Sambut 2026, Pemkab Bombana Gelar Dzikir Akbar di Masjid Agung

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Dzikir Akbar dan Doa Bersama sebagai bentuk refleksi dan ungkapan syukur menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026 Masehi. Kegiatan religius ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, serta memanjatkan doa agar daerah Bombana senantiasa berada dalam lindungan dan keberkahan Allah SWT. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Agung Bombana dan dihadiri langsung oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah dari berbagai kecamatan, Rabu malam (01/03/2025).

Sejak sore hari, masyarakat mulai memadati halaman hingga ruang utama Masjid Agung Bombana. Suasana khidmat terasa ketika lantunan dzikir, tahmid, takbir, dan shalawat menggema dipimpin para ustaz dan imam masjid. Doa dipanjatkan bersama agar Kabupaten Bombana senantiasa dijauhkan dari berbagai bencana, diberikan keamanan, kesehatan, serta keberkahan rezeki bagi masyarakatnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos yang turut memberikan dukungan kepada masyarakat agar kegiatan keagamaan terus menjadi sarana memperkuat persatuan dan meningkatkan ketakwaan.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Ir. Burhanuddin menegaskan bahwa pergantian tahun bukan sekadar momentum seremonial atau perayaan semata, melainkan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri dan memperkuat tekad menghadapi masa depan.

“Perayaan tahun baru 2026 hari ini kita isi dengan dzikir dan doa bersama. Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua agar terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT serta menjalankan syariat dan syiar Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Burhanuddin.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Bombana untuk terus menjaga keamanan dan ketentraman daerah, serta memperkuat kerukunan antarumat beragama.

“Mari kita jaga keamanan, kedamaian, dan kerukunan di tengah masyarakat. Jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang tidak benar yang dapat memicu konflik sosial. Kebersamaan dan persatuan adalah kekuatan kita dalam membangun daerah,” katanya.

Dzikir akbar tersebut tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah ingin memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat sekaligus menanamkan nilai-nilai religius dalam kehidupan sosial.

Selain memperkuat spiritualitas, momentum tersebut juga menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik semata, tetapi juga harus sejalan dengan pembinaan mental dan spiritual masyarakat.

Para jamaah yang hadir mengikuti rangkaian dzikir dan doa dengan penuh khusyuk. Lantunan doa yang dipimpin para ulama dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, kesejahteraan masyarakat, serta kelancaran program pembangunan daerah di tahun 2026.

Acara kemudian ditutup dengan doa penutup dan dilanjutkan dengan saling bersalaman antarjamaah sebagai simbol kebersamaan dan persaudaraan. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap nilai-nilai religius semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat, sehingga suasana damai, rukun, dan harmonis terus terjaga di tengah dinamika pembangunan daerah.




Bupati Bombana Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag, Tekankan Sinergi dan Kerukunan Umat

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana bersama jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bombana memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia melalui upacara yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Kemenag Bombana. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si hadir sebagai tamu undangan sekaligus bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Sabtu (3/1/2026).

Peringatan HAB ke-80 tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Tema tersebut menegaskan pentingnya menjaga harmoni antarumat beragama serta memperkuat kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan bermartabat.

Dalam amanat Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA yang dibacakan Bupati Burhanuddin, disampaikan bahwa perjalanan panjang Kementerian Agama selama delapan dekade menunjukkan peran strategis lembaga tersebut sebagai penjaga nilai-nilai keagamaan dalam bingkai kebangsaan.

“Delapan puluh tahun perjalanan ini menegaskan bahwa Kementerian Agama didirikan sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. Hingga kini peran tersebut semakin luas dan semakin krusial,” kata Burhanuddin saat membacakan amanat Menteri Agama.

Menurutnya, sepanjang tahun 2025 Kementerian Agama telah berupaya membangun fondasi program bertajuk Kemenag Berdampak. Program tersebut diarahkan agar setiap kebijakan dan layanan yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Sepanjang tahun 2025 kita telah bekerja keras membangun fondasi ‘Kemenag Berdampak’. Kita membuktikan bahwa semangat ini bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang hasilnya mulai dirasakan oleh umat,” ujarnya.

Dalam amanat tersebut, Menteri Agama juga menekankan pentingnya transformasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama agar mampu menjawab tantangan zaman yang semakin dinamis.

Ia menyebut setiap ASN Kemenag harus menjadi pribadi yang agile, yakni lincah dan sigap menghadapi perubahan, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Setiap ASN Kementerian Agama harus adaptif, terbuka terhadap teknologi dan inovasi, serta cepat melayani kebutuhan umat dengan empati dan integritas,” ujar Burhanuddin membacakan pesan Menteri Agama.

Selain itu, penguatan sinergi antarinstansi dan seluruh elemen masyarakat juga dinilai menjadi kunci dalam menjaga kerukunan umat beragama serta stabilitas sosial di tengah keberagaman Indonesia.

“Sesuai tema HAB ke-80, mari kita satukan tekad dengan fondasi yang kokoh, semangat pengabdian yang berdampak, serta penguasaan teknologi yang beretika. Kita optimistis mampu mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat,” kata Burhanuddin.

Upacara peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-80 tersebut diikuti oleh jajaran pegawai Kementerian Agama Kabupaten Bombana, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan peringatan HAB yang sarat dengan nilai kebersamaan dan penguatan kerukunan umat.

Pada kesempatan itu, Bupati Bombana juga menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada sejumlah aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bombana. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas kesetiaan, kecakapan, serta kedisiplinan para ASN dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Rangkaian upacara kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang Kementerian Agama sekaligus harapan agar bangsa Indonesia senantiasa hidup dalam suasana damai, rukun, dan penuh kebersamaan.




Job Fit 21 Pejabat Eselon II, Pemkab Bombana Libatkan Akademisi dan Tokoh Masyarakat

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar uji kompetensi atau job fit and proper test terhadap 21 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) sebagai bagian dari penataan birokrasi dan upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kegiatan ini melibatkan akademisi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Inspektorat Provinsi serta unsur tokoh masyarakat sebagai penguji independen, guna memastikan proses berjalan objektif dan transparan. Uji kompetensi tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Bombana, Selasa (23/12/2025).

Ketua Kesekretariatan Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Bombana, Ludfi, ST, yang juga Pelaksana Tugas Sekretaris BKPSDM Bombana, mengatakan total peserta job fit berjumlah 21 orang. Sebanyak 17 peserta telah mengikuti uji kompetensi pada hari pertama, sementara empat peserta dijadwalkan mengikuti tahapan serupa pada hari kedua.

“Penguji berasal dari akademisi dua orang, unsur tokoh masyarakat satu orang, serta unsur Inspektorat provinsi. Ini sesuai dengan ketentuan dan petunjuk dari Badan Kepegawaian Negara,” kata Ludfi.

Menurut Ludfi, uji kompetensi tidak berhenti pada penilaian administratif semata. Tim penguji menggali kapasitas kepemimpinan, pemahaman kebijakan, inovasi program, serta kemampuan pejabat dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.

Foto Bersama Tim Penguji dan Panitia Job Fit
Foto Bersama Tim Penguji dan Panitia Job Fit

Selain job fit, Pemkab Bombana juga melaksanakan evaluasi kinerja terhadap enam pejabat pimpinan tinggi pratama yang telah menduduki jabatan selama lima tahun di dinas atau badan masing-masing. Evaluasi ini dilakukan sebagai bagian dari uji kesesuaian jabatan.

Penjabat Sekretaris Daerah Bombana, Ir. Syahrun, M.PWK, selaku Ketua Pansel Evaluasi Kinerja, menjelaskan bahwa hasil evaluasi akan menjadi bahan pertimbangan strategis dalam penataan jabatan ke depan.

“Ada beberapa pejabat yang sudah mendekati masa pensiun. Evaluasi ini melihat kecocokan kompetensi mereka dengan jabatan yang ada. Jabatan yang kosong belum tentu langsung dilelang, semua akan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan hasil penilaian,” kata Syahrun.

Ia menegaskan, seluruh proses dilakukan berdasarkan prinsip merit system, dengan menempatkan pejabat sesuai kompetensi dan rekam jejak kinerja, bukan semata pertimbangan administratif.

Adapun pejabat yang mengikuti uji kompetensi berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah strategis, mulai dari kepala dinas, kepala badan, staf ahli bupati, hingga Sekretaris DPRD dan Inspektur Daerah. Di antaranya Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bappeda, Kepala BKD, Kepala BKPSDM, Kepala Diskominfo, Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang, Kepala BPBD, hingga Kepala Kesbangpol Bombana.

Tim penguji diketuai Asisten I Setda Bombana, Ir. Rusdiamin, dengan anggota dari kalangan akademisi UHO Kendari yakni Dr. Arifin Uta, M.Si, Prof. Dr. Rosnawintang, SE, M.Si, dan Gusti Pasaru, S.Ak, M.Ak. Unsur masyarakat diwakili oleh Drs. Muh Subur, mantan Inspektur Daerah Bombana yang kini telah pensiun, guna memberikan perspektif publik dalam penilaian kinerja pejabat daerah.

Pelibatan akademisi dan tokoh masyarakat dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat objektivitas, transparansi, serta meminimalkan penilaian subjektif dalam proses penataan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana. (adv)




Bupati Kolaka Utara Tegaskan Bela Negara Dimulai dari Pengabdian di Daerah

Kolaka Utara sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menggelar upacara peringatan Hari Bela Negara ke-77 di Lapangan Aspirasi Lasusua. Bupati Kolaka Utara Drs. H. Nurrahman Umar, MH bertindak sebagai Inspektur Upacara dan memimpin langsung jalannya kegiatan yang diikuti unsur pemerintah, TNI-Polri, serta masyarakat, Jumat (19/12/2025).

Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Kolaka Utara H. Jumarding, SE, Ketua DPRD Kolaka Utara Fitra Yudi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta peserta upacara yang terdiri dari ASN, TNI-Polri, dan elemen masyarakat.

Dalam amanatnya, Bupati Kolaka Utara menegaskan bahwa peringatan Hari Bela Negara merupakan momentum strategis untuk menumbuhkan dan memperkuat semangat nasionalisme, khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dan masyarakat secara luas.

“Peringatan Hari Bela Negara ke-77 menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meneguhkan komitmen menjaga keutuhan bangsa, dimulai dari pengabdian dan tanggung jawab kita di daerah,” kata Nurrahman Umar.

Ia menjelaskan, setiap tanggal 19 Desember bangsa Indonesia mengenang berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948. Peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa semangat bela negara mampu menjaga eksistensi Republik Indonesia di tengah situasi krisis dan keterbatasan.

Mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, Bupati menyampaikan bahwa kemajuan bangsa tidak dapat dilepaskan dari kontribusi daerah. Menurutnya, Kolaka Utara memiliki peran penting dalam membangun kesiapsiagaan, kedisiplinan, serta ketangguhan menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Bela negara saat ini tidak hanya menghadapi ancaman fisik, tetapi juga tantangan nonkonvensional seperti disrupsi teknologi, ancaman siber, penyebaran hoaks, radikalisme, hingga potensi bencana alam,” ujarnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat Kolaka Utara untuk berperan aktif sesuai kapasitas dan profesi masing-masing. ASN diminta bekerja profesional dan berintegritas, aparat keamanan menjaga stabilitas, serta masyarakat memperkuat persatuan dan kepedulian sosial.

“Semangat bela negara tidak hanya diwujudkan melalui upacara seremonial, tetapi harus tercermin dalam tindakan nyata sehari-hari, seperti menjaga persatuan, membantu sesama, dan mendukung pembangunan daerah demi Kolaka Utara yang aman, maju, dan sejahtera,” tegasnya.

Upacara peringatan Hari Bela Negara ke-77 ini diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Kolaka Utara dalam mengimplementasikan nilai-nilai bela negara sebagai fondasi pembangunan dan kehidupan berbangsa.




Inspektorat Bombana Cetak Quattrick Kantor Terbersih, Tegaskan Komitmen Dukung Gerakan Bombana Bersih Wonuaku

Bombana, sultranet.com – Inspektorat Kabupaten Bombana kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan mencatatkan quattrick atau empat kali juara berturut-turut sebagai kantor terbersih di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana. Capaian ini diraih dari berbagai ajang lomba kebersihan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sepanjang 2024 hingga 2025, sekaligus menegaskan komitmen kuat Inspektorat dalam mendukung Gerakan Bombana Bersih Wonuaku yang dicanangkan Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana, Bombana, Sulawesi Tenggara.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti konsistensi Inspektorat Bombana dalam membangun budaya kerja yang bersih, tertata, dan berkelanjutan. Empat prestasi bergengsi itu meliputi Juara I Lomba Kebersihan Kantor Tingkat OPD Kabupaten Bombana dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-79 Tahun 2024, Juara I Lomba Kebersihan Kantor Antar OPD pada peringatan HUT RI ke-80 Tahun 2025 tingkat Kabupaten Bombana, Juara I Kategori Terbersih dan Terkelola Holistik pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025 tingkat Kabupaten Bombana, serta Juara I Lomba Kebersihan Kantor Antar OPD pada Peringatan HUT ke-22 Kabupaten Bombana Tahun 2025.

Inspektur Inspektorat Kabupaten Bombana, Ridwan, S.Sos., M.P.W., mengatakan bahwa capaian prestasi tersebut bukan semata-mata mengejar penghargaan, melainkan bagian dari komitmen institusi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berintegritas, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

“Capaian prestasi yang kami dapatkan ini adalah salah satu wujud komitmen kami dalam mendukung Gerakan Bombana Bersih Wonuaku yang sedang dicanangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana. Kami meyakini bahwa lingkungan kerja yang bersih dan tertata akan melahirkan kinerja yang profesional serta pelayanan publik yang lebih baik,” kata Ridwan dalam keterangannya. Jum’at (19/12/2025)

Menurut Ridwan, keberhasilan Inspektorat Bombana tidak terlepas dari peran seluruh pegawai yang secara konsisten menjaga kebersihan, kerapian, dan pengelolaan lingkungan kantor secara menyeluruh. Ia menegaskan bahwa kebersihan kantor bukan hanya dilihat dari aspek fisik, tetapi juga dari sistem pengelolaan yang berkelanjutan dan melibatkan seluruh unsur internal.

“Kami membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan adalah tanggung jawab kolektif. Mulai dari pimpinan hingga staf, semua memiliki peran yang sama. Inilah yang kami maksud dengan pengelolaan holistik, tidak parsial, tetapi menyeluruh,” ujarnya.

Ia juga menilai, keberhasilan meraih juara di berbagai momentum penting, mulai dari peringatan HUT RI, Hari Lingkungan Hidup Sedunia, hingga HUT Kabupaten Bombana, menjadi indikator bahwa upaya yang dilakukan Inspektorat berjalan konsisten dan terukur. Prestasi tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk terus mempertahankan standar kebersihan dan tata kelola lingkungan kantor ke depan.

Lebih lanjut, Ridwan menyampaikan bahwa Inspektorat Bombana akan terus berupaya menjadi contoh bagi OPD lain dalam mendukung kebijakan daerah, khususnya yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan pembangunan budaya kerja yang positif. Menurutnya, Gerakan Bombana Bersih Wonuaku bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata di setiap instansi pemerintah.

“Kami berharap apa yang dilakukan Inspektorat Bombana ini bisa menjadi inspirasi bagi OPD lain. Jika lingkungan kerja kita bersih, nyaman, dan tertata, maka semangat kerja juga akan meningkat, dan pada akhirnya berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Gerakan Bombana Bersih Wonuaku sendiri merupakan program strategis Pemerintah Kabupaten Bombana yang bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya kebersihan lingkungan, baik di ruang publik maupun di lingkungan perkantoran. Program ini diharapkan menjadi fondasi dalam menciptakan daerah yang sehat, asri, dan berkelanjutan.

Dengan torehan quattrick kantor terbersih ini, Inspektorat Bombana menegaskan posisinya sebagai salah satu OPD yang konsisten menerjemahkan kebijakan daerah ke dalam praktik nyata. Ke depan, Inspektorat berkomitmen untuk tidak hanya mempertahankan prestasi, tetapi juga terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan kerja sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan penguatan integritas di Kabupaten Bombana. (IS)




Bupati Bombana Tutup HUT ke-22 dengan Malam Ramah Tamah Bersama Warga

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si secara resmi menutup seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Bombana melalui malam ramah tamah bersama masyarakat yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Eks MTQ Rumbia, Kamis malam (18/12/2025).

Penutupan HUT Bombana ke-22 tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, Ketua DPRD Bombana Iskandar, S.P, Anggota DPR RI Jaelani, S.IP., M.Si, Anggota DPD RI Wa Ode Rabia Al Adawiyah Ridwan, jajaran Forkopimda, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, camat, atlet, seniman, serta ribuan warga Bombana.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, serta masyarakat yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan berbagai perlombaan olahraga dan seni selama rangkaian HUT ke-22 Bombana. Ia menegaskan bahwa perayaan hari jadi daerah bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat kebersamaan dan persatuan masyarakat.

