Pj. Bupati Burhanuddin Hadiri Pengukuhan Dewan Adat Moronene Kerajaan Poleang

Foto Bersama Usai Kegiatan Pengukuhan DAM Kerajaan Poleang
Foto Bersama Usai Kegiatan Pengukuhan DAM Kerajaan Poleang

Bombana, SultraNET. | Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si didampingi Pj. Ketua TP PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos bersama rombongan Pemkab. Bombana menghadiri prosesi Pengukuhan Pengurus Dewan Adat Moronene Kerajaan Moronene Poleang, YM. Mokole Moh. Patani Ali oleh Pu’uno Wonua Wita i Moronene, YM. Apua Mokole Nippon Moh Ali yang dilaksanakan di Rumah Adat Moronene Rahampu’u Poleang Desa Tanah Poleang Kec. Poleang Utara, Jumat (14/7/2023).

Pj. Bupati Bombana H. Burhanuddin dalam sambutannya mengungkapkan bahwa di Kabupaten Bombana, Dewan Adat Moronene adalah satu-satunya lembaga resmi yang telah didaftarkan pada Kementerian Hukum dan Ham RI yang bertujuan melaksanakan upaya pemajuan kebudayaan dalam mendukung pemerintah untuk memajukan, melindungi, memelihara dan mengembangkan 10 objek pemajuan kebudayaan yang ada dalam daerah Kabupaten Bombana.

Bacaan Lainnya

“Dalam kondisi demikian, maka pemerintah hadir untuk mendorong tumbuh kembangnya kearifan-kearifan lokal dalam merekatkan keragaman budaya Nusantara, khususnya budaya daerah moronene sebagai salah satu pilar pembangunan bangsa.” Ungkap Burhanuddin

Kadis Binamarga Provinsi Sultra ini juga menambahkan bahwa Aspek budaya sangat penting karena budaya luhur mampu menjadi perekat dan mencegah terjadinya disintegrasi bangsa yang menjadi salah satu tantangan di era milenial saat ini.

“Oleh karena itu, momentum pengukuhan pengurus adat Moronene di Kerajaan Moronene Poleang Kab. Bombana dapat memberikan kesadaran kita semua bahwa tradisi lisan, adat istiadat, pengetahuan tradisional, Senin, bahasa dan ritus perlu terus ditumbuhkembangkan sebagai aset daerah”Tambahnya.

Pj. Bupati Bombana, H. Burhanuddin mengharapkan agar pengukuhan pengurus adat Moronene di Kerajaan Moronene Poleang di Kabupaten Bombana dapat membangkitkan semangat kebersamaan

“Dengan pilar budaya yang merekatkan keragaman dalam interaksi sosial ditengah-tengah perubahan yang begitu cepat.” Pungkasnya. (Kominfo)

Pos terkait