Menteri PUPR Basuki, Tinjau Jalan By Pass Lasusua

Menteri PUPR Dr. Ir. H. Mochammad Basuki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D saat mengunjungi Kolaka Utara
Menteri PUPR Dr. Ir. H. Mochammad Basuki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D saat mengunjungi Kolaka Utara

Kolaka Utara, SultraNET. | Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dr. Ir. H. Mochammad Basuki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D., didampingi Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Haerul Saleh, melakukan kunjungan kerja di Kolaka Utara guna memeriksa kondisi Jalan By Pass Lasusua. Jumat (20/10/2023)

Pada kunjungan tersebut turut mendampingi Menteri Basuki, Dirjen Sumber Daya Air, Ir. Bob Arthur Lombogia, M.Si, Dirjen Bina Marga, Dr. Ir. Hedy Rahadian, M.Sc, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, ST, MSc, DEA, dan Auditorat Utama Keuangan Negara IV BPK-RI Padang Pamungkas, ST., M.M., CSFA.

Bacaan Lainnya

Kunjungan ini disambut hangat oleh Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara H. Jumarding, Ketua DPRD Kolaka Utara Buhari, Kapolres Kolaka Utara AKBP Arif Irawan, Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka Utara Henderina Malo, dan sejumlah pejabat terkait.

Menteri PUPR saat melihat kondisi Jalan By Pass Lasusua
Menteri PUPR saat melihat kondisi Jalan By Pass Lasusua

Menteri PUPR mengunjungi Kolaka Utara untuk mengevaluasi langsung kondisi jalan by pass Lasusua yang telah diakui sebagai jalan nasional. Dr. Ir. H. Mochammad Basuki Hadimoeljono menjelaskan bahwa kunjungan tersebut berdasarkan usulan dari Wakil Ketua BPK RI terkait kerusakan di pantai Lasusua.

Selama kunjungannya, Menteri PUPR juga mengumumkan rencana pembangunan pengaman pantai Lasusua. Proyek ini akan mencakup pembangunan sepanjang sekitar 300 meter dengan luas sekitar 3 hektar. Desain fisik proyek ini diharapkan selesai pada November dan Desember 2024, dengan pekerjaan konstruksi dijadwalkan dimulai pada periode yang sama. Jalan bypass Lasusua juga telah diresmikan sebagai jalan nasional.

“Kita sudah bikin model fisiknya, nanti akan terkena abrasi terus, nanti akan growing-growing dan breakwater sekarang ini kita desain dan akan mulai pada 2024, November dan Desember kita bikin desain gambar fisiknya, jalan ini sudah di serahkan jadi jalan nasional,” ungkap Menteri PUPR sebagaimana dilansir kolutkab.

Langkah ini diambil sebagai upaya penting untuk mengatasi masalah abrasi pantai dan tantangan lingkungan lainnya yang dihadapi di kawasan tersebut. Kunjungan Menteri PUPR bersama rombongan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memastikan keberlanjutan infrastruktur yang mendukung kehidupan masyarakat setempat.

Pos terkait