Skuadron Penerbangan TNI AD Siap Dibentuk di Konawe Utara

Konawe Utara, SultraNET. | Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, bersiap menyambut pembentukan Skuadron Penerbangan TNI AD (Penerbad) dalam waktu dekat. Pada Selasa (10/10/2023), Kepala Staf TNI AD, Jenderal Dr. Dudung Abdurachman, melakukan peninjauan lokasi persiapan pembangunan skuadron di Desa Molore, Kecamatan Langgikima.

Kunjungan ini menjadi tindak lanjut dari kunjungan Bupati Konut, H. Ruksamin, ke Markas Besar TNI AD awal bulan lalu yang membahas hal serupa.

Dalam peninjauan lokasi tersebut, Dudung Abdurachman menyatakan keyakinannya bahwa pembangunan skuadron Penerbad akan selesai pada tahun 2024 mendatang.

Ia menilai bahwa lahan yang disiapkan oleh pemerintah daerah sangat layak untuk pembangunan Penerbad.

“Dilihat dari lokasi, tidak melihat kata ancaman, lokasi ini sangat strategis kalau nanti ditempatkan disini dan perekonomian bisa semakin maju,” ungkap Dudung.

Kepala Staf TNI AD menjelaskan bahwa langkah selanjutnya adalah merencanakan kebutuhan materil dan personil untuk pembentukan skuadron di wilayah Langgikima.

Penyerahan Cenderamata dari Pemkab Konawe Utara
Penyerahan Cenderamata dari Pemkab Konawe Utara

Ia menegaskan bahwa yang terpenting saat ini adalah menyelesaikan landasan pesawat terbang, dan setelah itu, persiapan personil dapat dilakukan.

Dudung Abdurachman meminta dukungan dari masyarakat agar pembangunan berjalan lancar.

Pembentukan skuadron Penerbad di Konawe Utara merupakan hasil kerja keras Pemerintah Kabupaten yang dipimpin oleh Bupati Ruksamin.

Bupati Ruksamin telah melakukan beberapa pertemuan dengan pihak-pihak terkait sebagai wujud keseriusan untuk mendukung pembentukan skuadron Penerbad di Konawe Utara.

Ia menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 180 hektar di Desa Molore untuk kepentingan pembentukan landasan pesawat terbang.

Lahan tersebut memiliki status Areal Penggunaan Lain (APL) dan berdekatan dengan fasilitas umum seperti Puskesmas dan pasar.

Dia juga melihat bahwa pembangunan skuadron akan memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat Konawe Utara dan Sulawesi Tenggara secara umum.

“Kami siap menunggu perintah. Kami sangat berharap bisa ditempatkan pembangunannya di Konut,” kata Bupati Ruksamin.

Lokasi pembangunan skuadron Penerbad berada di atas wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) salah satu perusahaan tambang nikel.

Namun, Bupati Ruksamin menegaskan bahwa hal ini bukan kendala, karena pemilik saham dalam perusahaan tersebut adalah pemerintah daerah, provinsi, dan BUMN.

Peninjauan lokasi Penerbad di Desa Molore juga dirangkaikan dengan penyerahan cendera mata dari Pemerintah Kabupaten Konut kepada Jenderal Dudung Abdurachman, termasuk kain tenun khas Konut. (S)




Pemkab Kolaka Gelar Forum Data Gender dan Anak

Kolaka, SultraNET. | Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara mengadakan Forum Data Gender dan Anak di Ruang SMS Berjaya Kolaka pada Selasa (10/10).

Kegiatan ini bertujuan sebagai sarana komunikasi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam menemukan solusi terkait pengelolaan data gender dan anak.

Kepala Dinas PPPA, Hj. Mineng, dalam sambutannya menjelaskan bahwa dalam rangka pelaksanaan pengarusutamaan gender dan pengintegrasian hak anak, diperlukan data yang terpilah sebagai dasar wawasan.

“Data tersebut juga menjadi masukan untuk analisis gender dan pemenuhan hak anak,” ujarnya.

Hj. Mineng berharap dengan terbentuknya komunikasi antara perangkat daerah dan lintas sektoral dapat tersedia data berkualitas yang dapat dipergunakan sebagai acuan dalam merencanakan dan menentukan arah pembangunan di bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabupaten Kolaka.

Forum ini menjadi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Kolaka untuk meningkatkan kolaborasi dan komunikasi antar sektor, memastikan data yang handal siap digunakan untuk membimbing strategi pembangunan di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.




Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Bombana Dikukuhkan

Bombana, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Bombana secara resmi melaksanakan pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Bombana Nomor 74 Tahun 2023.

Acara pengukuhan tersebut digelar di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana pada Selasa (10/10/2023) dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si., mewakili Penjabat Bupati Bombana.

Dalam kesempatan ini, dilaksanakan juga Sosialisasi Program TPAKD, termasuk di dalamnya Sekolah Pasar Modal serta Pendirian Galleri Investasi oleh Bursa Efek Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih luas kepada masyarakat terkait pentingnya literasi dan inklusi keuangan,” ujar Sekda Man Arfa.

Industri Jasa Keuangan memegang peranan krusial dalam perekonomian suatu negara.

Sejalan dengan hal tersebut, Sekda Bombana, Man Arfa, menyampaikan bahwa produk jasa keuangan memiliki dampak signifikan pada kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Dari tabungan, perbankan, fasilitas kredit, hingga investasi di pasar modal, semua memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan,” Bebernya

Foto Peserta saat Kegiatan Berlangsung
Foto Peserta saat Kegiatan Berlangsung

 

Man Arfa menyoroti manfaat produk jasa keuangan yang dapat meningkatkan kapitalisasi sektor keuangan dan berdampak positif pada perekonomian.

Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bombana pada tahun 2022 mencapai 5,11%, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang sebesar 3,49%.

Dalam konteks ini, TPAKD Kabupaten Bombana dianggap memiliki peran krusial. Kolaborasi dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan diharapkan menjadi kunci keberhasilan implementasi inovasi dan strategi baru guna mempercepat literasi dan inklusi keuangan.

Beberapa program TPAKD Kabupaten Bombana yang telah direncanakan antara lain Pertama Program TANGKAS: Tingkatkan Investasi Keuangan Wujudkan Bombana Surga Investasi, Kedua Program KEJAR EMAS: Satu Rekening Satu Pelajar, Generasi Bombana Cerdas Keuangan Program PASTI: Pandai Sikapi dan Lawan Rentenir.

Sekda Man Arfa (Kedua dari Kanan)
Sekda Man Arfa (Kedua dari Kanan)

Sekda Bombana secara khusus mengapresiasi langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara yang secara konsisten mendukung TPAKD se-Sulawesi Tenggara, termasuk TPAKD Kabupaten Bombana.

Harapannya, melalui TPAKD, dapat tercipta program-program kerja yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta mendorong percepatan akses keuangan daerah.

“Tentu dengan mempertimbangkan karakteristik sumber daya manusia dan sumber daya alam Kabupaten Bombana,” tandasnya.




Pengurus TP-PKK Kolaka Utara Dilantik, Fokus pada Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga

Kolaka Utara, SultraNET. | Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Kolaka Utara secara resmi dilantik dalam sebuah kegiatan yang diselenggarakan di Islamic Center Mesjid Agung Bahru Rasyid Wal Ittihad pada Senin (9/10/2023).

Pelantikan ini dipimpin oleh Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir Sukanto Toding, MSP, MA, sebagai bentuk komitmen untuk menggerakkan PKK ke arah kemajuan dan pemberdayaan.

Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kolaka Utara, Ir. Hj. Nina Harini Yuniarti Sukanto, menyatakan bahwa pelantikan ini bukan hanya formalitas seremonial. Sebaliknya, itu dianggap sebagai momen krusial yang akan mengarahkan PKK Kolaka Utara ke perubahan positif.

Tim Penggerak PKK diharapkan tidak hanya menjalankan program-program yang sudah ada, melainkan juga mampu berinovasi dan beradaptasi dengan dinamika perubahan zaman demi kebaikan keluarga dan masyarakat.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA didampingi Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kolaka Utara, Ir. Hj. Nina Harini Yuniarti Sukanto
Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA didampingi Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kolaka Utara, Ir. Hj. Nina Harini Yuniarti Sukanto

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Kolaka Utara mengajak para pengurus untuk bekerja secara kolaboratif, dengan fokus pada penguatan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga, dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kami mengajak semua pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat luas, untuk mendukung upaya Tim Penggerak PKK dalam mencapai visi dan misinya,” ujar Penjabat Bupati Kolaka Utara.

Penjabat Bupati juga memberikan penghargaan atas prestasi yang telah diraih oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Kolaka Utara sebelumnya, baik di tingkat Provinsi maupun Nasional. Prestasi ini dianggap sebagai motivasi untuk terus berkarya dan mengukir jejak kebajikan bagi masyarakat Kabupaten Kolaka Utara.

“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Kolaka Utara yang telah mengabdi selama ini. Kami berharap para pengurus yang baru dilantik dapat melanjutkan dan menyempurnakan jejak kebajikan selama pengabdian sebagai Pengurus PKK tingkat Kabupaten Kolaka Utara,” harapnya.

Dengan semangat gotong royong, solidaritas, dan integritas yang kuat, diharapkan PKK Kabupaten Kolaka Utara dapat terus meraih prestasi dan mencapai visi serta misi organisasi, memberikan dampak positif bagi keluarga dan masyarakat sekitar. (KolutKab)




Wakafkan Diri untuk Bombana, H. Burhanuddin Kedepankan Prinsip Persaudaraan

Bombana, SultraNET. | Penjabat Bupati (PJ) Bombana, H. Burhanuddin, menyampaikan tekadnya untuk mewakafkan diri demi memajukan Kabupaten Bombana menjadi lebih maju dan sejahtera. Pernyataan ini dia sampaikan dalam acara silaturahmi dengan warga Desa Weaputtang, Kecamatan Poleang Selatan. Sabtu, 7 Oktober 2023

Dalam paparannya, Burhanuddin menjelaskan bahwa pendekatan yang diambilnya dalam membangun Bombana adalah dengan mengutamakan prinsip persaudaraan. Ia meyakini bahwa membangun dengan dasar persaudaraan akan memperkuat sistem pemerintahan dan menciptakan keharmonisan di tengah masyarakat.

“Hati saya terpanggil, bahwa saya harus bersama saudara-saudara saya di Bombana. Saya ingin membangun Bombana dengan prinsip persaudaraan. Sebab, saya yakin ketika kita semua merasa bersaudara, kita semua akan saling sayang-menyayangi, hormat-menghormati, dan tidak akan saling mencedrai,” ungkap Burhanuddin.

Burhanuddin, yang menahkodai Kabupaten Bombana sejak 2022, sering melakukan silaturahmi dengan warganya di berbagai kecamatan, termasuk Rumbia, Poleang, dan Kabaena. Ia juga memperkenalkan program satu desa satu produk untuk memperkuat ekonomi di tingkat desa melalui sektor UMKM.

Selain itu, rumah jabatan Bupati dijalankan oleh Burhanuddin sebagai “rumah rakyat”. Ia mengundang masyarakat untuk berkunjung dan menyampaikan aspirasi di rumah jabatannya. Pendekatan ini bertujuan untuk mendengarkan secara langsung masukan dan ide masyarakat dalam memajukan Bombana.

“Saya di sana (Rujab) itu hanya penjaga rumah dan merawat rumah tempat berkumpulnya masyarakat,” tambah Burhanuddin.

Burhanuddin juga menekankan bahwa pemerintah adalah pelayan rakyat, mulai dari bupati hingga kepala desa. Rakyat dianggap sebagai kedaulatan tertinggi, dan setiap permasalahan masyarakat yang disampaikan akan menjadi perhatian penuh bagi pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Burhanuddin mengajak masyarakat untuk terbuka menyampaikan permasalahan dan keinginan mereka kepada pemerintah. Ia berharap agar rumah jabatannya menjadi simbol keterbukaan dan pelayanan yang optimal bagi masyarakat Bombana. (Adv)




Pj. Bupati Bombana Beri Motivasi Santri Ponpes Nusantara Beriman

Bombana, SultraNET. | Pondok Pesantren Nusantara Beriman, Desa Boeara, Kecamatan Poleang, menjadi saksi pesan sambutan inspiratif Pj. Bupati Bombana, H. Burhanuddin, pada Sabtu, 7 Oktober 2023. Dalam acara yang penuh kekhidmatan tersebut, Pj. Bupati menyampaikan berbagai pesan, merangsang semangat dan dedikasi di kalangan santri.

Pj. Bupati H. Burhanuddin menggarisbawahi pentingnya peran pesantren dalam membentuk karakter generasi muda. “Pesantren memiliki peran sentral dalam mengembangkan potensi dan karakter anak-anak kita. Mereka adalah garda terdepan dalam pembentukan kepribadian yang kuat,” ujarnya.

Orang nomor satu di wonua Bombana itu mengajak para santri untuk tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga mengasah potensi lainnya.

“Tidak hanya mengelola pesantren, tetapi juga mengelola diri, ilmu pengetahuan, dan kemampuan lain yang dapat membawa perubahan positif bagi diri dan masyarakat sekitar,” jelasnya.

Suami Hj. Fatmawati Kasim Marewa itu menyoroti pentingnya keberanian untuk berbeda dan berinovasi, seperti yang ditunjukkan Pondok Pesantren Nusantara Beriman dengan berbagai kegiatan positif yang diadakan.

“Saya bangga melihat Pondok Pesantren Nusantara Beriman dengan inovasinya dan kegiatan positif lainnya. Ini membuktikan bahwa pesantren tidak hanya fokus pada aspek keagamaan, tetapi juga turut aktif dalam membangun masyarakat dan mencetak generasi yang berkualitas,” paparnya.

Pj. Bupati Bombana H. Burhanuddin ditengah tengah para santri dan pengurus Ponpes
Pj. Bupati Bombana H. Burhanuddin ditengah tengah para santri dan pengurus Ponpes

Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dan persaudaraan di tengah-tengah perbedaan. “Ketika kita bersatu dan saling mendukung, kita bisa mencapai prestasi yang lebih besar. Persatuan kita akan menjadi kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ungkapnya.

Pj. Bupati H. Burhanuddin menutup sambutannya dengan doa dan harapan agar pesantren terus berkontribusi positif bagi pembangunan masyarakat dan daerah.

“Semoga Pondok Pesantren Nusantara Beriman terus menjadi pilar pendidikan dan spiritualitas yang menginspirasi generasi-generasi berikutnya,” pungkasnya.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh agama, santri, dan masyarakat setempat. Pj. Bupati Bombana turut memberikan apresiasi tinggi kepada Pondok Pesantren Nusantara Beriman atas peran aktifnya dalam mendidik dan membina generasi muda yang berdaya saing. (adv).




Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan Tingkatkan Sinergitas dalam Pengendalian Inflasi

Konawe Selatan, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar Rapat Koordinasi di Hotel Wonua Monapa, Kecamatan Ranomeeto, Sabtu (7/10/2023).

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Konsel, Roslina Iljas, SP. M.Si, menjelaskan bahwa tujuan utama rapat koordinasi ini adalah membentuk kesepahaman dalam melaksanakan langkah-langkah pengendalian inflasi bersama stakeholder di daerah.

Roslina, selaku ketua panitia pelaksana kegiatan, menyoroti pentingnya kolaborasi untuk mencapai tujuan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Daerah.

“Kegiatan ini mengusung tema “Memperkuat Sinergitas, Menurunkan Angka Kemiskinan, dan Meningkatkan Daya Saing Daerah menuju Desa Maju Konsel Hebat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinkronisasi dan koordinasi lintas stakeholder dalam menjaga kestabilan dan pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Pengendalian inflasi dilakukan dengan pendekatan strategi 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif,” ungkapnya.

Strategi tersebut rupanya berhasil membawa hasil positif, dengan Konsel mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari Pemerintah Pusat berupa Dana Insentif Fiskal senilai miliaran rupiah. Bupati juga menyoroti tantangan cuaca seperti gejala El Nino yang sedang dihadapi oleh sebagian besar daerah di tanah air, termasuk Kabupaten Konawe Selatan.

Melalui Rapat Koordinasi TPID ini, sinergitas program antar pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat. Bupati Dangga mengajak seluruh kepala desa, lurah, camat, dan OPD untuk terus memantau dan melaporkan kondisi wilayahnya secara berjenjang, serta melaksanakan langkah-langkah penanganan yang cepat, tepat, dan terukur.

“Semua pihak diharapkan dapat bersinergi dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Konawe Selatan.” tandasnya

Nampak turut hadir di kegiatan tersebut, Wakil Bupati Konsel Rasyid dan Sekda Konsel Hj St Chadidjah. Acara diikuti oleh jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Camat, dan Kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Konsel. Para pembicara dari Kantor Perwakilan BI, Perum Bulog Divre Sultra, BMKG Sultra, dan Polres Konsel. (Hum)




Bupati Konut H. Ruksamin Naikkan Gaji Operator Desa dan Beri Fasilitas

Kendari, SultraNET. |  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Konawe Utara (Konut) bekerja sama dengan PT. Putri Dewani Mandiri menyelenggarakan Bimtek Peningkatan Kapasitas Kinerja Pemerintah Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa berbasis Aplikasi Siskeudes bagi para Aparat Desa se-Kabupaten Konawe Utara. Jumat (6/10/2023).

Pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Konawe Utara, Kajari Konawe, Kepala Dinas PMD, dan Inspektur Daerah. Kegiatan ini bakal dilaksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 6 hingga 8 Oktober 2023, dengan total peserta sebanyak 159 orang.

Saat membuka kegiatan secara resmi, Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin dalam sambutannya mengatakan, Bimtek aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) ini sangat penting karena merupakan alat bantu dalam pengelolaan keuangan desa berbasis sistem informasi yang bertujuan untuk memudahkan pemerintah desa dalam perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan desa.

Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin
Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin

Dalam kesempatan ini Bupati Konawe Utara juga meningkatkan kesejahteraan aparat desa dengan menaikan gaji operator desa yang semula Rp..800.000,- menjadi Rp. 1.250.000,- per bulan.

“Kepala Dinas PMD agar menganggarkan pakaian seragam dan Laptop di tahun 2024 untuk menunjang kinerja aparat desa, hal ini merupakan bentuk dukungan pemerintah konawe utara kepada perintah desa,” tegas Bupati Konut dua periode itu.

Ruksamin juga berpesan agar fasilitas yang di berikan itu dapat di pergunakan sebagai mana mestinya sehingga kinerja operator desa dalam bekerja tidak ada hambatan.

“Karena apabila bimtek ini di selenggarakan namun tidak ada fasilitas yang di berikan maka sia-sia ilmu yang di dapat dalam kegiatan ini,” jelas orang nomor 1 di Konut itu.

Sebagai penutup ia berharap Kegiatan ini dapat menciptakan pemerintahan Desa yang bersih, transparan, dan akuntabel. Oleh karena itu, pengetahuan dan kapasitas mereka perlu terus ditingkatkan melalui pelatihan seperti ini untuk menjaga keuangan Desa dapat semakin kuat, dan tata kelola keuangan Desa menjadi lebih baik.

“Ini adalah langkah konkret dalam mendukung visi Kabupaten Konawe Utara menjadi lebih sejahtera dan berdaya saing melalui pemerintahan Desa yang berkualitas.” tandasnya.

Sementara itu dalam sambutannya Hj. Andi Mafia, SH selaku penyelenggara kegiatan menerangkan bahwa Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan para Bendahara Desa dalam melaksanakan tugas dan fungsi mereka dalam pengelolaan keuangan Desa.

Hj. Andi Mafia, SH saat menyampaikan sambutan selaku penyelenggara kegiatan
Hj. Andi Mafia, SH saat menyampaikan sambutan selaku penyelenggara kegiatan

“Melalui pemahaman yang lebih baik tentang tugas-tugas mereka, diharapkan Bendahara Desa dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga keuangan Desa agar lebih transparan, efisien, dan akuntabel,” ujar Andi Mafia. (S)




Konsel Waspada Musim Kemarau: Bupati Himbau Masyarakat Antisipasi Kebakaran dan Kekeringan

Konawe Selatan,  SultraNET. |  Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara, memperingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan. Musim kemarau ekstrim dengan suhu panas yang meningkat menjadi penyebab utama ketidaknyamanan dan potensi bencana. Jumat (6/10/2023)

Bupati Konawe Selatan, H Surunuddin Dangga, menegaskan bahwa saat ini setiap tindakan yang dapat memicu kebakaran harus dihindari. Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dan waspada. Bahkan, hal-hal kecil seperti membuang puntung rokok atau menggesekan ranting pohon dapat menimbulkan bahaya kebakaran di kondisi panas seperti sekarang.

“Saat ini, jangankan sengaja dibakar, membuang puntung rokok yang masih menyala bahkan menggesek ranting atau pohon saja bisa menimbulkan kebakaran dengan kondisi panas seperti ini. Karena itu, selaku Pemerintah menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati dan waspada atas musim panas belakangan,” ujar Bupati Surunuddin Dangga.

Dalam keterangan kepada media, Bupati H. Surunuddin Dangga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan telah melakukan persiapan dan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak buruk musim kemarau yang ekstrim. Berbagai instansi, seperti Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Ketahanan Pangan, telah siaga untuk menangani bencana dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Bupati Konawe Selatan, H Surunuddin Dangga saat memimpin rapat
Bupati Konawe Selatan, H Surunuddin Dangga saat memimpin rapat

Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten telah menyiapkan langkah-langkah konkret, seperti penyediaan bantuan sosial, pasar murah di 25 Kecamatan, dan penyediaan air bersih untuk warga. Seluruh instansi teknis terlibat dalam upaya pencegahan dan penanganan bencana serta ketersediaan pangan.

“Musim kemarau panjang yang saat ini melanda wilayah, khususnya di Konawe Selatan, membuat kita semua waspada dan melakukan persiapan. Instansi teknis seperti Dinas Pemadam Kebakaran siap siaga satu kali 24 jam, demikian juga dengan BPBD, Dinas Sosial, dan Ketahanan Pangan yang selalu siap sedia,” tegasnya

Bupati Konawe Selatan berharap bahwa dengan kerjasama dan kewaspadaan bersama, masyarakat dapat melalui musim kemarau ini dengan minim risiko bencana. Langkah-langkah antisipasi dan kesiagaan dari Pemerintah setempat diharapkan dapat memberikan perlindungan dan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan. (*)




Sekda Provinsi Sultra Lantik Bunda Literasi untuk Masa Bakti 2023-2025

Kendari, SultraNET. | Aula Merah Putih Rujab Gubernur Sulawesi Tenggara menjadi saksi pengukuhan Dra. Waode Munanah sebagai Bunda Literasi Provinsi Sulawesi Tenggara masa bakti 2023-2025. Pelantikan tersebut mendapat dukungan besar, dihadiri oleh Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi, Pj. Walikota Baubau, Dr. Muhammad Rasman Manafi, SP, MSI, dan Sekda Buton, Asnawi Jamaluddin, SPd, MSi. Jumat (6/10/2023)

Sekda Provinsi Sultra, Drs. H Asrun Lio, berharap agar Bunda Literasi dapat menjalin kolaborasi yang erat dengan organisasi wanita lainnya, seperti TP PKK dan Dharma Wanita. Kolaborasi ini dianggap sebagai kekuatan yang akan mendukung tanggung jawab Bunda Literasi dalam menjalankan program-program pemerintah. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak untuk mensukseskan program-program literasi yang dijalankan.

Suasana Pelantikan Bunda Literasi Sultra
Suasana Pelantikan Bunda Literasi Sultra22

Dalam sambutannya, Bunda Literasi Provinsi Sultra, Dra. Waode Munanah, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen untuk mengembangkan dan membina program-program literasi, khususnya agar generasi muda dapat mencintai dunia literasi dan meninggalkan ketergantungan pada gadget.

“Budaya literasi harus dimulai dari ibu rumah tangga sebagai pondasi dasar untuk membangun keluarga yang cinta membaca,” ungkap Bunda Literasi. Ia juga menekankan peran penting perpustakaan dalam menumbuhkan minat baca anak-anak, serta meminta dukungan dari Dinas Perpustakaan untuk menyalurkan buku ke kabupaten yang telah membuka ruang baca.

Bunda Literasi berharap dapat bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk PKK, Dharma Wanita, Dekranasda, dan Bunda Paud, agar program-program literasi dapat terlaksana dengan baik. Dengan demikian, generasi muda Sultra dapat tumbuh menjadi individu yang gemar membaca dan memiliki wawasan yang luas. (*)

 

 

https://www.sultranet.com/andi-asniwati-mustari-kunjungi-desa-bajo-bahari-buton-beri-makanan-tambahan-anak/