“Rangkaian kegiatan yang telah kita laksanakan, mulai dari olahraga hingga seni, alhamdulillah berjalan dengan baik. Pada malam ini seluruh rangkaian dapat kita tutup bersama. Saya juga memohon maaf apabila selama perayaan hari ulang tahun kabupaten ini terdapat hal-hal yang kurang berkenan di hati bapak dan ibu,” kata Burhanuddin.

Penyerahan Piala kepada Juara Umum Lomba dalam Rangka HUT Bombana ke 22 Tahun 2025
Penyerahan Piala kepada Juara Umum Lomba dalam Rangka HUT Bombana ke 22 Tahun 2025

Sebagai puncak kegiatan, Bupati Bombana secara langsung menyerahkan piala bergilir juara umum kepada Kecamatan Kabaena Selatan. Kecamatan tersebut berhasil meraih prestasi terbaik dan ditetapkan sebagai juara umum pada perlombaan olahraga dan seni dalam rangka HUT ke-22 Kabupaten Bombana.

Malam ramah tamah penutupan berlangsung semarak dengan suguhan hiburan musik dari artis ibu kota yang disambut antusias oleh masyarakat. Ribuan warga memadati area RTH Eks MTQ Rumbia dan menikmati hiburan hingga akhir acara, menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Kegiatan penutupan ini menjadi simbol kebersamaan seluruh elemen masyarakat Bombana. Atlet, seniman, pelaku UMKM, serta warga dari berbagai kecamatan membaur tanpa sekat, menandai berakhirnya seluruh rangkaian peringatan HUT ke-22 Kabupaten Bombana.

Pemerintah Kabupaten Bombana berharap semangat kebersamaan, sportivitas, dan kreativitas yang terbangun selama peringatan hari jadi daerah dapat terus terjaga dan menjadi energi positif dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan tema HUT ke-22 Bombana, “Berani Berkarya, Agrominapolitan Berkembang, Bombana Maju.” (adv)




Bombana Resmi Luncurkan Call Center 112, Perkuat Layanan Darurat Terpadu

Bombana, sultranet.com, – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi meluncurkan layanan Call Center 112 sebagai upaya meningkatkan sistem layanan darurat terpadu bagi masyarakat. Peresmian ini dilakukan langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, didampingi Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si dan Ketua DPRD Kabupaten Bombana Iskandar, S.P., dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Bombana. Peluncuran ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan cepat, responsif, dan gratis bagi masyarakat dalam kondisi darurat, yang digelar di RTH Eks MTQ Rumbia, Kamis (18/12/2025).

Peluncuran layanan Call Center 112 tersebut turut dihadiri anggota DPR RI Jaelani, S.IP., M.Si., anggota DPD RI Wa Ode Rabia Al Adawiyah Ridwan, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, perwakilan instansi vertikal, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan Sertifikat Layanan Darurat 112 dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Bombana. Sertifikat tersebut diserahkan oleh perwakilan Kemkomdigi RI, Hary Fridayanto, sebagai tanda resmi bahwa Kabupaten Bombana telah terintegrasi dalam sistem layanan darurat nasional 112.

Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Bombana menyerahkan plakat apresiasi kepada Kemkomdigi RI sebagai bentuk penghargaan atas dukungan dalam implementasi layanan tersebut. Penyerahan plakat juga dilakukan oleh penyedia layanan, PT Trada Telekom Indonesia, melalui perwakilannya Ade Nining, kepada pemerintah daerah, yang kemudian dibalas dengan penyerahan plakat penghargaan dari Pemkab Bombana sebagai simbol kerja sama dan dukungan teknis operasional.

Sebagai bentuk kesiapan operasional, dilakukan pula pemakaian rompi secara simbolis kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bombana, para call taker, serta Ketua Tim Call Center 112. Prosesi ini menandai kesiapan sumber daya manusia dalam menjalankan layanan darurat secara profesional dan responsif.

Bupati Bombana, Burhanuddin, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kehadiran Call Center 112 diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat. “Layanan ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap warga mendapatkan bantuan cepat saat menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Ia menambahkan, layanan 112 dapat diakses secara gratis oleh seluruh masyarakat tanpa pulsa, sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kebutuhan mendesak seperti kebakaran, kecelakaan, bencana, maupun kondisi darurat lainnya.

