Diduga Peras Kepala Desa, Dua Oknum LSM di Bengkulu Terjaring OTT Jaksa

  • Whatsapp

SultraNET. | Diduga melakukan pemerasan terhadap sejumlah Kepala Desa, dua oknum dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ditangkap Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang, Provinsi Bengkulu melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT), Selasa (30/7/) sekitar pukul 11,00 WIB

Dikutip dari Teropongpublik.com, Kepala Kejaksaan Negeri Kepahiang, H. Lalu Syaifudin membenarkan telah terjadi OTT terhadap oknum LSM tersebut di salah satu rumah makan di Pasar Kepahiang.

“Iya benar, tadi kurang lebih jam 11 yang dilakukan oleh tim gabungan atas perintah penyelidikan di Pidsus,” katanya saaat dikonfirmasi melalui pesan via Whatshaap.

Penangkapan tersebut sambungnya berdasarkan laporan masyarakat bahwa ada beberapa kades yang ditekan dan diintimidasi agar para kades menyerahkan sejumlah uang kepada oknum LSM tersebut terkait dana desa.

“Ikut diamankan uang senilai 30 juta, kemudian handphone dua dan 1 unit mobil hilux,” jelasnya

H. Lalu menjelaskan, kedua orang tersebut merupakan suami istri yang tergabung di LSM Badan Penelitian Aset Daerah berinisial R dan CS.

Kemudian, kata Haji Lalu dari Informasi sementara mereka meminta 50 juta kepada setiap kades. adapun kepala desa yang mendapat pemerasan yakni Kades Babatan, Bayung, Cerebon dan Benuang Galing.

“Tapi sekarang yang ada 30 juta, untuk sementara kedua oknum masih diperiksa terlebih dahulu selama 24 jam, hasil pemeriksaan nanti baru dianalisa dan masuk perbuatan tipikor atau umum. Kalau korupsi kita akan tetapkan sendiri sebagai tersangka, kalau ini umum kita akan serahkan kepihak kepolisian,” tutupnya (kutip/Teropongpublik.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *