Pameran Pembangunan dan One Village One Product Meriahkan HUT ke-22 Bombana

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si secara resmi membuka Pameran Pembangunan dan Program Satu Desa Satu Produk atau One Village One Product (OVOP) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bombana ke-22, yang dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Eks MTQ Rumbia, Senin malam (15/12/2025).

Pameran tersebut diikuti oleh seluruh organisasi perangkat daerah serta perwakilan desa se-Kabupaten Bombana. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Bombana ke-22 dan turut dihadiri Ketua TP PKK Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., Wakil Ketua TP PKK Henny Setiawati Rachman, S.Pi., MM., jajaran Forkopimda, asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.

Usai membuka kegiatan, Bupati dan Wakil Bupati Bombana meninjau langsung sejumlah stand pameran yang menampilkan berbagai produk unggulan desa. Produk yang dipamerkan meliputi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, olahan UMKM, hingga kerajinan khas daerah yang menjadi identitas masing-masing desa.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menegaskan bahwa pameran pembangunan dan program Satu Desa Satu Produk merupakan wadah strategis untuk mempromosikan sekaligus mengembangkan potensi unggulan desa. Ia menilai setiap desa memiliki kekuatan lokal yang perlu terus didorong agar mampu bersaing dan memberi nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

“Pameran ini menjadi ruang bagi desa untuk menampilkan potensi terbaiknya. Melalui program Satu Desa Satu Produk, kita mendorong inovasi, peningkatan kualitas produk, serta memperluas akses pasar bagi pelaku usaha di tingkat desa,” kata Burhanuddin.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan rangkaian peringatan HUT Kabupaten Bombana ke-22. Menurutnya, rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak November 2025 tersebut menjadi cerminan semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, perangkat daerah, pemerintah desa, dan masyarakat yang telah mendukung rangkaian HUT Bombana ke-22. Puncak perayaan akan kita laksanakan pada 18 Desember mendatang,” ujarnya.

Pameran pembangunan ini tidak hanya menampilkan capaian program pemerintah daerah, tetapi juga menjadi sarana promosi produk unggulan desa berbasis potensi lokal. Program Satu Desa Satu Produk dinilai sebagai langkah konkret Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mendorong kemandirian ekonomi desa dan penguatan UMKM.

Melalui pameran ini, setiap desa didorong memiliki produk unggulan yang menjadi ciri khas dan daya saing wilayah. Kehadiran pameran tersebut juga memberi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai potensi desa sekaligus membuka peluang kemitraan usaha.

Selain sebagai sarana promosi dan edukasi, pameran pembangunan ini menjadi ajang silaturahmi dan hiburan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bombana berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan serta berorientasi pada kesejahteraan rakyat. (adv)




Bupati Bombana Bersama Warga Rayakan HUT ke-22 Lewat Jalan Santai dan Senam Sehat

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si menghadiri sekaligus memeriahkan kegiatan Jalan Santai dan Senam Jantung Sehat bersama masyarakat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Bombana yang digelar di Lapangan Aa Rifai, Minggu pagi (14/12/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tersebut diikuti ratusan warga dari berbagai kalangan. Sejak pagi hari, Lapangan Aa Rifai dipadati peserta yang antusias mengikuti jalan santai dan senam bersama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua TP PKK Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, Wakil Ketua TP PKK Henny Setiawati Rachman, S.Pi., MM., jajaran pemerintah daerah, serta para sponsor dan mitra usaha yang mendukung suksesnya acara.

Jalan santai dan senam jantung sehat menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-22 Kabupaten Bombana yang bertujuan mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah dan warga.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT Bombana dipersembahkan untuk masyarakat sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan daerah yang telah memasuki usia ke-22 tahun.

“Kegiatan yang kita lakukan pada pagi hari ini murni untuk masyarakat Kabupaten Bombana. Rangkaian kegiatan HUT Bombana telah kami laksanakan sejak November hingga hari ini, dan semuanya kami persembahkan untuk masyarakat sebagai wujud rasa syukur menjelang hari ulang tahun daerah kita tercinta,” ujar Burhanuddin.

Ia juga mengapresiasi peran Dinas PTSP, Disdukcapil, para sponsor, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan hari jadi daerah tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Untuk menambah kemeriahan, panitia menyiapkan berbagai hadiah menarik yang dibagikan melalui undian. Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor, disusul sepeda listrik, kulkas, mesin cuci, kompor gas, rice cooker, serta puluhan hadiah hiburan lainnya. Pengundian hadiah menjadi salah satu momen yang paling dinantikan peserta.

Antusiasme warga terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Selain mengikuti jalan santai dan senam sehat, masyarakat tampak menikmati suasana kebersamaan yang terbangun antara pemerintah daerah dan warga.

Pemerintah Kabupaten Bombana berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin, tidak hanya sebagai bagian dari peringatan HUT daerah, tetapi juga sebagai sarana membangun gaya hidup sehat dan memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat. Melalui kebersamaan tersebut, pemerintah optimistis semangat membangun Bombana yang lebih sehat, maju, dan sejahtera akan terus terjaga. (IS)




Bupati Burhanuddin Hadiri Tabligh Akbar HUT ke-22 Bombana, Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Nilai Religius

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si menghadiri Tabligh Akbar yang digelar di Lapangan AA Rifai, Kecamatan Rumbia, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Bombana, Jumat (12/12/2025).

Kegiatan keagamaan tersebut mengusung tema “Berani Berkarya Demi Mewujudkan Bombana yang Sejahtera dan Religius” dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah dan masyarakat. Turut hadir Ketua TP PKK Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bombana, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Pj. Sekretaris Daerah Bombana, para asisten dan staf ahli bupati, kepala perangkat daerah beserta jajaran, tokoh agama, serta ratusan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menekankan pentingnya menjaga persatuan dan semangat kebersamaan sebagai fondasi utama dalam membangun daerah. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpecah oleh perbedaan pandangan, serta terus memperkuat nilai-nilai persaudaraan.

“Mari kita perkokoh ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wataniyah. Jangan biarkan perbedaan pilihan atau pandangan memecah persaudaraan kita semua,” ujar Burhanuddin.

Ia juga mengingatkan pentingnya dukungan masyarakat terhadap arah pembangunan daerah, khususnya pengembangan sektor agrominapolitan yang menjadi salah satu prioritas Kabupaten Bombana. Menurutnya, kemajuan daerah membutuhkan kerja keras dan integritas seluruh elemen masyarakat.

“Mari kita dukung program agrominapolitan dan etos kerja yang tinggi. Petani yang tekun, nelayan yang tangguh, serta aparatur yang amanah dan bersih adalah kunci kemajuan kita semua,” kata Burhanuddin.

Tabligh Akbar tersebut diisi dengan tausiah oleh Ustadz Muhammad Yusuf, S.Sos.I., MA. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat untuk memperbanyak amalan, menjaga silaturahmi, serta mendoakan para pemimpin agar diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan amanah pembangunan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan ucapan selamat dari Bupati Bombana, penyampaian tausiah, dan ditutup dengan doa bersama. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.

Tabligh Akbar ini menjadi salah satu agenda penting dalam peringatan HUT ke-22 Kabupaten Bombana. Pemerintah daerah berharap kegiatan keagamaan tersebut dapat memperkuat karakter religius masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan warga dalam semangat kebersamaan membangun Bombana yang sejahtera dan berakhlak. (adv)




Polemik Legitimasi Raja Moronene Memanas, Kubu Mardhan dan LAM Ungkap Fakta Versi Mereka

Bombana, Sultranet.com – Polemik legitimasi Kepemimpinan Adat Kerajaan Moronene Keuwia Rumbia kembali memanas setelah pernyataan Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani dan pihak Raja Moronene Pauno Rumbia VII, Mokole Alfian Pimpie S.H., M.AP beredar di sejumlah media. Selasa (9/12/2025).

Pernyataan yang menyebut aksi demonstrasi di Polda Sultra tidak mewakili kerajaan yang sah serta klaim bahwa Lembaga Adat Moronene (LAM) telah dibubarkan, mendapat bantahan keras dari kubu Musyawarah Adat 1 Juli 2025.

Mantan Koordinator Musyawarah Adat Moronene, Muhammad Mardhan, M.A., menilai pemberitaan dari beberapa media tidak berimbang dan cenderung memihak satu kelompok.

“Media seperti itu layak dievaluasi Dewan Pers. Beritanya tidak berkualitas, tidak diverifikasi, dan jelas menguntungkan satu kelompok tertentu. Itu bukan kerja jurnalistik, tapi alat propaganda,” tegas Mardhan.