Peresmian layanan ditandai dengan prosesi simbolis oleh Bupati bersama Wakil Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Bombana. Dengan diluncurkannya Call Center 112, masyarakat kini memiliki akses lebih mudah dan cepat untuk mendapatkan bantuan dalam situasi darurat.




Gala Dinner HUT Bombana Jadi Ruang Silaturahmi dan Refleksi Pembangunan Daerah

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar gala dinner dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bombana sebagai bagian dari rangkaian kegiatan perayaan hari jadi daerah. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi lintas generasi kepemimpinan sekaligus refleksi perjalanan pembangunan Bombana sejak awal pemekaran, yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Bombana, Rabu malam (17/12/2025).

Gala dinner tersebut dihadiri Bupati Bombana Ir. Burhanuddin, M.Si, para mantan bupati dan wakil bupati, tokoh pejuang pemekaran Kabupaten Bombana, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran para pendahulu dan tokoh pemekaran menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan dan penghormatan atas jasa mereka dalam membangun fondasi daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada program dan anggaran, tetapi juga membutuhkan persatuan, komunikasi, serta kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kemajuan daerah akan sulit dicapai tanpa adanya rasa saling percaya dan pengertian.

“Pembangunan tidak akan berjalan cepat dan kuat tanpa persatuan, komunikasi, dan kebersamaan di antara kita semua. Pembangunan bisa maju, tetapi tidak akan kencang jika tidak dibarengi dengan kebersamaan dan saling pengertian,” ujar Burhanuddin.

Ia menyebut gala dinner tersebut memiliki makna khusus, karena menjadi ruang pertemuan yang jarang terjadi di tengah kesibukan masing-masing. Momentum kebersamaan ini, kata Burhanuddin, penting untuk merawat hubungan emosional dan memperkuat komitmen bersama membangun Bombana.

“Momentum ini berharga bagi saya pribadi. Tidak sering kita bisa berkumpul dan bertatap muka secara langsung seperti ini. Karena itu, saya mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada seluruh hadirin yang telah meluangkan waktu untuk hadir,” katanya.

Gala Dinner dalam rangka HUT Bombana ke 22 Tahun
Gala Dinner dalam rangka HUT Bombana ke 22 Tahun

Acara gala dinner dikemas sederhana dengan makan malam bersama dan diskusi santai yang berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan. Para mantan kepala daerah dan tokoh pemekaran tampak berbincang akrab, berbagi cerita dan pandangan tentang perjalanan Bombana sejak berdiri hingga tantangan pembangunan ke depan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi antar generasi, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para tokoh yang telah berkontribusi dalam sejarah Bombana. Pemerintah Kabupaten Bombana menilai silaturahmi semacam ini penting untuk menjaga kesinambungan gagasan dan semangat membangun daerah.

Melalui gala dinner HUT Kabupaten Bombana, pemerintah berharap kebersamaan yang terjalin tidak berhenti pada acara seremonial, tetapi terus berlanjut dalam bentuk dukungan, kolaborasi, dan komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan Bombana yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. (adv)




Karnaval Budaya Meriahkan Hari Jadi ke-22 Bombana, Simbol Harmoni dan Keberagaman

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Karnaval Budaya sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Bombana ke-22 Tahun 2025 yang berlangsung meriah di Alun-Alun Masjid Agung Bombana dan menampilkan keberagaman budaya masyarakat dari berbagai latar belakang suku, Rabu (17/12/2025).

Karnaval budaya tersebut diikuti oleh kontingen dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bombana, termasuk rukun adat dari berbagai suku yang hidup berdampingan di wilayah tersebut. Para peserta tampil dengan busana adat khas masing-masing daerah serta mempersembahkan berbagai kesenian tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya dan identitas lokal Bombana.

Bupati Bombana Ir. Burhanuddin, M.Si hadir langsung dan membuka kegiatan tersebut. Turut mendampingi Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si serta Ketua DPRD Kabupaten Bombana Iskandar, S.P, bersama jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan ribuan warga yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa karnaval budaya bukan sekadar hiburan atau perayaan seremonial, melainkan bentuk komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya daerah. Menurutnya, keberagaman budaya yang dimiliki Bombana merupakan kekuatan yang harus dirawat dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Karnaval budaya ini merupakan wujud nyata komitmen kita bersama untuk melestarikan, menjaga, dan mengembangkan kekayaan budaya daerah. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif lokal,” kata Burhanuddin.

