Example floating
Example floating
DaerahHeadlinesSultraNET

Manfaatkan Lahan Tidur di Sekitaran Makodim 1431/Bombana Tanam Bawang dan Cabai, Tekan Inflasi

339
×

Manfaatkan Lahan Tidur di Sekitaran Makodim 1431/Bombana Tanam Bawang dan Cabai, Tekan Inflasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bombana, SultraNET. | Dalam upaya konkret untuk ikut serta dalam mengendalikan inflasi di daerahnya, Kodim 1431/Bombana menjalankan langkah proaktif dengan melakukan penanaman bawang dan cabai di lahan tidur yang ada di sekitar kantor mereka. Lokasi penanaman tersebut terletak di Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana.

Menurut Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P, luas lahan yang ditanami mencapai kurang lebih setengah hektare, memanfaatkan ruang yang tersedia secara efisien untuk menghasilkan komoditas yang diperlukan oleh masyarakat sekitar.

Example 300x600

“Penanaman ini merupakan bagian dari strategi kami dalam mendukung stabilitas ekonomi di daerah kami,” Ujar Letkol Inf Andi Irfandi.

“Selain itu, kami juga ingin memberikan contoh positif kepada masyarakat tentang bagaimana memanfaatkan lahan kosong untuk kepentingan yang produktif.” Ungkap Dandim

Sementara itu, Perwira Sandi Lettu Nyoman Admika, selaku Koordinator Ketahan Pangan (Hanpangan}, mengungkapkan bahwa tanaman bawang sudah berusia sekitar 30 hari, sementara cabai sudah mencapai usia sekitar 25 hari. Ini menandakan bahwa pertumbuhan tanaman berjalan sesuai dengan rencana, dan diharapkan akan memberikan hasil yang baik dalam waktu dekat.

Langkah Kodim 1431/Bombana ini mendapat apresiasi dari pemerintah daerah, yang menganggapnya sebagai langkah konkret dalam mengatasi permasalahan inflasi yang seringkali mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat. Diharapkan, hasil panen dari lahan tersebut dapat memberikan kontribusi positif dalam menekan angka inflasi di daerah tersebut serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam memanfaatkan lahan tidur untuk kepentingan pertanian.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »