Example floating
Example floating
Headlines

Desa Ranokomea Masuk Nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023

4476
×

Desa Ranokomea Masuk Nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin
Example 468x60

Bombana, SultraNET. | Beberapa waktu lalu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengumumkan 500 besar Desa yang masuk nominasi pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2023 di media akun media sosial Kemenparekraf @kemenparekraf.ri.

Pada ajang yang di ikuti sebanyak 4.573 desa wisata di seluruh Indonesia itu, salah satu desa wisata di Kabupaten Bombana yang terletak di Kecamatan Poleang Barat yaitu desa Ranokomea masuk nominasi pada ajang bergensi penganugerahan Desa Wisata terbaik se Indonesia itu.

Example 300x600

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, Selasa (11/04/2023) mengatakan dengan masuknya Desa Ranokomea sebagai nominasi pada ajang pemilihan Desa Wisata terbaik hingga menembus 100 besar tingkat nasional dan masuk dalam 10 besar tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara merukan hal patut dibanggakan oleh Pemerintah dan masyarakat Bombana secara umum.

“Setelah pengumuman oleh Menparekraf, selanjutnya Desa Ranokomea akan menjalani proses penilaian oleh Kemenparekraf,” ujar Anisa Sri Prihatin.

Danau Laponu-Ponu di Desa Ranokomea
Salah satu objek wisata andalan Desa Ranokomea yaitu Danau Laponu-Ponu

Anisa mejelaskan, ada lima kriteria penilaian yang harus dipenuhi agar terpilih menjadi Desa Wisata terbaik di Indonesia yaitu harus memiliki keunikan dan keaslian daya tarik wisata berupa alam dan buatan, serta seni dan budaya.

Selanjutnya, dilihat dari suvenir yang dijual, harus bisa menggali kreativitas dan hasil karya di desa wisata berupa kuliner, fesyen, dan kriya berbasis kearifan lokal.

Ada pula penilaian homestay dan toilet, digital dan kreatif, serta kelembagaan desa wisata dan CHSE (cleanliness, health, safety, environment sustainability).

“Penilaian diperkirakan mulai bulan Juni mendatang. Untuk persiapan sudah kita lakukan sejak jauh hari, baik objek wisata, ekonomi kreatif, dan kelembagaannya,” jelas Wanita Lulusan STPDN angkatan 03 ini.

Mantan Kadis Balitbang ini berharap dukungan masyarakat Bombana dan khususnya pengelola dan penggiat pariwisata untuk bersama-sama berinovasi serta berbenah agar desa Ranokomea bisa meraih hasil optimal dalam penilaian ADWI 2023.

“Mohon doa dan dukungan masyarakat. Kita berharap, Ranokomea memperoleh hasil penilaian yang memuaskan dan menoreh prestasi sebagai Desa Wisata Indonesia terbaik 2023,” tandasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »