Pj. Bupati Buton La Ode Mustari : Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak Butuh Perhatian Serius

Buton, SultraNET. | Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, M.Si., kembali menegaskan bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak bukanlah sekadar isu sosial, melainkan menjadi salah satu isu strategis yang memerlukan perhatian serius. Pernyataan ini disampaikannya pada Pelatihan Manajemen dan Perlindungan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak untuk Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak di Aula SMK 2 Buton, Pasarwajo, Rabu, 4 Oktober 2023.

Dalam arahannya, Pj. Bupati Buton menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis untuk menyebarkan informasi dan pemahaman mengenai urgensi perlindungan hak perempuan dan anak. Tujuannya adalah untuk mengurangi tingkat kekerasan yang masih marak terjadi di tengah masyarakat.

Menurut Pj. Bupati Buton, kekerasan terhadap perempuan dan anak memiliki dampak negatif yang luas, tidak hanya terbatas pada korban langsung, tetapi juga berpengaruh pada perkembangan anak dalam lingkup keluarga. Ia menekankan bahwa kekerasan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mencakup dimensi psikologis, seksual, dan penelantaran.

Peserta Pelatihan Manajemen dan Perlindungan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Peserta Pelatihan Manajemen dan Perlindungan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Pj. Bupati Buton mengingatkan bahwa pelaku kekerasan tidak hanya berasal dari luar atau orang yang tidak dikenal, melainkan seringkali berasal dari lingkungan terdekat. Faktor-faktor seperti persepsi yang keliru terhadap kekerasan, budaya, kemiskinan, dan kurangnya perlindungan khusus terhadap perempuan dan anak dapat menjadi pemicu terjadinya kekerasan.

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak membawa dampak tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga mencakup masalah keperdataan yang seringkali merugikan mereka,” ujarnya.

Ia menekankan tanggung jawab pemerintah dalam menghormati, melindungi, membela, dan menjamin hak asasi manusia setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, tanpa adanya diskriminasi. Pemerintah diharapkan memberikan layanan pengaduan, rujukan, pendampingan, dan bantuan hukum.

“Satuan tugas penanganan masalah perempuan dan anak memiliki fungsi penting untuk melakukan penjangkauan, identifikasi kondisi, melindungi, dan memberikan pendampingan kepada perempuan dan anak yang mengalami masalah. Mereka juga bertanggung jawab melakukan rujukan dan rekomendasi kepada lembaga layanan perlindungan perempuan dan anak,” tambahnya.

Pj. Bupati Buton berharap agar satuan tugas di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan memiliki loyalitas, integritas, serta komitmen tinggi dalam memberikan perlindungan terbaik untuk perempuan dan anak. Pelatihan ini diharapkan memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada satgas dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Buton, perwakilan Dinas PPPA Provinsi Sulawesi Tenggara, dan perwakilan Polres Buton. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 120 orang satgas dari seluruh kecamatan di Kabupaten Buton. (KInFO)

 

https://www.sultranet.com/kunjungi-desa-wasuemba-pj-bupati-buton-semoga-bisa-menjadi-desa-wisata-terbaik-di-sultra/




Pj. Bupati Apresiasi Institut Teknologi Kelautan Buton atas Kontribusi Besar pada Pembangunan Daerah

Buton, SultraNET. | Kehadiran Institut Teknologi Kelautan (ITK) Buton di Pasarwajo mendapat apresiasi tinggi dari Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari M.Si. ITK Buton yang berlokasi di Jalan Balai Kota No. 1 Pasarwajo, Ibukota Kabupaten Buton, menempati bekas kantor Bupati Buton yang berdampingan dengan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buton.

Pada Kegiatan Perkenalan Kehidupan Kampus (PKK) Mahasiswa Baru ITK Buton Tahun Akademik 2023-2024, Pj. Bupati Buton menyampaikan bahwa majunya suatu daerah dapat diukur dari perputaran ekonomi di dalamnya. Ia memuji kontribusi ITK Buton dalam membuka lapangan kerja dan mengembangkan wilayah sekitarnya.

“Ketika kampus didirikan, pasti di sekitarnya akan tumbuh warung-warung makan, kos-kosan, dan penduduk akan semakin tinggi. Daerah yang tadinya bukan menjadi tujuan akan perlahan-lahan menjadi destinasi,” ujar Pj. Bupati Buton dalam sambutannya. Rabu 4 Oktober 2023.

Pj. Bupati Buton menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan ITK Buton di Pasarwajo, dan Pemerintah Kabupaten Buton berencana menjalin kerjasama dengan institusi tersebut. Dalam pandangan Sekwan DPRD Provinsi Sultra, keberhasilan ITK Buton akan menarik perhatian masyarakat secara nasional.

Rektor ITK Buton, Prof. Ir. H. La Sara M.Si., dalam acara PKK Maba ITK Buton, membuka wawasan baru bagi mahasiswa baru. Sementara itu, H. Ali Mazi S.H, pendiri Yayasan Sultra Raya, menyampaikan bahwa kehadiran ITK Buton adalah langkah awal menuju kemajuan Kabupaten Buton.

Pendiri Yayasan Sultra Raya, H. <yoastmark class=

Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran, mahasiswa ITK Buton akan diajak untuk tidak hanya fokus pada aspek akademis, tetapi juga pada pengembangan soft skill melalui organisasi dan kegiatan lainnya.

Sebagai langkah awal, PKK Maba ITK Buton Tahun 2023-2024 dihadiri oleh 111 mahasiswa baru dengan beragam latar belakang dari Pasarwajo, Wabula, Baubau, Siotapina, Lasalimu, Kendari, dan wilayah lainnya. Mereka akan mengeksplorasi potensi laut dan sumber daya alam Kabupaten Buton dalam perkuliahan dan kegiatan organisasi kampus.

Melalui kuliah umum yang disampaikan oleh Rektor ITK Buton, diharapkan mahasiswa ITK Buton dapat menjadi agen perubahan yang dapat mendukung pembangunan kelautan dan perikanan di Indonesia. Rektor mengajak mahasiswa untuk menjunjung tinggi budaya lokal sambil berinovasi dan berpikir kritis.

Pendiri Yayasan Sultra Raya, H. Ali Mazi S.H, menyemangati mahasiswa untuk merasa bangga sebagai bagian dari ITK Buton, sambil mengingatkan mereka untuk tetap menjunjung tinggi budaya lokal. Ali Mazi berharap ITK Buton dapat menjadi pusat riset dan pengembangan di wilayah Pasarwajo, dengan fokus pada potensi lobster dan pengembangan industri pariwisata berbasis kemaritiman. (KomInFO).

 

 

 

https://www.sultranet.com/pj-bupati-buton-la-ode-mustari-perlindungan-terhadap-perempuan-dan-anak-butuh-perhatian-serius/