Marak Penipuan Melalui Medsos, Kapolsek Rumbia Ingatkan Warga untuk Bijak

Kapolsek Rumbia, IPDA Rahman
Kapolsek Rumbia, IPDA Rahman

Rumbia, Sultranet.com – Belakangan ini marak terjadi kasus penipuan yang berawal dari interaksi di media sosial (Medsos) di wilayah hukum Polsek Rumbia, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kepada awak media ini, Selasa (26/3/2024), Kapolsek Rumbia, IPDA Rahman, secara tegas mengingatkan warga untuk lebih bijak dan waspada dalam menjelajahi dunia maya guna menghindari jebakan para pelaku kejahatan yang semakin canggih.

Bacaan Lainnya

Mantan Kanit Regidden Satlantas Polres Konawe Utara itu mengatakan bahwa fenomena penipuan melalui medsos semakin memprihatinkan. Modus operandi para pelaku semakin beragam dan seringkali mengelabui kewaspadaan korban.

“Kami telah mencatat peningkatan kasus penipuan yang dilakukan melalui medsos. Modusnya semakin bervariasi, mulai dari iming-iming undian berhadiah hingga penawaran barang dengan harga murah yang menggiurkan,” ujar IPDA Rahman

Alumni SIP 2020 Angkatan 49 itu menjelaskan, para pelaku tak segan menggunakan trik-trik psikologis, termasuk menyamar sebagai penyelenggara undian resmi, guna memancing korban terperdaya.

“Saya menerima beberapa laporan dari warga yang menjadi korban penipuan melalui modus undian berhadiah. Mereka merasa terhipnotis dan mengikuti arahan-arahan yang diberikan oleh pelaku,” bebernya.

Terbaru ia mengaku tengah menangani kasus penipuan yang berawal dari iming iming hadiah dari medsos, karena tergiur korban justru diarahkan untuk melakukan transaksi pengiriman dana terlebih dahulu, bak terhipnotis korban merugi hingga 19 juta rupiah.

“Untuk tahun ini saja di Polsek Rumbia ini sudah tiga kali kami menangani korban penipuan yang berawal dari tawaran menggiurkan di medsos, kerugian korban rata rata puluhan juta rupiah,” tegasnya

Mengantisipasi ancaman ini, IPDA Rahman mengingatkan pentingnya untuk tidak mudah terpancing dengan tawaran-tawaran yang terlalu menggiurkan dan tidak jelas keabsahannya.

Dia juga mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima telepon dari nomor yang tidak dikenal serta selalu melakukan verifikasi terhadap identitas dan kredibilitas penyelenggara sebelum terlibat dalam transaksi atau memberikan informasi pribadi.

“Saya mengimbau kepada seluruh warga Bombana, khususnya di wilayah hukum Polsek Rumbia, untuk menggunakan aplikasi pendukung seperti GetContact yang dapat membantu mendeteksi nomor yang tidak dikenal. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko jatuh korban penipuan yang lebih banyak lagi.” tandasnya. (IS)

Pos terkait