Pemkab Bombana Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan Jelang Nataru

Masyarakat Antusias Berbelanja di kegiatan GPM
Masyarakat Antusias Berbelanja di kegiatan GPM

Bombana, SultraNET. | Dalam menghadapi momen penting seperti Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kabupaten Bombana melakukan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan. Melalui sinergi antara Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bombana, dan Perum Bulog Cabang Bombana, telah diluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM). Jumat (8/12/2022)

Kegiatan yang berlangsung di RTH Eks MTQ Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia Tengah resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Drs. Sukarnaeni, M.Si, yang mewakili Pj. Bupati Bombana. Dalam sabutannya ia menyebut GPM menjadi inisiatif nyata Pemerintah Daerah untuk membantu warga mendapatkan bahan pangan dengan harga yang terjangkau, menjaga stabilitas harga, serta mencegah terjadinya inflasi pangan.

Bacaan Lainnya
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Drs. Sukarnaeni, M.Si
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Drs. Sukarnaeni, M.Si

“Gerakan Pangan Murah adalah salah satu dari banyak upaya Pemerintah Daerah untuk menjaga harga pangan pokok tetap stabil serta menghindari inflasi harga,” ungkap Sukarnaeni, menyoroti esensi dari kegiatan ini.

GPM, yang berlangsung mulai tanggal 8 hingga 12 Desember 2023, menjangkau empat lokasi utama di Kabupaten Bombana, yaitu Kecamatan Rumbia, Rumbia Tengah, Lantari Jaya, dan Rarowatu. Kegiatan ini merupakan awal pelaksanaan GPM di Kecamatan Rumbia Tengah.

Wakil Ketua DPRD Bombana Ardi saat menyerahkan Pangan secara Simbolis
Wakil Ketua DPRD Bombana Ardi saat menyerahkan Pangan secara Simbolis

Selain menekankan upaya menjaga stabilitas harga, GPM juga melibatkan petani lokal dan pelaku usaha kecil demi memastikan ketersediaan pangan yang memadai. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kondisi ekonomi masyarakat setempat sambil menciptakan suasana Natal dan Tahun Baru yang lebih sejahtera.

Pemerintah Kabupaten Bombana menaruh harapan besar pada Gerakan Pangan Murah ini. Di luar manfaat ekonomi yang dihadirkannya, diharapkan GPM juga akan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi. Inisiatif ini bukan sekadar acara, melainkan bukti nyata dari komitmen pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat saat menyambut perayaan natal dan akhir tahun. (ADV)

Pos terkait