Cegah Penularan Penyakit Difetri, Pemkab Konut Sosialisasikan Pelaksanaan ORI

Wanggudu, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Difetri sekaligus penyerahan bantuan sosial di Balai Desa Boenaga, Kecamatan Lasolo Kepulauan yang bertujuan untuk Penanggulangan dan Pencegahan penularan penyakit Difteri. Sabtu (30/9/2023)

ORI (Outbreak Response Immunization) Difteri adalah pemberian imunisasi DPT-HB-HIB untuk anak usia 1-5 tahun tanpa memandang status imunisasi sebelumnya yang akan dilaksanakan dalam 3 tahap, yaitu bulan 1, ke 2 dan 6 bulan kemudian.

Kegiatan ini dihadiri Forkopimda Kabupaten Konawe Utara, Perwakilan WHO (World Health Organization), Kementrian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Prov. Sulawesi Tenggara, Kepala OPD se-Kabupaten Konawe Utara,  Camat Lasolo Kepulauan, Lurah se-Kec. Lasolo Kepulauan, serta Tokoh Masyarakat dan seluruh Masyarakat Kec. Lasolo Kepulauan

Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, ST.,MSI., IPU.,ASEAN.,Eng, dalam sambutannya menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya penanggulangan difteri. Imunisasi sebagai upaya pencegahan harus lengkap. penguatan imunisasi rutin di seluruh wilayah Kabupaten Konawe Utara.

Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, ST.,MSI., IPU.,ASEAN.,Eng
Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, ST.,MSI., IPU.,ASEAN.,Eng

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang mempunyai bayi dan anak-anak untuk melakukan imunisasi secara terjadwal ke Puskesmas terdekat. Sebab, hanya imunisasi DPT tersebut, kasus difteri ini dapat dicegah dan tentunya dengan pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan lingkungan dimanapun kita berada.

“Saya berharap Konawe Utara harus bebas dari penyakit Difteri,” tegasnya.

Sosialisasi Pencegahan penyakit Difetri
Sosialisasi Pencegahan penyakit Difetri

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara, Nurjanah Effendi mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama untuk menekan angka kasus difteri. Dalam Laporan Ketua Panitia diketahui bahwa berdasarkan data terakhir, sebelumnya ada 2 kasus difteri dengan jumlah kontak erat sebanyak 162 orang, 16 orang telah diambil sampel swabnya dengan hasil 1 orang swab tenggorokan positif difentri.

“Sebagai langkah awal telah diberikan antiserum pada 2 kasus tersebut dan pemberian profilaksis pada 353 orang di desa Boenaga untuk mengurangi resiko penularan Difteri. Untuk selanjutnya imunisasi masal ini akan dilaksanakan dalam 3 tahapan,” singkatnya (S)




Bupati Ahmad Safei Silaturahmi dan Temu Rakyat di Kecamatan Kolaka dan Latambaga

Kolaka, SultraNET. |  Bupati Kolaka H. Ahmad Safei, SH.,MH menjelang akhir masa jabatannya sebagai Bupati Kolaka 2 periode menggelar silaturahmi dan temu rakyat serta jajaran Pemerintah Kecamatan Kolaka dan Latambaga . Selasa, (26/09)

Temu rakyat ini dilaksanakan untuk mempererat tali silahturahmi sekaligus berpamitan kepada seluruh elemen masyarakat .

“Saya ingin izin berpamitan, karena tinggal beberapa waktu lagi saya akan meninggalkan jabatan ini selaku Bupati Kolaka .” ucapnya

Silaturahmi dan Temu Rakyat Bupati Kolaka
Silaturahmi dan Temu Rakyat Bupati Kolaka

Bupati Kolaka juga menyampaikan dalam waktu kurang lebih 10 tahun, beliau diberikan amanah untuk memimpin daerah ini yang juga penuh dinamika .

“Seperti yang kita ketahui, masyarakat Kabupaten Kolaka begitu besar ekspetasinya terhadap pemerintahan yang saya pimpin,” ujarnya

Silaturahmi dan Temu Rakyat Bupati Kolaka
Silaturahmi dan Temu Rakyat Bupati Kolaka

Ia menyebut seperti yang dapat amati bersama bahwa hampir seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Kolaka itu, harapan masyarakat terhadap pemerintah, baik dalam hal pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan semua berjalan sebagaimana yang telah di programkan

“Alhamdulillah, semua berjalan sebagaimana yang telah kami programkan.” tandasnya. (Kominfo)




Posyandu Didorong Tekan Angka Prevalensi Stunting di Bombana

Bombana, SultraNET. | Pj. Ketua TP-PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos bersama Tim Penilai kunjungi pulau Kabaena dalam rangka melaksanakan Program Penilaian Lomba Posyandu, Kesehatan Lingkungan (Kesling) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Kabupaten Bombana Tahun 2023 dalam Program Pokok PKK di Pulau Kabaena, Sabtu (23/9/2023).
Kegiatan penilaian ini dilaksanakan di beberapa desa atau kelurahan di Pulau Kabaena, diantaranya Kelurahan Teomokole Kecamatan Kabaena dan Desa Langkema Kecamatan Kabaena Tengah, dan dihadiri langsung oleh orang nomor satu di Kabupaten Bombana yang akrab dengan tagline “Jangan Lupa Bahagia,” Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Rombongan Pj. Bupati Bombana beserta Ketua TP PKK Kab. Bombana disambut dengan hangat oleh Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa bersama masyarakat Pulau Kabaena, dengan mempersembahkan tarian adat Kabena yaitu Tari Lumense pada saat penjemputan.

Pj. Bupati Bombana saat memberikan sambutan
Pj. Bupati Bombana saat memberikan sambutan

Pj Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si mengatakan dalam pelaksanaan lomba Posyandu, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan yaitu bagaimana dapat menangani stunting, dapat menangani Inflasi, menangani kemiskinan ekstrem, dan untuk mewujudkan itu, peran Pengurus PKK di Bombana sangat diperlukan untuk memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang stunting, inflasi maupun kemiskinan ekstrem.
“Peran Pengurus PKK di kabupaten Bombana juga diperlukan, walaupun Pemerintah Kabupaten telah mendapat salah satu nominasi kabupaten yang berhasil menurunkan inflasi, namun kita harus terus menambah prestasi-prestasi yang membanggakan bagi Bombana. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, sehingga Bombana mampu menangani inflasi di Kabupaten Bombana,” ungkap H. Burhanuddin.
Pj. Ketua TP-PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa, .S.Sos menambahkan, bahwa ia bangga dan berterima kasih kepada seluruh kader posyandu se-Kecamatan Kabaena tingkat Desa dan Kelurahan.
Ia berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memupuk rasa semangat kader posyandu untuk tetap rutin melaksanakan tugas dan kewajibannya, khususnya dalam menekan angka prevalensi stunting di Bombana.
“Mari terus melakukan inovasi-inovasi yang dapat mendukung Program Pemerintah untuk menurunkan angka Stunting agar anak anak kita menjadi anak-anak yang sehat dan bebas dari stunting.” singkatnya. (Kominfo)