meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ketiga, memperkuat keterhubungan desa-kota dan konektivitas antarwilayah. Keempat, mengembangkan kearifan lokal. Kelima, meningkatkan tata kelola pemerintahan.

Forum ini menghadirkan presentasi rancangan pembangunan sekaligus sesi tanya jawab terbuka bagi peserta. Meski rincian teknis belum dipaparkan secara mendalam, suasana Musrenbang berlangsung partisipatif, memberi ruang luas bagi usulan strategis dari berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Ahmad Yani menegaskan pentingnya Musrenbang sebagai momentum krusial dalam penyusunan RPJMD.

“Penyelenggaraan Musrenbang RPJMD Kabupaten Bombana ini merupakan momentum yang sangat strategis bagi kita sebagai rangkaian tahapan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah periode lima tahun mendatang. Kegiatan ini menjadi penting bagi seluruh elemen untuk memberikan kontribusi positif demi mewujudkan pembangunan yang tepat, terarah, dan berkelanjutan, serta mendukung target pembangunan nasional menuju Indonesia Emas tahun 2045,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa partisipasi semua pihak dalam forum ini akan memperkuat kualitas RPJMD, sehingga arah pembangunan Bombana dapat disusun lebih adaptif terhadap tantangan global sekaligus responsif terhadap kebutuhan lokal.

Hasil Musrenbang RPJMD 2025–2029 akan digunakan sebagai bahan finalisasi dokumen sebelum ditetapkan melalui Peraturan Daerah. Dengan begitu, RPJMD diharapkan tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi benar-benar menjadi kompas pembangunan Bombana menuju daerah yang lebih maju, berdaya saing, dan inklusif.




Rujab Baru Kolaka Utara Siap Ditempati Tahun Ini

Kolaka Utara, sultranet.com – Selasa, (4/3/2025) – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menyiapkan rumah jabatan (rujab) baru bagi Bupati dan Wakil Bupati yang berlokasi di Desa Lanipa-nipa, Kecamatan Katoi, tepat di jalur wisata ByPass Tobaku-Lasusua. Proyek pembangunan rujab ini dilaksanakan dalam dua tahap sejak tahun 2022 dengan total anggaran mencapai Rp18,7 miliar, di mana pembangunan rujab Bupati menghabiskan Rp12 miliar dan rujab Wakil Bupati Rp6,7 miliar.

Proyek pembangunan rujab baru ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan efektivitas kerja pemerintahan sekaligus mendukung peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat Kolaka Utara. Menurut pihak berwenang, pemindahan ke rujab baru akan dilakukan setelah seluruh fasilitas di dalamnya terselesaikan, sehingga seluruh perangkat dan staf dapat beroperasi secara optimal di lingkungan yang lebih nyaman dan representatif.

Lokasi rujab yang strategis di Desa Lanipa-nipa tidak hanya dipilih karena letaknya yang mudah diakses melalui jalur wisata ByPass Tobaku-Lasusua, tetapi juga sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan infrastruktur dan meningkatkan citra pemerintahan. Dalam proses pembangunan, pemerintah daerah telah melibatkan berbagai pihak terkait guna memastikan seluruh fasilitas pendukung, mulai dari ruang kerja, ruang pertemuan, hingga sarana pendukung lainnya, tersedia secara lengkap dan maksimal.

Pemerintah daerah menargetkan pemindahan ke rujab baru dilakukan pada tahun ini. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan bagi para pejabat daerah, tetapi juga mendongkrak kinerja administrasi dan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, rujab baru diharapkan dapat menjadi simbol modernisasi dan profesionalisme dalam sistem pemerintahan di Kolaka Utara.

“Dimaksimalkan. Harus dipindai setelah semua fasilitas di dalamnya lengkap. Kalau laki-laki biasanya tidak ada masalah saat pindah, tapi ibu-ibu banyak keinginannya, banyak kebutuhannya. Kita sempurnakan dulu, barulah kami pindah,” ujar Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nurrahman Umar, M.H.

“Targetnya tahun ini. Mungkin Pak Wakil juga begitu,” tambahnya.

Selain memastikan kesiapan rujab, Bupati Nurrahman juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjalankan program prioritas lain, seperti peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik yang mendukung kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa setiap langkah pembangunan harus berorientasi pada pelayanan prima dan efisiensi birokrasi yang akan membawa dampak positif bagi pembangunan daerah ke depan.

Dengan terselesaikannya pembangunan rujab baru, diharapkan atmosfer kerja pemerintahan akan semakin kondusif dan dapat memacu inovasi serta sinergi antar instansi. Proyek ini juga menjadi bukti nyata bahwa pemerintah Kolaka Utara senantiasa berupaya menyelaraskan visi pembangunan dengan kebutuhan masyarakat melalui penyediaan fasilitas kerja yang modern dan fungsional.