Pekerja Bangunan di Bombana Ditemukan Tewas Tergantung

Korban saat ditemukan dalam kondisi tergantung
Korban saat ditemukan dalam kondisi tergantung

Bombana, HarapanSultra.COM | Seorang pekerja bangunan salah satu rumah warga di Desa Persiapan Talabente, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara ditemukan tewas tergantung.

Kepada awak media, Plh. Kasi Propam Polres Bombana, IPDA Abdul Hakim mengatakan korban diketahui bernama Ismail Yasa, usia 34 Tahun, Jenis Kelamin Laki-Laki, merupakan pekerja Asal Kabupaten Lombok ( NTB ) yang sebelumnya tinggal di Desa Mekar Jaya Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan.

Bacaan Lainnya

“Ditemukan Mayat gantung diri dengan menggunakan sarung di stager (tempat menginjak pemasangan batu bata), ujar Abd. Hakim, Selasa (2/11/2021).

IPDA Abd. Hakim menjelaskan kronologis kejadian  bermula pada hari Senin tanggal 1 November 2021 sekitar pukul 22.00 Wita sejumlah Saksi hendak beristirahat di basecamp dan masih melihat korban sementara bermain HP miliknya di depan teras (Rumah sementara dibangun),

Sekitar pukul 22.30 Wita kemudian para saksi tertidur dan sudah tidak mengetahui aktivitas yang dilakukan oleh korban.

Pukul 05.00 Wita Saksi atas nama Ridwan Rianto bangun hendak shalat subuh dan saat mengambil air wudu, saksi menghadap ke arah korban dan melihat korban gantung diri.

“Saat itu saksi tidak langsung menghampiri korban akan tetapi saksi berteriak membangunkan teman kerjanya sambil menanyakan keberadaan korban dan mengajak teman kerjanya untuk memastikan siapa yang gantung diri,” bebernya.

Pukul 05.15 Wita Saksi an. DASMIN JOKO PRAYITNO bersama DODO kemudian pergi kerumah ARDUNA untuk memberitahukan bahwa ditempat kerjanya ada yang gantung diri.

Untuk diketahui Korban ISMAIL YASA berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat dan datang ke Sulawesi Tenggara dengan maksud merantau dan tinggal di Rumah bibinya di Desa Mekar Jaya Kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan selama 4 tahun hingga sekarang.

Korban sebelumnya pernah bekerja pemasangan Batu Bata di Rumah tempat kejadian dan sempat beristirahat pada bulan Oktober 2021.

Pada hari Senin tanggal 1 November 2021 Korban kemudian di panggil kembali oleh DASMIN JOKO PRAYITNO (Kepala Tukang ) untuk kembali bekerja akan tetapi sebelum bekerja korban sudah ditemukan tewas gantung diri. (IS)

 

 

 

 

 

 

 

.

Pos terkait