Aksi di Polda Sultra Disebut Tidak Sah, Mardhan Lakukan Klarifikasi

Sebelumnya, Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, menyatakan bahwa massa Lembaga Adat Moronene (LAM) yang berunjuk rasa di Polda Sultra tidak mewakili Kerajaan Moronene yang sah. Menanggapi itu, Mardhan menyebut pernyataan tersebut keliru dan tidak memahami konteks aksi.

“Aksi di Polda itu bukan soal suksesi raja, tapi soal dugaan kriminalisasi terhadap tokoh adat. Kalau Wabup mau bicara legitimasi, pahami dulu persoalannya. Jangan asal keluarkan pernyataan yang menyesatkan publik,” ujarnya.

Mardhan juga menyinggung pernyataan Mokole Alfian Pimpie yang ia sebut sebagai mantan raja, yang dalam pemberitaan lain mengklaim masih sebagai raja Moronene Keuwia Rumbia yang sah. Menurutnya, itu bertentangan dengan keputusan adat 1 Juli 2025.

“Pemakzulan Raja Moronene Keuwia Rumbia ke-VII itu sudah final sejak Musyawarah Adat 1 Juli 2025. Kalau mereka masih ngotot mengakui legitimasi Raja Moronene Keuwia ke-VII, itu urusan mereka. Kami sudah tidak sudi punya raja seperti itu,” katanya.

Ia bahkan menantang pihak yang tidak setuju untuk hadir di forum terbuka. “Jangan cuma baka-baka di media. Kalau punya pengetahuan dan dasar adat yang benar, mari ketemu di forum khusus dan debat terbuka. Jangan cuma jago bikin gaduh,” tegasnya.

LAM Bantah Keras Klaim Pembubaran Versi Kerajaan Keuwia

Ketua Lembaga Adat Moronene, Yunus N.L., juga merespons klaim dari Kerajaan Moronene Keuwia yang menyebut LAM telah dibubarkan sejak 2017. Klaim itu sebelumnya disampaikan Alfian Pimpie melalui sejumlah media.

“Pernyataan bahwa LAM dibubarkan itu pernyataan tolol. LAM diakui negara melalui Akta Nomor 7 tanggal 10 Februari 2000 dan diperbarui tahun 2025 lewat Musyawarah Luar Biasa. Tidak ada kerajaan mana pun yang bisa membubarkan organisasi yang diakui negara, apalagi oknum raja yang sudah dimakzulkan,” tegas Yunus.

Ia menjelaskan bahwa LAM telah eksis sebelum terbentuknya Kabupaten Bombana dan hingga kini tetap menjalankan fungsinya sebagai lembaga adat resmi masyarakat Moronene.

“Kami menjaga kepentingan masyarakat Moronene. Beda dengan Lembaga Adat versi kerajaan yang hanya memikirkan kepentingan sempit dan dekat dengan kekuasaan,” tegasnya.

Untuk diketahui, diberitakan sebelumnya pihak Raja Moronene Keuwia Rumbia VII, Alfian Pimpie menegaskan tidak mengakui keberadaan Lembaga Adat Moronene (LAM) yang dinyatakan telah dibekukan sejak 2017. Penegasan itu disampaikan melalui maklumat resmi Pauno Rumbia VII pada konferensi pers di Rumah Adat Moronene Keuwia Rumbia, Kelurahan Taubonto, Minggu malam (7/12/2025).

Maklumat tersebut dikeluarkan sebagai respons atas aksi LAM di Markas Polda Sulawesi Tenggara pada 4 Desember lalu, yang meminta pembatalan proses hukum terhadap Mokole Aswar Latif Haba yang mereka klaim sebagai Raja ke Moronene Keuwia VIII versi LAM. Kerajaan menyatakan tindakan itu tidak sah karena LAM sudah tidak lagi menjadi bagian dari struktur resmi adat Moronene Keuwia Rumbia.

Dalam maklumatnya, Pauno Rumbia VII, Mokole Alfian Pimpie menegaskan bahwa sejak penobatannya sebagai Raja ke XXXIII pada 2012, tidak pernah ada proses pemilihan, pelantikan, ataupun penetapan raja baru.

“Pergantian raja hanya bisa dilakukan dari garis keturunan langsung dan melalui prosesi adat yang disaksikan pemerintah dan kerajaan-kerajaan tetangga,” tegasnya.

Ia juga menyatakan bahwa LAM telah demisioner sejak 1 Oktober 2017 setelah terbentuknya Lembaga Adat Kerajaan Moronene Keuwia (LAKM).

“LAKM Keuwia mendukung penuh pemerintah daerah dan aparat penegak hukum (APH) untuk menjalankan tugas secara profesional,” tegas Alfian Pimpie.

Pewarta: Ibhar




Kerajaan Moronene Keuwia Rumbia Tak Akui LAM dan Raja Keuwia VIII

BOMBANA, sultranet.com – Kerajaan Moronene Keuwia Rumbia menegaskan tidak mengakui keberadaan Lembaga Adat Moronene (LAM) yang dinyatakan telah dibekukan sejak 2017. Penegasan itu disampaikan melalui maklumat resmi Pauno Rumbia VII pada konferensi pers di Rumah Adat Moronene Keuwia Rumbia, Kelurahan Taubonto, Minggu malam (7/12/2025).

Maklumat tersebut dikeluarkan sebagai respons atas aksi LAM di Markas Polda Sulawesi Tenggara pada 4 Desember lalu, yang meminta pembatalan proses hukum terhadap Mokole Aswar Latif Haba yang mereka klaim sebagai Raja ke VIII versi LAM. Kerajaan menyatakan tindakan itu tidak sah karena LAM sudah tidak lagi menjadi bagian dari struktur resmi adat Moronene Keuwia Rumbia.

Dalam maklumatnya, Pauno Rumbia VII, PYM Apua Mokole Alfian Pimpie S.H., M.AP menegaskan bahwa sejak penobatannya sebagai Raja ke XXXIII pada 2012, tidak pernah ada proses pemilihan, pelantikan, ataupun penetapan raja baru. “Pergantian raja hanya bisa dilakukan dari garis keturunan langsung dan melalui prosesi adat yang disaksikan pemerintah dan kerajaan-kerajaan tetangga,” tegasnya.

Ia juga menyatakan bahwa LAM telah demisioner sejak 1 Oktober 2017 setelah terbentuknya Lembaga Adat Kerajaan Moronene Keuwia (LAKM). “LAKM Keuwia mendukung penuh pemerintah daerah dan aparat penegak hukum (APH) untuk menjalankan tugas secara profesional,” tulisnya dalam maklumat.

Ketua Perangkat Kerajaan sekaligus Mokole Penyangga, Muhammad Kasim Dia, S.E menegaskan bahwa aktivitas LAM setelah pembekuan tidak memiliki dasar hukum adat. “Semua yang dilakukan LAM hari ini dinyatakan batal secara hukum kerajaan. Mereka sudah dibubarkan. Tidak ada lagi hubungan dengan Kerajaan Moronene Keuwia Rumbia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembubaran LAM dilakukan karena lembaga tersebut dinilai melanggar anggaran dasar. “Setiap lima tahun kepengurusannya harus dikukuhkan oleh Majelis Tinggi Adat. Namun hal itu tidak pernah dilakukan. Mereka berjalan sendiri,” tambahnya.

Sekretaris Jenderal LAKM Keuwia Rumbia, Mokole Gufran Kapita Bin Samad ST., juga menegaskan bahwa secara administratif dan adat, pemerintah daerah Bombana hanya mengakui PYM Apua Mokole Alfian Pimpie sebagai raja yang sah. “Segala urusan adat selalu melalui beliau. Bahkan dalam prosesi sakral bulan lalu, seluruh forkopimda hingga raja-raja tetangga hadir,” ungkapnya.

Menutup konferensi pers, Pauno Rumbia VII mengimbau masyarakat adat Moronene agar tidak terprovokasi isu keberadaan “Raja ke VIII”. “Raja kedelapan itu tidak pernah ada. Trah Pauno Rumbia adalah garis keluarga kami. Semua tercatat jelas dalam stambuk adat,” tegasnya.

Konferensi pers turut dihadiri sejumlah perangkat adat, di antaranya Mokole Muhammad Kasim Dia S.E., Mokole Gufran Kapita ST., Mokole Achmad Nompa S.IP, Jumahir Nompo S.IP, Sunaris Langga S.Si, Aksan S.H., dan R. Muhalis. (IS)




Bupati Bombana Buka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup II 2025, Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov

Bombana, sultranet.com – Turnamen Sepak Bola Bupati Cup II Tahun 2025 resmi dimulai setelah dibuka langsung oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., didampingi Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., serta Ketua TP PKK Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., dan Wakil Ketua TP PKK Henny Setiawati Rachman, S.Pi., MM., di Stadion Utama Bombana, Minggu sore (7/12/2025).

Pembukaan turnamen yang menjadi salah satu agenda olahraga terbesar di Kabupaten Bombana tersebut berlangsung meriah dan disaksikan ratusan masyarakat yang memadati stadion. Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bombana, Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta insan olahraga setempat.

Turnamen Bupati Cup II tahun ini diikuti oleh 12 tim sepak bola dari empat zona wilayah di Kabupaten Bombana. Rinciannya, empat tim berasal dari zona Poleang, dua tim dari zona Kabaena, dan empat tim dari zona Rumbia. Seluruh tim menurunkan pemain-pemain muda berbakat yang dipersiapkan untuk berkompetisi secara sportif.

Pembukaan turnamen ditandai dengan tendangan perdana oleh Bupati Bombana sebagai simbol dimulainya kompetisi. Aksi tersebut disambut antusias oleh para pemain dan penonton yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menegaskan bahwa Turnamen Bupati Cup bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan bagian dari strategi pembinaan olahraga daerah, khususnya cabang sepak bola yang memiliki basis penggemar terbesar di Bombana.

“Turnamen Bupati Cup ini adalah ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan talentanya. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga merupakan bagian dari pembinaan dan regenerasi atlet sepak bola daerah,” ujar Burhanuddin.

Ia menambahkan, melalui turnamen ini pemerintah daerah juga akan melakukan penilaian terhadap pemain-pemain potensial yang diproyeksikan memperkuat Kabupaten Bombana pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara 2026 mendatang.

“Dari ajang inilah kita berharap lahir pemain-pemain terbaik yang mampu bersaing dan mengharumkan nama Bombana di Porprov nanti,” katanya.

Bupati juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan kebersamaan selama bertanding. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun prestasi olahraga yang berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana dalam laporan resminya menyampaikan bahwa Turnamen Sepak Bola Bupati Cup II 2025 akan berlangsung selama kurang lebih satu pekan, mulai 7 hingga 17 Desember 2025, dengan menggunakan sistem gugur.

Panitia juga memastikan telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk unsur keamanan dan tenaga medis, guna menjamin seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman, tertib, dan nyaman, baik bagi pemain maupun penonton.

Turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan antarwilayah serta menumbuhkan semangat olahraga di tengah masyarakat Kabupaten Bombana. (adv)




Bupati Bombana Buka Perdana Bombana Berani Fishing Festival 2025, Dorong Wisata Bahari dan Kepedulian Laut

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi menggelar Bombana Berani Fishing Festival 2025 untuk pertama kalinya sebagai inovasi kegiatan berbasis wisata bahari yang dibuka langsung oleh Bupati Bombana Ir. Burhanuddin, M.Si., bersama Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., di perairan Bombana, Jumat (5/12/2025).

Pembukaan festival tersebut ditandai dengan pelepasan resmi seluruh peserta yang akan mengikuti kompetisi memancing selama tiga hari penuh. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Bombana sekaligus agenda promosi wisata bahari daerah.

Festival perdana ini diikuti oleh 46 tim dengan total 232 peserta yang berasal dari berbagai daerah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bombana, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta komunitas pemancing dari dalam dan luar daerah.

Bombana Berani Fishing Festival 2025 mengusung tema “Menjalin Persaudaraan, Merawat Laut untuk Bombana Berdaya Saing”. Tema ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memperkuat persatuan masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian ekosistem laut.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar perlombaan memancing, melainkan langkah awal menjadikan Bombana sebagai destinasi unggulan wisata bahari nasional.

“Fishing Festival ini bukan sekadar lomba mancing. Ini adalah ajang untuk memperkenalkan Kabupaten Bombana sebagai surga wisata bahari. Saya berharap setelah kembali ke daerah masing-masing, peserta bisa mengajak saudara-saudaranya datang ke Bombana. Lautnya luar biasa, dan masyarakatnya juga luar biasa,” kata Burhanuddin.

Menurutnya, kegiatan ini dirancang sebagai event tahunan yang mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat pesisir serta memperkuat citra Bombana sebagai daerah yang memiliki potensi laut besar dan terjaga.

Selain mendorong promosi wisata, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut selama kegiatan berlangsung. Ia mengingatkan seluruh peserta agar tidak membuang sampah ke laut dan turut berperan aktif menjaga kebersihan perairan.

“Kita patut menjaga laut kita bersama. Saya berharap selama memancing tidak ada yang membuang sampah sembarangan di laut. Jika menemukan sampah di laut, saya minta untuk dibawa ke darat agar kita kelola dan amankan bersama-sama,” tegasnya.

Pada sesi pelepasan peserta, ratusan pemancing tampak antusias mempersiapkan perlengkapan mereka. Suasana penuh semangat dan kebersamaan terlihat jelas saat seluruh peserta bersiap menaklukkan perairan Bombana dalam kompetisi yang menjunjung sportivitas dan kepedulian lingkungan.

Melalui Bombana Berani Fishing Festival 2025, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap dapat memperkuat sektor pariwisata bahari, meningkatkan kunjungan wisata, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga laut sebagai sumber kehidupan dan ekonomi daerah. (adv)




Pemkab Bombana Matangkan Persiapan HUT ke-22, Puncak Kegiatan Digelar 11–18 Desember

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar rapat pemantapan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bombana ke-22 guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan meriah. Rapat dipimpin Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., dan berlangsung di Ruang Rapat Measa Laro, Lantai II Kantor Bupati Bombana, Rabu (3/12/2025).

Rapat tersebut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Bombana, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, panitia pelaksana, serta pihak Event Organizer (EO). Pertemuan ini digelar untuk menindaklanjuti progres persiapan peringatan HUT ke-22 Bombana yang mengusung tema “Berani Berkarya, Agrominapolitan Berkembang, Bombana Maju.”

Dalam rapat, pihak EO memaparkan secara rinci konsep pelaksanaan kegiatan, mulai dari desain dan tata panggung, penentuan titik lokasi acara, format pertunjukan hiburan, hingga teknis penyebaran undangan dan prosedur pelaksanaan kegiatan di lapangan. Paparan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan sesuai rencana dan standar keamanan.

Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam menyukseskan peringatan hari jadi daerah. Ia meminta seluruh panitia bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Kegiatan HUT Bombana ini harus mencerminkan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Panitia harus bekerja sesuai perannya dan memastikan seluruh persiapan berjalan tepat waktu,” ujar Ahmad Yani dalam rapat tersebut.

Ia juga mengingatkan bahwa peringatan HUT bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap daerah serta menampilkan wajah Bombana yang tertib, ramah, dan maju.

Rangkaian kegiatan HUT Kabupaten Bombana ke-22 direncanakan berlangsung mulai 11 hingga 18 Desember 2025. Sejumlah agenda telah disiapkan, meliputi jalan sehat, defile, lomba tradisional, qasidah, lomba dangdut, festival UMKM, konser hiburan rakyat, expo pembangunan, malam ramah tamah, bakti sosial, lomba olahraga dan seni (porseni), hingga lomba memasak.

Pemerintah Kabupaten Bombana berharap peringatan HUT tahun ini dapat menjadi ruang kreativitas bagi masyarakat, sarana promosi potensi daerah, serta wahana memperkuat identitas Bombana sebagai daerah yang terus berkembang berbasis sektor agrominapolitan.

Melalui rapat pemantapan ini, Pemkab Bombana juga memastikan setiap seksi panitia telah memahami perannya masing-masing dan siap bekerja maksimal demi menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-22 Kabupaten Bombana. (adv)




Bupati Bombana Tutup Road Race Bupati Cup I, Apresiasi Sukses Event Otomotif Perdana

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi menutup kegiatan Road Race Bupati Cup I yang menjadi event otomotif perdana di daerah tersebut, sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Bombana. Penutupan dilakukan langsung oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bombana, Minggu (30/11/2025).

Penutupan ditandai dengan penyerahan piala dan hadiah kepada para pembalap yang berhasil meraih prestasi terbaik pada ajang balap motor tersebut. Event ini mendapat sambutan luas dari masyarakat dan komunitas otomotif, yang sejak awal memadati area sirkuit non permanen Bombana.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Road Race Bupati Cup I. Menurutnya, keberhasilan event ini membuktikan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga otomotif sekaligus menjadi langkah awal pembinaan atlet balap motor di Kabupaten Bombana.

