Bombana Hadiri Rakor Nasional Penguatan Fungsi Gubernur dalam Pengawasan Produk Hukum Daerah

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat nasional yang membahas penguatan fungsi gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dalam pembinaan dan pengawasan produk hukum daerah. Kegiatan yang berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting ini diikuti Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si bersama Asisten/Staf Ahli Setda dan pimpinan OPD terkait. Rakor dipusatkan di Ruang Rapat Measa Laro Lantai 2 Setda Bombana, Kamis (14/8/2025).

Rakor tersebut diselenggarakan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Toto Karnavian. Seluruh kepala daerah, wakil kepala daerah, serta pejabat terkait dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia turut mengikuti agenda tersebut secara serentak.

Dalam arahannya, Mendagri menegaskan urgensi memperkuat peran gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat untuk memastikan seluruh produk hukum daerah selaras dengan peraturan perundang-undangan. Ia mengingatkan bahwa penyelarasan regulasi merupakan fondasi penting dalam menjaga iklim investasi yang sehat dan memperkuat layanan publik.

“Pengawasan produk hukum daerah harus dilakukan secara konsisten agar tidak muncul regulasi yang dapat menghambat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Mendagri dalam kesempatan tersebut.

Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung langkah penguatan pembinaan dan pengawasan regulasi yang dilakukan pemerintah provinsi. Ia menyampaikan bahwa harmonisasi kebijakan lintas level pemerintahan menjadi kunci penting dalam mewujudkan tata kelola yang efektif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Kebijakan yang harmonis antara pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci terwujudnya pemerintahan yang efektif dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Rakor juga membahas strategi pendampingan daerah, mekanisme evaluasi, serta langkah percepatan penyesuaian produk hukum daerah dengan kebijakan nasional. Melalui forum ini, pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan kualitas regulasi, memastikan kepatuhan, serta memperkuat koordinasi dalam implementasi kebijakan bidang pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.

Pemerintah Kabupaten Bombana menyambut baik arahan tersebut dan menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah siap meningkatkan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk memastikan setiap regulasi yang disusun memenuhi prinsip legalitas, efektivitas, dan keberpihakan kepada masyarakat.




Raperda RPJMD Bombana 2025–2029 Disetujui dalam Rapat Paripurna DPRD

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) resmi menyetujui hasil pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bombana. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si hadir langsung dalam rapat tersebut, Kamis (14/8/2025).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Bombana Iskandar, SP dan dihadiri para wakil ketua, anggota dewan, pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana, serta undangan lainnya. Persetujuan bersama terhadap Raperda RPJMD menjadi momentum penting penataan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD atas proses pembahasan yang berlangsung efektif dan konstruktif. Ia menegaskan bahwa dokumen RPJMD bukan sekadar persyaratan administratif, melainkan fondasi strategis pembangunan daerah.

“RPJMD ini bukan hanya dokumen formal, tetapi komitmen bersama untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan Bombana yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing,” ujarnya.

Dokumen RPJMD 2025–2029 berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan perekonomian daerah, dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Bombana. Raperda ini juga mengatur kerangka kebijakan pembangunan lintas sektor, mulai dari reformasi birokrasi, pelayanan publik, peningkatan kualitas infrastruktur, hingga penguatan sektor unggulan daerah.

Bupati menekankan bahwa penyusunan RPJMD merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan arah pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan potensi daerah. Ia menambahkan bahwa kerja sama eksekutif dan legislatif menjadi kunci keberhasilan penyelesaian rancangan tersebut.

“Persetujuan ini adalah hasil kerja kolektif yang menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama,” tegasnya.

Persetujuan bersama ini menandai tahap akhir pembahasan di tingkat kabupaten sebelum dokumen tersebut diserahkan kepada Gubernur Sulawesi Tenggara untuk dievaluasi. Setelah proses evaluasi selesai, RPJMD akan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah dan menjadi pedoman utama perencanaan pembangunan daerah hingga tahun 2029.

Dengan disahkannya Raperda RPJMD, pemerintah daerah kini memasuki fase implementasi kebijakan strategis yang diharapkan mampu memperkuat fondasi pembangunan Bombana sebagai daerah yang tumbuh, tangguh, dan kompetitif.




Lomba Kebersihan OPD Bombana Dimulai, Tim Juri Tinjau Kantor Hingga Malam Hari

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi memulai Lomba Kebersihan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia. Ajang ini menjadi salah satu kegiatan pemantik semangat perayaan kemerdekaan dengan melibatkan seluruh OPD, instansi vertikal, dan kecamatan untuk menunjukkan kualitas penataan dan kebersihan lingkungan kerja mereka. Penilaian perdana berlangsung pada Rabu, 13 Agustus 2025.

Lomba ini digagas bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi sebagai upaya membangun kesadaran bahwa kebersihan kantor mencerminkan kualitas pelayanan publik. Tahap awal penilaian dimulai dari Sekretariat Daerah, kemudian berlanjut ke Bappeda, BKD, Disdukcapil, dan Dinas Pertanian. Proses penilaian berlangsung sejak pukul 14.30 WITA, mencakup area luar ruangan, ruang kerja, hingga taman toga.

Penilaian tahun ini melibatkan lima institusi utama yang menjadi tim juri, yaitu TP PKK Kabupaten Bombana, Persit Chandra Kirana, Bhayangkari, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, serta tim jurnalis. Kehadiran beragam organisasi ini diharapkan membuat penilaian lebih objektif dan transparan. Sebelum turun menilai, para juri mengikuti sesi briefing yang dipandu Sitti Arnidar, S.Hut., MM.

Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Ny. Henny Setiawati Ahmad Yani, hadir langsung mendampingi proses penilaian bersama para ketua organisasi perempuan dan perwakilan instansi terkait. Ia mengapresiasi antusiasme seluruh peserta.
“Kami melihat semangat luar biasa dari seluruh OPD. Lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi dorongan bagi kita semua untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja setiap hari,” ujarnya.

Sitti Arnidar menegaskan bahwa setiap aspek penilaian dilakukan dengan disiplin sesuai indikator yang telah ditetapkan.
“Kami ingin memastikan bahwa penilaian dilakukan secara objektif dan tidak dipengaruhi faktor di luar kriteria,” jelasnya.

Panitia menetapkan lima kriteria utama, yaitu penataan kantor, kelengkapan papan profil, ketersediaan foto resmi pemimpin daerah dan nasional, kebersihan serta keindahan ruangan, dan pencahayaan kategori Bombana Terang. Khusus kategori pencahayaan, penilaian dilakukan malam hari mulai pukul 20.00 WITA oleh tim jurnalis Syahrir Lantoni dan Soeherman.
“Kami akan melihat bagaimana pencahayaan kantor mampu mendukung suasana yang nyaman dan aman pada malam hari,” ujar salah satu jurnalis penilai.

Sejumlah OPD tampak melakukan pembenahan serius menjelang penilaian, mulai dari memperbaiki taman, mengecat ulang bangunan, hingga menambahkan ornamen bertema kemerdekaan. Hal ini menambah suasana peringatan HUT RI ke-80 semakin meriah.

Panitia menyebutkan bahwa penilaian dijadwalkan berlangsung pada 13–15 Agustus 2025 dan akan terus berlanjut hingga semua OPD serta instansi terkait selesai dinilai. Penilaian dilakukan hanya jika ada pegawai yang mendampingi tim juri selama proses berlangsung. Hasil akhir lomba akan diumumkan menjelang puncak peringatan HUT RI ke-80 Bombana, dan pemenang akan menjadi contoh bagi OPD lain dalam membangun budaya kerja yang bersih dan tertata.




DPPKB Bombana Gelar Lomba HUT RI untuk Perkuat Kebersamaan Pegawai

Bombana, sultranet.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana menggelar berbagai lomba antar bidang dan UPTD Balai Penyuluh KB yang diikuti 22 kepala UPTD bersama seluruh staf serta tim dari Kantor DPPKB Bombana. Kegiatan berlangsung meriah dengan cabang lomba karaoke, bola gotong, sambung kata, joget, hingga rebutan kursi, pada Rabu (13/08/25).

Kegiatan ini menjadi wadah kebersamaan seluruh jajaran DPPKB sekaligus momentum memperkuat semangat nasionalisme di lingkungan kerja. Kepala DPPKB Bombana, Drs. H. Abdul Azis, M.Si, menegaskan bahwa ajang tersebut tidak hanya sekadar hiburan, tetapi sarana untuk mempererat hubungan antarsesama pegawai dan menumbuhkan etos kerja yang positif.
“Kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan. Ini bukan hanya hiburan, tetapi cara kita membangun solidaritas dan semangat kerja,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Abdul Azis juga menyampaikan rasa haru dan apresiasi atas antusiasme seluruh peserta. Ia menilai kehadiran perwakilan dari berbagai wilayah, termasuk dari Kabaena, menunjukkan kuatnya komitmen kebersamaan.
“Pada malam ini sangat luar biasa, saya tidak menyangka akan semeriah ini. Terima kasih kepada teman-teman dari Kabaena yang hadir meski harus menyeberang laut. Masalah juara itu soal kedua, yang utama adalah kebersamaan karena kebersamaan itu indah,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum terakhir baginya sebelum memasuki masa purnabakti pada 31 Desember mendatang. “Saya harap kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan dan dibuat lebih meriah lagi,” tuturnya.

Sekretaris DPPKB Bombana, Irna Rochatiningrum, STP., MM, juga mengapresiasi antusiasme seluruh peserta. Ia menilai semangat yang ditunjukkan para pegawai menjadi cerminan kuatnya kebersamaan di lingkungan DPPKB.
“Kita bisa melihat semangat dan kekompakan seluruh jajaran DPPKB, baik dari kantor maupun dari UPTD di lapangan. Terima kasih atas partisipasi dan semangat semua pihak. Inilah wujud kebersamaan kita dalam memaknai HUT RI,” ujarnya.
Irna berharap kegiatan yang mengutamakan kolaborasi dan sportivitas seperti ini dapat terus memberikan energi positif bagi peningkatan kinerja pegawai.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengumuman juara dari seluruh cabang lomba yang dipertandingkan. DPPKB Bombana berharap tradisi semarak peringatan HUT RI ini dapat terus dijalankan setiap tahun sebagai bagian dari upaya memperkuat persaudaraan dan suasana kerja yang harmonis.




Malam Ulang Janji Warnai Peringatan HUT Pramuka ke-64 di Bombana

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bombana menggelar Malam Ulang Janji dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-64. Kegiatan berlangsung khidmat di halaman Rumah Jabatan Bupati Bombana dan dipimpin langsung oleh Bupati Bombana selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Kegiatan ini diikuti pengurus Kwarcab, kwartir ranting, pembina, serta anggota pramuka penegak dan pandega dari berbagai gugus depan. Rabu (13/8/2025).

Pada prosesi awal, seluruh peserta mengucapkan ulang Janji Tri Satya dan Dasa Dharma sebagai bentuk peneguhan komitmen untuk mengamalkan nilai-nilai luhur gerakan pramuka. Momen tersebut menjadi pengingat bersama bahwa gerakan pramuka bukan hanya organisasi kepanduan, tetapi wadah pembinaan karakter yang menanamkan kedisiplinan, kepedulian sosial, dan sikap tangguh dalam menghadapi perubahan zaman.

Upacara dilanjutkan dengan penyalaan obor yang dipimpin Bupati Bombana. Cahaya obor yang menyala serentak di tangan para peserta menciptakan suasana khusyuk dan simbolis, menandai tekad generasi muda Bombana dalam menjaga semangat persatuan. Usai prosesi penyalaan obor, seluruh anggota pramuka melaksanakan pawai mengelilingi wilayah Ibu Kota Rumbia sebelum kembali ke halaman Rumah Jabatan Bupati Bombana.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana menegaskan pentingnya pramuka sebagai ruang pembentukan karakter. “Pramuka bukan hanya belajar tali-temali atau baris-berbaris, tetapi membentuk insan yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara dengan penuh keikhlasan,” ujarnya. Ia juga mengajak para anggota pramuka untuk menjadi teladan dalam menjaga persatuan dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Bupati menambahkan bahwa generasi muda pramuka memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Melalui kegiatan kepramukaan, para pemuda diharapkan mampu mengasah kepemimpinan, memperkuat solidaritas sosial, dan menanamkan nilai tanggung jawab sejak dini.

Kegiatan Malam Ulang Janji ditutup dengan doa bersama, menegaskan harapan agar gerakan pramuka di Bombana terus berkembang dan melahirkan generasi muda yang kuat, peduli, dan berkarakter. Peringatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian HUT Pramuka ke-64 yang digelar di Kabupaten Bombana.




RSUD Bombana Tampilkan Aksi Yel-Yel Edukasi Kesehatan pada Defile HUT ke-80 RI

Bombana, sultranet.com – BLU RSUD Kabupaten Bombana turut ambil bagian dalam defile dan upacara pembukaan pertandingan olahraga, kesenian, dan kebersihan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia lingkup Kabupaten Bombana. Kegiatan berlangsung meriah di Alun-Alun Kasipute dan dipimpin langsung Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si, Selasa (12/8/2025).

Rumah sakit daerah tersebut tampil penuh semangat dengan barisan peserta yang dipimpin Direktur RSUD Bombana, drg. Riswanto, M.KM. Seluruh jajaran civitas rumah sakit ikut berbaris kompak, menghadirkan energi positif di tengah ribuan peserta dari organisasi perangkat daerah lainnya.

Partisipasi RSUD tidak hanya sebatas kehadiran. Pada kesempatan itu, rumah sakit juga menampilkan atraksi yel-yel bertema Bantuan Hidup Dasar atau Basic Life Support (BLS) serta edukasi momen cuci tangan. Aksi tersebut menggambarkan upaya pelayanan kesehatan yang profesional sekaligus menjadi bentuk kampanye kesehatan publik kepada masyarakat.

Direktur RSUD Bombana menyampaikan bahwa keikutsertaan pihaknya dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen rumah sakit dalam memperkuat nilai kebersamaan dan semangat nasionalisme. “Kami hadir bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga ingin memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui cara yang menarik dan mudah dipahami,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa momen peringatan kemerdekaan menjadi ruang penting bagi seluruh unsur pemerintahan untuk mempererat sinergi. “Semangat HUT RI mengingatkan kita bahwa pelayanan publik, termasuk kesehatan, harus terus berkembang. Solidaritas dan profesionalisme adalah nilai yang kami bawa dalam setiap aktivitas,” kata drg. Riswanto.

Atraksi tim RSUD Bombana mendapat apresiasi dari peserta dan penonton karena memadukan kreativitas dengan pesan kesehatan yang relevan. Penampilan tersebut juga menegaskan komitmen rumah sakit untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam layanan kesehatan masyarakat Bombana.

Melalui momentum ini, RSUD Bombana mengajak seluruh masyarakat merayakan kemerdekaan dengan semangat persatuan dan kepedulian terhadap kesehatan bersama. Dengan motto “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, rumah sakit berharap nilai-nilai tersebut semakin mengakar di lingkungan pelayanan publik.




Porseni Bombana 2025 Resmi Dibuka, Pawai Defile Warnai Semarak HUT ke-80 RI

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana membuka Perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui pelaksanaan Defile dan Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antar perangkat daerah di Alun-Alun Kasipute, Kecamatan Rumbia. Kegiatan dengan tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” itu diikuti seluruh ASN, P3K, dan tenaga honorer dari seluruh perangkat daerah, Selasa (12/8/2025).

Rangkaian kegiatan diawali pawai defile yang menampilkan berbagai perangkat daerah serta dua kecamatan, Rumbia dan Rumbia Tengah. Peserta berjalan dengan pakaian adat, kostum tematik, hingga yel-yel kreatif yang memeriahkan jalannya pawai. Suasana semakin meriah saat barisan defile menampilkan atraksi khas masing-masing instansi yang disambut tepuk tangan warga.

Usai pawai, acara dilanjutkan dengan upacara pembukaan yang dipimpin langsung Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong dan penyerahan piala bergilir kepada perwakilan pemenang tahun sebelumnya. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, Wakil Ketua TP PKK Bombana Henny Setiawati Rachman, S.Pi., MM., Ketua DPRD Bombana Iskandar, SP, perwakilan Forkopimda, Pj. Sekda, para asisten dan staf ahli bupati, serta para kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai ruang memperkuat persatuan dan meningkatkan kontribusi positif dalam pembangunan daerah. “Kita wajib mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan dan melanjutkan cita-cita mereka, yaitu tetap bersatu dalam bingkai Negara Republik Indonesia. Walau banyaknya corak perbedaan kita, mari tetap berada dalam satu kesatuan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa semangat persaudaraan dan kreativitas harus menjadi landasan perayaan kemerdekaan tahun ini. “Mari kita rayakan kemerdekaan ini dengan semangat persatuan, kedaulatan, kreativitas, dan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia,” kata Bupati.

Porseni tingkat kabupaten tahun ini sekaligus menjadi wadah mempererat hubungan antarlembaga pemerintahan, masyarakat, dan pelajar. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya talenta baru di bidang olahraga dan seni, serta menjadi ruang pembinaan karakter yang kompetitif dan berdaya saing.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi dan dukungan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bombana menargetkan Porseni dapat menjadi agenda rutin yang semakin berkualitas setiap tahunnya serta mampu memperkuat solidaritas dan kebersamaan pegawai pemerintah daerah.




Disdukcapil Bombana Tampil Kompak di Defile Pembukaan PORSENI HUT RI ke-80

Bombana, sultranet.com — Suasana Alun-Alun Kasipute dipenuhi antusiasme dan warna perayaan saat Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) antar Perangkat Daerah digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bombana hadir dengan formasi lengkap dalam defile pembukaan, menampilkan kekompakan dan semangat yang mencuri perhatian peserta lain (Bombana, 12 Agustus 2025).

Kegiatan dibuka resmi oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama Ketua TP PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos melalui pemukulan gong sebagai tanda dimulainya gelaran PORSENI tahun ini. Upacara pembukaan turut dihadiri Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si bersama Wakil Ketua TP PKK Henny Setiawati Rachman, S.Pi., MM, Ketua DPRD Bombana Iskandar, SP, unsur Forkopimda, Pj. Sekda, dan deretan kepala perangkat daerah lainnya.

Di bawah komando Kepala Dinas Firdaus, S.Pd., MM, seluruh jajaran Disdukcapil — mulai dari PNS, P3K, hingga tenaga honorer — tampil rapi dan penuh percaya diri dalam barisan defile. Mereka mempersembahkan yel-yel yang menggambarkan semangat pelayanan publik sekaligus komitmen membangun budaya kerja yang solid.

Firdaus menegaskan bahwa keterlibatan Disdukcapil bukan hanya sebagai bentuk partisipasi, tetapi juga wujud kebersamaan antar instansi. “Momentum seperti ini penting untuk memperkuat rasa kebersamaan antar ASN lintas perangkat daerah. Kita bukan hanya bekerja melayani masyarakat, tapi juga menjadi bagian dari energi positif pembangunan daerah,” ujarnya usai kegiatan.

Gelaran PORSENI tahun ini menjadi ruang kolaborasi bagi perangkat daerah untuk memperkuat sportifitas dan menumbuhkan rasa nasionalisme. Disdukcapil Bombana menjadi salah satu instansi yang tampil menonjol dengan kekompakan tim dan antusiasme tinggi dari seluruh pegawai.

Mengusung semangat “Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”, Disdukcapil Bombana menyatakan kesiapan untuk terus memberikan pelayanan terbaik sekaligus ikut mewarnai perayaan kemerdekaan dengan energi positif, kebersamaan, dan semangat kompetitif yang sehat.




Pemkab Bombana Gelar Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana membagikan bendera Merah Putih kepada masyarakat sebagai bagian dari Program Nasional Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih. Kegiatan ini dipusatkan di area Tugu Munajah, Kecamatan Rumbia, pada Minggu (10/8/2025).

Gerakan yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri tersebut bertujuan menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air melalui pemasangan bendera Merah Putih secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, khususnya menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

Penyerahan bendera dilakukan secara simbolis oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Ir. Syahrun, ST., M.P.W.K, yang didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bombana, dr. H. Sunandar, MM.Kes, bersama jajaran Kesbangpol serta calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Bombana.

“Kegiatan ini bukan sekadar membagikan bendera, tetapi mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi menghiasi lingkungan dengan Merah Putih. Ini menjadi wujud kebanggaan dan cinta kita pada tanah air,” ujar Syahrun.

Menurutnya, gerakan ini menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan semangat gotong royong, pemasangan bendera di setiap rumah, kantor, dan fasilitas umum diharapkan mampu menciptakan suasana meriah dan penuh semangat kemerdekaan di seluruh pelosok Bombana.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Bombana, dr. H. Sunandar, MM.Kes, menegaskan pihaknya telah menyiapkan ribuan bendera untuk dibagikan kepada masyarakat. “Bendera ini akan kami distribusikan secara bertahap melalui kecamatan, desa, dan kelurahan agar seluruh wilayah terjangkau,” katanya.

Ia juga menambahkan, pembagian bendera melibatkan partisipasi aktif para calon Paskibraka Bombana. Keterlibatan mereka diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai dan menjaga simbol negara.

