Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si resmi meluncurkan Program “Berani Menabung” dalam rangka Hari Indonesia Menabung melalui gerakan Kejar Emas (Satu Rekening, Satu Pelajar, Generasi Bombana Cerdas Keuangan). Launching ini dirangkaikan dengan kegiatan edukasi keuangan dan berlangsung di Auditorium Tanduale, Rabu (20/8/2025).
Program ini menandai langkah besar Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memperluas akses keuangan bagi pelajar dan mendorong budaya menabung sejak dini. Launching dilakukan dengan penyerahan simbolis buku tabungan kepada siswa mulai tingkat SD hingga SMA dari Kecamatan Rumbia dan Rumbia Tengah.
Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, unsur Forkopimda, Pj. Sekda Bombana, Kepala OJK Provinsi Sultra, Kepala Kantor Perwakilan LPS III Wilayah Sulawesi–Maluku–Papua, para pimpinan OPD, perbankan wilayah Bombana, kepala sekolah, anggota TPAKD, serta ratusan pelajar.
Sebanyak 8.140 rekening pelajar resmi diserahkan dalam kegiatan ini, terdiri dari:
– Bank Sultra: 7.220 rekening
– Bank Bahteramas: 748 rekening
– BRI: 60 rekening
– BNI: 60 rekening
– Bank Muamalat: 52 rekening
Selain pembagian rekening, para pelajar juga mengikuti sesi edukasi keuangan yang memberikan pemahaman dasar tentang pentingnya menabung, cara mengelola keuangan, hingga mengenal produk perbankan.
Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menekankan bahwa budaya menabung menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.
“Program Berani Menabung ini hendaknya menjadi motivasi besar bagi generasi muda Kabupaten Bombana untuk membudayakan kebiasaan menabung. Ke depan, budaya menabung ini diharapkan tidak hanya menjadi sasaran pelajar, tetapi juga mahasiswa, pemuda, guru, ibu rumah tangga, pelaku UMKM, kelompok tani, hingga masyarakat luas,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan, dan seluruh perbankan yang bersinergi melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Menurutnya, kemitraan tersebut menjadi kunci dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Bombana.
Program ini diharapkan membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memanfaatkan layanan keuangan formal, sekaligus menumbuhkan kesadaran pentingnya menabung dan merencanakan masa depan yang lebih aman secara finansial.
Melalui Berani Menabung, Pemerintah Kabupaten Bombana menargetkan lahirnya generasi yang lebih melek finansial, mampu mengelola keuangan sejak muda, serta mendukung upaya percepatan inklusi keuangan di daerah.







