Bupati Bombana Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional XII 2026

Bupati Bombana Burhanuddin melepas kontingen Pramuka untuk mengikuti Jambore Nasional XII 2026. Ia berpesan agar peserta menjaga disiplin, kekompakan, dan nama baik daerah.
Bupati Bombana Burhanuddin melepas kontingen Pramuka untuk mengikuti Jambore Nasional XII 2026. Ia berpesan agar peserta menjaga disiplin, kekompakan, dan nama baik daerah.
Bombana, Sultranet.com — Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., secara resmi melepas Kontingen Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bombana yang akan mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Bombana sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan karakter, keterampilan, dan kepemimpinan generasi muda melalui Gerakan Pramuka, Kamis (6/8/2026).

Dalam sambutannya, Burhanuddin mengatakan Jambore Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 14–21 Agustus 2026 menjadi kesempatan penting bagi anggota Pramuka Bombana untuk memperluas wawasan, menambah pengalaman, mengembangkan keterampilan, serta membangun persahabatan dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Ia berpesan agar seluruh anggota kontingen memanfaatkan kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya sekaligus menjaga nama baik Kabupaten Bombana selama mengikuti rangkaian kegiatan di tingkat nasional.

Bacaan Lainnya

“Anak-anakku sekalian adalah duta Kabupaten Bombana. Jadikan kesempatan ini untuk menunjukkan bahwa Pramuka Bombana memiliki karakter yang disiplin, mandiri, berprestasi, serta mampu menjaga nama baik daerah di mana pun berada,” ujar Burhanuddin.

Menurut dia, keikutsertaan dalam Jambore Nasional tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk membangun karakter, memperkuat rasa tanggung jawab, dan meningkatkan kemampuan berinteraksi dengan sesama peserta.

Bupati menekankan bahwa setiap anggota kontingen harus menjunjung tinggi nilai-nilai kepramukaan, menaati aturan yang berlaku, serta menunjukkan sikap santun selama kegiatan berlangsung. Disiplin, kemandirian, dan kemampuan bekerja sama, kata dia, merupakan bekal penting yang perlu dibawa oleh setiap peserta, baik selama mengikuti jambore maupun ketika kembali ke lingkungan masing-masing.

Burhanuddin juga mengingatkan bahwa keberhasilan dalam kegiatan kepramukaan tidak semata-mata ditentukan oleh penghargaan atau prestasi yang diperoleh. Sikap, perilaku, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan menjadi bagian penting yang mencerminkan kualitas seorang anggota Pramuka.

Pesan tersebut sekaligus menempatkan peserta sebagai representasi daerah. Melalui perilaku dan partisipasi selama jambore, anggota kontingen diharapkan dapat memperkenalkan nilai-nilai positif yang tumbuh dalam pembinaan Pramuka di Kabupaten Bombana.

Selain memberikan arahan kepada peserta, Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada para pembina dan pendamping yang telah mencurahkan waktu serta tenaga dalam membina generasi muda. Peran pembina dinilai penting untuk membantu anggota Pramuka mengembangkan potensi, membangun kedisiplinan, dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bombana akan terus mendukung upaya pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Organisasi kepramukaan dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang berkarakter, mandiri, serta mampu menghadapi tantangan di masa depan.

“Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen mendukung setiap upaya pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Saya berharap seluruh kontingen dapat mengikuti Jambore Nasional dengan penuh semangat, menjaga kekompakan, dan kembali membawa pengalaman serta prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Bombana,” tuturnya.

Dukungan terhadap Gerakan Pramuka juga berkaitan dengan pentingnya menyediakan ruang pembelajaran di luar pendidikan formal. Melalui kegiatan kepramukaan, generasi muda dapat mengembangkan keterampilan sosial, belajar mengambil keputusan, membangun kerja sama, serta memahami arti tanggung jawab dalam kehidupan bersama.

Jambore Nasional menjadi salah satu wadah bagi anggota Pramuka untuk bertemu dan berinteraksi dengan peserta dari berbagai latar belakang. Pertemuan tersebut membuka kesempatan untuk bertukar pengalaman, mengenal keragaman budaya, dan memperluas persaudaraan antargenerasi muda dari berbagai wilayah Indonesia.

Bagi kontingen Bombana, keikutsertaan dalam kegiatan tingkat nasional ini diharapkan menjadi pengalaman berharga yang dapat dibagikan kepada anggota Pramuka lainnya setelah kembali ke daerah. Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk memperkuat kegiatan kepramukaan di sekolah maupun lingkungan masyarakat.

Pelepasan kontingen turut disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bombana, para pembina, pendamping, orang tua peserta, serta tamu undangan lainnya.

Kehadiran para pembina, pendamping, dan orang tua menjadi bagian dari dukungan terhadap peserta yang akan mengikuti kegiatan di luar daerah. Pendampingan yang baik diharapkan membantu peserta menjalani seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib, menjaga kesehatan, serta mematuhi ketentuan yang berlaku.

Pada akhir kegiatan, Burhanuddin secara resmi melepas kontingen untuk mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026. Ia berharap seluruh peserta dapat menjalankan kegiatan dengan lancar, menjaga kesehatan dan keselamatan, serta membawa pulang pengalaman positif yang bermanfaat bagi pengembangan diri dan pembinaan Pramuka di Kabupaten Bombana.

Pelepasan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mendorong keterlibatan generasi muda pada kegiatan yang mendukung pembentukan karakter dan kepemimpinan. Melalui Gerakan Pramuka, peserta diharapkan mampu menumbuhkan sikap disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama.

Dengan bekal tersebut, kontingen Pramuka Bombana diharapkan dapat mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 dengan penuh semangat serta membawa nama baik daerah. Lebih dari sekadar mengikuti kegiatan nasional, keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk belajar, memperluas persaudaraan, dan memperkuat komitmen untuk berkontribusi bagi masyarakat.

Loading

image_pdfimage_print

Pos terkait