Suasana pembagian bendera di Tugu Munajah berlangsung meriah. Warga yang hadir tampak antusias menerima bendera, sebagian langsung memasangnya di rumah masing-masing. Tidak hanya menjadi ajang pembagian atribut, acara ini juga menjadi wadah interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana penuh keakraban.

Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih merupakan program nasional yang dilaksanakan setiap tahun sejak 2022. Tujuannya adalah menggelorakan semangat kemerdekaan di seluruh penjuru negeri, mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama menunjukkan rasa bangga dan cinta terhadap simbol negara.

Dengan gerakan ini, Pemkab Bombana berharap masyarakat semakin menghayati makna kemerdekaan dan menjaga persatuan bangsa. Pemasangan bendera di setiap sudut kota dan desa diharapkan menjadi simbol nyata bahwa semangat kemerdekaan terus hidup di hati rakyat.




Pemprov Sultra Rayakan Harvetnas dan HUT RI ke-80 dengan Launching Pembagian Bendera Merah Putih

Kendari, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Upacara Peringatan Hari Veteran Nasional (Harvetnas) yang dirangkaikan dengan Launching Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2025 di Lapangan Kantor Gubernur Sultra, Senin (11/8/2025). Upacara dipimpin Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik yang juga Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, La Ode Fasikin, mewakili Gubernur Sultra.

Acara ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra, anggota DPRD Sultra, para asisten Sekda, kepala perangkat daerah dan biro lingkup Pemprov Sultra, Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Sultra, serta para anggota LVRI Provinsi Sultra.

Dalam sambutannya, La Ode Fasikin membacakan pesan Ketua Dewan Pimpinan Pusat LVRI, Letjen TNI (Purn) HBL Mantiri, yang menegaskan bahwa Harvetnas merupakan penghargaan negara bagi para pejuang yang merebut kembali kedaulatan NKRI melalui peristiwa Penghentian Pertempuran Empat Hari pada 7–10 Agustus 1949 di Kota Surakarta, yang dipimpin Letkol Ignatius Slamet Riyadi. Pertempuran itu berakhir dengan kemenangan Indonesia dan memukul mundur pasukan Belanda.

“Mulai hari ini kamu-kamu para pejuang saya namakan veteran,” kata Presiden Soekarno saat itu, yang kemudian menegaskan pada 1965 bahwa 10 Agustus menjadi Hari Veteran Nasional. Gelar veteran menjadi simbol penghormatan rakyat kepada pejuang revolusi fisik.

Tahun ini, Harvetnas mengangkat tema “Veteran Mengabdi Tanpa Batas, Berjuang Sepanjang Masa” yang merefleksikan peran veteran di luar medan tempur: menjaga nilai kebangsaan, menanamkan semangat juang kepada generasi muda, dan menjadi penopang moral kehidupan berbangsa. Ketua DPP LVRI mengajak masyarakat mewarisi nilai perjuangan 1945 seperti cinta tanah air, pantang menyerah, setia kawan, rela berkorban, dan percaya diri, serta mewaspadai pengaruh negatif yang mengancam persatuan.

Usai membacakan pesan Ketua DPP LVRI, Plh Sekda melanjutkan sambutan Gubernur Sultra yang menegaskan bahwa kegiatan ini dirangkaikan dengan Launching Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih untuk menyambut HUT ke-80 RI.

“Bendera Merah Putih bukan sekadar simbol negara, tetapi lambang persatuan dan kesatuan bangsa. Gerakan ini diharapkan membangkitkan kesadaran nasional, semangat kebangsaan, dan patriotisme,” kata La Ode Fasikin saat membacakan sambutan Gubernur.

Gubernur mengajak seluruh lapisan masyarakat menyambut HUT ke-80 RI dengan semarak. “Mari gelorakan semangat kemerdekaan di dalam jiwa kita masing-masing dan mengisinya dengan hal-hal positif,” ujarnya.

Launching gerakan ini ditandai penyerahan bendera secara simbolis kepada anggota Paskibraka Sultra 2025 oleh Plh Sekda didampingi Forkopimda, Kepala Badan Kesbangpol Sultra, dan Ketua LVRI Sultra. Acara ditutup dengan pekikan yel-yel “Dirgahayu Republik Indonesia” dan “Dirgahayu Hari Veteran Nasional” oleh seluruh peserta sebagai ungkapan cinta tanah air dan penghormatan kepada para pejuang.