20 Tahun Terpisah, Pria di Samarinda ini Cari Informasi Orangtuanya di Bombana

Rusman
Rusman

Bombana, SultraNET. | Setelah lebih dari 20 tahun lamanya meninggalkan Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) saat berusia 15 tahun, Rusman (35) seorang pria suku Bugis Bone yang saat ini berada di Samarinda Kalimantan Timur meminta bantuan warga net bombana menemukan informasi keberadaan orang tua dan saudara saudanya yang telah hilang kontak darinya sejak lama.

Kepada awak media ini, Ratna yang diketahui merupakan istri dari sahabat Rusman meminta bantuan agar mencarikan informasi tetang keluarga dari sahabat suaminya itu.

Bacaan Lainnya

“Tolong pak dibantu carikan keluarga teman suami saya ini di Bombana, sudah 20 tahun tidak ada kabar keluarganya,” ujarnya via pesan massanger.

Ia berharap agar melalui berita ini, pembaca dapat membantu menyampaikan informasi ini kepada keluarganya yang mungkin masih berada di Bombana atau sekitarnya. Ia memiliki kenangan bahwa orang tuanya, Andi Napi (ayah) dan Siti Darwiah (ibu), tinggal di Bombana di area Pasar Senggol Kasipute yang berdekatan dengan Pelabuhan.

Menurut ingatan Rusman, saat itu mereka bertetangga dengan Ambo Baco, seorang pengusaha ikan dan udang. Ia memiliki saudara bernama Suryani dan Darmawati. Kepergian Rusman dari Bombana terjadi sekitar 20 tahun lalu, dan selama ini, ia kehilangan kontak dengan keluarganya.

“Ia sangat merindukan keluarganya dan ingin bisa bertemu kembali. Jika ada yang tahu atau mengenal mereka, tolong sampaikan,” ujarnya

Apabila ada informasi atau kontak yang dapat membantu Rusman untuk mendapatkan kabar keluarganya, mohon hubungi nomor telepon Ratna : +62 852-4900-2325 atau Kontak media ini : 0853 5995 4884.  Setiap bantuan dan informasi sangat dihargai demi menyatukan kembali keluarga yang terpisah selama dua dekade ini.

Pewarta : Idris Hayang

Pos terkait