Polres Bombana Musnahkan Miras Sitaan

  • Whatsapp

Rumbia, SultraNET. | Diawal Tahun 2018 Kepolisian Resort Bombana kembali memusnahkan Sebanyak 2,2 ton minuman keras berbagai jenis bertempat di halaman Mapolres Bombana, pada Rabu (10/1/2018).

Berbagai jenis miras ini berhasil dikumpulkan dari berbagai operasi Cipkon Polres Bombana yang menyisir hingga ke pelosok bombana. Bukan hanya minuman botol yang disita terdapat pula Miras yang sifatnya tradisional, oleh warga miras ini di namakan tuak atau ballo, sementara minuman botol ditemukan di toko-toko yang ada di beberapa wilayah meliputi Kecamatan Rarowatu, Poleang dan Kabaena serta beberapa daerah lainnya.

Kapolres Bombana, AKBP Andi Adnan Syafruddin menguraikan bahwa dalam pemusnahan kali ini Terdapat 1.400 liter jenis tuak, ballo, pongasi dan 858 botol minuman keras bermerk dengan rincian 46 botol jenefer, 65 botol bir hitam, 240 botol bir bintang, 126 botol dayak, 43 botol lavormix, 76 botol topi rioja, 122 botol cap kereta, 95 botol topi bintang, 45 botol anggur koleson dengan total berat 2,2 ton, miras ini merupakan hasil operasi cipta kondisi yang dilakukan semua jajaran polres dan polsek sejak November dan Desember 2017.

“Ada Total 2,2 ton miras berbagai jenis, ini kami dapatkan setelah melakukan razia cipkon di seluruh wilayah di daerah ini, khususnya pada moment HUT Bombana Desember 2017 dan menjelang malam tahun baru,” ungkap nya usai pemusnahan miras.

Andi Adnan Syafruddin menambahkan bahwa pihaknya belum menetapkan tersangka dalam operasi cipkon ini, Pasalnya belum ada regulasi yang dibuat oleh pemerintah daerah terkait Miras, sehingga operasi cipkon ini dipandang penting mengingat tindakan kriminalitas seperti pembunuhan, penganiayaan, kemalasan, dan semua jenis peristiwa kriminal itu didominasi penyebabnya karena miras.

“Pemusnahan ini sifatnya hanya mencegah dan kami terus berupaya menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat bombana sehingga bisa menyadari bahwa miras sangatlah berbahaya bagi kesehatan diri sendiri maupun masyarakat umum,” pungkasnya. (IS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *