Sambut 2026, Pemkab Bombana Gelar Dzikir Akbar di Masjid Agung

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Dzikir Akbar dan Doa Bersama sebagai bentuk refleksi dan ungkapan syukur menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026 Masehi. Kegiatan religius ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, serta memanjatkan doa agar daerah Bombana senantiasa berada dalam lindungan dan keberkahan Allah SWT. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Agung Bombana dan dihadiri langsung oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah dari berbagai kecamatan, Rabu malam (01/03/2025).

Sejak sore hari, masyarakat mulai memadati halaman hingga ruang utama Masjid Agung Bombana. Suasana khidmat terasa ketika lantunan dzikir, tahmid, takbir, dan shalawat menggema dipimpin para ustaz dan imam masjid. Doa dipanjatkan bersama agar Kabupaten Bombana senantiasa dijauhkan dari berbagai bencana, diberikan keamanan, kesehatan, serta keberkahan rezeki bagi masyarakatnya.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos yang turut memberikan dukungan kepada masyarakat agar kegiatan keagamaan terus menjadi sarana memperkuat persatuan dan meningkatkan ketakwaan.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Ir. Burhanuddin menegaskan bahwa pergantian tahun bukan sekadar momentum seremonial atau perayaan semata, melainkan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri dan memperkuat tekad menghadapi masa depan.

“Perayaan tahun baru 2026 hari ini kita isi dengan dzikir dan doa bersama. Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua agar terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT serta menjalankan syariat dan syiar Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Burhanuddin.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Bombana untuk terus menjaga keamanan dan ketentraman daerah, serta memperkuat kerukunan antarumat beragama.

“Mari kita jaga keamanan, kedamaian, dan kerukunan di tengah masyarakat. Jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang tidak benar yang dapat memicu konflik sosial. Kebersamaan dan persatuan adalah kekuatan kita dalam membangun daerah,” katanya.

Dzikir akbar tersebut tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah ingin memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat sekaligus menanamkan nilai-nilai religius dalam kehidupan sosial.

Selain memperkuat spiritualitas, momentum tersebut juga menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik semata, tetapi juga harus sejalan dengan pembinaan mental dan spiritual masyarakat.

Para jamaah yang hadir mengikuti rangkaian dzikir dan doa dengan penuh khusyuk. Lantunan doa yang dipimpin para ulama dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, kesejahteraan masyarakat, serta kelancaran program pembangunan daerah di tahun 2026.

Acara kemudian ditutup dengan doa penutup dan dilanjutkan dengan saling bersalaman antarjamaah sebagai simbol kebersamaan dan persaudaraan. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap nilai-nilai religius semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat, sehingga suasana damai, rukun, dan harmonis terus terjaga di tengah dinamika pembangunan daerah.

Loading

image_pdfimage_print

Pos terkait