PDIP Bombana Gelar Musancab 2026, Tegaskan Soliditas Kader dan Dukungan untuk Pembangunan Daerah

Bombana, Sultranet.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bombana menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Tahun 2026 dengan mengusung tema “Solid Bergerak Merakyat Menuju Pemenangan 2029”. Kegiatan yang menjadi bagian dari konsolidasi organisasi partai tersebut dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan Kantor DPC PDIP Bombana dan dihadiri jajaran pengurus partai, kader, simpatisan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan partai politik tingkat kabupaten, serta Bupati Bombana, di Aula Tanduale, Kabupaten Bombana, Minggu (7/6/2026).

Jajaran pengurus dan kader PDIP melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kantor DPC PDIP Bombana sebagai simbol penguatan organisasi dan komitmen membangun kedekatan dengan masyarakat.

Musancab digelar sebagai forum strategis untuk memperkuat struktur organisasi partai hingga tingkat kecamatan sekaligus menyatukan langkah kader dalam menghadapi agenda politik mendatang. Selain menjadi sarana konsolidasi internal, kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialog antara partai politik dan pemerintah daerah dalam membangun sinergi untuk kemajuan Kabupaten Bombana.

Ketua DPC PDIP Bombana, Andi Muhammad Khaekal, dalam sambutannya menegaskan bahwa dinamika politik pasca pemilihan kepala daerah telah berakhir dan seluruh pihak perlu mengedepankan semangat kebersamaan demi pembangunan daerah.

“Proses pemilihan telah selesai dan tidak ada lagi persoalan terkait hasil pemilihan. Karena itu Fraksi PDI Perjuangan dan saya selaku Ketua DPC memberikan dukungan penuh terhadap program-program pemerintahan Bupati Bombana yang terpilih saat ini,” kata Khaekal.

Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh figur individu semata, melainkan oleh kekuatan kerja kolektif seluruh unsur partai. Karena itu, ia mengajak seluruh kader untuk memperkuat solidaritas dan menjaga kekompakan organisasi.

“Superman hanya ada dalam cerita fiksi. Dalam organisasi yang dibutuhkan adalah super team,” ujarnya yang disambut tepuk tangan para kader dan peserta Musancab.

Khaekal juga menekankan bahwa semangat gotong royong harus menjadi fondasi utama dalam membangun kekuatan partai di tingkat akar rumput. Dengan organisasi yang solid, kata dia, PDIP akan mampu menjalankan fungsi politik, sosial, dan kemasyarakatan secara lebih efektif.

Sementara itu, Bupati Bombana, Ir. Burhanuddin, mengawali sambutannya dengan menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kepada seluruh peserta yang hadir.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bombana, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT senantiasa menerima amal ibadah kita,” ucap Burhanuddin.

Ia memberikan apresiasi kepada jajaran DPC PDIP Bombana atas terselenggaranya Musancab yang dinilai sebagai bagian penting dari proses demokrasi yang sehat dan inklusif.

Menurut Burhanuddin, kegiatan tersebut bukan hanya agenda internal partai, melainkan juga menjadi bukti bahwa mekanisme demokrasi berjalan dengan baik hingga tingkat akar rumput.

“PDI Perjuangan memiliki peran penting sebagai salah satu pilar demokrasi bangsa. Melalui Musancab ini, partai dapat memperkuat perannya sebagai ujung tombak perjuangan yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi kehidupan masyarakat,” katanya.

Burhanuddin menegaskan bahwa Musancab harus dimanfaatkan untuk menyelaraskan visi organisasi, memperkuat kaderisasi berbasis gotong royong, serta meningkatkan fungsi partai sebagai penyerap dan penyalur aspirasi masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh kader partai untuk berperan aktif mendukung pembangunan daerah yang saat ini diarahkan pada penguatan sektor agrominapolitan.

“Saat ini Pemerintah Kabupaten Bombana tengah bergerak cepat mewujudkan pembangunan daerah yang berdaya saing berbasis agrominapolitan. Kami terus mengoptimalkan sektor pertanian, peternakan, perikanan, pembangunan konektivitas antarwilayah, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Menurut Burhanuddin, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik, dalam memberikan gagasan dan dukungan konstruktif bagi kemajuan daerah.

“Mari kita jadikan perbedaan pandangan politik sebagai dinamika demokrasi. Namun di atas semua itu, persatuan rakyat, stabilitas daerah, dan kemajuan Kabupaten Bombana harus tetap menjadi prioritas utama kita bersama,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris DPD PDIP Sulawesi Tenggara, Hasrat Haji Nabi, yang sekaligus membuka secara resmi Musancab PDIP Bombana, menyoroti pentingnya menjaga hubungan baik setelah berakhirnya kontestasi politik.

Menurut Hasrat, kedewasaan politik tercermin dari kemampuan para pemimpin dan kader untuk tetap membangun komunikasi dan kerja sama meskipun sebelumnya berada dalam kompetisi politik yang ketat.

“Tidak banyak orang yang setelah bertarung habis-habisan di lapangan politik masih bisa tersenyum, menyapa, dan merangkul semua pihak,” katanya.

Hasrat menegaskan bahwa kepentingan daerah harus ditempatkan di atas kepentingan politik kelompok maupun individu. Ia mengingatkan bahwa seluruh elemen politik memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga stabilitas dan kemajuan Bombana.

“Yang harus diselamatkan adalah kapal besar yang bernama Kabupaten Bombana,” ujarnya.

Dalam arahannya kepada para kader, Hasrat juga menyampaikan bahwa tantangan terbesar dalam dunia politik bukanlah mengalahkan lawan, melainkan mengendalikan ego pribadi demi kepentingan yang lebih besar.

“Yang paling berat bukan mengalahkan musuh politik, tetapi menaklukkan ego politik,” katanya.

Musancab PDIP Bombana Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan kepengurusan baru yang memiliki integritas, loyalitas, dan dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat. Selain itu, forum tersebut juga diharapkan menghasilkan program kerja yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat serta memperkuat posisi partai sebagai jembatan aspirasi rakyat.

Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan, ditandai dengan komitmen seluruh kader untuk memperkuat soliditas organisasi dan mendukung pembangunan Kabupaten Bombana menuju daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Pewarta: Zull




Festival Anak Saleh/Salihah Bombana 2025: Wadah Cetak Generasi Qur’ani dan Berakhlak Mulia

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi menggelar Festival Anak Saleh/Salihah Tingkat Kabupaten Bombana Tahun 2025 sebagai salah satu program prioritas dalam 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2025–2030. Kegiatan ini menjadi komitmen awal pemerintah daerah untuk mencetak generasi muda Islam yang cerdas, berakhlak mulia, dan berjiwa qur’ani.

Festival ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Senin, 19 Mei 2025.

Hadir dalam acara pembukaan tersebut unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Bombana, Pj. Sekretaris Daerah, Kepala OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama Bombana, para camat, kepala KUA, tokoh agama, serta ratusan peserta dari seluruh kecamatan di Bombana.

Festival Anak Saleh/Salihah menjadi ajang kompetisi sekaligus pembinaan karakter anak-anak dari usia dini hingga remaja. Berbagai lomba islami diadakan untuk memupuk kecintaan peserta terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman, serta menanamkan pondasi moral sejak dini.

“Festival ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi lebih dari itu, ini adalah ruang pembinaan karakter dan tumbuhnya semangat ukhuwah. Kita ingin anak-anak kita tumbuh menjadi insan yang cinta Al-Qur’an dan berakhlak mulia,” ujar Bupati Burhanuddin dalam sambutannya.

Ia menyebut bahwa investasi terbaik bagi masa depan daerah terletak pada pembentukan karakter generasi mudanya. Karena itu, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti di tahun ini saja.

“Kita berharap festival ini bisa menjadi agenda tahunan, bahkan bisa kita bawa ke tingkat provinsi hingga nasional. Ini adalah upaya serius kita dalam membentuk generasi penerus Bombana yang religius, cerdas, dan berbudaya,” ucap Burhanuddin.

Festival ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga para santri pondok pesantren yang tersebar di Bombana.

Peserta yang tampil adalah mereka yang telah lolos seleksi di tingkat kecamatan dan datang mewakili daerah masing-masing. Mereka berkompetisi dalam berbagai cabang lomba islami yang dibagi berdasarkan kategori usia, antara lain lomba azan, tilawah Al-Qur’an, dakwah, dan tahfiz Al-Qur’an.

Untuk menjaga kualitas penilaian, panitia menghadirkan dewan juri yang terdiri dari ustaz, guru agama, dan tokoh masyarakat yang berkompeten di bidangnya.

Burhanuddin juga mengapresiasi keterlibatan semua pihak dalam menyukseskan acara tersebut, terutama para orang tua, guru pembimbing, dan panitia pelaksana.

“Terima kasih atas kerja keras semua pihak, mulai dari orang tua, guru, panitia, hingga para tokoh agama. Kebersamaan ini mencerminkan semangat kolektif kita dalam membangun Bombana yang religius,” tuturnya.

Selain sebagai ajang kompetisi, festival ini menjadi salah satu wujud konkret keberpihakan pemerintah terhadap pendidikan karakter berbasis nilai keislaman. Pemerintah berharap kegiatan serupa bisa menjadi budaya baru yang tumbuh di tengah masyarakat, seiring dengan visi daerah mewujudkan generasi Qur’ani.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang tumbuh yang sehat dan bernilai bagi anak-anak, tidak hanya sebagai pelajar cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan sosial.

Dengan atmosfer religius dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, Festival Anak Saleh/Salihah 2025 diharapkan menjadi tonggak awal dalam membentuk karakter emas generasi muda Bombana untuk masa depan yang lebih baik.




Bupati Bombana Sholat Idul Fitri Bersama Ribuan Warga

Bombana, sultranet.com – Suasana khidmat menyelimuti perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Ribuan masyarakat bersama Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., dan Ibu Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., melaksanakan Sholat Idul Fitri di Alun-Alun Masjid Agung Nurul Iman Kelurahan Kasipute, Senin (31/3/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menyampaikan rasa syukur atas kesempatan merayakan Hari Kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan. Ia juga mengajak masyarakat untuk mempererat silaturahmi dan menjaga persatuan demi kemajuan daerah.

“Saya mengajak kita semua menjadikan Idul Fitri ini sebagai momentum mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga persatuan dan kesatuan di Kabupaten Bombana yang kita cintai ini,” ujar Bupati Burhanuddin.

Usai pelaksanaan Sholat Idul Fitri, Bupati Bombana beserta keluarga menggelar Open House di Rumah Jabatan Bupati. Acara ini terbuka untuk umum, memberikan kesempatan bagi masyarakat bersilaturahmi langsung dengan Bupati serta jajaran pemerintah daerah. Dalam suasana penuh kehangatan, masyarakat disambut dengan keramahan oleh Bupati dan keluarganya.

Banyak warga yang memanfaatkan kesempatan ini untuk berbincang dan bersalaman dengan pemimpin daerah mereka. Hidangan khas Idul Fitri juga disediakan bagi para tamu yang hadir, menambah suasana kebersamaan dan kekeluargaan.

Perayaan Idul Fitri di Bombana tahun ini berlangsung dengan penuh makna. Masyarakat terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan, baik saat Sholat Idul Fitri maupun dalam acara Open House. Kehadiran Bupati dan jajarannya di tengah masyarakat menunjukkan kedekatan antara pemerintah daerah dan warganya.

Dengan perayaan yang penuh kebersamaan ini, diharapkan Kabupaten Bombana semakin maju dan masyarakatnya hidup dalam harmoni serta kesejahteraan. Spirit Idul Fitri diharapkan membawa berkah bagi seluruh warga Bombana.




KPU Bombana Tetapkan Burhanuddin–Ahmad Yani sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Bombana, sultranet.com – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana, dr. Sunandar, MM.Kes, bersama Pejabat Fungsional Bidang Politik Dalam Negeri, Irwan Jamal, menghadiri pleno terbuka penetapan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana Tahun 2024 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana, Kamis, 9 Januari 2025, di Aula Tanduale.

Pleno tersebut secara resmi menetapkan pasangan calon Nomor Urut 1, Ir. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana terpilih periode 2025–2030. Keduanya ditetapkan setelah memperoleh 51.053 suara atau 53,93 persen dari total suara sah. Penetapan ini dilakukan setelah KPU menyelesaikan seluruh tahapan rekapitulasi pascapilkada.

Sejumlah unsur pimpinan daerah turut hadir pada kegiatan tersebut, antara lain Penjabat Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Ketua KPU beserta komisioner, Kajari Bombana, Kabag OPS Polres Bombana, Ketua Bawaslu Bombana, perwakilan Kodim 1431, pasangan calon terpilih, perwakilan partai politik peserta pemilu, serta awak media dari berbagai organisasi pers di Bombana. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama menjaga keterbukaan dan legitimasi hasil pilkada.

Plh. Ketua KPU Bombana, Desy Arisandi, membuka pleno secara resmi dan melanjutkan dengan pembacaan Berita Acara Penetapan Pasangan Calon Terpilih. Dokumen tersebut kemudian diserahkan kepada perwakilan pihak-pihak terkait sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban penyelenggaraan pemilu.

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan menjaga kelancaran pilkada. “Terima kasih atas kerja sama semua pihak dalam mengawal pelaksanaan pilkada sehingga dapat berlangsung kondusif, aman, dan damai,” ujar Edy.

Hal senada disampaikan Kepala Kesbangpol Bombana, dr. Sunandar, yang menegaskan komitmen lembaganya sebagai leading sector pemerintah dalam urusan politik dan pemilu daerah. “Kami tak henti-hentinya berterima kasih kepada semua pihak atas kerja samanya dalam menjaga pelaksanaan pilkada tetap aman dan damai. Semoga Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Bapak Burhanuddin dan Ahmad Yani, dapat meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan di wonua Bombana ini,” ujarnya selepas pleno.

Pleno penetapan ini menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian proses pemilihan kepala daerah di Kabupaten Bombana. Dengan ditetapkannya pasangan terpilih, pemerintah daerah dan masyarakat kini memasuki fase transisi menuju pemerintahan baru yang akan mulai bekerja untuk periode 2025–2030.