Dititip di Ponpes Sejak Usia 2 Tahun, Anak di Bombana 10 Tahun Tak Dikunjungi

  • Whatsapp
Ilustrasi Anak (istimewa)
Ilustrasi Anak (istimewa)

Bombana, SultraNET. | Kunjungan Relawan Aku Sahabat Rakyat (ASR) dalam rangka Bakti Sosial dan penyerahan bantuan Sembako di Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah Kabupaten Bombana mendapati cerita pilu bocah laki laki bernama Najib (12) yang dititipkan sejak usia dua tahun yang hingga saat ini tidak pernah dikunjungi keluarga dan orang tuanya sudah tidak diketahui keberadaannya.

Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah Bombana, Ustadz Sulaiman menceritakan sepuluh tahun lalu ada sepasang suami istri yang singgah di Ponpes Hidayatullah menitip seorang anak laki laki yang masih berumur dua tahun, bukannya kembali menjemput anak tersebut, mereka justru pergi dan tak kembali hingga saat ini.

“Najib saat itu berumur baru 2 tahun, ia dititip disini dan yang bawa kami tidak mengenalnya sama sekali, ia hanya menitipkan anak ini lalu pergi, tidak pernah ada kabar dari kedua orang tuanya dan kami sudah bingung mencari,” cerita Ustadz Sulaiman, Kamis (4/2/2021).

Foto Bersama di Area Ponpes Hidayatullah
Foto Bersama Relawan ASR di Area Ponpes Hidayatullah

Selama 10 tahun itu, Najib menghabiskan waktunya dengan segala rutinitas layaknya santri pada umumnya hingga saat ini ia duduk di kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah (Setara Sekolah Dasar) Ponpes Hidayatullah Bombana.

” Dia satu satunya anak yang tidak pernah ada kunjungan orang tua maupun keluarga,” ujar Ustadz Sulaiman

Melalui Koordinator Relawan ASR Bombana, Muh. Anis yang hadir di Ponpes tersebut, ia berharap bantuan dari berbagai pihak ikut membantu mencari keberadaan kedua orang tua anak tersebut.

“Saya berharap kerendahan hati kiranya Bapak Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka bisa menjadi bapak angkat atau menfasitasi agar anak ini bisa dipertemukan dengan kedua orang tuanya,” harap Ustadz Sulaiman.

Najib (12) kepada awak media SultraNET., bercerita kendati belum bertemu secara langsung dengan kedua orang tuanya, namun di Ponpes Hidayatullah ini, ia menaruh harapan dapat terus belajar dan meraih cita citanya sebagai orang yang sukses dan dapat membahagiakan orang disekitarnya.

“Disini kami terus belajar, mudah mudahan bisa menjadi orang yang berhasil,” ujar Najib yang terlihat masih sangat  polos itu.

Pewarta : Efendi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *