Bupati Butur Ridwan Zakaria Optimis Diklatsar PMI Lahirkan Generasi Emas

Bupati Buton Utara Dr. H. Muh. Ridwan Zakariah, M.Si. (Kiri) saat kegiatan pembukaan Diklatsar
Bupati Buton Utara Dr. H. Muh. Ridwan Zakariah, M.Si. (Kiri) saat kegiatan pembukaan Diklatsar

Butur, SultraNET. | Bupati Buton Utara, Dr. H. Muh. Ridwan Zakariah, M.Si., dan Wakil Bupati, Ahali, SH.,MH., bersama-sama membuka acara Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Kabupaten Buton Utara. Bertempat di pelataran Islamic Center Minaminanga Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara. Jum’at (20/10/2023)

Pembukaan Diklatsar PMR turut dihadiri oleh Wakil Bupati Buton Utara Ahali, SH.,MH., selaku Ketua PMI Kabupaten Buton Utara, Kapolres Buton Utara, Anggota Kodim Buton Utara, Kepala Dinas Pendidikan, Camat Kulisusu, pengurus PMI Kabupaten Buton Utara, dan siswa-siswi peserta Diklatsar PMR Tingkat Kabupaten Buton Utara.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Ridwan Zakariah berharap agar melalui Pendidikan dan Latihan Dasar PMR, dapat terbentuk generasi emas yang potensial. Ia menyampaikan bahwa PMR adalah organisasi binaan dari Palang Merah Indonesia, berpusat di sekolah-sekolah, dengan tujuan membangun dan mengembangkan karakter kepalangmerahan untuk menjadi relawan PMI di masa depan.

“Pendidikan dan Latihan Dasar PMR merupakan wujud pembinaan dan pengembangan yang mampu meningkatkan kemampuan dan karakter sehingga menjadi generasi emas yang potensial,” ungkap Bupati.

Mengusung tema kegiatan Diklatsar, “Cerdas, Kreatif, dan Berkarakter,” diharapkan lahir relawan muda PMI yang memiliki pengetahuan luas, berkarakter, dan disiplin tinggi. PMR diakui sebagai kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan, termasuk di bidang kesehatan dan siaga bencana.

 

Bupati juga menekankan bahwa kegiatan PMR bukan hanya sekadar pembinaan, tetapi juga momen untuk menjalin persaudaraan antara relawan muda di Kabupaten Buton Utara.

“Semakin banyak kita mengambil bagian dalam kemanusiaan, akan menimbulkan rasa empati yang kuat,” bebernya, sambil menyampaikan terima kasih kepada pengurus PMI Kabupaten Buton Utara.

Sejak tahun 2018, undang-undang kepalangmerahan telah terbentuk, yang mengharuskan koordinasi dan kerjasama dengan Kementerian, terutama Kementerian Pendidikan, untuk mewajibkan kegiatan Palang Merah Remaja di sekolah-sekolah.

Bupati Ridwan Zakariah menutup sambutannya dengan harapan agar semua peserta dapat mengikuti Diklatsar PMR dengan baik.

“Saya harap agar semua peserta mengikuti diklatsar dengan baik, sehingga materi tentang kepalangmerahan dapat diaplikasikan dengan baik,” tandasnya. (IN)

Pos terkait