Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi memulai Lomba Kebersihan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia. Ajang ini menjadi salah satu kegiatan pemantik semangat perayaan kemerdekaan dengan melibatkan seluruh OPD, instansi vertikal, dan kecamatan untuk menunjukkan kualitas penataan dan kebersihan lingkungan kerja mereka. Penilaian perdana berlangsung pada Rabu, 13 Agustus 2025.
Lomba ini digagas bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi sebagai upaya membangun kesadaran bahwa kebersihan kantor mencerminkan kualitas pelayanan publik. Tahap awal penilaian dimulai dari Sekretariat Daerah, kemudian berlanjut ke Bappeda, BKD, Disdukcapil, dan Dinas Pertanian. Proses penilaian berlangsung sejak pukul 14.30 WITA, mencakup area luar ruangan, ruang kerja, hingga taman toga.
Penilaian tahun ini melibatkan lima institusi utama yang menjadi tim juri, yaitu TP PKK Kabupaten Bombana, Persit Chandra Kirana, Bhayangkari, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, serta tim jurnalis. Kehadiran beragam organisasi ini diharapkan membuat penilaian lebih objektif dan transparan. Sebelum turun menilai, para juri mengikuti sesi briefing yang dipandu Sitti Arnidar, S.Hut., MM.
Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Ny. Henny Setiawati Ahmad Yani, hadir langsung mendampingi proses penilaian bersama para ketua organisasi perempuan dan perwakilan instansi terkait. Ia mengapresiasi antusiasme seluruh peserta.
“Kami melihat semangat luar biasa dari seluruh OPD. Lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi dorongan bagi kita semua untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja setiap hari,” ujarnya.
Sitti Arnidar menegaskan bahwa setiap aspek penilaian dilakukan dengan disiplin sesuai indikator yang telah ditetapkan.
“Kami ingin memastikan bahwa penilaian dilakukan secara objektif dan tidak dipengaruhi faktor di luar kriteria,” jelasnya.
Panitia menetapkan lima kriteria utama, yaitu penataan kantor, kelengkapan papan profil, ketersediaan foto resmi pemimpin daerah dan nasional, kebersihan serta keindahan ruangan, dan pencahayaan kategori Bombana Terang. Khusus kategori pencahayaan, penilaian dilakukan malam hari mulai pukul 20.00 WITA oleh tim jurnalis Syahrir Lantoni dan Soeherman.
“Kami akan melihat bagaimana pencahayaan kantor mampu mendukung suasana yang nyaman dan aman pada malam hari,” ujar salah satu jurnalis penilai.
Sejumlah OPD tampak melakukan pembenahan serius menjelang penilaian, mulai dari memperbaiki taman, mengecat ulang bangunan, hingga menambahkan ornamen bertema kemerdekaan. Hal ini menambah suasana peringatan HUT RI ke-80 semakin meriah.
Panitia menyebutkan bahwa penilaian dijadwalkan berlangsung pada 13–15 Agustus 2025 dan akan terus berlanjut hingga semua OPD serta instansi terkait selesai dinilai. Penilaian dilakukan hanya jika ada pegawai yang mendampingi tim juri selama proses berlangsung. Hasil akhir lomba akan diumumkan menjelang puncak peringatan HUT RI ke-80 Bombana, dan pemenang akan menjadi contoh bagi OPD lain dalam membangun budaya kerja yang bersih dan tertata.