Ia berharap karnaval budaya dapat menjadi ruang edukasi bagi generasi muda agar semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budaya lokal. Dengan mengenal budayanya sendiri, generasi muda diharapkan mampu menjadi penjaga nilai-nilai tradisi sekaligus agen promosi budaya Bombana ke tingkat yang lebih luas.

Selain sebagai ajang pelestarian budaya, karnaval ini juga dinilai memiliki dampak ekonomi. Kehadiran ribuan warga dan tamu dari berbagai wilayah turut menggerakkan sektor UMKM, kuliner, dan jasa kreatif yang tumbuh di sekitar lokasi kegiatan.

Sepanjang pelaksanaan karnaval, suasana berlangsung semarak dan tertib. Warga tampak antusias menyaksikan parade budaya yang menampilkan ragam tarian tradisional, musik daerah, hingga simbol-simbol adat yang menggambarkan harmoni kehidupan masyarakat Bombana yang majemuk.

Karnaval Budaya menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Bombana. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap semangat persatuan dalam keberagaman terus terjaga, sekaligus mendorong Bombana menjadi daerah yang maju dengan tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya lokal. (adv)




Bupati Bombana Tutup Turnamen Sepak Bola Bupati Cup II 2025, Bukari FC Juara

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si secara resmi menutup Turnamen Sepak Bola Bupati Cup II Tahun 2025 yang digelar di Stadion Sepak Bola Bombana, disaksikan ribuan pecinta sepak bola yang memadati stadion, Rabu sore (17/12/2025).

Penutupan turnamen tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah, jajaran Askab PSSI Bombana, panitia pelaksana, wasit, official tim, serta masyarakat dari berbagai kecamatan.

Pada kesempatan itu, Bupati Bombana secara langsung menyerahkan hadiah kepada tim-tim terbaik yang berhasil meraih prestasi setelah melalui rangkaian pertandingan yang berlangsung selama beberapa pekan. Bukari FC dari zona Poleang keluar sebagai juara pertama, disusul Cappa Ujung FC dari zona Poleang sebagai juara kedua. Sementara itu, posisi juara ketiga diraih Puma Mega Buana FC dari zona Kabaena dan juara keempat ditempati Batuawu FC dari zona Kabaena.

Selain penghargaan tim, panitia juga menyerahkan apresiasi kepada pemain terbaik secara individu. Rahmat Hidayat dari Cappa Ujung FC dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak atau Top Score. Penghargaan Kiper Terbaik diraih Zulkifli Audillah, juga dari Cappa Ujung FC, sedangkan gelar Pemain Muda Terbaik disabet Muh. Haikal dari Bukari FC.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, Askab PSSI Bombana, wasit, official tim, serta para pemain yang telah berpartisipasi dan menjaga sportivitas selama turnamen berlangsung. Ia menilai Bupati Cup bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi ajang pembinaan dan pemersatu masyarakat.

“Turnamen ini bukan hanya tentang siapa yang menang atau kalah, tetapi tentang semangat kebersamaan, sportivitas, dan pembinaan atlet sepak bola kita. Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini dengan aman dan tertib,” ujar Burhanuddin.

Ia berharap turnamen sepak bola seperti Bupati Cup dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai ruang lahirnya talenta-talenta muda Bombana. Menurutnya, pembinaan sejak tingkat daerah menjadi fondasi penting untuk mencetak atlet yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

Turnamen Sepak Bola Bupati Cup II Tahun 2025 diikuti oleh sejumlah tim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bombana. Seluruh pertandingan berjalan lancar, aman, dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang hadir langsung di stadion maupun yang mengikuti dari berbagai wilayah.

Pelaksanaan turnamen ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mendukung pengembangan olahraga, khususnya cabang sepak bola. Selain meningkatkan prestasi atlet, kegiatan ini juga dinilai efektif dalam mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap daerahnya.

Dengan berakhirnya Bupati Cup II Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap semangat sportivitas dan kebersamaan yang terbangun selama turnamen dapat terus terjaga, sekaligus menjadi energi positif bagi kemajuan olahraga dan pembangunan sumber daya manusia di Bombana. (adv)