Danramil Rumbia Ajak Masyarakat Mataoleo Kerja Bakti Bersihkan Pasar, Cegah Wabah Demam Berdarah

Personel Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana Laksanakan Kerja Bakti bersama Masyarakat desa Lora dan Pulau Tambako
Personel Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana Laksanakan Kerja Bakti bersama Masyarakat desa Lora dan Pulau Tambako

Bombana, SultraNET. | Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, memimpin kegiatan kerja bakti pembersihan Pasar Lora yang terletak di Desa Lora, Kecamatan Mataoleo, Kabupaten Bombana. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah (DBD) yang mungkin timbul akibat genangan air dan tumpukan sampah di area tersebut. Selasa. 9/1/2024

Masyarakat Desa Lora dan Desa Pulau Tambako turut serta dalam kegiatan ini sebagai wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Genangan air dan sampah yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus penyebab DBD, menjadi fokus utama pembersihan ini.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Lora, Herman Saputra, S. Sos, dan Kades Pulau Tambako, Asmading, ikut hadir dalam kegiatan tersebut. Keduanya memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif Danramil Rumbia dan masyarakat dalam menjaga kebersihan pasar. Kehadiran mereka menjadi semangat bagi warga yang berpartisipasi dalam kegiatan bakti bersih.

Personel Koramil 1431-01/Rumbia Kodim1431/Bombana melkasanakan kerja bakti permbersihan pasar Lora
Personel Koramil 1431-01/Rumbia Kodim1431/Bombana melaksanakan kerja bakti permbersihan pasar Lora

Kapten Inf Syafaruddin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata TNI bersama masyarakat dalam menjaga kesehatan dan mencegah penyakit.

“Mari kita berupaya mencegah potensi wabah penyakit dan menciptakan lingkungan pasar yang bersih dan nyaman dalam berbagai aktifitas dan jula beli.” Ajaknya

Herman Saputra memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Koramil dan seluruh elemen masyarakat yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

“kerja bakti seperti ini merupakan bentuk kebersamaan yang patut dilestarikan kembali. pentingnya kerjasama dalam menjaga kebersihan demi mencegah penyebaran penyakit, terutama di masa-masa rawan seperti saat ini’. Ujar Herman

Irham, SKM, selaku Kepala Puskesmas Mataoleo, memberikan tanggapannya terkait upaya pencegahan penyebaran DBD. Ia menekankan pentingnya upaya bersama dalam menjaga kebersihan dan menghindari genangan air yang dapat menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk penyebab DBD.

Dalam kesempatan ini, peran aktif TNI, kepala Desa, masyarakat, dan pihak kesehatan setempat menunjukkan kebersamaan dalam menjaga kebersihan dan mencegah wabah Demam Berdarah. Semangat gotong-royong terus diupayakan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman dari potensi penyakit menular. (SBU)

Pos terkait