“Kita bersyukur kegiatan Road Race Bupati Cup I ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Ini adalah event otomotif perdana di Bombana dan insya Allah akan kita lanjutkan pada tahun-tahun berikutnya dengan persiapan yang lebih baik,” ujar Burhanuddin.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas sirkuit balap non permanen agar ke depan lebih aman dan representatif bagi para pembalap maupun penonton.

Selain itu, Burhanuddin menekankan bahwa seluruh kegiatan hiburan yang digelar pemerintah daerah ditujukan untuk masyarakat dan tetap dapat dinikmati secara gratis. Ia mengajak masyarakat terus mendukung berbagai agenda pembangunan dan kegiatan positif yang digelar di daerah.

“Semua kegiatan hiburan yang kita laksanakan adalah untuk masyarakat Bombana dan kita pastikan gratis. Dukungan masyarakat sangat penting agar kegiatan-kegiatan seperti ini bisa terus kita selenggarakan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan doa dan empati kepada peserta balap yang sempat mengalami insiden selama perlombaan. Ia berharap para pembalap yang mengalami cedera dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala.

“Kita doakan bersama saudara-saudara kita yang sempat mengalami insiden agar segera diberikan kesembuhan,” ucapnya.

Road Race Bupati Cup I diharapkan menjadi fondasi pembinaan atlet otomotif daerah, sehingga ke depan Kabupaten Bombana mampu melahirkan pembalap-pembalap berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah pada berbagai kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menghadirkan hiburan rakyat yang positif, aman, dan mampu menumbuhkan potensi olahraga serta ekonomi kreatif daerah. (adv)




Bupati Burhanuddin Resmikan Bupati Cup I Road Race Bombana 2025

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi membuka Kejuaraan Bupati Cup I Road Race Bombana Tahun 2025 sebagai event otomotif perdana yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Bombana. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Bombana Ir. Burhanuddin, M.Si., didampingi Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., di Area Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rumbia, Sabtu (29/11/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., Wakil Ketua TP PKK Henny Setiawati Rachman, S.Pi., MM., unsur Forkopimda, jajaran kepala OPD, panitia pelaksana, serta masyarakat yang memadati arena balap sejak pagi hari. Antusiasme warga terlihat tinggi menyambut kejuaraan balap motor pertama yang digelar secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Bombana.

Bupati Cup I Road Race Bombana 2025 menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Bombana ke-22 sekaligus wadah pembinaan bagi generasi muda dan komunitas pecinta olahraga otomotif. Ajang ini diharapkan dapat menjadi sarana positif bagi penyaluran bakat pembalap lokal, sekaligus hiburan rakyat yang aman dan tertib.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menegaskan bahwa kejuaraan road race ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan olahraga otomotif di Bombana.

“Bupati Cup I Road Race Bombana ini kita persembahkan untuk masyarakat dalam rangka memeriahkan HUT ke-22 Kabupaten Bombana. Kegiatan ini juga menjadi ruang pembinaan bagi para pecinta otomotif agar dapat menyalurkan bakatnya secara positif dan terarah,” ujar Burhanuddin.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen menjadikan daerah ini sebagai salah satu pusat kegiatan otomotif di Sulawesi Tenggara. Menurutnya, potensi pembalap muda Bombana cukup besar dan perlu difasilitasi melalui event resmi yang berkelanjutan.

“Kita berharap event ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi bisa menjadi agenda tahunan. Dari sinilah kita berharap lahir pembalap-pembalap baru yang mampu mengharumkan nama Bombana di tingkat regional maupun nasional,” katanya.

Selain pembinaan atlet, Bupati Burhanuddin menekankan bahwa penyelenggaraan Bupati Cup I Road Race Bombana 2025 juga bertujuan menghadirkan hiburan rakyat yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia mengajak masyarakat untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang digagas pemerintah daerah.

Kejuaraan ini digelar dengan pengamanan ketat dan melibatkan berbagai pihak untuk memastikan keselamatan pembalap maupun penonton. Panitia juga memastikan seluruh rangkaian lomba dilaksanakan sesuai standar keselamatan yang berlaku pada ajang balap motor.

Melalui Bupati Cup I Road Race Bombana 2025, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap olahraga otomotif dapat berkembang secara sehat dan terorganisir, sekaligus menjadi bagian dari strategi pembangunan sektor olahraga dan ekonomi kreatif daerah. Event ini juga diharapkan mampu meningkatkan citra Bombana sebagai daerah yang terbuka terhadap inovasi dan kegiatan kepemudaan. (adv)