Bangun Smelter, PT. BMR Gandeng Politeknik Bombana siapkan SDM Siap Kerja

  • Whatsapp
Direktur Politeknik Bombana, Zainal (Tengah/Jaket Hitam) Saat Berkunjung di PT. BMRDirektur Politeknik Bombana, Zainal (Tengah/Jaket Hitam) Saat Berkunjung di PT. BMR
Direktur Politeknik Bombana, Zainal (Tengah/Jaket Hitam) Saat Berkunjung di PT. BMRDirektur Politeknik Bombana, Zainal (Tengah/Jaket Hitam) Saat Berkunjung di PT. BMR

Bombana, SultraNET. – PT Bukit Makmur Resource (BMR) saat ini sedang fokus membangunan fasilitas pabrik pemurnian nikel (Smelter) di Desa Mapila, Kecamatan Kabaena Utara, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dengan dibangunnya smelter tersebut  diharapkan perekrutan tenaga kerja skil atau ahli dapat lahir dari masyarakat lokal Pulau Kabaena.

Direktur PT BMR, Yudhi Nurcahyana mengatakan diperkirakan tahun depan (2023) PT BMR sudah mulai melakukan produksi. Tentunya disaat itu perusahaan akan membutuhkan banyak tenaga tenaga skil.

“Kita sangat inginkan itu datang dari masyarakat lokal Pulau Kabaena, khususnya Kecamatan Kabaena Utara,” ungkapnya, Jumat 13 Mei 2022.

Mengantisipasi hal itu, lanjut Yudhi (sapaan akrab Yudhi Nurcahyana), PT BMR bakal menggandeng Politeknik Bombana untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap kerja. Dengan membangun kerjasama melalui program beasiswa.

“Jadi anak anak kita yang tamat SMA/SMK, langsung kita sekolahkan ke Politeknik Bombana melalui program beasiswa yang disiapkan oleh BMR,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, rencana kerjasama ini merupakan inisiatif Bupati Bombana H Tafdil.

Sebelumnya, Bupati Bombana H Tafdil mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak PT BMR agar bisa mensupport anak Pulau Kabaena melanjutkan studi di Politeknik Bombana.

“Saya inginkan agar karyawan disana adalah anak anak kita dr sini. Saya minta dengan hormat, khususnyan kepada para masyarakat, pemerintah, dan kepala desa, mari kita jaga investasi ini,” tuturnya.

Ia menghimbau agar memberi kesempatan kepada PT BMR untuk membangun dulu fasilitas sampai produksi hingga menghasilkan.

“Ini yang kita persiapkan, anak anak lokal menjadi tenaga inti di BMR. Pulau Kabaena, khususnya Kabaena Utara harus berbangga. Pabrik ini umurnya panjang dan harus kita jaga,” tutup Bupati Bombana dua periode ini.

Terpisah, Direktur Politeknik Bombana Zainal membenarkan rencana kerjasama itu. Menurutnya, kesempakatan ini akan menjadi sebuah moment yang luar biasa bagi masyarakat Pulau Kabaena, guna meningkatkan akses pendidikan sehingga dapat merubah taraf hidup masyarakat.

“Melalui kesempatan ini PT BMR dan Politeknik Bombana akan selalu bersama sama mengawal dan mengembangkan dunia pendidikan dari berbagai sektor sehingga tercipta SDM yang handal dan unggul,” pungkasnya. (AA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *