Bupati H. Burhanuddin Buka Rapat Penyusunan RPJMD dan Renstra 2025–2029

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, secara resmi membuka kegiatan Rapat Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Tahun 2025–2029 di Aula Bappeda Bombana, Senin, 5 Mei 2025.

Kegiatan ini menjadi langkah awal yang sangat penting bagi Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menyusun arah pembangunan daerah lima tahun ke depan. Rapat tersebut dihadiri oleh Asisten dan Staf Ahli Bupati, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para perencana perangkat daerah, serta sejumlah stakeholder strategis lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa penyusunan RPJMD dan Renstra bukan hanya rutinitas administratif, tetapi merupakan pondasi penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan di Bombana.

“Rencana pembangunan harus selaras dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman. Saya berharap melalui rapat ini kita bisa menyusun strategi yang tepat untuk membawa Bombana menuju kemajuan yang berkelanjutan,” kata Bupati Burhanuddin.

Menurutnya, dokumen RPJMD dan Renstra yang sedang disusun harus menjadi acuan utama dalam perencanaan pembangunan lima tahun mendatang, dan mampu menjawab berbagai tantangan sekaligus menjawab kebutuhan riil masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh perangkat daerah secara aktif dan terstruktur dalam proses penyusunan.

“Kita harus memperhatikan ketepatan waktu dalam penyusunan dokumen ini. Jika terlambat, maka akan berdampak pada keterlambatan pelaksanaan program-program strategis daerah,” tegasnya.

Burhanuddin menambahkan bahwa RPJMD dan Renstra yang dirancang harus menjadi turunan langsung dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bombana periode 2025–2030. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk memahami dengan baik arah kebijakan yang tertuang dalam visi misi tersebut dan mengintegrasikannya ke dalam rencana kerja masing-masing instansi.

“Dokumen ini bukan hanya untuk kepentingan pemerintah, tapi juga untuk masyarakat luas. Karena itu, kita harus menyusunnya dengan penuh tanggung jawab dan semangat kolaboratif,” tambahnya.

Suasana kegiatan Rapat Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Tahun 2025–2029
Suasana kegiatan Rapat Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Tahun 2025–2029

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bombana, Husrifna Rahim, menjelaskan bahwa rapat ini merupakan bagian dari tahapan awal proses perencanaan jangka menengah daerah yang melibatkan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.

“RPJMD dan Renstra yang sedang kita susun ini akan menjadi pedoman strategis dalam menentukan prioritas pembangunan lima tahun ke depan. Kita ingin pembangunan yang mendukung pemerataan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ungkap Husrifna dalam laporannya.

Ia menambahkan, proses penyusunan RPJMD dan Renstra tahun 2025–2029 akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan agenda diskusi, sinkronisasi program, serta pemetaan kebutuhan pembangunan di setiap sektor.

Seluruh perangkat daerah diminta untuk menyelaraskan Renstra masing-masing dengan arah kebijakan makro daerah, sehingga semua program yang dihasilkan benar-benar mendukung capaian visi Bombana yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Penyusunan RPJMD ini juga akan mengedepankan prinsip partisipatif, akuntabel, dan transparan. Bappeda Bombana menegaskan bahwa seluruh proses akan melibatkan lintas sektor dan mempertimbangkan aspirasi masyarakat sebagai bahan dasar perumusan prioritas pembangunan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan dokumen perencanaan yang komprehensif dan aplikatif, serta menjadi dasar hukum dan operasional bagi pelaksanaan program kerja pemerintah daerah ke depan. Dengan dokumen yang tersusun rapi dan terukur, pembangunan di Bombana diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Kehadiran para kepala OPD dan stakeholder strategis juga menjadi cerminan komitmen bersama untuk menjadikan perencanaan pembangunan sebagai instrumen utama penggerak perubahan positif di daerah.

Dengan sinergi dan semangat kolektif ini, Pemerintah Kabupaten Bombana optimistis dapat merumuskan strategi pembangunan yang bukan hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Rapat Penyusunan RPJMD dan Renstra Bombana 2025–2029 ini merupakan tonggak awal yang akan menentukan arah dan keberhasilan pembangunan daerah selama lima tahun mendatang. Semua pihak yang terlibat diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal demi terwujudnya Bombana yang lebih baik, maju, dan berdaya saing.




Hugua: Disiplin adalah Mahkota ASN

Kendari, Sultranet.com – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling., memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Lapangan Kantor Gubernur, Senin (5/5/2025). Kegiatan ini menjadi momen reflektif yang sarat makna, sekaligus menyatukan semangat ASN dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional serta hari jadi sejumlah daerah di Sultra.

Dalam apel yang diikuti ribuan ASN dari berbagai instansi itu, hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, para pejabat pimpinan tinggi pratama, staf ahli gubernur, asisten Sekda, kepala OPD, kepala biro, serta pejabat struktural dan fungsional. Hugua membuka sambutan dengan menyampaikan pentingnya momentum ini sebagai ajang refleksi bersama.

“Baru saja kita rayakan 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional, sekaligus Hari Ulang Tahun Sulawesi Tenggara, Konawe Selatan, dan Kota Kendari. Ini momentum penting bagi kita semua untuk merefleksikan makna dari pendidikan dan pembangunan daerah,” kata Hugua.

Ia menekankan bahwa pendidikan tidak semata-mata tentang kecerdasan intelektual, namun lebih luas menyangkut pembentukan karakter, spiritualitas, akhlak, dan kepribadian. “Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, hanya satu dari enam tujuan pendidikan yang menyangkut aspek intelektual. Lima lainnya menekankan pembentukan kepribadian, spiritual keagamaan, akhlak mulia, serta kecerdasan emosional,” jelasnya.

Hugua juga menyoroti pentingnya semangat belajar dan sikap pantang menyerah dalam menjalani tugas sebagai ASN. “Dalam pendidikan tidak ada kata gagal, yang ada hanyalah belajar dan sukses. Ini juga harus menjadi prinsip dalam bekerja sebagai ASN,” ujarnya menegaskan.

Salah satu hal yang turut disorot dalam apel tersebut adalah peningkatan signifikan tingkat kedisiplinan ASN sejak Hugua dilantik pada 20 Februari 2025. Menurutnya, angka kehadiran ASN di awal hari kerja pukul 07.45 melonjak dari 8-10 persen menjadi sekitar 50-60 persen dalam dua bulan terakhir.

“Disiplin adalah mahkota ASN, karena di dalamnya ada komitmen dan dedikasi terhadap tugas,” katanya. Hugua menambahkan bahwa kedisiplinan bukan hanya menyangkut kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga berdampak positif pada kondisi psikologis dan fisik ASN. “Disiplin mampu memicu hormon positif seperti endorfin, dopamin, oksitosin, dan serotonin, yang semuanya meningkatkan semangat dan produktivitas,” jelasnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat kedisiplinan tersebut, Pemerintah Provinsi Sultra berencana memberikan penghargaan dan evaluasi berkala. “Setiap tanggal 17 bertepatan dengan Hari Kesadaran Nasional, akan diumumkan ASN serta instansi dengan tingkat kehadiran terbaik dan terendah. Penghargaan akan diberikan berdasarkan prestasi masing-masing,” ungkapnya.

Ia berharap, peningkatan disiplin ini tidak hanya bersifat sesaat, tetapi menjadi budaya kerja yang tertanam kuat di lingkungan birokrasi Pemprov Sultra. Hugua menutup sambutannya dengan mengajak seluruh ASN untuk menjadikan disiplin dan semangat belajar sebagai bekal utama dalam membangun daerah yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.

“Kita adalah pelayan masyarakat. Disiplin dan semangat belajar bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk tanggung jawab kita terhadap pembangunan Sulawesi Tenggara,” pungkas Hugua.




Bupati Bombana Buka Rapat Penyusunan RPJMD dan Renstra 2025–2029

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana mulai menyusun arah pembangunan lima tahun ke depan melalui Rapat Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Tahun 2025–2029. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, di Aula Bappeda Bombana, Senin, 5 Mei 2025.

Rapat penting ini dihadiri oleh para asisten dan staf ahli Bupati, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perencana dari masing-masing perangkat daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Agenda utama pertemuan tersebut adalah menyusun peta jalan pembangunan daerah yang lebih terstruktur dan selaras dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Bombana periode 2025–2030.

“Penyusunan RPJMD dan Renstra ini merupakan langkah awal dalam mewujudkan pembangunan Bombana yang lebih berkualitas, terarah, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Burhanuddin saat membuka rapat.

Menurutnya, dokumen perencanaan ini harus mampu menjawab berbagai tantangan daerah dan menjawab harapan masyarakat. Oleh karena itu, proses penyusunannya perlu dilakukan secara cermat, inklusif, dan tepat waktu.

“Rencana pembangunan yang kita susun harus berangkat dari realitas yang ada. Kita tidak bisa menyusun program tanpa mendengarkan aspirasi masyarakat atau mengabaikan dinamika yang terjadi di lapangan,” tegas Burhanuddin.

Bupati juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk memastikan ketepatan waktu dalam menyusun dokumen RPJMD dan Renstra. Menurutnya, keterlambatan dalam proses ini dapat berdampak pada tertundanya pelaksanaan berbagai program strategis daerah yang telah dirancang.

“Saya harap tim perencana OPD bisa bekerja secara disiplin dan profesional. Jangan sampai terjadi keterlambatan, karena itu bisa menghambat pelaksanaan kebijakan yang sudah kita rancang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Burhanuddin menegaskan bahwa RPJMD dan Renstra harus menjadi turunan langsung dari visi dan misi kepala daerah. Hal ini penting agar arah pembangunan tidak keluar jalur dan tetap dalam bingkai tujuan besar yang telah ditetapkan.

“RPJMD ini adalah wajah kita lima tahun ke depan. Semua program dan kegiatan harus merujuk ke sana. Kita ingin Bombana menjadi lebih baik, lebih maju, dan masyarakatnya makin sejahtera,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bombana, Husrifna Rahim, dalam laporannya mengatakan bahwa penyusunan RPJMD dan Renstra tahun 2025–2029 akan berlangsung selama beberapa hari. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini akan melibatkan seluruh perangkat daerah agar dokumen yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan daerah secara menyeluruh.

“Kegiatan ini adalah bagian dari tahapan perencanaan jangka panjang yang melibatkan banyak pihak, termasuk elemen masyarakat. Kita berharap dokumen RPJMD dan Renstra yang lahir nanti bisa menjadi pedoman yang konkret dan implementatif,” ujar Husrifna.

Ia juga menekankan bahwa rencana pembangunan lima tahun ke depan akan difokuskan pada pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas hidup masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif.

Seluruh peserta rapat menyambut baik proses penyusunan RPJMD dan Renstra ini. Para kepala OPD menyatakan komitmennya untuk berkontribusi aktif dan menyelaraskan program kerja masing-masing dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati.

Rapat ini menjadi titik awal penting dalam proses perencanaan pembangunan Kabupaten Bombana yang lebih sistematis dan berkelanjutan. Diharapkan, hasil dari rapat ini mampu melahirkan dokumen perencanaan yang tidak hanya sesuai regulasi, tetapi juga menjawab kebutuhan riil masyarakat Bombana.




Bupati Cup 2025 Tutup Meriah, Burhanuddin: Ini Pembinaan Karakter Generasi Muda

Bombana, Sultranet.com – Sorak sorai penonton menggemuruh di Lapangan A. Arifai, Kecamatan Rumbia, saat laga final Turnamen Sepakbola Mini Bupati Cup 2025 digelar, Minggu sore, 4 Mei 2025. Pertandingan penutup yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai kabupaten di Sulawesi Tenggara itu berlangsung penuh semangat dan menjadi penanda berakhirnya turnamen yang diselenggarakan oleh Askab PSSI Bombana.

Penutupan turnamen makin semarak dengan kehadiran langsung Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, bersama Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si. Keduanya hadir didampingi jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Bombana, Ketua KONI, Ketua Askab PSSI Bombana, serta sejumlah pejabat eselon II dan III lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana.

Turnamen yang berlangsung selama beberapa pekan ini mempertandingkan tiga kategori usia, yakni U12, U14, dan U17. Seluruh laga digelar dengan semangat tinggi dan menampilkan potensi luar biasa dari para pemain muda Sulawesi Tenggara.

Berikut daftar lengkap para juara Turnamen Sepakbola Mini Bupati Cup 2025:

Kategori U12
Juara 1: AS 10 Konawe
Juara 2: Wonua Bombana
Juara 3: Garuda Barometer Konsel
Juara 4: YOMFA Kolaka
Top Scorer: Rey (AS 10 Konawe)

Kategori U14
Juara 1: Tenggara Utama Kendari
Juara 2: Tongkuno Muna
Juara 3: AS Konawe A
Juara 4: Garuda Anamolero Konawe
Top Scorer: Hijra Harlima (Tongkuno Muna)

Kategori U17
Juara 1: Pada Idi FC
Juara 2: Wonua Bombana
Juara 3: Hery Boys
Juara 4: PULTAM FC
Top Scorer: Kamal (PULTAM FC)

Bupati Burhanuddin dalam sambutannya mengapresiasi kinerja panitia, para pelatih, ofisial tim, serta seluruh peserta yang telah menunjukkan dedikasi tinggi selama turnamen berlangsung.

“Ini bukan sekadar pertandingan, tapi juga bagian dari pembinaan karakter dan potensi generasi muda kita. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini,” kata Burhanuddin usai menyerahkan trofi juara kepada para pemenang.

Ia juga menyampaikan bahwa turnamen ini diharapkan menjadi pemicu semangat para atlet muda untuk terus berlatih dan berprestasi di bidang olahraga, khususnya sepakbola. Menurutnya, ajang seperti ini perlu terus diadakan untuk menjaring bibit unggul yang kelak dapat mengharumkan nama daerah.

“Bupati Cup ini bukan hanya kompetisi, tapi juga ajang silaturahmi dan wadah pembinaan. Kita ingin olahraga menjadi bagian dari gaya hidup sehat dan positif bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Sepanjang turnamen, Lapangan A. Arifai selalu dipadati penonton yang datang dari berbagai penjuru Bombana dan sekitarnya. Antusiasme warga menjadi bukti bahwa olahraga masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.

Ketua Askab PSSI Bombana juga menyampaikan rasa bangganya terhadap pelaksanaan turnamen. Ia menilai gelaran Bupati Cup 2025 sukses membangun atmosfer positif dan menunjukkan bahwa pembinaan sepakbola usia dini di Bombana dan sekitarnya mengalami kemajuan signifikan.

Turnamen ini juga turut memberi ruang ekspresi bagi para atlet muda untuk menunjukkan bakat mereka. Banyak pertandingan berlangsung dramatis dan memacu adrenalin, namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Sorak-sorai dan dukungan dari para penonton menjadi energi tambahan bagi setiap tim yang berlaga.

Dalam penutupan, para pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak dari setiap kategori juga diberikan penghargaan khusus. Hal ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi mereka selama turnamen.

Bupati Cup 2025 diharapkan menjadi titik awal kebangkitan prestasi olahraga di Bombana. Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen terus mendukung kegiatan pembinaan dan kompetisi olahraga yang menyentuh langsung anak-anak muda di daerah.

Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas yang terpancar selama turnamen, ajang ini telah menjadi lebih dari sekadar pertandingan. Ia menjelma menjadi ruang pembinaan karakter, pemersatu generasi, sekaligus etalase prestasi masa depan.




Asrun Lio Resmi Pimpin Pramuka Sultra, Komitmen Bangun Generasi Tangguh dan Inovatif

Kendari, Sultranet.com – Gerakan Pramuka Sulawesi Tenggara resmi memasuki babak baru dengan dilantiknya Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), Kwartir Daerah (Kwarda), serta Lembaga Pemeriksa Keuangan untuk masa bakti 2024–2029. Pelantikan ini berlangsung khidmat di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Jumat (3/5/2025), menandai semangat baru dalam pembinaan generasi muda di Bumi Anoa.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Budi Waseso. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran Pramuka sebagai ujung tombak pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda di era yang penuh tantangan ini.

“Gerakan Pramuka bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah ruang pendidikan nonformal yang membentuk karakter, menumbuhkan nasionalisme, dan menyiapkan pemimpin masa depan. Pramuka harus adaptif dan relevan dengan tantangan zaman,” tegas Budi Waseso di hadapan ratusan undangan.

Ia juga mendorong pengurus baru untuk bekerja dengan semangat kebersamaan dan rasa pengabdian tinggi. Menurutnya, sinergi antara Pramuka dan pemerintah daerah sangat penting untuk menciptakan program yang menjawab kebutuhan generasi muda, terutama di era digital saat ini.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Mabida, hadir mewakili Gubernur Sultra, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Andi Sumangerukka. Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakannya, Hugua menyatakan komitmen Pemerintah Provinsi dalam mendukung program kepramukaan sebagai bagian dari upaya strategis membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Pramuka harus menjadi solusi dalam pembentukan karakter generasi yang cinta tanah air, tangguh, dan siap menghadapi masa depan. Pemprov Sultra siap bersinergi dalam setiap langkah,” ucap Hugua.

Ketua Kwarda Sultra yang baru, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa Gerakan Pramuka Sultra menjadi lebih profesional dan inovatif.

“Kami akan menyusun program strategis berbasis kebutuhan generasi muda hari ini. Pramuka harus hadir dengan kegiatan yang edukatif, partisipatif, dan mendorong literasi digital serta kepemimpinan global,” kata Asrun Lio dalam sambutannya.

Ia juga mengapresiasi pengurus sebelumnya yang telah meletakkan fondasi organisasi dengan baik. Asrun berharap kepengurusan yang baru mampu melanjutkan sekaligus mengembangkan capaian yang telah dirintis.

Acara pelantikan ini turut dihadiri tokoh nasional dan daerah, seperti Sekretaris Jenderal Kwarnas, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dr. Bachtiar, S.I.P., M.A.P.; unsur Forkopimda Sultra seperti Kapolda, Danrem, Danlanal, dan Danlanud; para kepala daerah se-Sultra sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab); serta mantan Ketua Kwarda Sultra Drs. H. Masyhur Masie Abunawas, M.Si (periode 2001–2012) dan H. Irawan Laliasa, SE., M.Si (periode 2013–2023).

Hadir pula jajaran Mabida, pengurus Kwarda, Ketua Kwartir Cabang se-Sultra, para pembina, pelatih, pamong, serta Dewan Kerja Daerah dan Cabang yang menjadi bagian penting dalam struktur organisasi Gerakan Pramuka di daerah.

Momentum pelantikan ini tidak hanya menjadi prosesi seremonial, tetapi juga penanda kesiapan Pramuka Sultra dalam memperkuat barisan dan bersatu dalam semangat pengabdian. Semangat ini diarahkan untuk melahirkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menyambut tantangan zaman dengan jiwa kepemimpinan yang kokoh.

Dengan kepemimpinan baru yang berkomitmen pada inovasi dan kolaborasi, Gerakan Pramuka Sultra diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam membina generasi penerus bangsa di Sulawesi Tenggara.




Bupati H. Burhanuddin Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan Bombana

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 dengan khidmat di halaman Kantor Bupati Bombana, Jumat (2/5/2025). Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si dengan mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

Hadir dalam kegiatan ini jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Tim Penggerak PKK Bombana, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tenaga pendidik, pelajar, ASN dan non-ASN, serta tokoh masyarakat yang turut menyemarakkan peringatan hari bersejarah di sektor pendidikan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa peringatan Hardiknas bukan hanya seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat dedikasi dan komitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana amanat konstitusi. Ia menyampaikan pesan Menteri Pendidikan yang menyebut bahwa seluruh elemen bangsa memiliki peran penting dalam mewujudkan layanan pendidikan yang bermutu dan berkeadilan.

“Hardiknas bukan hanya acara tahunan. Ini saatnya kita meneguhkan kembali komitmen kita untuk memberi pendidikan terbaik bagi seluruh anak bangsa. Ini adalah tugas kita bersama,” kata Bupati Burhanuddin di hadapan peserta upacara.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang berkomitmen memutus mata rantai kemiskinan melalui penguatan sektor pendidikan.

“Presiden Prabowo sangat tegas bahwa pendidikan harus menjadi senjata utama untuk memajukan bangsa. Kita dorong revitalisasi sarana pendidikan, transformasi digital, hingga peningkatan kualitas guru, baik dari sisi kompetensi maupun kesejahteraan,” jelasnya.

Bupati Burhanuddin juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi mencapai tujuan besar pendidikan. “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita butuh peran orang tua, masyarakat, dunia usaha, hingga media. Semua harus ambil bagian agar anak-anak Bombana tumbuh menjadi generasi hebat dan kuat,” ujarnya.

Dalam momen yang sama, Bupati secara simbolis menyerahkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada sejumlah ASN yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun tanpa cela. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas dedikasi dan integritas ASN, khususnya mereka yang berperan dalam dunia pendidikan.

Sebagai wujud nyata komitmen mendukung pendidikan yang inklusif dan merata, Pemerintah Kabupaten Bombana juga meluncurkan program Angkutan Gratis Khusus Pelajar di wilayah Kecamatan Poleang. Program ini diharapkan dapat menjawab persoalan akses transportasi yang selama ini menjadi kendala bagi sebagian pelajar di daerah terpencil.

“Kita ingin pastikan tidak ada anak-anak kita yang putus sekolah hanya karena tidak bisa menjangkau sekolah. Program angkutan gratis ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat,” tegas Burhanuddin.

Ia menambahkan bahwa kendaraan pelajar tersebut akan mulai beroperasi secara bertahap dan ditargetkan menjangkau seluruh wilayah yang memiliki keterbatasan transportasi. “Ini bukan hanya tentang kendaraan, ini tentang memastikan masa depan anak-anak kita tetap berjalan,” imbuhnya.

Upacara Hardiknas 2025 di Kabupaten Bombana pun menjadi ruang refleksi bersama, menandai langkah konkret pemerintah daerah dalam menumbuhkan semangat gotong royong membangun pendidikan yang berkualitas dan merata.

“Dua agenda hari ini, pemberian penghargaan kepada ASN dan peluncuran kendaraan pelajar gratis, adalah bentuk nyata dari komitmen kami. Kami ingin setiap anak Bombana punya kesempatan yang sama untuk meraih cita-citanya,” tutup Burhanuddin.




Bombana Cup 2025 Resmi Dibuka, Bupati Burhanuddin Dorong Pembinaan Atlet Muda

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, secara resmi membuka Turnamen Sepakbola Mini Bombana Cup 2025 yang mempertemukan para pemain muda dari tiga kategori usia, yakni U-12, U-14, dan U-17. Pembukaan turnamen berlangsung meriah di Lapangan A.A Rifai, Kecamatan Rumbia, Kamis, 1 Mei 2025, dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Bombana, Pimpinan Bank Sultra, Kepala OPD, pelatih, serta ratusan masyarakat dari berbagai wilayah. (1/5)

Turnamen ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang fokus pada penguatan sektor kepemudaan dan olahraga. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan pengembangan potensi generasi muda sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan komitmennya untuk menghadirkan manfaat nyata dalam masa 100 hari kerja pertama bersama Wakil Bupati Ahmad Yani. Menurutnya, pembangunan di Bombana harus dimulai dari hal-hal mendasar yang menyentuh langsung masyarakat, termasuk melalui kegiatan olahraga.

“Kami ingin memperlihatkan kepada masyarakat bahwa tanggung jawab yang diberikan kepada saya dan Pak Ahmad Yani harus segera dirasakan manfaatnya. Turnamen ini menjadi salah satu bentuk implementasi program 100 hari kerja kami,” ujar Bupati Burhanuddin.

Ia juga menekankan bahwa turnamen ini bukan semata-mata soal kemenangan, melainkan bagian dari proses pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda Bombana. “Kami ingin menjadikan olahraga sebagai media pendidikan yang menyenangkan dan membangun semangat kebersamaan. Harapan kami bukan hanya jangka pendek, tapi jangka panjang. Dari turnamen ini, kita berharap muncul bibit-bibit atlet masa depan,” katanya.

Sebanyak 53 tim dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara ikut ambil bagian dalam Bombana Cup 2025. Turnamen ini digelar di tiga lapangan berbeda dan akan berlangsung hingga 4 Mei mendatang. Pemerintah Kabupaten Bombana menyiapkan berbagai fasilitas pendukung seperti tim medis, wasit berlisensi, hingga pengamanan dari pihak kepolisian dan Satpol PP demi memastikan jalannya pertandingan berlangsung tertib dan aman.

Bupati Burhanuddin optimistis Bombana bisa menjadi pusat lahirnya atlet berprestasi. Ia bahkan membayangkan suatu hari nanti ada pemain nasional atau pemimpin daerah yang berasal dari para peserta turnamen ini. “Tidak menutup kemungkinan, anak-anak yang hari ini bermain di lapangan suatu saat nanti bisa menjadi atlet nasional atau bahkan pemimpin daerah. Kita harus mulai dari sekarang,” tambahnya.

Turnamen ini juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak pagi hari, lapangan sudah dipadati penonton. Orang tua, pelatih, dan warga dari berbagai desa dan kecamatan datang memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka yang bertanding. Kemeriahan terasa tidak hanya di dalam lapangan, tetapi juga di sekitarnya, menciptakan suasana yang akrab dan penuh semangat.

Selain sebagai sarana kompetisi, turnamen ini juga menjadi ruang produktif bagi anak-anak dan remaja Bombana untuk menyalurkan energi positif. Pemerintah berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal menuju pembinaan atlet yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di masa mendatang.

Bombana Cup 2025 adalah satu dari sekian banyak program prioritas dalam agenda kerja Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang bertujuan mendekatkan pelayanan dan program kepada masyarakat. Lewat pendekatan yang menyentuh langsung kebutuhan dan minat warga, pemerintah ingin menciptakan suasana Bombana yang aktif, sehat, dan harmonis melalui olahraga.




Bupati Burhanuddin Hadiri Tahlilan Mantan Sekda Bombana

Bombana, sultranet.com – Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum Drs. Man Arfa, M.Si di Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Kamis malam, 1 Mei 2025. Ratusan warga, kerabat, dan para pejabat pemerintah daerah memadati rumah duka untuk mengikuti acara tahlilan atas wafatnya mantan Sekretaris Daerah Bombana tersebut.

Tampak hadir secara langsung Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, yang datang memberikan penghormatan terakhir dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin mengenang sosok almarhum sebagai pribadi yang berdedikasi, jujur, dan penuh komitmen selama mengabdi sebagai birokrat di lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana.

“Beliau adalah orang baik, penuh komitmen dalam menjalankan amanah. Kita semua merasa sangat kehilangan,” ujar Bupati Burhanuddin dengan suara bergetar menahan haru. “Mari kita bersama-sama mendoakan almarhum. Semoga seluruh dosa-dosanya diampuni dan amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT.”

Kehadiran orang nomor satu di Bombana ini menjadi bentuk nyata penghormatan kepada sosok almarhum yang telah banyak berjasa dalam roda pemerintahan. Drs. Man Arfa diketahui merupakan figur birokrat senior yang telah malang melintang di dunia pemerintahan daerah dan dikenal luas sebagai pribadi sederhana dan bersahaja.

Acara tahlilan juga dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, hingga warga sekitar yang mengenal baik sosok almarhum. Mereka larut dalam doa bersama, memohonkan ampunan dan tempat terbaik bagi almarhum di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Bagi para kolega dan bawahannya, Drs. Man Arfa adalah pemimpin yang tenang, visioner, dan selalu memberikan keteladanan dalam setiap langkahnya. Tak heran jika kepergiannya menyisakan kesedihan mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi banyak pihak yang pernah bekerja bersama dirinya.

“Beliau bukan hanya atasan, tapi juga teladan bagi kami. Selalu mendengarkan, membimbing, dan tidak pernah meninggikan suara. Sosok seperti beliau sangat sulit ditemukan lagi,” tutur salah satu staf senior yang turut hadir malam itu.

Semasa menjabat sebagai Sekretaris Daerah Bombana, almarhum dikenal sangat aktif dalam berbagai perumusan kebijakan pembangunan daerah. Ia tak hanya bekerja dari balik meja, tapi juga sering turun langsung ke lapangan, memastikan program berjalan sesuai harapan masyarakat.

Tahlilan malam itu berjalan penuh khidmat, dengan suasana yang sarat akan kehangatan dan kekeluargaan. Doa-doa mengalir dari mulut para pelayat, mengiringi kepergian sang birokrat sejati yang telah memberikan sebagian besar hidupnya untuk pengabdian di tanah Bombana.

Kehadiran para pejabat daerah dalam kegiatan ini menjadi simbol kuat solidaritas dan penghargaan terhadap pengabdian almarhum. Ini juga mencerminkan bahwa jasa seseorang tidak pernah dilupakan, meski telah berpulang ke pangkuan Ilahi.

Masyarakat setempat pun mengapresiasi kehadiran Bupati Burhanuddin dan jajaran pemerintah daerah lainnya, yang dianggap sebagai bentuk empati dan kedekatan emosional antara pemimpin dan warganya. “Kami merasa bangga karena pemimpin kami datang langsung. Ini menunjukkan bahwa Pak Burhanuddin sangat menghargai jasa almarhum,” ujar seorang tokoh masyarakat Lameroro.

Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Suasana haru masih menyelimuti, namun terasa juga kehangatan kebersamaan dan ketulusan hati yang ditinggalkan oleh almarhum selama hidupnya.




Kesbangpol Bombana Rutin Perdengarkan Panca Prasetya Korpri

Bombana, sultranet.com – Dalam upaya memperkuat semangat nasionalisme dan loyalitas aparatur sipil negara (ASN), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana secara konsisten melaksanakan kegiatan mendengarkan pembacaan naskah Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) setiap hari Rabu. Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 10.00 WITA dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Badan Kesbangpol, Drs. Budiman, MM. (30/4)

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia Nomor B-32/KSN/S/TU.00/01/2025 tertanggal 20 Januari 2025. Surat edaran itu menginstruksikan pemutaran Lagu Kebangsaan Indonesia Raya setiap Senin dan Kamis, pembacaan Naskah Pancasila setiap Selasa dan Jumat, serta mendengarkan Panca Prasetya Korpri setiap Rabu di seluruh instansi pemerintahan.

Menurut Budiman, kegiatan yang telah rutin digelar sejak awal Maret 2025 ini bukan sekadar seremonial semata. “Ini bukan hanya kegiatan simbolis. Ini adalah bagian dari upaya untuk menumbuhkan kembali semangat cinta tanah air, nasionalisme, dan loyalitas ASN terhadap Pancasila dan UUD 1945,” ujar Budiman saat memberikan arahan kepada seluruh ASN di lingkup Badan Kesbangpol.

Dalam pelaksanaannya, para ASN berdiri dengan tertib layaknya upacara apel. Suasana berlangsung khidmat ketika naskah Panca Prasetya Korpri diperdengarkan. Semua peserta terlihat menyimak dengan penuh keseriusan, seolah menggenggam kembali semangat pengabdian yang menjadi inti dari nilai-nilai Korps Pegawai Republik Indonesia.

Budiman menegaskan bahwa pembacaan Panca Prasetya Korpri memiliki makna penting dalam membangun karakter ASN yang berintegritas dan memiliki etos kerja tinggi. Ia menekankan bahwa seluruh isi dari Panca Prasetya tersebut harus menjadi pedoman dalam setiap tugas pelayanan publik yang dijalankan.

“Pelayanan publik yang cepat, tepat, dan mengutamakan kepentingan bangsa harus menjadi komitmen kita bersama. Salah satu bentuk pengamalan dari semangat itu adalah dengan disiplin hadir di kantor dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” kata Budiman dengan penuh semangat.

Ia juga mengajak seluruh ASN untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum dalam memperbaiki pola kerja dan meningkatkan profesionalisme. Baginya, loyalitas kepada bangsa dan negara tidak cukup hanya dengan ucapan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam setiap lini pelayanan publik.

Budiman berharap, rutinitas ini dapat menjadi contoh yang baik bagi perangkat daerah lainnya. Dengan membudayakan kebiasaan mendengarkan dan menghayati Panca Prasetya Korpri, semangat pengabdian dan tanggung jawab ASN terhadap masyarakat dan negara akan terus terjaga dan berkembang.

“ASN harus menjadi teladan, baik dalam kedisiplinan, etika kerja, maupun dalam pelayanan. Mari kita jadikan Panca Prasetya Korpri sebagai cermin sikap dan perilaku kita dalam mengabdi,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari seluruh jajaran pegawai di lingkup Kesbangpol Bombana. Mereka menilai bahwa kegiatan tersebut mampu membangkitkan kembali semangat kolektif sebagai abdi negara dan menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari Korps Pegawai Republik Indonesia.

Ke depan, Kesbangpol Bombana berkomitmen untuk terus menghidupkan nilai-nilai nasionalisme dalam setiap aktivitas kelembagaan. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa semangat melayani, mengabdi, dan mencintai tanah air harus senantiasa tertanam dalam hati setiap ASN.




Pemda Kolut Fokus Benahi Tata Kelola Aset Daerah

Lasusua, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara terus berupaya memperkuat tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan aset daerah. Bupati Kolaka Utara, Drs. Nur Rahman Umar, MH., memimpin rapat penting yang membahas secara khusus upaya inventarisasi aset milik pemerintah daerah. Rapat ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Kolaka Utara dan diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Selasa, 29 April 2025.

Dalam rapat yang berlangsung dinamis tersebut, Bupati Nur Rahman menekankan pentingnya kesadaran dan kolaborasi semua pihak untuk memastikan bahwa seluruh aset milik pemerintah daerah dapat tercatat dengan baik, tertata rapi, serta dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik.

“Kita perlu memastikan bahwa seluruh aset daerah tercatat dan dikelola dengan baik, karena hal ini sangat penting untuk mendukung program pembangunan dan pelayanan publik,” tegas Bupati dalam arahannya di hadapan para peserta rapat.

Ia menyampaikan, inventarisasi aset bukan hanya soal pendataan semata, namun juga menyangkut upaya menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah. Menurutnya, tata kelola aset yang baik adalah fondasi penting bagi efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah ke depan.

Rapat ini juga menjadi wadah strategis untuk menghimpun masukan dari Forkopimda dan perangkat daerah, yang selama ini berperan langsung dalam pengelolaan serta pengawasan aset pemerintah. Dalam forum tersebut, sejumlah kepala OPD turut memberikan pandangan, saran, dan evaluasi terhadap kondisi aset yang dikelola masing-masing instansi.

Salah satu poin yang disoroti dalam rapat tersebut adalah pentingnya sinkronisasi data aset antar OPD. Bupati meminta agar setiap perangkat daerah memastikan validitas dan pembaruan data aset secara berkala, guna menghindari tumpang tindih atau kehilangan informasi penting.

“Kita tidak ingin ada aset daerah yang tidak jelas keberadaannya, atau tidak termanfaatkan dengan baik. Semua harus tercatat dan termonitor secara sistematis,” ujar Bupati menambahkan.

Selain itu, Bupati juga menginstruksikan agar ke depan, pemerintah daerah membangun sistem informasi yang terintegrasi, sehingga proses pelacakan, pemanfaatan, dan pemeliharaan aset dapat dilakukan secara lebih efisien dan transparan. Hal ini dinilai penting untuk mendukung semangat reformasi birokrasi yang sedang dijalankan di lingkungan Pemda Kolaka Utara.

Seluruh peserta rapat menyambut baik gagasan tersebut. Beberapa perwakilan Forkopimda menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bupati dalam mendorong keterbukaan dan efisiensi dalam pengelolaan aset daerah. Mereka juga berkomitmen untuk turut serta mengawasi dan memberikan dukungan demi terwujudnya tata kelola aset yang lebih baik.

Rapat juga membahas langkah-langkah taktis jangka pendek dan jangka panjang dalam proses inventarisasi dan sertifikasi aset, khususnya aset berupa tanah dan bangunan milik pemerintah. Beberapa OPD terkait diberi tugas untuk segera menyelesaikan verifikasi dan pembenahan dokumen aset yang masih belum lengkap atau belum terdokumentasi secara digital.

Menurut Bupati Nur Rahman, langkah ini penting agar pemerintah daerah memiliki pijakan yang kuat dalam perencanaan pembangunan, termasuk dalam aspek legalitas penggunaan lahan dan bangunan untuk fasilitas publik.

“Aset daerah adalah sumber daya strategis yang harus kita kelola secara profesional. Jangan sampai kita kehilangan aset karena kelalaian administratif atau pengelolaan yang tidak tertib,” ujarnya.

Di akhir pertemuan, Bupati berharap agar seluruh perangkat daerah bekerja lebih cepat dan lebih terukur, serta menjaga koordinasi lintas sektor agar pengelolaan aset daerah benar-benar dapat menjadi pilar penguatan pelayanan kepada masyarakat.

Rapat yang berlangsung selama beberapa jam itu diharapkan menjadi tonggak awal pembenahan serius terhadap sistem inventarisasi dan manajemen aset di Kabupaten Kolaka Utara. Pemerintah daerah menargetkan hasil nyata dari proses ini dapat dirasakan dalam waktu dekat, khususnya dalam mendukung efisiensi anggaran, optimalisasi pemanfaatan aset, serta penguatan pelayanan publik yang berbasis data dan transparansi.